Noragami

Noragami (ノラガミ)

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 1

Sürüm bilgisi

12 Satu Keping Ingatan
RAW Video: Tokyo MX - FFFansubs
Şunun yorumuyla Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Etiketler

other
Yayınlandı: 2014-03-27
İndirmeler: 42
İşitme Engelliler: Yes

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 160 satır.

Kuilku telah hancur membusuk.

Dunia pertikaian yang dulu dipenuhi dengan permohonan keji.

Tapi bekasnya telah dilupakan dan tak ada lagi yang datang.

Rabo.

Tapi aku masih hidup di sini.

Kita adalah dewa bencana.

Tempat kita lahir adalah tempat kita lenyap.

Benar, 'kan, Dewa Yato?

Eh?

Eh?

Bodoh! Kenapa kau ikut kemari, Hiyori?

Eh? Di-Di mana ini?

Aku punya ekor?

Eh? Tak mungkin! Apa ini?

Kau...

Aku senang kau datang.

Rabo.

Ada satu tamu tak diundang.

Kau benar-benar merusak pemandangan.

Hiyori!

Pergilah dari tempat ini!

Sekali lagi

majulah!

Sekki!

Reiki!

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

pistol penuh dengan peluru berada di satu tanganku

dangan kometa shojuu wo boku wa katate ni motteiru

sambil gemetaran ku menuju tempatmu berada secepatnya

furueta kimi no iru basho he ashi wo hayame mukatteiru

jam berdetik di tanganku

TICTAC hari wo TICTAC to

hanya untuk menyulut hati yang terburu-buru

aseru kokoro wo sekashita dake

jam berdetik di tanganku

TICTAC hari wo TICTAC to

terus maju walau tak tahu arah mana yang kutuju

todomaru kehai mo naku susunde yuku

jam berdetik di tanganku

TICTAC hari wo TICTAC to

awal dan akhir dari mimpi tak masuk akal

owari to hajimari no sakayume

jam berdetik di tanganku

TICTAC hari wo TICTAC to

semuanya bertumpuk jadi satu

subete kasanatta

hei, kenapa aku menunggu?

hei, doushite boku wa matteita

sendirian dalam kamar yang redup ini

usugurai heya hitorikiri

hei, kenapa aku menunggu?

hei, doushite boku wa matteita

suara pintu yang didobrak

DOOR keaburu sono oto wo

hei, kenapa aku menunggu?

hei, doushite boku wa matteita

sendirian dalam kamar yang redup ini

usugurai heya hitorikiri

hei, kenapa aku menunggu?

hei, doushite boku wa matteita

sudah tak ada lagi yang kutakutkan

mou osoreru koto wa nai yo

memegang pistol terisi penuh peluru

dangan kometa shojuu wo motteta

kutendang pintu yang tertutup rapat

kataku tozasareta DOOR keyabutta

pistol yang mengarah padaku meletus menembus aku yang kemarin

tsuitsuita juukou ga hanete kinou no boku wo tsuranuita

kubuang keputusasaan dan aku yang besok mulai berjalan

uwazumisou zetsubou wo totte ashita no boku wa arukihajimeta

ayo bertemu lagi malam ini

mata konya machiawase yo

Episode 12

Satu Keping Ingatan

Akan kupaksa kau mengembalikan ingatan Hiyori!

Dia terpojok!

Lemah!

Sial! Aku tak bisa menghancurkannya dari dalam!

Furuhime, Dewa Yato masih belum kembali.

Hiyori?

Kau tak apa-apa?

Ya.

Kenapa kau masih di sini?

Kau sudah kusuruh pergi, 'kan?

Tapi, terima kasih.

Ya.

Tatapan apa itu?

Wajah lembek itu.

Di mana?

Dewa bencana yang kutahu!

Di mana Yato sang dewa bencana?

Mata indah yang penuh dengan kekejaman.

Di mana Dewa Yato itu?

Aku ingin mengadu pedang dengan dewa bencana itu!

Berisik!

Jadi begitu.

Ini masih belum cukup.

Bicara apa kau?

Keparat!

Sekki!

Hei, Rabo.

Badai yang besar sekali.

Ini pertanda buruk.

Siluman-siluman ini tak ada habisnya.

Kazuma!

Ya!

Kofuku bilang apa?

Badai ini sepertinya bukan karena liang angin.

Ini mungkin akibat dari dewa bencana yang mengamuk.

Dewa bencana?

Yukine!

Yato, bagaimana ini?

Kau bawa Hiyori pergi dari tempat ini.

Yang diinginkan Rabo adalah aku.

Aku akan membuatnya sibuk. Gunakan kesempatan itu untuk lari.

Tapi bagaimana denganmu? Kau takkan punya senjata kalau aku pergi!

Berisik! Aku akan menanganinya sendiri!

Itu...

Bola yang berisi ingatan Hiyori.

Oh, sayang sekali.

Benar-benar mudah lenyap.

Hiyori!

Hiyori!

Hiyori! Hiyori!

Hiyori!

Hiyori!

Yato, bagaimana ini?

Hiyori tak mau membuka matanya!

Lupakan dia, Dewa Yato.

Sekarang dia hanya wadah tak bersuara dan tak punya perasaan.

Tak lebih dari gumpalan daging.

Rabo.

Apa kau membenciku?

Baguslah.

Bencilah aku, wahai dewa kejam.

Kemudian bangunlah oleh kekuatan kebencianmu itu,

dewa bencana, Yato!

Tutup mulutmu.

Sekki!

Benar. Mata itu.

Majulah!

Kau yang maju.

Akan kutebas senyum di wajahmu itu.

Yato.

Aku jadi teringat kenangan dulu.

Langit ini sama seperti waktu aku masih hidup.

Kita adalah dewa bencana.

Dewa keji yang mengabulkan permohonan kejam dan melumuri alam nyata dengan darah.

Rabo.

Ini dia. Ini saat yang aku tunggu.

Ini saat permohonanku menjadi kenyataan!

Namaku adalah Rabo.

Dengan nama asli, aku buka topeng ini.

Kujadikan diriku sebagai wadah roh!

Nama yang baru takkan bisa menentang perintahku!

More Indonesian subtitles for Noragami

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left