İlk 200 satır.
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Bapak dan Ibu sekalian,
Semoga penerbanganmu menyenangkan,
Dan selamat datang di Islandia.
Halo. Apa kau taksi...
Aku bisa Bahasa Inggris.
Kebanyakan dari kami begitu./ Oke. Syukurlah.
Apa kau bekerja?/ Ya, Pak.
Kau mau pergi ke mana?
Ke mana orang pergi?
Apa maksudmu?
Saat mereka datang, ke mana kebanyakan orang akan pergi?
Kebanyakan pergi ke ibu kota, kau tahu, Reykjavik.
Oke./ Ya, ke hotel mereka, dan...
Oke, bagus, ya, mari lakukan itu./ Baiklah.
Kau membawa tas atau...
Tidak, aku tidak benar-benar rencanakan perjalanan ini.
Aku hanya harus menjauh.
Namamu, Pak?/ Benny Miller.
Berapa banyak tamu yang akan menginap di kamarmu?
Hanya satu.
Aku juga ingin menyebutkan jika air kami berpemanas alami.
Kebanyakan tamu bertanya kenapa baunya seperti belerang.
Jadi itu hal yang normal./ Baiklah.
Sialan.
Bajingan.
Ya, baunya seperti kentut.
Sayang, kau janji kita bisa pergi ke Islandia.
Ya? Rasanya seperti lipstik.
Astaga. Itu tidak benar. Itu rasa permen karet.
Baiklah, kemari.
Sang Pencari
Penis-Penis Kerajaan Binatang
Apa yang aku lakukan di sini?
Museum Sihir dan Ilmu Gaib
Loftur.
Cerita rakyat tentang sihir di Islandia sudah ada sejak ribuan tahun...
...sejak pemukim Viking pertama.
Meski kami menikmati kebebasan beragama saat ini,
Banyak orang yang dibakar di tiang pancang...
...karena keyakinan mereka terhadap sihir pada masa lalu.
Kebanyakan magis digunakan secara harian oleh orang...
...yaitu simbol sederhana, atau paranada,
Tapi beberapa kisah bicara tentang mantra hitam misterius.
Salah satu kisah Islandia yang paling terkenal,
Yaitu tentang murid ilmu sihir bernama Loftur,
Yang ingin mengetahui seluruh mantra yang bisa dia pelajari.
Setelah dia menguasai seluruh ilmu yang ada,
Loftur putuskan ingin belajar rahasia-rahasia kuno,
Dengan menghidupkan seseorang dari kematian.
Dia melakukan mantra yang kuat dan rumit,
Yang saat ini dikenal sebagai Mantra Loftur,
Dan kabarnya berisi sihir yang sangat kuat,
Hingga ia mampu mengendalikan setan.
Dia mengucapkan dan menggambar syair dengan darah dari orang yang dibunuh.
Dia mengukir paranada di dadanya.
Dan kebanyakan dari kami berkata...
Dia akan kembali satu hari dan menyelesaikan mantranya.
Pak? Pak?
Apa kau baik-baik saja, Pak?
Ya. Maaf.
Ya, aku hanya memiliki kondisi ini.
Maaf. Aku harus temukan apotek.
Kurasa aku menemukan Loftur.
Jadi, seperti yang aku katakan...
Ini Benny Miller menghubungi Dr. Haskell.
Jika kau bisa hubungi aku kembali, itu akan sangat bagus.
Mereka tak mau mengisi ulang obatku,
Dan itu membuat frustrasi karena OCD-ku jadi agak tak terkendali.
Dan aku di Islandia,
Itu harusnya membuat seluruh proses ini jauh lebih rumit.
Terima kasih.
Apa istilah Islandia untuk mengobati diri sendiri?
Aku tidak tahu.
Ya. Bersulang untuk itu.
Ya, bung, jangan main-main dengan diabetes...
...'karena itu menurun di seluruh keluargamu.
Maaf, aku tak bisa Bahasa Islandia.
Baiklah. Aku hanya meminta maaf.
Kami sudah berisik di sampingmu,
Dan sekarang aku menumpahkan minumanmu.
Aku benar-benar minta maaf./ Tidak. Tak apa.
Biar kami traktir kau minum.
Ya... Kami traktir kau minum./ Tidak.
Ya, ya, tentu saja.
Kami akan memesan Landi.
Ya, itu seperti.../ "Lanthy"?
Landi... Itu seperti moonshine Islandia.
Maksudku, tentu./ Ya, mari lakukan ini.
Baiklah.
Bersulang./ Bersulang!
Bersulang!/ Bersulang!
Astaga!
Apa itu racun? Itu sangat buruk!
Apa, kau tidak suka?/ Tidak!
Mari minum lagi!
Ya! Bersulang!/ Bersulang!
Bersulang!
Oke, oke.
Namamu Björn, Hildur.../ Ya.
Vagn dan Inga...
Jadi, apa yang kau lakukan di sini?
Entahlah. Hanya ingin bersantai di luar kota, kurasa.
Dia harus pergi bersama Steindór.
Ya!/ Apa itu "Stink-Door"?
"Steindór."/ Dia orang tua yang gila.
Dia berikan tur khusus kepada turis...
...dan menunjukkanmu sesuatu yang tak pernah turis lain lihat.
Kau pasti suka./ Itu benar.
Kita lakukan itu besok pagi!/ Tidak!
Dia punya pondok bagus didekat air terjun.
Kau tahu, aku akan email dia sekarang juga.
Tidak, tunggu dulu.
Tunggu, tidak. Aku tidak tahu jika aku...
Lakukanlah! Ayo./ Lakukanlah.
Terserah. Aku ikut.
Untuk Steindór!/ Ya, Steindór!
Steindór!/ Itu dia!
Bisa kita pergi?/ Oke.
Aku akan tetap di sini./ Bersama orang ini?
Ada apa denganmu malam ini? Kau bertingkah sangat aneh.
Pergilah, oke? Aku tak apa.
Apa semua baik saja?/ Ya, mereka akan pergi.
Oke./ Baiklah.
Sampai jumpa./ Baiklah, sampai bertemu.
Kau akan pergi, atau.../ Kita harus selesaikan bermain, bukan?
Baiklah.
Sekarang kau mencuri jagoanku.
Dan... Ya./ Kau pencuri.
Dan sekarang dia mati./ Ya, jadi kau kalah.
Baiklah, itu adil.
Maaf./ Tak apa.
Kita sebaiknya pergi jalan-jalan. Oke?
Oke... Oke.
Kau yakin?
Aku bersumpah Björn bukan pembunuh berantai
Kaca mata itu sangat buruk.
Aku tahu.
Hei, kau punya tato?
Ya, aku punya tujuh.
Apa?/ Ya.
Tapi itu di tempat yang tak bisa kau lihat.
Baiklah.
Sekarang aku punya tujuan hidup baru.
Kau pikir aku memberimu tantangan?
Ya./ Astaga.
Kalian orang Amerika begitu percaya diri.
Berapa banyak tatomu?/ Tidak ada.
Ya. Aku tak pernah cukup menyukai seseorang untuk membuatnya.
Bagaimana jika seperti ini...
Jika kau buat satu tato di sini, saat ini juga,
Aku akan tunjukkan kau salah satu tatoku.
Aku bisa memilih tato yang mana?
Tidak.
Oke. Berarti aku ingin melihat setidaknya lima tatomu.
Tiga.
Tiga tidak cukup.
Tiga setengah./ Ya? Tiga setengah?
Ya./ Mari buatkan aku tato.
Astaga. Baiklah.
Paranada
Maksudku, tengkorak Viking, benar?
Ya.
Ini sangat populer diantara para turis.
Aku tidak menginginkan itu. Aku tak mau tato turis.
Sama saja aku membuat tato kawat berduri.
Aku tahu. Aku tahu apa yang bisa kau buat.
Apa?/Ada sesuatu yang baru aku lihat kapan hari.
Ini seperti hal konvensional Islandia.
Biar kutunjukkan padamu. Ini.
Keren./ Pernah melihat itu?
Ya, apa artinya?
Itu disebut paranada.
Ya. Aku melihat ini di museum magis yang aku datangi kemarin.
Ya./ Itu hal-hal berat, bukan?
Ya, tapi ini sangat berbeda.
Ini seperti untuk mengungkap pencuri.
Ini untuk menjauhkan susu sapimu dari kutukan.
Ya, aku tak mau susu sapi kutukan.
Aku mungkin sebaiknya membuat yang itu.
Tunggu... Kembali lagi.
Yang itu./ Yang itu? Kenapa?
Entahlah. Itu seperti berbicara denganku.
Apa artinya itu?
Itu untuk keberuntungan.
Ya?/ Ya.
Oke, beres. Mari lakukan ini.
Apa ini akan sakit?/ Tidak.
Apa dia tahu arti tato itu?
Ya. Tentu saja dia tahu.
Baiklah.
Jadi, kapan rasa sakitnya mulai hilang?
Tak lama lagi.
Ya, aku tidak takut untuk bilang padamu,
Itu buruk dan aku tak menyukainya.
Astaga. Aku tak tahu itu./ Hei...
Waktunya membayar./ Apa?
Tiga setengah tato. Waktunya membayar.
Di sini? Sekarang?
Baiklah, kau mendapatkan satu./ Oke, aku terima itu.
No comments yet. Be the first to leave one.