İlk 132 satır.
Apa ini? Gelap sekali.
Di mana ini?
Bleach: Thousand-Year Blood War - The Calamity
Matilah setelah mengerahkan seluruh kemampuanmu,
Ichigo!
Santen Kesshun!
Shiten Koushun!
Kekuatan penolakan, ya.
Aku
menolak!
Tak akan bisa.
Di dalam kekuatanku, mengalir kekuatan yang sama seperti milik Ichigo.
Kamu akan menerima kekuatan itu tanpa menyadarinya.
Wahai wanita, berbanggalah.
Kamu hanya manusia biasa, tak menyadari posisimu,
tapi mampu datang ke tempat ini.
Takkan kubiarkan kau lukai dia.
Aku akan melindunginya.
Karena itu...
"Aku akan
menolakmu!"
Getsuga Tensho!
Aku akan membunuhmu.
Betapa angkuhnya dirimu, Ichigo.
Perbuatan itu sama saja dengan membunuh dunia ini.
Aku telah menjadi dunia itu sendiri.
Saat aku mewarisi kekuatan Yang Mulia,
aku dapat menggunakan kekuatan itu dengan bebas.
Itulah kekuatanku sebagai belahan diri Yang Mulia.
Ishida Uryuu.
Jika kamu memang "bertahan hidup" dari "Auswählen" Yang Mulia,
cobalah bertahan hidup sekali lagi di hadapan kekuatanku.
Sejak awal, pertarungan kalian penuh kontradiksi.
Kamu pasti sudah melihatnya.
Betapa rapuhnya keseimbangan dunia ini,
juga betapa mudahnya keseimbangan itu digoyahkan...
Membunuh Yang Mulia yang menyatu dengan Raja Jiwa
sama saja seperti mengantarkan dunia ini pada kematian.
Menyedihkan sekali.
Dunia akan hancur saat Yhwach dikalahkan.
Aku paham betul risikonya.
Kalau begitu...
Meski begitu,
Kurosaki pasti akan mengatakan ini.
Tapi aku tetap akan mengalahkanmu.
Aku kenal orang-orang yang selalu melindungi dunia ini.
Kamu telah menginjak-injak
hal yang ingin mereka lindungi.
Aku ingin melindungi begitu banyak orang.
Aku ingin melindungi semua harapan mereka,
serta hal-hal yang mereka anggap berharga.
Jika itu berarti aku harus "membunuh dunia",
aku tetap akan melakukannya.
Kita mulai.
Getsuga Jyuujisho!
Apa kamu sadar?
Anggaplah kalian menang dari Yang Mulia,
sepeninggal Raja Jiwa,
kalian butuh "sesuatu" untuk mempertahankan dunia yang ada selama ini.
Apa itu saja belum cukup?
Ichigo.
Wahai putraku yang terlahir dari kegelapan.
Meski dirimu tak mengetahui segalanya,
aku yakin instingmu sudah paham. Benar, bukan?
Karena sudah memahami semuanya,
kamu sama sekali tak segan untuk mengalahkanku.
Hyousube Ichibe.
Semua berjalan sesuai rencananya.
Dia menerima Kurosaki Ichigo,
lalu memberinya ingatan dan interpretasi Raja Jiwa.
Untuk menguji apakah Kurosaki Ichigo layak menjadi tandingannya atau tidak.
Karena kamu mukjizat.
Kamu adalah manusia, shinigami,
Hollow, Fullbringer, dan Quincy.
Tak perlu dipikirkan lagi.
Hakikat kekuatanmu.
Alasan kamu berselimut "hitam".
"Hitam" adalah warna kekacauan.
Kekacauan adalah kekuatan Raja Jiwa.
Warna hitam itu sendiri sesungguhnya merupakan reiatsu Raja Jiwa.
Lalu, orang yang mengendalikan hitam itu
adalah Hyousube Ichibe.
Aku yakin orang itu telah memintamu
untuk melindungi Raja Jiwa.
Maaf, ya.
Maaf, ya.
Kau akan kubawa dengan alasan yang berbeda.
Apakah kau wadah yang mampu menahan besarnya kekuatan yang mengalir masuk,
atau pecah bagaikan cangkir teh.
Aku menerima sedikit kekuatanmu untuk memperbaiki tubuhku.
Lindungilah "Raja Jiwa", Ichigo.
Biar kuberi tahu kebenarannya.
Hyousube Ichibe ingin menjadikanmu Raja Jiwa yang selanjutnya.
Tidak mungkin...
Dia ingin menjadikanmu patung pemujaan yang hanya berfungsi menjaga tiga dunia,
dan menjaga tatanan dunia yang menempatkan shinigami di puncak.
Itulah "kedamaian" yang dilihat Hyousube Ichibe.
Hal itu sama seperti "kematian" untukmu.
Memangnya kenapa?
"Memangnya kenapa?"
Apa?
Tidak.
Kupikir Kurosaki pasti akan mengatakannya.
Entah aku menjadi Raja Jiwa atau tidak,
memangnya kenapa?!
Hal yang kupahami sekarang...
Selama aku tidak mengalahkanmu,
aku tidak akan bisa melindungi apa pun!
Yhwach!
DARAH UNTUK TULANGKU
Apa-apaan monster itu?
Dia begitu kuat sampai Hacchi saja ciut.
Aku tidak ciut.
Terlalu mudah.
Walau kalian setara dengan Kapten Gotei 13,
tapi kalian bukan apa-apa di hadapan "mukjizat".
Reiatsu kalian pun begitu kecil sampai nyaris tak terasa lagi.
Dasar. Ini sama saja dengan menginjak semut di atas pasir.
Sudah nyaris mustahil.
Karena itu pula aku harus temukan!
Kalian pikir aku tak bisa menemukannya karena mustahil?
"Mukjizat" adalah membuat hal mustahil menjadi mungkin terjadi!
Kami tidak menyimak obrolan sebelumnya.
Jadi, kalaupun kamu menyebut "mukjizat",
aku tidak akan paham maksud ucapanmu. Dasar botak!
Aku tidak botak!
Kenapa dibalas, coba?
Serius banget, dah!
Kau pikir serangan itu mempan padaku?
Tidak sama sekali.
Kalau hanya satu seranganku, ya.
Sakanade.
No comments yet. Be the first to leave one.