İlk 161 satır.
MUSIM 2
Kau menghilang ke mana saja?
Tak ada yang bisa menggantikanmu.
Semua orang di sini mencoba menjadi sepertimu.
Tapi tak ada yang bisa menggantikanmu.
PESAWAT KERTAS DENGAN PANDUAN
Tolong segera kembali.
Aku tak bisa menemukannya.
Tapi info soal persembunyian Mata Silang di Berith seharusnya akurat.
GUNAKAN SUMBER DAYA KITA SEPERLUNYA BERITA BERITH
Sudah berapa tahun sejak aku mati?
Selamat datang.
Aku mohon.
Aku berencana membayar dengan kupon, jadi aku tak bawa dompet.
Mau bagaimana lagi.
Aku akan memberimu sedikit potongan hari ini.
Terima kasih.
- Baiklah, aku akan datang lagi. - Terima kasih.
Selamat datang.
Harganya 130 nick.
Terima kasih!
BALLMART
- Apa kabar? - Apa?
Ada urusan apa?
Kau Risu, 'kan?
Kita belum pernah bertemu.
AWAL
Ini persembunyian kita.
Aku tak menyangka ini hanya rumah biasa.
Kupikir akan seperti perkumpulan rahasia.
Aku beli beras.
Kawan-Kawan.
Risu di sini.
Bukankah di sini terlalu gelap?
Kenapa tak kau nyalakan lampunya?
Ini aturan kami. Matikan lampu di siang hari.
Hei, tuangkan teh untuknya.
Kita masih bisa menggunakan kantong teh kemarin.
Ini.
Kudengar kau sudah mati.
Aku mencari orang yang membunuhku.
Orang yang membunuhmu? Apa maksudmu? Kau masih hidup.
Aku dibangkitkan!
Dengan sihir hewan piaraan En!
- Chawantake? - Maksudmu Kikurage?
Orang yang membunuhku adalah seorang Mata Silang.
Aku melihatnya sendiri.
Di mana dia? Di mana Bos? Biarkan aku menemuinya sekarang!
Atau…
Tenanglah.
Tak ada yang kami ketahui tentang kematianmu.
Koran, majalah bekas.
Kalian dengar itu?
Hubungi aku jika ada yang tak kau butuhkan lagi.
Itu si pengepul koran!
Lima tumpuk koran bekas setara tiga gulungan kertas toilet.
Cepat kejar dia!
Mengejutkan. Si pengepul itu sangat sulit dilacak.
Siapa yang peduli dengan koran bekas? Nyalakan saja lampunya!
Tidak sampai matahari terbenam.
Yang benar saja.
Kurasa di luar sudah cukup gelap.
Ini juga mulai memengaruhi pekerjaan kita.
- Kurasa sudah waktunya. - Baiklah.
Aku Tetsujo. Salam kenal.
Aku Ton.
Saji.
Aku Ushishimada.
Namaku Dokuga.
Aku pernah mendengar nama kalian.
Kalian yang paling dekat dengan Bos.
Yang lebih penting lagi, Risu, berapa lama kau berencana untuk tinggal?
Sepertinya keberadaanku di sini mungkin akan membawa masalah.
Persediaan kami tak cukup untuk makan malammu.
Dengarkan itu.
Ayo. Waktunya makan.
Siapa yang memasak hari ini?
KELAB BOS BESAR
Bos ada di sini.
Selamat datang.
Apa yang kau lakukan, Ebisu?
Mereka menyuruhku bekerja.
Jika tak bekerja, kau tak makan. Itu aturannya.
Aku putri duyung pemakan manusia yang seduktif, Erabisu.
Pemakan manusia? Apa ini kelab kanibal?
Itu hanya kiasan.
Bagus, kalian sudah di sini.
Beri mereka miras.
Ya, Bos Besar!
- Kau, bawakan mereka wanita. - Ya, Pak!
Aku tak butuh itu!
- Selamat malam. - Hai.
Halo.
Halo, kalian berdua!
Apa? Bahkan Fujita bekerja di sini?
Aku menawarkan diri untuk mengurus kebutuhan sehari-hari Pak En.
Dia mengikutiku ke mana pun. Jujur, dia menyebalkan.
Nikaido, sudah kuduga aku tak bisa memercayaimu.
Aku akan melindungi Pak En apa pun yang terjadi.
Menyebalkan sekali.
Martini untukmu.
Silakan dinikmati.
Ada berita.
Aku akhirnya menemukannya.
Tempat membuat bubuk hitam.
- Apa? - Sungguh?
Itu hanya rumor.
Sepertinya ada persembunyian di hutan.
Mengatakan itu di "hutan" bukan berarti menemukannya, Bodoh!
Apa dia juga di sana?
Mungkin. Itu dugaanku.
Maksudmu pemimpin Mata Silang?
Aku melihatnya di film.
En, kau sangat imut memakai itu! Serius!
Bagus, 'kan?
Adegan saat keluarga terbentuk membuatku merinding!
Tidakkah Nikaido bertingkah seperti Chota?
Ya, kurasa juga begitu.
Kepribadian gadis malang itu berubah total.
Aku kasihan pada Nikaido, tapi setidaknya kita bisa hidup.
Aku lega.
Aku juga sudah tak percaya Nikaido.
Aku tak akur dengan para Penyihir.
Kurasa Penyihir dan manusia bisa akur tanpa ada masalah.
Tetap saja, aku ingin memberi tahu Caiman tentang situasi saat ini setidaknya.
Itu benar.
Karena Caiman kebal terhadap Sihir, dia mungkin bisa menyelamatkan Nikaido.
Tapi kita tak tahu di mana Caiman sekarang.
Kirimkan utusan kepadanya.
Tapi siapa?
Istriku.
Terima kasih banyak!
Silakan datang lagi!
Dia pasti masih hidup. Bukan begitu, Noi?
Ya.
Jika kita tahu wajahnya, akan ada banyak cara untuk menemukannya.
Wajah bajingan itu berlumur darah Tenjin.
Aku bahkan tak bisa melihat silang yang seharusnya ada di matanya.
Film En berisi banyak omong kosong, tapi benar orang itu hampir membunuh kita.
Shin, semuanya akhirnya menjadi menarik lagi.
Lain kali aku takkan kalah. Aku bersumpah.
Kau tahu apa kelebihanmu, Noi?
Tak peduli betapa berbahayanya pekerjaan, kau tak pernah membebaniku.
Kau juga, Shin.
Kami pergi tanpa bilang kepada Shin. Dia mungkin sangat marah sekarang.
Aku meninggalkan pesan, jadi seharusnya baik-baik saja.
Maaf di sini sempit, Jonson.
Mengejutkan!
Mereka akan baik-baik saja? Jika tahu mereka manusia, mereka mungkin dijual.
Mereka bilang akan kembali besok pagi. Biarkan saja.
Terima kasih.
Shin, aku akan membawa mereka kembali.
Jangan khawatir. Kenapa kau harus melakukan itu?
Aku bosan akhir-akhir ini, jadi energiku terlalu banyak.
Hei, tunggu.
Baik, aku pamit.
Hei.
Terserah kau saja.
Dok, kapan kali terakhir kau melihat istrimu?
- Sekitar 25 tahun lalu mungkin? - Apa?
Kau yakin dia tak mencampakkanmu?
No comments yet. Be the first to leave one.