İlk 190 satır.
...waktumu sudah habis!
Lihat di atas kalian, Bodoh!
Di mana Eren dan Krista?
Percuma!
Kalau kalian tak menyerahkan diri, semua Pasukan Pengintai akan ditangkap!
Aku sudah memercayakan sesuatu pada Komandan Pixis.
Saat waktunya tiba, aku hanya akan jadi penonton.
Semua bergantung pada keputusanmu.
Kau dan mereka.
layaknya langit malam yang gelap
layaknya langit malam yang gelap
like a scarlet night
like a scarlet night
di dalam kegelapan itu
di dalam kegelapan itu
fell in the dark
fell in the dark
kau bisa sembunyikan rasa takutmu
kau bisa sembunyikan rasa takutmu
you can hide your fear
you can hide your fear
dan kau juga masih bisa berbohong
dan kau juga masih bisa berbohong
can lie my dear
can lie my dear
teruskan saja dan raihlah mimpimu
teruskan saja dan raihlah mimpimu
kono mama yume wo mite
kono mama yume wo mite
bentangkan sayapmu, kepakkanlah
bentangkan sayapmu, kepakkanlah
chidarake no tsubasa hirogete
chidarake no tsubasa hirogete
seperti apa kebenarannya
seperti apa kebenarannya
what's the truth?
what's the truth?
yang ingin kupercayai
yang ingin kupercayai
what to believe?
what to believe?
bak malaikat yang jatuh
bak malaikat yang jatuh
like a fallen angel
like a fallen angel
diterbangkan oleh angin waktu
diterbangkan oleh angin waktu
toki no kaze ni
toki no kaze ni
seraya terjatuh
seraya terjatuh
nagasarete oshite yuku
nagasarete oshite yuku
ke langit yang penuh bintang
ke langit yang penuh bintang
into the starry night
into the starry night
nan indah seperti dewi
nan indah seperti dewi
kagami no you ni
kagami no you ni
dan kau kan kupeluk selama-lamanya
dan kau kan kupeluk selama-lamanya
dakisihimete eien wo
dakisihimete eien wo
hingga terbang sampai nirwana
hingga terbang sampai nirwana
fly to heaven
fly to heaven
Jawaban
Keretanya banyak juga.
Apa yang terjadi?
Kau tak tahu?
Saat ini, semua kepala militer sedang adakan pertemuan di istana
untuk bubarkan Pasukan Pengintai.
Lihat?
Tempat untuk menggantung sang komandan sudah disiapkan.
Pengadilan terakhir pasti sedang dilakukan saat ini.
Kalau umat manusia kehilangan Pasukan Pengintai, artinya umat manusia kehilangan tombak mereka.
Saat musuh datang, kalian tak bisa berlindung dengan perisai
tapi musnahkan mereka dengan tombak.
Andai saja, Tembok Rose saat ini jebol...
Para penduduk Tembok Rose akan kabur dan mengungsi ke Tembok Sina.
Tapi evakuasi itu akan buat persediaan makanan habis dalam beberapa hari saja.
Dalam waktu sekejap, para penduduk harus terpaksa berjuang demi hidup mereka sendiri.
Tembok Rose dan Sina
umat manusia akan terpecah jadi dua faksi dan perang sipil pun tak bisa dihindari.
Meskipun tembok tak jebol, Tembok Rose terus mengalami kekurangan stok makanan.
Memang bukan Raksasa yang menjebol Tembok Sina.
Tapi para penduduk Tembok Rose-lah yang akan melakukannya.
Rebut kembali Tembok Maria.
Kalau manusia ingin punya harapan di masa depan, itulah satu-satunya cara.
Apa maksudmu Pasukan Pengintai dibutuhkan demi niat itu?
Tugas kami sebagai Pasukan Pengintai adalah menyerang musuh.
Menghindar takkan pecahkan masalah apa pun.
Atau mungkin, Anda sekalian punya rencana rahasia untuk pecahkan masalah ini?
Erwin, kurasa kau tak mengerti.
Alasan kenapa kau di sini hari ini bukan untuk bahas masa depan kami di dalam tembok
tapi karena pembunuhan yang sudah kalian lakukan.
Pasal 6, Undang-undang HAM.
"Dilarang mengutamakan satu nyawa demi keberlangsungan umat manusia."
Kau di sini karena lakukan pelanggaran.
Memang. Kau sudah menolak serahkan Eren Yeager berkali-kali.
Karena tindakanmu itu, kau juga sudah langgar undang-undang.
Tapi Eren sangat penting untuk rebut kembali Tembok Maria!
Pasukan Pengintai tak berhak putuskan itu!
Eren Yeager adalah Raksasa yang tak diketahui kekuatannya!
Melindungi dia di dalam tembok terlalu berisiko bagi manusia!
Aneh sekali kalau satu komandan ingin mengendalikannya sendirian.
Apalagi, kau juga keras kepala pertahankan rencanamu itu.
Kau tak hanya menculik dan sembunyikan Eren Yeager
tapi kau juga bungkam Dimo Reeves karena dia tahu rencanamu.
Ini jelas pelanggaran.
Bisa dibilang kaulah ancaman untuk umat manusia.
Komandan Pixis.
Hem?
Penjaga tembok dan Pasukan Pengintai sama-sama bahayakan nyawa mereka di barisan depan.
Bagaimana kami bisa tahu kalau kau bukan teman mereka?
Aku agak keberatan kalau kalian sangka kami berhubungan erat dengan Pasukan Pengintai.
Tak ada yang lebih menggelikan daripada manusia yang saling membunuh.
Di dunia yang ditinggali kita sebagai manusia ini, satu percikan bisa bahayakan kita semua.
Saat pertahankan Tembok Trost
itulah yang kukatakan pada prajuritku sebelum kirim mereka menuju kematian.
Kalau percikan itu adalah Pasukan Pengintai, mereka harus segera dipadamkan.
Lagi pula, kalau Raksasa menjebol tembok
dan kesulitan mencari manusia di dalamnya
Raksasa yang malang itu akan kelaparan.
Baiklah.
Izinkan kami untuk mendiskusikannya.
Yang Mulia, bisa minta izin?
Erwin, apa ini yang kauinginkan?
Atas nama raja, aku akan umumkan pengadilanmu.
Erwin Smith.
Karena sudah langgar Pasal 6 dari Undang-undang HAM
kau akan dihukum mati.
Eksekusimu akan segera dilakukan hari ini juga.
Bawa dia.
Apa ini yang kauinginkan, Erwin?
Dengan ini, kau...
Tembok Rose
sudah dijebol!
Raksasa Kolosal tiba-tiba muncul entah dari mana!
Bersama Raksasa Berzirah, mereka jebol dua gerbang di Distrik Calaneth!
Saat ini, para pengungsi dari timur sedang diamankan untuk menuju kemari!
Segera buat jalur evakuasi!
Perintahkan semua penjaga tembok untuk pertahankan wilayah timur!
Bawa pengungsi ke Tembok Sina!
Semuanya, cepat! Menyelamatkan pengungsi adalah prioritas utama kita!
Siap!
Tidak!
Hem?
Tutup semua gerbang Tembok Sina!
Jangan biarkan satu pun pengungsi masuk ke dalam!
Ha?
Tapi bagaimana dengan penduduk Tembok Rose?
Anda perintahkan kami diam saja dan lihat setengah umat manusia mati?
Seperti yang dia katakan tadi! Perang sipil bisa terjadi!
Kita tak bisa buat pemerintahan kehilangan kendali! Kalau itu terjadi, tamatlah sudah!
Tapi itu baru kemungkinan belaka!
Masih ada kemungkinan lain!
Kekuasaan kami mutlak!
Cepat bergerak!
Sial.
Tak kusangka tembok akan dijebol di saat seperti ini.
Meskipun kita sudah punya harapan.
Kita sudah temukan kekuatan itu.
Kita tinggal tunggu waktu sampai sang wadah merebutnya.
Benar. Tak perlu kita pusing atas kejadian kecil.
Selama Tembok Sina masih berdiri, kita akan baik-baik saja.
Ya, setelah Tn. Reiss kembali...
Ayo! Kita tutup gerbangnya!
Tunggu!
Nanti bisa terlambat kalau kita hanya menunggu!
Siapa yang bisa memilih?
Siapa yang bisa memutuskan?
Apa yang kalian lakukan? Cepat!
Kalian akan dianggap berkhianat juga kalau tak melakukannya!
Aku menolak!
Apa?
Hoi.
Aku manusia dari Tembok Rose!
Aku takkan biarkan gerbang ditutup!
Bodoh!
Aku juga mendukungnya.
Dhalis Zachary.
Apa kau terkejut dengan reaksi mereka, Perdana Menteri Zachary?
Tidak, sama sekali tidak.
Zachary, apa artinya ini semua?
Laporan tadi hanya laporan palsu.
Tenanglah.
No comments yet. Be the first to leave one.