İlk 139 satır.
Jadi, ini adalah...
Segalanya.
Membuatku kewalahan.
Bagaimana seseorang bisa memahami semua ini?
Tidak semua orang bisa. Namun, kau bukan sembarang orang.
Kau adalah murid di Ordo Watcher.
Muridku.
Wajar untuk merasa takut akan awal yang baru, Kawan.
Kita diminta untuk banyak berkorban.
Tekad, keinginan, bahkan nama kita demi kekuatan yang diberikan kepada kita.
Namun, dari semua yang pernah kulatih, aku tidak pernah lebih yakin
mengenai kesetiaan seorang murid pada misi kita.
Aku? Kenapa?
Karena aku tahu kau tidak takut berkorban.
Namun, bagaimana kalau kau salah tentang diriku?
"Bagaimana kalau" adalah pertanyaan yang tidak relevan.
Apa kau belum mempelajari cara-cara kita?
- Sudah. - Maka kau mengerti
bahwa untuk menjaga tatanan alami, kau harus mematuhi hanya tatanan alami.
Ya, tentu saja.
Apa kau siap
untuk melepaskan segalanya dalam hidupmu demi hal itu?
"Untuk mengawasi semua orang,
aku harus menjadi bukan siapa-siapa."
Kalau begitu, kau sudah siap, seperti yang selalu aku ketahui.
Kurasa aku harus mengambil sumpah itu.
Kau baru saja melakukannya.
Jadi, bangkitlah. Seorang Watcher.
- Sekarang kau bisa melihat... - Segalanya.
Ini indah.
Tidak, itu hanya apa adanya.
Kau seorang Watcher sekarang.
Jangan membuat penilaian. Hanya mengamati.
Lalu apa gunanya hanya mengamati?
Seiring waktu, seorang Watcher dapat mulai memahaminya sendiri.
Jika aku yakin tentang satu hal,
itu adalah bahwa kesimpulanmu tidak akan mengecewakan.
Terima kasih.
Aku takkan pernah mengecewakanmu.
Kau mengecewakanku!
Kau datang kepada kami dahulu kala sebagai orang yang percaya.
Namun, kau kembali sebagai orang sesat.
Kau telah melanggar sumpah sucimu.
Sekarang kau harus bertanggung jawab atas kejahatanmu terhadap Ordo kita.
Kejahatan? Semua yang telah kulakukan adalah untuk menolong orang-orang.
Untuk menyelamatkan Multijagad yang kesuciannya harus aku jaga.
Kau membongkar rahasia kita kepada makhluk fana.
Aku berbagi rahasia kepada pahlawan.
Itu sebutanmu untuk Stephen Strange?
Penyihir yang menghancurkan seluruh jagadnya,
lalu menggunakan pengetahuan darimu untuk melahirkan jagad baru sendirian.
Dia mengorbankan jiwanya untuk membangkitkan rumah yang hancur.
Itu tidak alami.
Itu adalah keajaiban yang terus melahirkan cabang baru realitas
untuk kita awasi.
Pastinya kau bisa mengerti,
agar tumbuh subur, sebuah taman harus diolah
agar pepohonannya tumbuh tinggi, bunganya bermekaran dengan indah,
dan hama yang mengancam akan menghancurkannya disingkirkan.
Itu argumen bagus, tapi tidak menjelaskan
campur tanganmu untuk menyelamatkan Riri Williams.
Itu hanya sekali dari triliunan kali.
Atau Kwai Jun-Fan.
Reed Richards, Nick Fury, seorang gadis bernama Madisynn
dengan dua huruf N dan satu Y.
Yah...
Daftarnya masih panjang.
Namun, dari semua alasanmu, tak ada yang terbukti lebih berbahaya...
daripada dia.
- Peggy, sedang apa kau di sini? - Menyelamatkanmu?
Jadi, kau lihat, pembangkanganmu kini mengancam kita juga.
Kau sungguh berpikir itu sepadan, Watcher?
Membahayakan Dimensi Kelima demi makhluk-makhluk tidak penting ini
yang nyawanya dalam rencana Multijagad tidak berarti.
Namun, mereka berarti bagiku.
Itulah letak kegagalanmu.
Tidak ada yang boleh berarti bagi seorang Watcher.
Karena Watcher bukanlah siapa-siapa.
Jangan dengarkan mereka. Tidak ada orang yang bukan siapa-siapa.
Kau telah menunjukkannya kepadaku.
Aku tidak berharap seorang yang sesat akan mengerti.
Itu sebabnya kau harus mati.
- Tunggu, apa? - Kumohon. Ini bukan cara kita.
Memang bukan. Namun, sekarang kita harus melanggar sumpah
untuk mengembalikan apa yang telah kau nodai.
Dari semua pengkhianatanmu, itulah yang paling menyakitkan.
- Tidak, itu... - Ultron? Kau masih hidup!
Apa? Dia bersamamu?
Selamat. Sekarang kau tahu rasanya dikejutkan.
Apa?
Kulindungi kalian. Pergilah ke kapal.
Kapal apa?
- Kapal itu! - Ayo pergi.
Ultron! Kami tak bisa meninggalkanmu. Ikut kami.
Untuk inilah aku diprogram. Pergilah!
Pergi, aku akan melindungi kalian.
- Byrdie, pergi! - Ayo terbang.
Terima kasih.
Kau bilang kau tidak ingin kehilangan teman-temanmu.
Kami juga tidak mau.
Namun, mungkin lain kali, beri tahu kami sebelum kau kabur
ke dunia keberadaan yang lebih tinggi.
- Hai, Jagoan. Mau ke mana? - Tidak ada tempat untuk dituju.
Ultron tidak akan mampu menahan Eminence terlalu lama.
Kita tak bisa lari dan bersembunyi.
Jika tak bisa bersembunyi di Multijagad, mungkin kita bisa mengecoh mereka.
Kau membawa kita ke dalam lapisan Multijagad?
Ultron 2.0 mengajari kapal ini beberapa langkah dansa baru.
- Secara teoretis, seharusnya bisa. - Secara teoretis?
Berpegangan.
Kalian tidak mengerti.
Kekuatan mereka melampaui semua yang kalian ketahui.
Mereka melihat setiap momen hidup kalian.
Mereka melihat setiap variasi dari setiap momen.
Namun, tak ada yang mustahil di Multijagad.
Kita membuktikannya berulang kali.
Pasti ada cara.
Jika kekuatan Watcher terlalu besar, maka kita harus singkirkan kekuatan itu.
Ya, dan aku mungkin tahu tempat yang tepat.
Jagad yang diciptakan oleh Stephen Strange.
Strange membentuk realitas di jagad itu.
Bagaimana kalau di sana dia membentuknya untuk membatasi kekuatan mereka?
- Kupikir dia mengorbankan diri. - Memang.
Sekarang jiwanya melayang di setiap atom di dunia itu.
Mungkin dia masih cukup perseptif untuk menolong.
Genius. Mengatur rute.
Terlambat.
Tidak bisa kabur lagi.
Aduh, kapalku.
Ini tak terlihat seperti jagad Strange.
Maaf, Tim.
Ya, kurasa kita mendarat beberapa jagad sebelumnya.
Lakukan sekarang!
Kahhori, buka gerbangnya!
- Upaya kalian sia-sia. - Kalian tak bisa menyentuh kami.
Jika dipikir aku tak pernah lebih yakin akan kesetiaan murid pada misi kita.
Kau tidak salah. Aku hanya melihat misinya secara berbeda.
Tidak ada melihat secara berbeda.
- Untuk lihat dari semua sudut pandang... - Watcher tak boleh punya sudut pandang.
No comments yet. Be the first to leave one.