İlk 200 satır.
Keadaan akan berubah.
Kebutuhan medisnya akan berubah. Ayah butuh perawatan paliatif.
Kau bisa tunjukkan sedikit kepedulian sesekali, Cad.
Ayolah, Elin.
Kapan jasad Mali dikembalikan? Mereka tak mau memberikannya.
Maaf. Ini makan waktu lama.
Ayo.
Aku bisa dipecat.
- Jangan ganggu aku. - Waspadalah.
- S01E03 - Diterjemahkan oleh mifae :)
- Di mana Ayah? - Di tempat tidur.
Mau tidur lebih cepat.
Kukira kau masih bekerja.
Aku memang sedang bekerja.
Kau bisa saja telepon kalau senggang.
Aku tak berniat menghindarimu, Elin.
- Sungguh? - Ya.
Apa yang mau kau bicarakan?
Aku mau bicara soal Ayah.
Memangnya apa lagi?
- Baiklah. - Kau lihat reaksi Beth.
Aku coba bicara padanya, tapi dia tak mau dengar.
- Dia butuh waktu. - Waktu Ayah tak lama lagi.
- Astaga, Els. - Maaf, Cad, tapi itu benar.
Kondisinya memburuk dengan cepat dan kita harus bersiap.
Ayah butuh rencana perawatan yang baik
dan mungkin setidaknya kita bisa fokus mengurus...
Kematiannya?
Satu sama lain.
Kau harus bicara pada Ayah, Cad.
Kenapa kau pikir dia mau mendengarkanku?
Karena kau anak kesayangannya.
Itu tidak benar.
Tentu saja benar.
Kau selalu jadi anak emasnya, Cad.
Bahkan dengan semua pujian yang kau dapatkan
apa yang kau lakukan? Keluar dari kampus dan masuk militer.
Kita mulai lagi.
Aku tak melakukan itu karena orang tertentu.
Itu menurutmu.
Aku butuh rokok.
- Kukira kau sudah menyerah. - Memang.
- Aku berusaha. - Berusahalah lebih keras.
Baik.
Kulihat Ayah menyibukkan diri.
Ya.
Dengar, Els. Aku...
Aku akan bercerai.
Apa?
Tidak apa-apa. Kami tidak...
Kami tidak bertengkar.
Kami bahkan jarang bicara.
Kurasa itu masalahnya.
Kami hanya...
hancur begitu saja.
- Aku turut prihatin. - Kami putuskan tak beri tahu Ayah.
Dia tak perlu tahu.
Ayah menyukai Rhyds.
Dulu, aku juga begitu.
Makanya aku menikah dengannya.
Aku mau membantu.
Mengurus Ayah.
Aku hanya...
Kadang aku tak tahu harus mulai dari mana.
Mulailah dengan bicara padanya.
Tolong.
Hai!
Ayah?
Ayah ada di rumah?
Ayah?
Ayah?
Ayah sedang apa?
Dulu, ada sebuah kardus.
- Kardus apa? - Kardus.
Penuh foto-foto sekolah.
Ibumu menyimpannya, tapi di mana?
Di mana?
Berengsek!
- Biarkan saja. Masuklah. - Tidak apa-apa.
Biar Ayah saja. Pergilah.
Biarkan aku mencarinya.
Hentikan! Berengsek!
Maaf.
Maaf.
Ayah tak mampu melihat wajahnya.
Lupakan saja.
Ayah akan mencarinya besok pagi.
Inspektur Det. John.
Ada kejadian apa?
Upaya penculikan terhadap Lowri Driscoll, 23 tahun.
Apa ini ada hubungannya dengan kasus Mali Pryce?
Mungkin. Lowri Driscoll masih muda dan berambut gelap.
Dia mirip gadis bernama Pryce itu.
Sebaya, bentuk tubuh mirip.
- Penyerangnya? - Pria, tinggi. Hanya itu yang kita tahu.
Di mana gadis itu sekarang?
Di RS. Seorang polwan menemaninya sekarang.
Sersan Det. Vaughan.
Aku pergi menemui Ibuku.
Pergi ke peternakan sepulang kerja.
Aku pulang kerja sekitar jam 6.
Jam 6:30. Kurasa aku tiba di rumah Ibuku pada jam 7.
Ibuku...
memintaku tinggal untuk makan malam, tapi aku belum lapar.
Aku hanya mau pulang.
Kurasa aku pulang sekitar jam 9.
Aku menunggu sebentar karena Ibuku bilang
Ayahku akan pulang sekitar jam 8.
Tapi ternyata salah.
Jadi, aku pergi.
Apa yang terjadi selanjutnya?
Saat aku pergi, hujan sedang turun.
Aku menyetir ke gerbang yang ada di atas bukit.
Aku keluar dari mobil untuk membukanya lalu...
saat aku...
Saat aku menutupnya lagi, dia...
Dia muncul secara tiba-tiba.
Kau melihat wajahnya?
Aku tahu ini berat, Lowri
tapi bisakah kau mengingat siapa saja
yang mau menyakitimu?
Lowri?
Mantan pacarku.
Marc.
Marc Lewis.
Kami berpacaran selama 2 bulan.
Hubungan kami tegang karena dia.
Obsesif.
Lalu kau mencampakkannya?
Dia marah besar.
Dia mengikutiku
dan terus-menerus meneleponku.
Di rumah, saat bekerja.
Mengirim SMS kasar dan sangat mengganggu.
Membuat banyak ancaman.
Semalam, dia memecahkan kaca mobilku.
- Kau melaporkannya? - Ya.
Kapan terakhir kali kau bertemu atau melihat Marc?
Tadi sore...
setelah aku selesai kerja.
Dia muncul begitu saja
dan mulai berteriak padaku.
Makanya aku pergi menemui Ibuku.
Aku sedih.
Aku butuh teman bicara.
Menurutmu Marc ada kaitannya
dengan kejadian malam ini?
Aku tidak tahu.
Semua baik-baik saja, Dylan?
Kau tidak tidur di sini semalaman, kan?
Tidak. Aku...
Aku tidak tahu.
Jam berapa sekarang?
Jam 9 lewat.
Aku akan terlambat kerja.
- Kau yakin baik-baik saja. - Ya. Aku hanya telat.
Baiklah.
Kalau kau memang yakin.
Aku menebang beberapa pohon dekat rumah.
Aku punya banyak sisa kayu bakar untuk musim dingin.
Aku bisa bawakan beberapa untukmu.
Itu bisa mengurangi tugasmu.
Baiklah. Akan kubiarkan kau pergi.
Sampai jumpa beberapa hari lagi.
Sial.
Apa?
Aku mengenalnya. Dia agen properti.
Dia menunjukkan rumah di Beaumaris padaku dan Sam 2 minggu yang lalu.
Kalian sedang cari rumah? Kau tidak bilang-bilang.
Ya.
Bagaimana rumah itu?
Bagus, tapi tidak sepadan dengan harga yang ditawarkan.
Sam menyukainya.
Baiklah.
Ayo kita lanjutkan.
Ada apa ini? Ini pukul 7:30 pagi.
- Aku harus kerja jam 9. - Maaf membuatmu menunggu, Tn. Lewis.
Jadi?
Kami menghargai kedatanganmu untuk bicara pada kami.
Aku Inspektur Det. Cadi John dan kolegaku, Sersan Det. Vaughan.
Bisa beri tahu kami di mana kau berada semalam
hari Rabu, 18 Oktober, antara jam 9-10 malam?
- Kenapa? - Karena pada jam 9:20 tadi malam
Lowri Driscoll diserang
di jalanan di luar Nantlle. Dia dari peternakan orang tuanya.
Apa kaitannya denganku?
Kami tahu kau dan Lowri menjalin hubungan
dan Lori baru saja mengakhirinya.
Lalu kenapa? Kami habiskan beberapa akhir pekan bersama
dan pergi kencan beberapa kali.
- Bukan perkara besar. - Itu alasanmu terus mengganggunya
- setelah dicampakkan? - Dia bilang begitu pada kalian?
Katanya kau terus mengganggunya.
Terus-menerus meneleponnya.
Menyerbunya dengan SMS yang kasar.
Menyerbu?
Baik. Aku memang mengirim beberapa SMS yang bodoh.
Aku kesal. Hanya itu.
Karena dia tak ingin kau ada dalam hidupnya lagi?
Karena dia tak mau mengatakan alasannya.
No comments yet. Be the first to leave one.