Merlin

Merlin

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 4

Sürüm bilgisi

Merlin4x13Indonesia
Şunun yorumuyla RED_dahLIA

Etiketler

other
Yayınlandı: 2011-12-25
İndirmeler: 56
İşitme Engelliler: Yes

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 190 satır.

Di tanah mitos dan jaman sihir,

Takdir sebuah kerajaan besar bertumpu di pundak seorang pemuda.

Ia bernama... Merlin!

Ini saatnya.

Paduka, kita sedang diserang. Mereka sudah memasuki kota.

Semua bagian Camelot sekarang di bawah kendali kita.

Agravaine?

Mereka datang mencari Arthur, jika ketemu mereka akan membunuhnya.

Kita harus berhasil menyebrang perbatasan. Mencari perlindungan sebisa kita.

Kalian penyelundup? Jika tertangkap, kalian akan dibunuh.

Tristan dan Isolde? Menurutku tidak.

Siapa kau ini?

Namaku Arthur Pendragon.

Kita punya perjanjian, teman seumur hidup, ingat?

Guinevere?/ Halo, Arthur.

Pastikan desa sudah terkepung. Jangan sampai ada yang lolos.

Agravaine. Dia menemukan kita.

Terjemahan Indonesia oleh : RED_dahLIA

Akan kusamarkan jejak kita. Kalian terus saja jalan.

O drakon, fthengomai au se kalon su katerkheo deuro!

Berlindung!

Kau lolos dari mereka?

Kita aman.

Kau yakin?/ Apa aku terlihat seperti idiot?

Ya./ Dia tidak berubah, ya?

Kemana sekarang?

Kupikir tadi kau bilang kau dibesarkan di terowongan ini?!

Memang! Itu bisa saja jalannya.

Atau yang itu bisa juga.

Ya.

Sangat meyakinkan!

Lari!

Jadi kau kenal Arthur?

Aku seorang pelayan di Camelot.

Pelayan Arthur?

Bukan.

Jadi kenapa kau di sini?

Dia rajaku.

Menurutku aku belum melihat ada kualitas raja sejauh ini.

Mungkin kau tidak mengenalnya.

Shhh!

Kupikir kau tadi bilang kita sudah lolos.

Menurutku sudah.

Mereka takkan lama menyusul kita./ Aku akan kembali.

Kau mau apa?/ Membuat pengalihan./ Terlalu bahaya.

Aku tahu terowongan ini, Agravaine tidak. Kalian terus jalan.

Merlin.

Jangan berbuat bodoh.

Aku?

Oh, halo!

Merlin!

Merlin?

Di mana Arthur?

Hati-hati.

Kau ini bicara apa? Di mana Arthur?

Katakan. Sekarang!

Atau aku harus membunuhmu.

Menurutku tidak.

Kau bisa sihir.

Itu bakatku sejak lahir.

Jadi itu kau.

Kau Emrys.

Begitulah kaum Druid memanggilku.

Dan selama ini kau di istana?

Di sisi Arthur.

Bagaimana bisa kau mengelabuinya?

Aku terkesan, Merlin.

Mungkin kita punya banyak persamaan lebih dari yang kau pikir.

Apa yang kau lakukan?

Shhh.

Merlin?

Dia tahu terowongan ini. Dia akan menemukan jalan. /Aku akan kembali.

Demi seorang pelayan?

Kau salah tentang dia.

Merlin!

Kemana saja kau?

Apa kau mencemaskan aku?

Tidak. Hanya memastikan kita tidak diikuti.

Kau kembali untuk mencariku.

Baiklah itu benar.

Aku kembali karena kau satu-satunya teman...

...yang kupunya, dan aku tak ingin kehilangan dirimu.

Sungguh?/ Jangan bodoh.

Jadi kemana sekarang?

Ke tanah lapang di balik gunung.

Kau yakin? Itu kerajaan Lot.

Dia bukan teman Dinasti Pendragon.

Mungkin kita bisa cari tempat di sini, rumah untuk kita beristirahat.

Kita buronan, membahayakan orang yang menampung kita.

Dia benar. Kita harus kembali ke Camelot.

Kita harus terus jalan./ Jika kita berkumpul di Hutan Ascetir, kita akan aman.

Tidak./ Jika ada yang selamat, di situlah mereka akan bersembunyi.

Aku tahu itu yang akan kulakukan.

Tapi kau rajanya, Arthur. Kau pemimpin kami.

Baiklah. Kalau begitu ke Hutan Ascetir.

Ayolah, Gaius. Bertahanlah.

Jangan cemas. Setidaknya kita bisa makan!

Kau punya kesempatan lagi untuk bernyanyi demi makanan.

Mungkin aku harus sedikit lebih keras kali ini.

Sepertinya adil.

Oh, tapi kau tak boleh bertarung tangan kosong.

Jangan cemas. Kau Ksatria Camelot, kau akan baik-baik saja.

Apa-apaan.

Lihat dirimu.

Pertama kau kembali untuk selamatkan pelayanmu,

Sekarang kau mengotori tanganmu.

Tapi sekali lagi, kenapa tidak? Kau sama seperti semua orang.

Tak ada yang istimewa darimu, kan?

Mungkin kau benar. Mungkin aku tak layak jadi Raja.

Itu benar, karena kau bukan raja.

Bukan lagi.

Arthur. Arthur?/ Jangan.

Yang terjadi di Ealdor adalah saat-saat terlemah.

Yang sudah kau perbuat padaku...

Semua yang kusayangi di antara kita. Semua yang kita punya. Hilang.

Itu takkan berubah.

Maafkan aku.

Nikmati makananmu.

Aku khawatir itu akan jadi yang terakhir.

Kau harus makan.

Entah makan atau tidak, aku takkan lama di dunia ini.

Ayolah, Gaius.

Aku hanya tabib, Elyan.

Sudah kuhabiskan hari-hariku melihat perputaran kehidupan.

Jika ada yang tak kutakuti, itu adalah kematian.

Jangan buang makananmu.

Andai Gwaine harus bertarung lagi...

...dia butuh semua kekuatan yang bisa didapatnya.

Ayolah. Akan kuawasi.

Arthur, ada masalah apa?

Jangan dengarkan Tristan. Dia tidak mengenalmu.

Aku mempercayai orang yang salah.

Mereka mengkhianatimu. Itu bukan salahmu.

Aku bodoh.

Aku salah menilai semua orang.

Pamanku, Morgana...

Setiap keputusan yang kubuat salah.

Kau terlalu keras pada dirimu.

Harusnya aku lebih peka, bijak.

Seorang negarawan. Seorang Raja!

Tristan benar, tak ada yang istimewa dariku...

Aku sama seperti semua orang.

Tidak! Kau Raja yang terhormat.

Aku mahir berpedang...

Itu saja.

Rakyatmu mencintaimu./ Kebanyakan mereka sudah tewas.

Berkat aku.

Tidak. Sebagian besar lolos.

Dan mereka akan di sini, di hutan, aku yakin itu.

Jika benar, mereka harus mencari Raja baru.

Arthur...

Arthur!

O drakon, e male so ftengometta tesd'hup'anankes!

Terima kasih. Kau sudah selamatkan kami.

Negeri Albion dan masa depan yang kita perjuangkan dalam bahaya.

Apa yang membuatmu susah, Penyihir Muda?

Arthur. Dia kehilangan semangat bertarung.

Dia merasa sudah mengecewakan rakyatnya.

Dia yakin kalau dia tak berhak lagi jadi Raja.

Takdir Camelot berada di tanganmu, Penyihir Muda.

Hanya kau, dan kau sendiri, yang bisa pulihkan keyakinan Raja.

Caranya?

Kau harus buat dia yakin dia bisa jadi Raja lagi.

Kuharap aku bisa lebih membantu, Merlin.

Tidak.

Aku tahu bagaimana.

Rakyat yang meninggalkan Camelot,

Kau tahu di mana mereka sembunyi?/ Aku ini naga.

Aku bisa menyusuri banyak Liga dalam sekejap mata.

Mereka takkan sulit dicari.

Kalau begitu jangan buang waktu.

Apa?/ Ada yang perlu kutunjukkan padamu.

Semoga ini bagus...

...karena sekarang bukan waktu untuk permainan konyolmu.

Aku memikirkan tentang tadi malam dan bagaimana kau berputus-asa.

Betapa kau pemimpin yang malang dan Raja bermutu rendah.

Bermutu rendah?/ Baiklah, butut.

Trims!

Itu mengingatkanku tentang kisah yang dulu diceritakan Gaius.

Merlin, aku sangat tidak tertarik dengan dongeng sebelum tidurmu.

Untuk sekali dalam hidupmu...

...coba dengarkan.

Bertahun-tahun lalu, sebelum lahirnya Lima Kerajaan,

Negeri ini dilanda pertumpahan darah tanpa henti.

Tapi seorang pria bertekad mengakhiri semua itu.

Dia kumpulkan semua tetua dari masing-masing bangsa...

...dan merancang rencana agar negeri itu bisa dibagi-bagi.

Masing-masing boleh menguasai daerah yang mereka anggap cocok.

Pria itu adalah Raja pertama Camelot.

Leluhur dari semua panutan, termasuk kau.

More Indonesian subtitles for Merlin

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left