İlk 200 satır.
= BANYAK EVENT TAK TERDUGA = BUKTIKAN SAJA SENDIRI!
Aku terlihat cakep, sayang.
Ya, benar, sayang.
Sayang.
Mari kita buat masalah.
Ini mungkin jadi kacau. Kita butuh bantuan.
Bagaimana jika ada yang terbunuh karena produk yang mereka jual?
Bagaimana jika kau mati?
- Tak masalah. - Dengar.
Aku sudah mengejar bos mereka sejak lama.
Jadi ini mungkin waktunya lakukan sesuatu berbeda.
- Kau setuju? - Ya, aku setuju.
Aku akan masuk mengejar mereka. Tak akan kubiarkan mereka lolos.
- Aku ikut! - Baiklah, kita pergi! Ayo!
Jangan buat Ibu Beruang kesal...
Ya, semua kesepakatan ini omong kosong. Omong kosong!
Subtitle by RhainDesign Palu, 9 Oktober 2021
Cepat keluar dari sini! Ayo!
- Aku tak akan meninggalkanmu! - Pergilah!
- Mereka jangan lolos begitu saja. - Lari!
Astaga!
Luka gores tak seharusnya sesakit ini, kan?
Bertahanlah, sayang!
Berengsek.
- Dia di belakang kita! - Sial!
Kau dan aku melawan dunia.
Ini kau dan aku melawan dunia, sayang!
Hei, Eric.
Jika kau dengar ini...
Dengar...
Aku tahu ini waktu yang sulit.
Dengan pemakaman Hannah...
Nanti aku datang untuk ngobrol.
Hanya memestikan kau baik-baik saja.
Baiklah. Sampai nanti.
Kau tak bisa jatuhkan aku! Aku kelinci!
Aku juga kelinci yang baik!
Aku Sahabatmu!
Kau baru saja menjatuhkanku!
- Eric, hati-hati. - Tunggu!
Aku bisa, ini dia.
- Aku menyanyangimu. - Aku menyanyangimu.
Eric, awas!
Baiklah, cepat! Ayo!
Aku tak bisa menerima panggilan!
Brengsek!
Halo? Ada orang di dalam?
Tolong! Halo!
- Dia datang. - Brengsek!
Sialan!
Tutup pintunya!
Sialan!
Kubunuh kau!
Ayo, bocah besar!
Ayo, kau mau menari?
Tidak!
Tidak! Lepaskan dia!
Tidak, lepaskan dia! Lepaskan dia, babi!
Jangan sentuh kekasihku.
Turunlah, Mickey, ini berakhir!
Kalian semua harus pergi.
Tolong, Pak, dia punya pisau.
Dia menahan pacarku. Dia melukai tanganku...
Dasar bodoh.
Itu bagus.
Kau akan sangat membantuku.
Serius?
Kau orang yang menarik.
Kita temukan orang aneh, sayang!
- Lepaskan dia! - Jalan, bocah besar.
Dia akan mati karenamu. Basah dan merah!
Apa yang kalian lakukan di sini?
Aku dan Violet,
kami hanya sepasang sejoli yang sedang mencari sarang.
Lokasi persembunyian.
Sekarang, aku mau minta tolong padamu.
Rogoh sakuku, ambil ponselku.
Hati-hati pelatuk itu, Mickey!
Diam!
Ayo, Tn. Quackers. Ambil ponselku.
- Kubilang, lepaskan dia! - Kau siapa?
- Aku polisi. Tak apa. - Cepat ambil ponselku!
- Dimana itu? - Saku kiri depan.
Benar begitu.
Tenang, bung.
Jangan macam-macam. Dia bukan tipemu.
Kau dan aku melawan dunia, sayang.
Kau dan aku melawan dunia, sayang!
- Aku mencintaimu. - Cepat lakukan.
Baiklah.
Buka pesan terakhirku.
Ya. Itu dia.
Sekarang, kirimkan lokasinya.
Aku pakai telepon rumah. Aku tak tahu apa maksudmu.
Hal yang terlihat seperti penjepit kertas!
Penjepit kertas bulat kecil.
Ya, yang itu.
Saat kau menarik pelatuk itu,
Akan kutusukkan pisau ini ke leher pacarmu.
Oke.
Kembalikan itu, Tuan. Quackers. Ayo. Kembalikan padaku.
Kembalikan!
Ya, Kita tak mau siapa pun lihat yang akan kami lakukan padanya.
Bukan apa-apa dibanding apa yang kami lakukan pada rekanmu.
Persetan kau!
Ya.
Berhenti!
Biarkan dia turuni tangga itu dan keluar lewat pintu depan,
- aku akan ikuti dengan Violet. - Jangan dengarkan dia!
Jangan paksa aku melukaimu! Paham?
Biar dia turuni tangga, saat sampai di pintu, kita semua akan pergi.
Kenapa kulakukan itu, bocah besar,
Saat kita bisa duduk santai?
Kau pikir mereka akan databg ke sini dengan cepat?
Cepat? Tidak.
Mereka sudah lacak kami sejak kami berpencar di gudang.
Rencana teman dan keluarga. Bagus untuk anak-anak.
Memberi mereka tujuan akhir. Ini akan jadi reuni hebat.
Biarkan dia menuruni tangga, dan kita selesaikan ini nanti.
Ayo.
Tembak saja dia!
Tak akan kubiarkan dia menyakitimu, sayang.
Turuni tangga.
Ya!
Jalan!
Sampai jumpa.
Kau tak apa?
- Kau mengenai dia? - Tidak cukup!
Astaga!
Cari dia! Dimana dia?
Ayo, bocah besar!
Brengsek!
Periksa amunisi di rumahnya. Akan kuperiksa mobilnya.
- Apa-apaan? - Diamlah!
Mereka akan mendengarmu, oke?
Aku harus membawamu ke tempat aman. Sekarang.
Ini peternakanku. Mereka seharusnya tak di sini.
Kau juga tak seharusnya di sini. Kenapa harus aku yang...
Kau harus pergi dari sini.
Orang-orang ini akan membunuhmu.
Kurasa aku bekerja dengan baik menjaga diriku sendiri di sana.
Kau hampir membuat kita berdua terbunuh.
Apa ada orang lain di sini?
Orang lain yang mungkin ke sini? Istri, mungkin anak-anak?
Hanya aku.
Kau benar-benar tak punya ponsel?
Tak butuh.
Tak ada yang bisa dihubungi.
Siapa yang perlu diam sekarang?
Itu berguna, kan?
Dengar.
Apa hanya ada satu jalan menuju peternakan ini?
Tidak, ada jalan belakang lewat semak-semak di sana.
Itu membawamu ke jalan raya.
Bagus. Aku mau kau melewati semak-semak,
dan kembali ke kota.
Paham?
- Aku tak akan kemana-mana. - Aku tak punya waktu untuk ini.
Sepertinya, kau mungkin butuh sedikit bantuan
sampai teman-teman polisimu datang.
Tak ada yang akan datang. Setidaknya tidak untuk membantu.
Kau sebaiknya pergi. Ini pertarunganku, bukan pertarunganmu.
Pergi? Ini peternakanku. Bukan peternakanmu.
Kau dengar mereka menyebutkan rekanku?
Dia polisi sudah 30 tahun.
Dia tahu apa yang dilakukan saat mereka membunuhnya.
Maaf. Aku mungkin tak dapatkan kesempatan seperti ini lagi.
Pergilah ke jalan, dan pergi ke kota. Sekarang!
Kedengarannya benar.
Dia tak akan bisa menghubungi bantuan dalam waktu dekat.
- Angel! - Ya?
- Bagaimana isi peluru senjata ini? - Akan kutunjukkan, sayang.
Masukkan lewat belakang.
Kemudian isi pelurunya. Mudah dan gampang.
Pegang itu.
Astaga, aku...
Frank.
- Ya, Frank? - Tiga menit.
Bersiaplah.
Apa yang harus kulakukan?
"ya, bersiaplah."
Jika dia pikir akan gunakan ini,
sebaiknya dia pikirkan lagi.
Terlihat cocok untukmu.
Pergilah latihan menembak.
Buat itu berarti, sayang.
Mickey, kurasa aku mulai terbiasa dengan ini!
Ayo. Pergilah.
Sial!
Tinggalkan peternakanku.
- Bos, kau lihat itu? - Parkir di sini.
Ini peternakanku.
Kau melihat sesuatu, Pak?
Kau mau kubersihkan area ini? Karena aku...
Dengar, ini yang kumaksud. Ini abad 21,
dan kalian semua hidup di bawah monarki seolah ini Abad Pertengahan.
Maaf, kawan, kami sangat beruntung memiliki monarki.
Hal terdekat kalian terhadap monarki adalah Elvis,
kalian tahu apa yang mereka bilang soal Elvis, kan?
Oke, sok pintar, tenanglah.
No comments yet. Be the first to leave one.