İlk 200 satır.
🌷my fb Sung Ja Hyun🌷
kenapa kau memakan punyaku!
Aku permisi
Jangan lari! Kakimu belum sembuh! Kau mau kemana?
Aku punya sesuatu untukmu!
Kau sudah memandangi permen itu sepanjang sore.
Ma Jing,
permen karamel ini manis bukan?
Kenapa rasanya asam?
Katakan dengan jujur.
Sore ini, saat kau pergi membeli permen karamel
Bukankah kebetulan kau bertemu Pangeran Bo?
Apa kau mengkhawatirkan Putri Bao Na
dan Pangeran Bo
Aku khawatir Yang Mulia tidak sabar terhadap Putri Bao Na dan mengagalkan rencana
Itulah kenapa aku pergi memeriksanya.
Apa benar begitu?
Kuharap dia mengerti apa artinya menghargai seorang gadis.
Kenapa kau tidak menyiapkan makan malam?
Kupikir kau tidak lapar.
Tapi Putri Bao Na dan Yang Mulia perlu makan?
Mereka makan di luar.
Apa? Ada apa dengan reaksi itu?
Senang mendengarnya.
Kapan mereka kembali?
Saat kau sedang melihat permen karamel itu.
Dimana mereka? Di halaman Pangeran Bo.
Mereka berlatih kaligrafi bersama!
Yang Mulia, tolong berhenti!
Kudengar Pangeran Bo mengajarimu kaligrafi.
Kenapa tidak berlatih di aula utama? Aku akan menyiapkan alatnya.
Jangan repot-repot
Tidak merepotkan sama sekali. Mengapa merepotkan?
Ruang aula utama luas. Itu bisa membuatmu merasa rileks. Itu tempat yang cocok untuk berlatih kaligrafi.
Perpustakaan lebih tenang.
Itu bisa menenangkan hati seseorang dengan lebih mudah.
Tapi akan lebih merasa mudah mengantuk.
Putri akan berlatih dengan rajin.
Yang Mulia, kau akan berada di perpustakaan dengan Putri Bao Na, hanya berdua.
Apa kau tidak takut reputasi pangeran akan terpengaruh?
Tidak masalah!
Putri, mari berlatih di aula utama karena Putri Ma menganggap itu tidak cocok.
Tidak mungkin!
Ma Zhaixing, apa kau mencoba membuat masalah?
Sini aku beritahu sebuah rahasia.
Pangeran Bo membeli sachet wangi.
Dia ingin memberikannya padaku.
Tapi sangat memalukan baginya untuk memberikannya padaku di depan umum.
Itulah kenapa aku punya alasan untuk berlatih kaligrafi,
agar dia bisa menghabiskan waktu denganku sendiri.
Kak Zhaixing, tolong bantu aku, ya!
Tolong jangan mengganggu kami, baikkah?
Aula utama banyak orang berlalu lalang. Memang tidak cocok untuk kaligrafi.
Kalian harus pergi ke perpustakaan, agar tidak terganggu.
Apa kau sungguh-sungguh?
Ayo
Hanya berpikir kalau aku akan menghabiskan waktu berdua, jantungku berdegup kencang.
Aku takut tanganku akan gemetar nanti.
Tapi aku tidak akan keberatan kalau kau memegang tanganku nanti!
Kakak Bo, kau duduk sangat jauh. Bagaimana aku bisa berlatih seperti ini?
Bukankah seharusnya kau memegang tanganku dan membantuku?
Kau tidak membutuhkan orang lain untuk membantumu berlatih kaligrafi.
Kau bisa melakukannya selama kau tenang.
Putri, kembali ke tempat dudukmu
Tidak!
Aku tidak akan kembali ke tempat dudukku kalau kau tidak menemaniku.
Itu hebat
Kau istirahatlah Aku masih harus melakukan sesuatu.
Aku akan berlatih!
Aku akan berlatih kalau begitu.
Aku akan berlatih sendiri.
Aku akan berlatih sendiri nanti.
Ini aneh
Kapan kakak Bo akan memberiku sachet wangi?
Jangan bilang dia akan memberi kejutan dengan memberikannya saat aku tidur?
Aku lelah sekali
Zhai Xing
Dimana Kakak Bo?
Ini aneh
Dimana dia?
Bagaimana aku bisa tertidur?
Kakak Bo!
Putri, sejak kau tahu pangeran berkencan dengan Putri Bao Na,
keduanya bahkan berlatih kaligrafi bersama sebelumnya,
Kau menjadi cemas dan temperamenmu berubah.
Menurut pengalamanku sebelumnya,
sepertinya kau cemburu!
Apa gunanya mengetahui fakta itu?
Akulah yang mendorong Yang Mulia ke arah sang putri.
Berikan padaku!
Sudah lama sekali sejak kau tidak sesedih ini.
Kau sedih terakhir kali karena Lang Zai
Tapi kali ini, kau sedih karena Pangeran Bo
Jangan samakan, itu sangat berbeda!
Lang Zai tidak akan pernah memperlakukanku seperti itu!
Kenapa kau marah?
Kau yang menyebabkan situasi ini, bukan?
Aku tidak mau dengar! Aku tidak mau dengar!
Jangan dengarkan kalau begitu. Ini baik saja.
Ayo, keluarkan amarahmu dengan boneka jerami.
Arahkan ke kepala dan tembak melalui matanya! Bagaimana menurutmu?
Baik!
Aku akan menembak lengan kirinya dulu.
Karena dia membeli sachet wangi untuk putri dengan tangan itu!
Tembakan hebat!
Lanjut!
Apa kau ingin menembak lengan kanannya?
Aku akan menembak lengan kanannya!
Dia mengajar kaligrafi Putri Bao Na dengan tangan kanannya!
Ya!
Lagi!
Berikan padaku!
Cepat!
Mana lagi selanjutnya?
Bagaimana dengan hati?
Benar! Hati!
Kau.
Tenangkan dirimu.
Kau tidak dapat menembus hatiku ketika kau berada dalam kondisi ini.
Tunjukkan semangat yang kau miliki sebelumnya.
Katakan padaku.
Kenapa kau mengincar hatiku?
Ini adalah perintah.
Kau.
Apa kau yakin
Aku tidak akan menjilat ludah sendiri
Karena
Karena kau hanya peduli pada Putri Bao Na!
Putri Ma, bukankah itu yang kau inginkan?
Aku, aku
Aku hanya ingin kau berakting!
Aku tidak ingin kau benar-benar melakukannya!
Aku tidak mengerti sama sekali
Bisakah kau menjelaskannya padaku?
Baru saja, aku mendengar
Kau bilang aku berbeda dari Lang Zai
Apa bedanya aku dan dia?
Aku melakukan ini demi masa depan kita.
Kita harus memahami satu sama lain dan tumbuh bersama.
Itu bisa meminimalkan kesalahpahaman.
Bukankah itu lebih baik?
Kau
Kau serius, bukan?
Kau sangat mengganggu.
Jangan kau ulangi!
Ini adalah perintah.
Lang Zai hanya memperlakukanku dengan baik.
Dan dia melakukannya dengan sepenuh hati.
Akulah satu-satunya di hatinya!
Tidak ada orang lain!
Lang Zai memang tulus terhadapmu
Tentu saja!
Dan setiap kali aku tidak bahagia,
dia akan menggunakan kata-kata manis untuk membujukku dan membuatku bahagia.
Misalnya, sekarang, aku sangat tidak bahagia!
Baik.
Jadi, dia pembicara yang manis?
Benar!
Dia adalah pembicara termanis!
Tapi hanya saat bersama ku!
Yang Mulia, apa yang kau tertawakan?
Aku turut senang
Karena aku tidak pandai berbicara manis.
Itu sebabnya aku iri kau punya teman seperti itu.
Kenapa kau iri? Kenapa kau bahagia?
Bukankah kau bilang kau ingin kita tumbuh bersama?
Kau harus mempelajari ini!
Baik.
Yang Mulia, apa kau menertawakanku?
Sebelum aku berjanji padamu,
Kau harus menjawab pertanyaanku
Apa kau sedang cemburu?
Dan apa kau mencoba membuatku cemburu juga?
incar hatiku.
Tembakan!
Mungkin Bao Na sama sekali tidak ada di dalamnya
Yang Mulia!
Aku sedikit lelah sekarang.
Aku akan kembali ke kamarku
Putri Ma!
Diam!
Aku ingin sekali bisa menggali lubang dan bersembunyi di dalamnya!
Aku hanya akan mengatakan satu hal.
Katakan padaku.
Kau baru saja mengaku padanya sebelumnya.
Aku tahu!
Pergi tidur!
Dimana Kakak Bo?
Aku tidak dapat menemukannya di mana pun.
Yang Mulia, mungkin Yang Mulia telah kembali ke halaman rumahnya.
Kamar siapa ini?
Yang Mulia, ini kamar Nona Zhai Xing.
Kak Zhai Xing?
Kau tidak harus melakukan ini!
Putri, mohon tenang!
Aku tidak sedang impulsif.
Kaulah yang terlalu licik!
Kalian pikir aku pion dalam bidak caturmu!
Putri, apa maksud mu?
Kenapa dia memberi Ma Zhai Xing sachet wangi?
No comments yet. Be the first to leave one.