Sezon 4

Sürüm bilgisi

That Time I Got Reincarnated as a Slime S04E07
Şunun yorumuyla jambuijo

Etiketler

webdl
Yayınlandı: 2026-05-23
İndirmeler: 71
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 155 satır.

Semua akan mudah dengan skill Penembak Jitu milikku.

Warp Shot!

Mustahil, kenapa hawa keberadaan Pangeran Elric masih ada?

Satu tembakan lagi...

Tidak, ini karena aku meremehkan majikan para iblis itu.

Benar.

Kamu meremehkan Tuan Rimuru.

Betapa bodohnya masih diam di tempat setelah gagal membunuh.

Siapa?

Souei, mata-mata setia Tuan Rimuru.

Ternyata memang Raja Iblis itu...

Aku akan membuatmu buka mulut.

Kalau mau melawan, silakan.

Kalau begitu, kulawan dengan kemampuan penuh!

Bereinkarnasi Malah Menjadi Slime

"EPISODE 79: IDENTITAS SANG DALANG" Kalau begitu, kulawan dengan kemampuan penuh!

Seperti yang kuduga,

serangan fisik tidak akan mempan terhadap Majin tingkat atas.

Tapi...

Aku tidak boleh gagal lagi!

Hebat juga.

Apa dia menyadari sihir pada pisau ini?

Dia bisa langsung mengenali hal yang membahayakannya lalu menghindar.

Tipe petarung hemat energi.

Menghadapi musuh semacam ini...

Oh, intuisimu boleh juga.

Makasih.

Kamu juga lumayan.

Percuma!

Kena!

Akhirnya cowok ganteng ini lengah juga.

Aku mengimbuhkan sihir pada satu peluru.

Ini efektif melawan musuh yang terlalu percaya diri.

Ternyata kamu bisa mengimbuhkan sihir pada peluru juga.

Oh, kamu tahu peluru?

Peluru itu terbuat dari sihirku yang dipadatkan.

Lumayan efektif untuk melawanmu yang tahan peluru biasa, kan?

Begitu rupanya.

Tolong jelaskan hal itu di hadapan Tuan Rimuru nanti.

Karena beliau pribadi yang baik.

Kalau menurut, kamu tidak akan dibunuh.

Omong kosong pecundang? Tapi maaf saja...

Aku harus melenyapkanmu karena sudah kepalang melihat wajahku.

Aku akhiri dengan ini.

Tidak disangka harus mengeluarkan semua kartu as untuk melawan musuh sekuat ini.

Jadi begitu.

Akui saja kekalahanmu dan biarkan aku menangkapmu.

Mu-Mustahil! Barusan kamu sudah mati!

Mana mungkin aku mati semudah itu.

Aku sengaja menerima serangan untuk melihat kemampuanmu.

Jangan menggertak!

Apa?

Dua orang? Bukan, empat orang?

Yang benar saja?

Semuanya tubuh asli?

Mudah saja, aku punya skill tubuh bayangan.

Meski masih di bawah yang asli,

berbanggalah karena berhasil mengalahkannya.

Nah, aku tidak boleh membuat Tuan Rimuru menunggu.

Ayo kita mulai.

Berengsek!

Ah, rapatnya panjang banget!

Itu karena banyak hal yang terjadi.

Iya.

Meski rencana Gaban itu sangat payah,

niat buruk mereka terhadapku sudah jelas.

Kasus percobaan pembunuhan Pangeran Elric membuktikan

mereka cuma pion.

Tujuan asli mereka adalah memfitnahku atas kematian Pangeran

untuk menyingkirkan Tempest dari Negara-Negara Barat.

Dari sekian banyak masalah,

untung Hinata dan Shuna mengamuk duluan.

Sebagai perwakilan negara, kurang etis kalau aku yang turun tangan.

Aku bukannya mengamuk,

hanya mendisiplinkan mereka saja.

Saya juga, Tuan Rimuru.

Hanya memberi sedikit pelajaran pada orang kurang ajar.

Ternyata kamu bisa menahan diri juga, Benimaru.

Jujur saja aku paling mengkhawatirkanmu.

Sebenarnya saya sudah dipenuhi amarah,

tapi sadar kembali berkat Shuna yang bertindak duluan.

Terlambat sedikit saja, mereka semua pasti sudah terbakar habis.

Enteng amat bicaranya!

Bercanda.

Jangan bohong, tadi itu nadanya serius!

Dasar.

Berbahaya juga. Aku hampir jadi musuh umat manusia.

Aku harus hati-hati memilih orang untuk urusan seperti ini.

Tuan Rimuru.

Oh, kamu sudah kembali.

Sudah.

Jadi begitu kejadiannya.

Terima kasih sudah menangkap pelakunya. Kamu hebat, Souei.

Sebuah kehormatan bagi saya.

Meski begitu, dia berhasil mengalahkan tiga tubuh bayangan saya.

Saya harus berlatih lebih keras lagi.

Pada akhirnya, dia tidak mau menyebutkan namanya?

Benar.

Identitasnya tidak diketahui, tapi dia menyebut Anda

"majikan dari bajingan iblis", kemungkinan maksudnya adalah Tuan Diablo.

Aku tidak menerima laporan apa pun, tapi mengingat ini Diablo...

Setelah membuat musuhnya ketakutan setengah mati,

"Saking sepelenya, saya sampai lupa."

Pasti dia akan bilang begitu.

Mengenai senjata pelakunya...

Iya?

Kemungkinan itu senjata dari dunia sana.

Jawab.

Diduga penembak tersebut memproyeksikannya secara langsung menggunakan energi sihir.

Kemampuan ini serupa dengan otoritas Reality Weapon.

Kalau begitu...

Kemungkinan besar dia adalah Orang Dunia Lain yang memanifestasikan ingatannya sendiri.

Oh.

Ternyata dia menyembunyikan skill yang cukup merepotkan.

Hinata?

Karena nanti juga kamu akan tahu, jadi kuberi tahu sekarang saja.

Pembunuh wanita yang kulihat lewat Transmisi Pikiran itu

anggota Tiga Petarung Bijak Rook Genius,

Glenda si Laut Ganas.

Dia mantan bawahanku.

Ketua!

Lama tidak bertemu, Glenda.

Ke-Kenapa?

Kelihatannya kamu baik-baik saja.

Sepertinya hidupku cuma sampai sini.

Bunuh saja aku. Nasib mata-mata yang tertangkap...

Diam.

Kamu hanya perlu menjawab pertanyaan.

Sepertinya dia sudah kena mental.

Aku akan bertanya duluan.

I-Iya.

Pantas saja aku merasa ada yang aneh.

Pergerakan Dewan selama ini

terkesan selalu mengawasi langkah Gereja Suci Barat.

Aku tahu ada mata-mata di sekitar,

dan kamu pengkhianatnya sejak awal, kan?

Tidak mau jawab.

Siapa orang yang mengendalikan Dewan dan memerintahkanmu membunuh

Pangeran Elric?

Tidak mau jawab.

Kalau mau menyebutkan nama bosmu, aku bisa meringankan hukumanmu.

Sudah kubilang, aku tidak mau jawab!

Baiklah, pertanyaan terakhir.

Apa kamu memercayai Tuhan Luminus?

Tuhan itu tidak ada.

Daripada memercayai begituan, mending kasih aku uang...

Kamu berlebihan, Hinata. Ini hanya interogasi.

Kamu malah mau membunuhnya.

Aku tidak berniat begitu.

Jangan bohong! Padahal niat membunuhnya kuat banget!

Tenang saja, Tuan Rimuru.

Meski dia sampai terbunuh, sumber informasinya tidak akan hilang.

Eh?

Karena saya bisa membangkitkannya.

Benar itu.

More Indonesian subtitles for That Time I Got Reincarnated as a Slime

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left