Ranma1/2

Ranma1/2 (らんま1/2)

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 2

Sürüm bilgisi

Ranma ½ (2024) - S02E06
Şunun yorumuyla jambuijo

Etiketler

other
Yayınlandı: 2025-11-09
İndirmeler: 29
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 171 satır.

Di Pergunungan Hida,

dari lubang yang gelap, sebuah roh jahat bergejolak,

berusaha untuk bangun.

Altar keluarganya...

Ini pertanda buruk.

Seandainya ada dedemit yang bangkit lagi, bagaimana?

Dedemit...

Dedemit yang itu, ya?

Genma.

Aku cuma bercanda.

RANMA1/2

BANGKITNYA KEJAHATAN

Hei, ada toko kue baru buka di dekat stasiun.

- Sungguh? - Sepertinya asyik.

- Ayo kita pergi bersama kapan-kapan. - Ayo.

Akane!

- Monster apa ini? - Jangan mendekat.

- Akane! - Pergi!

Ada apa, Kawan-Kawan?

- Akane! - Oh, Akane.

Akane! Ini aku! Apa kau ingat aku?

- Siapa itu? - Kau kenal dia?

Kakek siapa?

- Kau tak ingat aku? - Tidak.

Hik, hik...

Tunggu, aku akan coba mengingat.

Tak apa, lupakan saja aku.

Itu tak masalah, selama kau izinkan aku

menangis di dadamu selama yang kumau!

Siapa orang ini?

Akane!

Tentu saja kau tak ingat aku. Kita tak pernah bertemu.

Dasar kakek cabul!

Sesuai yang kuharapkan dari putri Soun Tendo.

Kau kenal ayahku?

Apa kau sungguh putrinya?

Kenapa kau menyergapku tadi?

Lama tak jumpa, Soun.

Master, kau masih hidup dan sehat!

"Master"?

Kau...

Hei, Genma Saotome.

AKU CUMA PANDA BIASA

Kau sama sekali belum berubah setelah bertahun-tahun ini.

Genma, jangan berani-berani kau menghindar dari ini.

Apa yang terjadi di antara mereka?

Ini terjadi lebih dari sepuluh tahun lalu...

Kami berdua adalah murid...

dari Master Happosai.

KALIAN KERJA LUNASI TAGIHAN GURU KALIAN

BERHENTI! PENCURI!

Itu pelatihan yang amat brutal.

Kipas.

Suatu hari, kami menyiapkan sajian untuk Master.

WARGA MENGHADIAHKAN SAKE

Saat dia tertidur pulas...

Ini adalah hari saat aku akan melupakanmu, Master.

Beristirahatlah dengan tenang.

Kalian sembrono tak melakukan serangan terakhir padaku.

Benar.

Akan tetapi...

Masih belum telat untuk...

Tenang saja. Aku kemari bukan untuk balas dendam.

Apa?

Kini aku sudah tua.

Aku kemari untuk memilih satu dari kalian sebagai penerus sejati

dari Aliran Silat Segala Jurus Asli...

Hei, kalian mau ke mana?

Kami memutuskan untuk pindah rumah mendadak.

Ini saatnya pergi.

Dasar sepasang pecundang. Dia cuma kakek-kakek.

Aku sudah memilihnya sebagai penerusku.

Apa?

Mustahil, aku tak bisa melatih perempuan!

Tenang saja.

Seperti yang kau lihat, putraku cukup kuat.

Dasar kau...

kakek cabul!

Kau baik-baik saja, Ranma?

Setelah aku tahu dia lelaki, aku tak perlu menahan diri.

Kurasa aku akan latih dia sebagai calon penerus.

Sialan si kakek itu.

Membuat segala macam alasan untuk tetap di sini...

Apa kini dia akan melatihku?

Cih!

Pertahananmu amat terbuka.

Kakek!

Ini.

Hadiah dariku.

Jangan macam-macam denganku! Aku tak butuh!

Ini harganya mahal...

Kau pikir aku apa...

Ranma...

Kau butuh bra agar dadamu tidak turun.

Tutup mulutmu, dasar kakek cabul!

Di sini baunya seperti Akane.

Aku menemukannya!

Lihatlah harta menawan ini.

Kau bukan babi biasa, ya?

Kau kemari untuk mencuri celana dalam...

Siapa yang curi apa?

Terima kasih, P-chan. Kau menangkap maling pakaian dalam.

Kini sudah jelas. Kau piaraan Akane.

Pasti senang sekali bisa diurus oleh Akane.

Apa kau tak cemburu, Ranma?

Untuk apa aku cemburu?

Baik, saatnya untuk tidur.

Jadi, P-chan tidur denganmu.

Ya, benar. Selamat malam.

Sungguh menghangatkan hati.

Saatnya aku tidur juga...

Tunggu sebentar, Kakek.

Bukan, aku P-chan.

Masa? Dan kau mau tidur di mana?

Tunggu!

Dasar kau...

Tenang saja, aku tak berminat melihatmu berpakaian dalam.

Kau mendobrak kamarku saat aku berganti pakaian

dan itu pembelaanmu?

Aku mau menyelamatkanmu dari cengkeraman kakek jahat!

Aku tak perlu dilindungi olehmu.

P-chan akan menemaniku semalaman!

Kau dengar ucapannya.

Ada apa ini?

Kenapa kau biarkan kakek mesum itu membuat kacau selagi aku tak ada?

Berhenti menguik, dasar babi.

P-chan akan menemaniku semalaman.

Aku akan melindungi Akane dengan nyawaku!

Yang artinya kau ingin tidur bersama Akane!

Akulah yang akan tidur dengan Akane.

Dasar kakek cabul!

- Akane! - Tidak bisa!

Hentikanlah, kalian...

Sakit.

Kini tak ada yang bisa menghalangiku.

Sekarang... Tidurlah denganku!

Ranma!

Akane.

Apa yang kau perbuat padanya?

Aku menotok aliran darahnya agar tidur nyenyak.

- Sampai jumpa! - Jangan kabur!

Kembalikan Akane!

Tidak mau.

Rasakan ini, Kakek!

Kau siapa?

Kau lengah!

Dasar kalian pengecut, mengeroyok kakek tua yang lemah!

- Siapa kakek tua yang lemah? - Hentikan, sakit.

Aku menyerah. Aku bukan tandingan kalian anak muda.

Aku menyerah.

- Mohon hentikan. Ampuni aku. - Ranma, kau mengecewakanku.

Kau kewalahan melawan dia, jadi aku ingin tahu sehebat apa dia...

Sudah lihat dia sekuat apa?

Ini akhir dari latihan hari ini.

Sialan.

Saatnya aku tidur.

Tunggu, kau...

Akane.

Apa dia memang begitu saat tidur?

Tidak, ini masih tidak separah biasanya.

Kau kenapa? Kurang tidur?

Kira-kira begitu.

Omong-omong, aku tak ingat apa-apa setelah kakek itu menyelinap ke kamarku.

Mungkin kau tidur nyenyak setelahnya.

Cabul!

Selamat pagi, Gadis-Gadis Cantik.

Izinkan aku mengucapkan selamat pagi.

Aroma yang begitu harum. Aku jadi bertenaga!

Tubuh wanita adalah sumber kehidupan!

Cukup!

Kenapa kau lakukan itu?

More Indonesian subtitles for Ranma1/2

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left