İlk 200 satır.
Kau benar-benar datang.
Biar aku bantu.
Aku bisa.
Apa kau gugup?/ Tidak. Ya. Tidak. Kau?
Kurasa itu akan bagus untukmu menjauh dari kantor beberapa hari...
...dan mengenang kembali masa-masa mudamu.
Ya. Tak semuanya seindah itu.
Aku bukannya benci berkemah. Aku hanya tak suka hutan.
Itu bagus kau kesampingkan rasa takutmu untuk temanmu.
Ya? Mungkin ini akan bagus untukku.
Ya. Menurutku kau akan baik saja.
Menurutmu begitu?/ Ya, kau akan baik saja.
Kita semua akan baik saja.
Ayo.
Astaga. Aku tak percaya kita melakukan ini.
Aku tahu./ Hei, itu mereka.
Pagi.
Ini dia pasangan yang berbahagia.
Norah, ayolah. Jangan mulai.
Apa itu?
Tidakkah ini menakjubkan? Aku baru saja mendapatkannya.
Kau cukup menyalakan salah satu tombol di sini,
Lalu pandangan malamnya sangat manis.
Aku berpikir akan melakukan pengambilan gambar saat akhir pekan.
Kita akan berhenti di sana, 'kan?
Ya./ Ayo berangkat.
Terima kasih.
Bagaimana kabarmu?/ Tidak, terima kasih.
Kau mau aku ambilkan.../ Kelihatannya kalian sangat total.
Ya?/ Menawan, bukan?
Jangan lupa tas kami.
Itu juga dibawa?/ Ya.
Sampahmu?/ Kau membawa sampahmu?
Bukan, ini kantung tidur kami.
Kenapa ada tiga?
Ini akan semakin dingin.
Terima kasih sudah membantu./ Baiklah. Ya, aku datang,
Aku datang. Kemari.../ Aku bisa. Tidak, aku bisa...
Itu indah./ Lihatlah romansa cintanya.
Hutan membuatnya takut.
Kau tahu kenapa?/ Kurasa dia merasa...
...seolah dia selalu di awasi atau sesuatu. Entahlah.
Itu sangat aneh./ Gadis-gadis, naiklah.
Kita punya 4 hari untuk bergosip. Ayo.
Hei.
Bagaimana dengan itu?
Kau yakin soal ini?
Dengar, ya, ini akan sangat bagus.
Kau sudah lama keluar sana, Kyle.
Sial!
Bung, kau... Apa?
Ayolah.
Blake.
Lihat siapa yang akhirnya bangun.
Kita belum lama berjalan dan kau sudah ketiduran.
Semua berkumpul. Aku mau kita berfoto.
Ayo, Blake.
Cukup bagus?/ Mundur lagi.
Bagaimana di sini?/ Mundur lagi.
Apa ini cukup bagus?
Mundur terus, teman-teman.
Bagaimana di sini?
Tidak. Blake, kau bahkan tak masuk ke dalam gambar.
Ini akan jadi akhir pekan yang panjang.
Kyle.
Jadi, apa kau tahu soal ini?
Apa?/ Cincinnya.
Kau melihatnya, ya?
Kapan kau akan beritahu aku?
Aku baru diberitahu.
Aku mengerti.
Jadi kalian berdua sudah merencanakan ini.
Tak heran kau setuju untuk ikut.
Ini hanya berkemah.
Berkemah?
Berkemah adalah yang kau lakukan di pantai Hawaii, Blake.
Kau tak pergi untuk berkemah di hutan.
Dan kau jelas tidak berusaha untuk mengungkit kenangan lama.
Oke. Tenanglah, oke? Aku bisa urus ini.
Berhenti memintaku untuk selalu tenang.
Baiklah, kami sedang di gym dan dia beritahu aku,
Dan aku lupa memberitahumu. Itu saja.
Itu yang kumaksud.
Kau selalu menyimpan rahasia.
Apa lagi yang tidak aku tahu?
Sabuk pengamanku.
Hei, Jess.
Jangan marah denganku.
Oke?
Aku akan tunjukkan orang yang biasanya di balik kamera ini.
Apa, kau akan membingkaiku?
Ya, bingkailah. Bingkainya berada di sana.
Aku lebih suka yang berada di balik kamera. Blake!
Itu terlihat sangat jorok.
Kau yakin tak mau kencing selagi kita di sini?
Tidak.
Jika kau tak kencing sekarang, kita takkan berhenti di jalan.
Jadi, jangan marah, tapi aku mau kencing.
Apa?
Hei, kau melihat sesuatu dalam perjalanan ini sejauh ini?
Ya. Tidak.
Maaf, entahlah. Aku keluar dari kota dan langsung tidur begitu saja.
Aku pusing.
Wow. Kepalaku pusing.
Ayo, kemari. Duduklah.
Ini dingin.
Ini. Aku belikan kau ini./ Apa ini?
Hanya sedikit sesuatu.
Ini seperti milikmu./ Bukan begitu?
Terima kasih, kawan.
Hei, bagaimana situasimu dengan Jess?
Jangan membuatku memulai./ Seburuk itu, ya?
Kau tahu, itu dulu seru.
Bebas stres. Kami saling menikmati antar sesama.
Tapi tidak sekarang. Sekarang itu seperti...
Sekarang itu seolah dia mendesakku dengan anak-anak.
Aku bahkan tak tahu jika aku ingin menjadi ayah.
Meski begitu, itu tetap dibicarakan.
"Aku mau anak..."
Norah hamil.
Apa?/ Ya.
Itu sebabnya kita melakukan ini.
Keluarga dia terus mendesak kami,
Jadi kami berusaha membuat semuanya resmi dan legal.
Aku sebenarnya tak peduli apapun itu, tapi...
Ya, tentu saja kau tak peduli.
Itu luar biasa, kawan. Selamat.
Terima kasih, kawan.
Kemari.
Selamat./ Terima kasih.
Aku rasa cinta masih belum mati.
Mereka menggemaskan.
Ini dingin! Astaga!
Ayo, semuanya!
Aku senang kau di sini bersama kami./ Ya.
Kau membuat reservasi, 'kan?
Sangat lucu.
Baiklah, dengar, kita akan masuk lewat sini dan parkir.
Lalu kita akan habiskan malam pertama di sini?
Ya.
Tidak, itu tempat yang kita tuju.
Ya?
Mereka begitu terorganisir.
Entahlah, kawan./ Tidak. Berikan ini padaku.
Berikan ini padaku. Kita besar di sini, oke?
Kau mengemudi saja./ "Kita besar di sini."
Baiklah./ Tenanglah.
Kurasa ada popcorn menempel di dirimu./ Mungkin ini saja untuk kami.
Blake tidur lagi.
Tidak mengejutkan.
Bagaimana keadaanmu, Kyle?
Masih sanggup.
Untungnya kita sudah dekat. Aku rasa.
Hei, teman-teman, apa itu?
Itu adalah penjara.
Tidakkah itu terlalu dekat dengan lokasi kemah kita?
Taman Susitna.
Papan tanda itu jelas sudah sangat usang.
Sangat mengundang, teman-teman.
Kau tahu Susitna artinya "Sungai Pasir"?
Ada sungai di sekitar sini?
Ya, tapi kita jauh dari sana.
Lima menuju menuju taman, dan dia sudah ketiduran lagi.
Bukankah mereka barusan masih terjaga?
Kurasa terlalu banyak makan popcorn.
Nora!
Kita sudah sampai?
Aku rasa kita mungkin sempat salah belok.
Ada apa?
Si pembaca peta membuat kita tersesat?
Haruskah kita memeriksanya?
Ya, lihat jika ada yang familiar./ Oke.
Tidak. Mari lihat jika kita bisa mencari tahu...
Kita di mana?/ Entahlah.
Ayo, Norah. Ini gelap dan aku mau pipis.
Maksudku, aku juga mau pipis.
Baiklah. Jangan pergi terlalu jauh.
Kami segera kembali.
Ini sangat dingin.
Norah, ini sangat seru.
Dengar, kita sudah sampai.
Benar? Kau tak cium itu?/ Hei.
Aku mencium sesuatu./ Ya. Ya.
Apa kabar?
Hei.
Kalian di sini berdua saja?
Tidak... Gadis-gadis yang bersama kami ada di sekitar sini.
Mereka akan kembali.
Oke. Carilah kami. Kami berada di sekitar sini.
Ya./ Baiklah.
Kita akan berpesta.
Ya. Maksudku, kami punya ganja bagus.
Hei.../ Ya.
Benar. Ya?
Bagaimana dengan ganja yang enak itu?
Panggil saja dan kami akan mencari tahu...
Baiklah. Ya, akan kami lakukan./ Kau mau ke mana?
Kita akan cari kayu bakar.
Terima kasih./ Sama-sama.
Kayu bakar?
No comments yet. Be the first to leave one.