I Love You Silly

I Love You Silly

Indonesian Altyazısını İndir

Sürüm bilgisi

I Love You Silly WEB-DL S01E05
Şunun yorumuyla Aurora Patandean

Etiketler

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Yayınlandı: 2021-07-16
İndirmeler: 8
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 198 satır.

Kalau kita pacaran,...

yang boleh menjagamu cuma aku.

Hore!

Terima kasih, Jourdy, sudah membuat Lily bahagia.

- Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu, Silly.

Cari Lily?

Jourdy, ada apa?

Jourdy, jawab!

Jourdy!

Ke mana Lily?

Dia makan dulu. Habis itu dia mau berenang.

Sialan!

- Hentikan. - Minggir, Lily.

Aku tidak mengira kau bisa seperti ini, Mira.

Bisa seperti ini bagaimana?

Bisa seperti manusia.

Biasanya kau seperti dajal.

Rama, minum dulu.

Mau belajar bersama?

Aku diusir dari rumah, Bibi.

Jourdy, kau berdarah.

Dokter, ini hasil pemeriksaan terakhir dari Nona Alya Nila Sinaradewi.

Dokter.

Dokter yang menangani anak saya?

Betul, Bu.

- Atas nama Lily, ya? Panggilannya? - Benar, Dok.

- Anakku bagaimana, Dok? - Jadi, begini, Bu.

Kondisi pasien mengharuskan kami untuk melakukan operasi...

untuk mengangkat proyektil peluru.

Dari hasil rontgen, ada dua peluru yang harus diangkat.

Kemudian yang kedua di tulang punggung.

Operasinya kira-kira memakan waktu tiga jam, Bu.

Dokter, tolong anakku.

Pasti, Bu.

- Permisi, Dokter. - Ya.

- Ruang operasi sudah dapat digunakan. - Baik.

Ibu yang tenang, ya.

Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan operasi ini.

Kami masuk dulu, Bu.

Lily.

Yang kuat, Lily.

Kuat, Nak.

Ya Tuhan.

Mira.

Bibi!

Lily...

Doakan, ya.

Doakan Lily.

Yang kuat, Bibi.

Lily pasti baik-baik saja.

Di situ, Jourdy.

Jourdy.

Belum saatnya sekarang.

Belum saatnya kau berbicara dengan Lily.

Ayo.

Permisi, Suster. Apa benar di sini ada pasien bernama Jourdy?

- Pasien sudah boleh... - Sudah. Itu Jourdy.

Silakan, Bu.

Tidak apa-apa, Sayang.

Ini salahku, Bu.

Maaf.

Tolong, Bu.

=I Love You Silly=

Bang, minum.

Kau yang kuat, ya.

Jourdy, Bibi.

Minum dulu.

Ya sudah.

Temani Ibu bertemu Bibi Lucy.

Jangan, Bu.

Bibi Lucy masih marah sekali kepadaku.

Ya sudah, Ibu sendiri.

- Rama, terima kasih. - Sama-sama, Bibi.

- Kalian berdua di sini. - Baik, Bu.

Gila, Jourdy.

Ibumu kalau berjalan keren sekali.

Aku ingin minta kepada orang tuaku.

Aku ingin menambah dua pengawal lagi biar bisa seperti itu.

Ini tidak bisa dibiarkan.

Kau harus bertindak.

- Dok! - Ya, Bu.

Lily bagaimana, Dok?

Nanti Dokter Budi yang akan menjelaskan. Aku permisi dulu.

Mira, Lily kenapa?

Dokter, anakku bagaimana?

Alhamdulillah, Bu, kami telah berhasil mengeluarkan dua buah proyektil...

pada lengan dan belakang pasien.

Operasinya berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.

Semua serpihan sudah kami angkat.

Jadi, sekarang tinggal menunggu proses pemulihannya saja.

Tentunya aku beserta semuanya akan memantau secara intensif pasien.

- Terima kasih, Dok. - Jadi, Ibu jangan khawatir.

Ya. Terima kasih, Dok.

Baik, Bu. Aku permisi dulu.

Terima kasih, Dok.

Lily.

Lily.

Lily.

Lily.

Lily.

Bangun, Lily.

Mira, minum yang segar-segar dulu, ya.

Aku tahu kau pasti capai.

Terima kasih, ya.

Aku mau. Ada lagi?

- Terakhir. - Ya sudah.

Aku minum tak apa-apa, Kak?

Tak apa.

Kalau menemaniku ke toko kelontong, kau mau, Mira?

Sekalian kita isikan kulkasnya Lily.

Boleh.

Sekalian aku beli makanan untuk Bibi Lucy.

Kau mau menitip juga, Kak Jojo?

- Boleh. - Mau menitip apa?

Apa saja. Terserah.

Ya sudah. Sebentar, Kak.

- Jangan lama-lama, ya. - Sebentar saja.

Hanya membeli makanan.

Aku berharap sekali...

kalau ini semua cuma mimpi.

Terus besok Lily kembali ke sekolah,...

terus membuat kebodohan baru yang membuatku pusing.

Kebodohannya Lily itu memang unik-unik, ya?

Kebodohannya itu unik.

Karena dia tidak bodoh.

Tapi polos.

Polos,...

terus dia tulus,...

dan tidak pernah mau jahat kepada orang lain.

Aku rela direpotkan terus oleh Lily.

Aku juga rela kalau misalnya harus menjelaskan satu hal...

panjang lebar, berkali-kali, sampai dia mengerti.

Terus, aku rela...

harus menemaninya makan bakso sejuta kali sehari.

Rela sekali, Rama.

Aku juga rela, Mira.

Membayar sejuta mangkuk bakso untuk kau dan Lily.

Tapi kau harus benar menghabiskannya.

Terkadang, dalam kehidupan ini,...

ada hal yang terjadi di luar kendali kita.

Seperti musibah yang terjadi kepada Lily.

Tidak ada yang tahu.

Tapi aku percaya.

Lily itu kuat.

Sama seperti sahabatnya...

yang bisa membantunya untuk melewati semua ini.

Ini pertama kalinya aku melihatmu menangis.

Kau kuat, Mira.

Halo, Bu.

Ya, Mira pulang sekarang, Bu.

- Ambil yang terpenting. - Jangan diambil.

Pak, aku mohon.

Aku pasti akan ganti uangnya. Aku mohon beri aku waktu, Pak.

Kasihan. Terzalimi? Menangis?

Itu prinsipmu.

Angkat!

Mau dibawa ke mana ini TV-nya?

- Awas. - Dizalimi? Ambil semua!

- Jangan! Mira. - Kenapa barang-barangnya dibawa?

Wah, pahlawan.

Aku mohon maaf harus mengganggu reuni yang bagus ini.

Jatuh tempo, tidak bayar-bayar. Tentu kami sita!

Kau lihat aku begini? Bersalah?

Ayo, apa lagi yang bisa kita ambil?

Ambil yang penting. Ada lagi di belakang?

Ada lagi yang bisa kita ambil?

- Apa lagi? - Bang.

- Apa lagi? - Bibi tenang, ya?

Menyita barang-barang orang miskin ini tidak pernah ada.

Tidak ada.

Tidak ada.

Sudah, yang di depan saja. Mau diapakan lagi?

- Rongsokan. - Hei!

Hei, apa?

Ini hasil kerja kerasku.

Kerja keras?

Tapi aku harus menyita barang-barang ini dan aku legal secara hukum.

- Kau mau apa? - Ya, aku mengerti.

Tapi daripada kau merusuhkan Mira,...

mendingan beri tahu aku.

Berapa harganya untuk mengeluarkan Mira dari masalah ini?

Akan aku bayar.

Kalau di film-film, ini pahlawan.

Perempuan ini pencuri.

Berutang, tidak mau bayar. Itu pencuri.

Itu bukan pencuri. Aku barusan bilang. Aku akan bayar semuanya.

Kau mau apa? Kau mau pukul aku?

- Pukul! - Kau menantangku?

- Ya, aku akan memukulmu! - Rama!

- Polisi! - Aku akan memukulmu!

- Rama! - Polisi!

Sudah!

Masalahmu apa, Mira?

Aku cuma membelamu di sini.

Masalahku apa?

Masalahku sudah banyak. Tidak usah kau tambahkan lagi!

Tidak semua orang sepertimu, Rama.

Tidak semua orang bisa menyewa pengacara mahal sepertimu!

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left