İlk 183 satır.
Istriku Michir adalah wanita biasa yang tinggal di kota kecil di Nagasaki.
Selamat. Hadiah utama, 200 juta yen!
Apa...?
Mengetahui tiket loterenya tidak sengaha memenangkan 200 juta yen.
200 juta yen...
Michiru menemukan hidupnya ke arah yang tak terduga.
Kyutaro!
Bukankha lebih baik kau pulang ke Nagasaki dengan Kyutaro-kun?
Kazuki-san, Kau bilang apa?
Meninggalkan kampung halamannya dan juga memutuskan pacarnya,
"Aku akan pegang erat tas ini dengan buku tabungan berisi 200 juta yen dan hidup sendiri."
... Itulah keputusannya.
Michiru-chan!
Kazuki-san...
Aku menunggumu.
Michiru-chan, Ayo kabur bersama.
Life Story of
Bookstore Clerk Michiru
aozorasubs
Di tempat seperti ini... Ada apa?
Episode 7: Bicara tentang putus
Aku baru kembali dari perjalanan bisnis.
Aku ingin melihat wajahmu.
Aku ingin kita bersama sesegera mungkin.
Apa kau mau kembali ke tempat Hamadayama?
しゃぶしゃぶ = shabu-shabu = gaya memasak Jepang
Oh, atau kau ingin makan shabu-shabu?
Tidak mau juga.
Masih marah?
Ada yang ingin kubicarakan.
Aku juga.
Rumah siapa ini?
Takei. Aku menumpang disini.
Takei... Pria gay itu?
Masuk.
Bagaimana dengan apartmentmu di Hamadayama?
Aku tidak tinggal disana sekarang. Aku pergi ke tempar kerja dari sini.
Jadi aku tidak butuh tempat Hamadayama itu lagi.
"Tidak butuh"...
AC, kulkas dan TV yang kau beri padaku, aku tidak butuh.
Jadi aku akan kembalikan uangnya.
Apa kita membicarakan soal putus?
Benar.
Bukankah ini terlalu mendadak?
Aku tidak ingin hidup dalam ketakutan lagi.
"Dalam ketakutan"...
Merasa kesepian, tak berguna...
Walau aku ingin minta saran, aku tidak punya seorang pun yang bisa diandalkan.
Bukankah kau punya aku?
Kau menakutkan!
Kau akan datang untuk mengakui dosamu.
Benar. Dosamu!
Michiru-chan, kua tahu...
Michiru-chan, Kau serius mengatakan ini?
Aku serius.
Itu yang ingin kukatakan.
Bagaimana denganmu?
Hallo, Takei?
Takakura-san semalam menelepon.
Huh?
Sendirian itu berbahaya. Kau mengerti, kan?
Ini demi dirinya dan kita juga.
Ya, Aku tahu.
Kurasa dia akan kesana. Kau di rumah sekarang?
Ya. Aku akan tunggu.
Apa seseorang akan datang?
Teman...
Ayo ke tempat lain. Ke Hamadayama.
Aku tidak mau.
Dimana kita bisa bicara berdua saja?
Aku tidak ingin kita bersama lagi!
Kenapa?!
Iya~
Ya.
Selamat malam.
Takei-senpai bilang dia ingin kita bersama.
Ya. Aku menunggumu.
Apa tidak apa-apa aku kemari?
Ya, Tidak masalah.
Tamu?
Toyomasu-san.
Ini Takakura-san, Junior Takei.
Toyomasu-san... Dari perusahaan penerbitan?
Ya.
Oh... Duduk. Kita kesana sebentar.
Apa pembicaraan serius? Kalau begitu aku keluar sebentar.
Oh, Tak usah. Sebentar lagi kita selesai.
Hey, Siapa wanita itu? Aku merasa tidak nyaman.
Ayo keluar.
Kubilang tidak!
Bisa kita bicara dengan tenang di Hamadayama?
Tidak!
Michiru-san, mau pir?
Kita dapat banyak dari rumah, jadi aku bawa kemari.
Saat itu, istriku ingat saat terakhir Kanbayashi Kyutaro.
Orang itu bersikap kasar pada Michiru.
Takakura Erika, ingin melindungi Michiru, menyerang laki-laki itu dengan pisau.
Imajinasi liar itu membuat Michiru gemetaran.
Kau baik-baik saja?
Ya.
Hey, Tateishi-san. Bukankah Toyomasu-san dari Koujunsha agak aneh?
Tidak, sebenarnya, kau tahu...
Beberapa waktu lalu, seseorang atasannya menelepon dan bertanya,
"Kapan Toyomasu-san berkunjung kesana?"
"Dan hari apa dia kembali?"
Begitu kah?
Sepertinya dia merekayasa perjalanan bisnis.
Kanbayashi-kun sekarang di Hamadayama, bukan?
Berapa kali aku harus bilang padamu? Kubilang Kyutaro dan aku tidak bertemu.
Kenapa kau bohong saat kau sudah tertangkap basah?
Dia mengatakan dia disana, kau tahu!
Kanbayashi-kun datang kemari, aku yakin itu.
Dan sejak dia tiba di Tokyo, Dia belum kembali!
Kubilang, kita tidak bertemu!
Michiru-chan,...
Ketika kau bertemu Kanbayashi-kun, Kau telah berubah, bukan?
Itu sebabnya kau meninggalkan apartmentmu di Hamadayama,
Dan berpikir kembali ke Nagasaki dengan Kanbayashi-kun, bukan?
Bahkan kesalahpahaman ada batasnya.
Kau bohong.
Dengan melakukan itu, kau mencampakkan aku, kan?
Kenapa kau lakukan? Hey~
Hentikan!
Takei-senpai, Sepertinya Michiru-san dalam masalah.
Tolong cepat datang.
Setelah mendengar apa yang ingin dikatakan Toyomasu Kazuki,
Bagi Michiru, tidak ada pemahaman realita sama sekali.
Mengisi celah di kartu "pernyataan", pemalsuan tanda terima, dan rekayasa perjalanan bisnis...
Dimana dan bagaimana dia terperangkap dalam situasi menyedihkan ini,
Dia hanya paham satu hal : Laki-laki ini dalam masalah.
Jadi...
Michiru-chan, Ayo kabur bersama.
Dan kenapa aku harus ikut denganmu?
Karena, kau tahu...
Aku hancurkan diriku sendir demi kau.
Demi aku?
Aku tidak bisa kembali ke rumah lagi...
Sebaiknya kau kembali ke tempat istrimu di Nerima?
Taeko...
Dia jual apartemen itu dan pergi.
Dia minta cerai.
Hmm...
Aku tidak punya siapa-siapa kecuali kau...
Michiru-chan, Ayo kabur bersama...
Berapa yang diperlukan agar tidak kabur lagi?
Besok...
Untuk sementara...
Lima juta.
Lima juta...
Aku akan siapkan besok.
Apa?
Setelah itu kita putus.
Tidak mungkin...
Kau besok butuh lima juta, kan?
Benar, tapi...
Kalau begitu sudah diputuskan, oke?
Besok, di apartemen Hamadayama jam 4 sore. Tunggu aku disana.
Michiru-chan, Tentang kita bersama...
Michiru-san, Apa kau ingin pir?
Oh...
Pembicaraan ini tidak lama lagi.
Ya, Tidak apa-apa. Dia mau pulang sekarang.
Oh, begitu.
Ya.
Selamat tinggal.
Ya...
Kazuki-san, Kau baik-baik saja?
Aku tidak bisa menghubungimu...
Aku khawatir.
Baterai ponselku habis..
Entah bagaimana aku bisa mengakomodasimu...
Entah bagaimana Michi- Furukawa-san melakukannya semua untukku.
"Entah bagaimana?"
Dia bilang dia punya lima juta yen untukku.
Lima juta?!
Sudah kuduga, gadis itu... Tiket lotere...!
Aku tidak tahu itu...
Untuk sementara, kita bersabar kecuali darurat.
Aku mengerti... Itu bagus.
Aku akan telepon kau kembali besok malam.
Sampai besok.
Terima kasih.
Anda mau ambil ini?
No comments yet. Be the first to leave one.