Paris Has Fallen

Paris Has Fallen

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 1

Sürüm bilgisi

Paris Has Fallen S01E07 WEB H264-RituArya
Şunun yorumuyla tedi
Retail Catchplay | 43:19 Resync for WEBRip

Etiketler

webdl
Yayınlandı: 2024-10-29
İndirmeler: 207
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 180 satır.

Dia menerima informasi tentang lokasi seorang komandan Taliban.

Pearce dan orang-orangnya diutus untuk membunuhnya.

Namun, mereka disergap.

Baiklah, ayo.

Simone?

Menurutku kau harus bangga dengan apa yang kau lakukan malam ini.

Apa yang kau inginkan?

Aku ingin kau menyampaikan pesan kepada Presiden untukku.

Pearce meneleponku.

Dia memintaku menyampaikan pesan padamu.

Dia bilang apa?

Dia bilang kau punya 48 jam untuk menyerahkan diri kepadanya

atau dia akan meledakkan bom kotor di pusat kota Paris.

Ya?

Baiklah, bagus.

Bu Presiden.

Jenderal.

Hei.

Kami menemukan foto ini di Facebook saudari Simone.

Ini Antoni Kaminski.

Dia bertugas di bawah Pearce di Legiun Asing.

Dia terbunuh dalam penyergapan itu.

Bagaimana bisa kita tidak mengetahui hal ini?

- Mereka berpacaran? - Ya.

Kita sudah memeriksa semua orang yang bertugas bersama Pearce.

Mereka belum menikah,

dan tidak ada catatan resmi tentang hubungan mereka.

- Kita harus bicara dengan saudari Simone. - Oke.

Terima kasih.

Setidaknya Simone bukan berkhianat demi uang.

Kurasa itu hal bagus.

Bagi Pearce, ini bukan tentang uang.

Dia membuang 100 juta euro.

Jadi, kenapa DCX Capital membiayai operasinya?

Apa untungnya bagi mereka?

Waktu terbaik untuk menghasilkan uang

adalah ketika darah tertumpah di jalanan.

Seseorang mengatakan itu.

Wah, kau sungguh berpengetahuan.

Ada tempat yang perlu kau datangi?

Aku ada janji di rumah sakit.

Kau mau pergi?

Aku akan menginap dengan beberapa teman di Nantes.

Kukira kau bilang kau punya janji di rumah sakit.

Aku akan pergi setelahnya.

Simone menyuruhmu meninggalkan kota ini, bukan?

Tidak.

Sudah kubilang, aku belum mendengar kabar darinya.

Apakah Simone memberimu ponsel ini?

Ini ponsel burner, 'kan?

Ada bom di suatu tempat di Paris.

Jika itu meledak, ribuan orang akan tewas.

Simone mengirimiku pesan tadi malam...

dan dia menyuruhku pergi,

meninggalkan kota ini.

Maaf.

Lucas? Ini aku.

Kami mendapat nomor telepon Simone.

Itu mungkin bisa membantu kita menemukannya. Lacak nomor ini.

Petugas keselamatan nuklir terus mencari di kota ini.

Mereka belum mendeteksi jejak uranium.

Jika bomnya meledak, area mana yang akan terkontaminasi?

Itu tergantung pada jumlah bahan peledak

dan kecepatan serta arah angin.

Dengan uranium sebanyak ini, empat kilometer persegi bisa terkontaminasi.

Jika masuk ke suplai air,

area yang jauh lebih luas akan terpengaruh.

Jadi, kita mungkin akan terpaksa mengevakuasi seluruh kota?

Jika kita tidak bisa menemukan bomnya, ya.

Kenapa tidak kita perintahkan evakuasi sekarang?

Itu bisa menakuti Pearce dan membuatnya meledakkan bom.

Ada pilihan lain...

Aku menyerahkan diriku kepada Pearce.

Itu mungkin satu-satunya cara untuk menghentikannya meledakkan bom.

Kita tidak boleh terlihat menyerah kepada teroris.

Itu akan sangat merusak kredibilitas negara.

Tentunya itu pilihanku?

Pilihan yang tidak akan pernah kami biarkan Anda buat.

Kalian semua setuju?

Kita punya kurang dari 24 jam.

Jika bom belum ditemukan pada pukul 6 sore,

kita umumkan perintah untuk mengevakuasi Paris.

Kalau aku harus memerintahkan evakuasi, masa kepresidenanku berakhir.

Jerih payah bertahun-tahun, pengorbananku. Semuanya sia-sia.

Sebaliknya,

kalau kau menunjukkan kemampuan memimpinmu, mungkin kau bisa bertahan.

Berapa banyak orang tak bersalah yang harus mati agar aku bisa tampak kuat?

Kami berharap itu tidak perlu terjadi.

Dia ingin menghancurkan peninggalanku, reputasiku.

Juliette...

- Polisi! - Polisi!

Polisi.

Kosong!

- Kosong! - Kosong!

Dia tadi ada di sini.

Cari lantai-lantai lainnya, jaga pintu keluar.

RAID sudah menyegel gedung.

Kau takkan bisa keluar.

Setidaknya, aku punya sandera sekarang.

Zara! Zara!

Kami tahu tentang Antoni.

Kami tahu dia bertugas bersama Pearce.

Dia terbunuh saat penyergapan.

Kau ingin membantu Pearce

membalas dendam pada orang-orang yang bertanggung jawab atas kematiannya.

Jika Pearce meledakkan bom itu, ribuan orang akan mati.

Kau tidak ingin itu terjadi.

Saudaramu masih di Paris.

Dia bersama teman-temannya di Nantes.

Dia ada di apartemennya bersama Ruben.

Dia sedang menunggu untuk bicara denganmu.

Telepon Ruben.

Suruh dia untuk membawa saudaraku keluar dari kota.

Aku akan mengeluarkan ponselku.

Kau sebaiknya bicara dengannya.

Telepon dia sekarang.

Dia memilih untuk tinggal karenamu! Bicaralah padanya!

Zara, kau baik-baik saja?

Ya, aku baik-baik saja.

- Halo, Vincent? - Aku perlu bicara dengan Claire.

Aku akan menghubungkanmu dengannya.

Simone?

Ini aku.

Claire, kau harus keluar dari kota ini.

Dengar, aku tahu betapa kau merindukan Antoni,

tapi dia tidak mungkin menginginkan ini.

Kau harus memberi tahu mereka di mana bom itu.

Simone, kumohon...

Aku memohon padamu.

Katakan pada mereka.

Ini bukan dirimu.

Kau tidak boleh membiarkan ini terjadi.

Apa kau mendengarku?

Ya.

Bagus.

Bu Presiden.

Satuan Tugas sudah menemukan bomnya.

- Di mana? - Avenue de Saxe.

Mereka sedang melancarkan operasi untuk menjinakkannya.

Baiklah, bom itu ada di dalam mobil van yang diparkir di Avenue de Saxe.

Menurut Simone, Pearce memiliki seorang pengintai

di sebuah apartemen di sisi utara alun-alun.

Dia menghubungi Pearce setiap 15 menit.

Pearce punya kamera di dalam apartemen dan di dalam mobil van.

Kita akan menyadap siaran dari kamera

dan memutarnya berulang-ulang

sebelum kita bergerak dan menyingkirkan pengintai.

Petugas penjinak bom akan mencoba menjinakkan bom.

Kalian semua tahu apa yang harus kalian lakukan.

Ayo.

Kita tidak bisa mengambil risiko ketahuan terlibat.

Jika Pearce selamat dari ini, kau tahu apa yang harus dilakukan.

Kurasa dia tidak punya niat untuk selamat dari ini.

Kuharap kau tidak menjadi terlalu dekat dengannya.

Aku akan mengurusnya.

Aku tidak bisa bicara. Aku sudah terlambat kerja. Maaf.

Thea, dengarkan aku.

Kau harus meninggalkan Paris sekarang.

Kenapa?

Aku tidak bisa memberitahumu.

Tapi, kau harus percaya padaku.

Kumohon, percaya saja padaku.

Baiklah.

Pergilah ke tempat Charlotte.

Baiklah. Baik.

Ada apa?

Telepon aku saat kau tiba di sana. Aku mencintaimu.

Kau akan melaporkanku?

Jika aku jadi dirimu...

aku akan melakukan hal yang sama.

Aku ingat pernah menonton dokumenter tentang perang nuklir saat aku masih kecil.

Aku bermimpi buruk tentang itu sampai aku umur 12 tahun.

Apa yang terjadi saat kau 12 tahun?

Aku menonton Jaws.

Ketakutan tidak masuk akalku beralih ke hiu.

Aku benci berenang di tempat yang tidak terlihat dasarnya.

Apa yang kau takutkan?

Tidak ada.

Hentikan omong kosong sok jantan itu, kita mungkin akan mati dalam pengeboman.

Kuda.

More Indonesian subtitles for Paris Has Fallen

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left