Kimi no Suizou wo Tabetai (I Want to Eat Your Pancreas)

Kimi no Suizou wo Tabetai (I Want to Eat Your Pancreas)

君の膵臓をたべたい

Indonesian Altyazısını İndir

Sürüm bilgisi

I Want To Eat Your Pancreas 2018 JAPANESE BluRay x264-[YTS LT]
Şunun yorumuyla tedi
Retail MAX | 1:48:16 Resync for BluRay

Etiketler

bluray
Yayınlandı: 2025-02-01
İndirmeler: 206
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 200 satır.

Hujan turun...

Di hari pemakaman...

Teman sekelasku, Yamauchi Sakura.

Itu berkebalikan dengan kepribadian cerianya.

Hidupnya sungguh bisa terasa...

Dari air mata orang-orang...

Di sepanjang malam pemakaman.

Aku tak menghadiri pemakamannya.

Aku di rumah.

Aku ingin makan pankreasmu.

Inilah pesan terakhirku padanya.

Hanya satu kalimat itu.

Entah...

Apakah dia melihat pesan itu.

Maaf aku terlambat.

Jangan berisik di perpustakaan.

Aku tahu.

Sedang apa kau?

Aku mengembalikan buku ke rak.

Itu buku-buku bagian sejarah.

Bukankah semua sama saja?

Aku juga bisa melakukannya jika kau mengajariku.

Kau hanya perlu mengingat kodenya.

Itu terlalu banyak untuk diingat.

Aku teringat suatu hal menarik. Aku melihatnya di TV kemarin.

Pelankan suaramu.

Zaman dahulu...

Masyarakat memakan lever untuk mengobati penyakit lever.

Mereka percaya memakan organ bisa mengobati penyakitnya.

Tapi tidak ada yang bersedia membiarkanku memakan organ mereka.

Siapa yang bersedia? Itu kanibalisme.

Itu sebabnya aku hanya bisa mengandalkanmu.

Apa?

Bagaimana?

Tidak mungkin!

Aku ingin makan pankreasmu.

Saat itu bulan April dan bunga sakura sedang mekar.

Hari itu aku tidak bersekolah karena ada pemeriksaan medis.

Nomor 54, silakan datang ke konter C4.

Bibimu sudah melahirkan!

Aku mau lihat bayinya.

Aku mau menamai bayinya.

Aku harus tanya pada bibimu soal itu.

Aku juga.

Hidup Bersama Penyakitmu

Diari?

Penyakit pankreasku kritis.

Pankreas? Kritis?

Itu milikku.

Apa kau kaget?

Aku lebih kaget lagi.

Aku kira bukunya sudah hilang...

Tapi kau menemukannya!

Begitu, ya.

Nomor 54, silakan datang ke konter A2.

Sampai jumpa.

Apa kau membacanya?

Aku mulai menulis diari ini...

Setelah tahu soal penyakit pankreasku.

Apa kau mengira ini lelucon?

Aku tidak akan bercanda soal ini!

Aku mengidap kanker pankreas dan tidak lama lagi...

Aku akan meninggal.

Begitu, ya.

Hanya itu?

Apa kau dengar ucapanku?

Biasanya orang-orang akan berkata...

"Kasihan kau, hidupmu singkat."

Apa kau tidak punya komentar lain?

Tidak.

Serius?

Maaf.

Aku mau membayar tagihan.

Kebetulan sekali.

Maaf, aku tidak ada waktu.

Hei! Ini pertama kalinya kita berbicara, 'kan?

Kau selalu membaca buku sendirian.

Apa yang terjadi hari ini? Kau terkena flu?

Memangnya sekarang sedang musim flu?

Aku akan ketinggalan kereta, sampai jumpa.

Tunggu! Aku punya permintaan.

Tolong rahasiakan penyakitku.

Aku belum memberi tahu siapa pun soal itu.

Ini akan jadi rahasia antara kita.

Aku tidak akan mengatakannya.

Lagi pula tidak ada yang bisa aku beri tahu.

Apa kau tidak punya teman?

Bagaimana jika aku jadi temanmu selama sisa waktuku?

Tidak, terima kasih.

Lakukan saja hal yang kau sukai.

Aku tahu harus bagaimana.

Terima kasih.

Aku kira kami tidak akan bertemu lagi.

Tapi dia mengisi lowongan pustakawan minggu berikutnya.

Berat sekali.

Apa kau melakukan ini tiap hari?

- Ya. - Sungguh?

Ini bagian dari tugas pustakawan.

Kenapa kau menjadi pustakawan?

Tidak alasan khusus.

Apa kau suka membaca?

Sama sekali tidak.

Tapi aku membaca komik.

Memangnya kau mau menghabiskan sisa waktumu di perpustakaan?

Menurutku, tidak ada salahnya dengan itu.

Aku tidak setuju.

Jadi, menurutmu aku harus bagaimana?

Temuilah orang yang kau sukai...

Atau kunjungi tempat-tempat yang kau inginkan.

Aku paham maksudmu, tapi...

Kau pasti juga punya daftar keinginan terakhir, 'kan?

Seharusnya ada.

Tapi kau belum melakukannya?

Kau bisa saja mati besok.

Jadi, situasi kita sama.

Setiap hari memiliki nilai yang sama.

Apa pun yang terjadi, nilainya tidak berubah.

Jadi, tidak masalah jika aku melakukan hal biasa seperti ini.

Begitu, ya.

Aku menulis keinginan terakhirku di buku ini...

Dan aku ingin melakukannya bersamamu.

Apa maksudmu?

Bukankah itu berlawanan dengan ucapanmu barusan?

Apa kau punya rencana untuk nanti?

Kau tidak punya teman, jadi pasti luang, 'kan?

Maaf, tapi tidak, terima kasih.

Kau yang menyuruhku melakukan hal yang aku sukai, 'kan?

Maksudku bukan begini.

Aku mau bersamamu!

Ini enak sekali.

Kau seharusnya makan yakiniku bersama keluargamu.

Jangan bilang begitu.

Makanlah lebih banyak jeroan.

Tunggu.

Itu daging kelenjar perut, yaitu pankreas.

Apa kau makan jeroan sapi untuk mengobati penyakitmu?

Makan Sepuasnya! 1.680 Yen

Tidak, aku hanya suka makan jeroan.

Jika tanya apa kesukaanku, aku akan bilang jeroan!

Permisi, tolong tambah babat dan hati!

Baik.

Apa kau tidak punya pantangan makanan?

Tidak juga.

Ilmu medis berkembang pesat selama 10 tahun ini.

Manusia jadi semakin pintar.

Bahkan walau sakit, hidup berjalan seperti biasa.

Silakan babat dan hatinya.

Aku tidak suka kremasi.

Apa ini topik yang tepat sambil makan yakiniku?

Kau boleh makan pankreasku jika mau.

Apa kau mendengarkan?

Aku menyelidiki dan kabarnya di negara lain...

Mereka percaya jika kita memakan organ mereka yang sudah mati...

Rohnya akan tetap ada dalam tubuh kita.

Aku tidak mau itu terjadi. Rohmu pasti menyebalkan.

Kau benar.

Apa kau tidak punya teman di kelas?

Aku tidak tahu apa pun soal kau.

Semuanya berpikir aku membosankan.

Apa mereka mengatakan itu padamu?

Tidak, tapi menurutku begitu.

Maka itu hanya asumsimu dan mungkin saja salah.

Tidak penting apakah itu benar atau salah.

Semua itu hanya pendapatku sendiri.

Hobiku adalah menebak pikiran orang.

Jadi, apa pendapatku soal kau?

Teman sekelas yang membosankan.

Atau teman sekelas yang tahu rahasiamu.

Aku sendiri juga tidak yakin.

Itu tidak penting bagiku.

Kenapa kau berpikir begitu?

Bersyukurlah dengan apa yang kau miliki.

Apa maksudmu?

Selain keluargaku sendiri...

Aku harus menebak apakah hubungan orang lain...

Baik atau buruk.

Asalkan itu tidak memengaruhi hal lainnya...

Semuanya tidak penting bagiku.

Jadi, aku tidak tertarik pada orang lain...

Dan begitu juga sebaliknya, orang tidak tertarik padaku.

Aku tertarik padamu.

Apa?

Aku tidak akan bergaul dengan orang yang tidak menarik perhatianku.

Jangan mengolokku.

Aku memang terkadang berpikir kau bodoh.

Tapi aku tidak mengolokmu.

Mungkin bagimu sepele, tapi itu menyakiti perasaanku.

Aku tidak butuh sebanyak itu.

Cuacanya bagus!

Apa sebaiknya aku mati saja di cuaca sebagus ini?

Apa kau masih merajuk?

Tidak.

Dilarang bersepeda

Semuanya jadi basah dan berantakan.

Nenek, ini salahmu pakaianku jadi kotor.

Kau harus membayar biaya cucinya, 'kan?

Kau yang menabraknya hingga jatuh dengan sepedamu.

Wanita tua ini mendadak ke tengah jalan!

Apa kau akan membayar biaya cucinya demi dia?

Apa yang terjadi?

More Indonesian subtitles for Kimi no Suizou wo Tabetai (I Want to Eat Your Pancreas)

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left