Sweet Smell of Success

Sweet Smell of Success

Indonesian Altyazısını İndir

Sürüm bilgisi

Sweet Smell of Success 1957 1080p BluRay H264 AAC-RARBG
Şunun yorumuyla Chyrus

Etiketler

BluRay
1080
Yayınlandı: 2021-11-27
İndirmeler: 67
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 200 satır.

Baiklah, teman-teman, ini datang. Lekas dimasukkan.

Ayo, ayo, kami tak punya waktu semalaman. Lekas berangkat. Kalian sudah diisi?

Cepat pergi dari sini. Cepat! Cepat!

Ayo, pergi. Kau, masuk ke sini. Masuk ke sini. Ayo.

Bacalah tentang persoalan, saudara-saudara. Belilah surat kabar ini mumpung hangat.

- Surat kabar terbaru di sini. - Ayo, ayo.

Sabar dan tunggu, Sidney. Berhentilah, surat kabar terbaru di sini.

- Kau cari berita hangat di kolomnya Hunsecker? - Tidak.

- Berita biasa jadi heboh karena wartawan. - Ini.

Hey, surat kabar baru baru saja sampai. Siapa butuh surat kabar baru?

...siap untuk segera dihabiskan.

Sebentar, Mr. Weldon. Kupikir...

Maafkan aku. Kupikir aku tadi dengar Mr. Falco.

Ya, aku akan bilangkan begitu dia kembali.

Aku tahu dia sudah berusaha menghubungi...

Ini ketiga kalinya dia menelepon hari ini.

- Kemungkinan inginkanku patah kakinya. - Bukan, lengan, dia bilang.

Aku sudah bilang kau yakin beritanya bakal dimuat di kolomnya Mr. Hunsecker...

- di surat kabar besok. - Itu tidak.

Tapi...

Dan aku sudah lihat edisinya lebih dulu.

- Tapi, Sidney... - "Tapi." Tapi...tapi...tapi...tapi apa?

Ini jadi lima hari berturut-turut Mr. Hunsecker mendepakmu dari kolomnya.

Bisa aku pekerjakanmu sebagai mesin hitung? Teleponkan aku Joe Robard.

Ada lagi yang menelepon?

Agen persewaan dan penjahitmu.

Bayar sewanya, dan bilang ke penjahitnya untuk menunggu.

Itu takkan menyisakan banyak saldo di bank.

Halo, Mr. Robard?

Bisa kau carikan dia, tolong?

Sini. Mana.

Saksikan aku lakukan lari cepat 50 yard dengan kedua kakiku terpotong.

Hey, Joe. Joe, ini Sidney.

Bagaimana menurutmu ini? Aku kehabisan alibi.

Oh, tidak. Tidak, tidak.

Aku sudah minta J.J. menahan beritanya sampai dia bisa beri kau paragraf yang bagus dan banyak.

- Kau pembohong, Sidney. - Apa maksudmu, pembohong?

Oh, itulah sifat dasar publisis untuk jadi pembohong.

Aku takkan menyewamu bila kau bukan pembohong.

Aku membayarmu 150 selagi kau, kau menyisipkan kebohongan besar...

tentangku dan klub di mana-mana.

- Oh, bila itu hal yang kau maksud... - Ya, maksudku dalam artian itu, tapi juga...

dalam artian kau seorang pribadi pembohong juga...

karena kau tidak laksanakan pekerjaan untuk apa aku membayarmu.

Tunggu sebentar, Joe. Waktu aku bicara dengan J.J. semalam, dia bilang...

Aku harap aku bisa membantu dalam satu hal, Sidney.

Kau bisa membantu dengan dua menit diam.

Aku benci lihat kau seperti ini. Sidney, bila kau merasa gelisah...

Terus apa yang akan kau lakukan bila aku merasa gelisah?

Membuatmu ikut memikirkan, merasa kasihan, dan...

Oh, Sidney, kau tahu aku, makanya aku tak tahu apa yang harus dilakukan.

Sally, kau harusnya tahu aku sekarang.

- Aku tahu kau. - Tidak. Tidak, kau tidak.

Kau pikir aku pahlawan.

Aku bukan pahlawan.

Aku baik pada orang-orang di mana mereka membayarku untuk jadi baik.

Dengar, aku lakukan itu cukup di luar, jadi jangan harapkanku melakukannya di kantorku sendiri.

Aku dalam situasi sulit sekarang juga dengan Hunsecker.

Sidney, mungkin aku bodoh, tapi...

kenapa Mr. Hunsecker ingin meniadakan mata pencaharianmu?

Buat apa kau tolerir perlakuan semacam itu?

Dia lagi menghukumku. Adiknya menjalin percintaan dengan seorang pemain gitar.

Dia memintaku untuk mengakhirinya. Kupikir aku berhasil melakukannya, tapi mungkin aku belum.

Sekarang aku harus pergi mencari tahu.

Dan Hunsecker itu tangga keemasan ke tempat-tempat yang ingin aku naiki.

Sidney, kau dapatkanlah penghasilan. Di mana kau ingin mendapatkannya?

Menujulah ke posisi yang tinggi, Sam, di mana itu biasanya nyaman.

Di mana tak ada yang menjentikkan jarinya lalu mengatakan, "Hey, jongos, taruh di rak botolnya..."

atau "Hey, kacung, kacung, pergilah keluar untuk belikanku sebungkus rokok."

Aku tak butuh tip dari orang kecil. Aku pemburu berita besar dengan para pemain besar.

Pengalamanku yang bisa aku beritahukan secara ringkasnya...

dan aku tak memimpikannya dalam sebuah mimpi juga.

Kompetisi yang keji. Secara singkatnya, mulai sekarang...

yang terbaik dari segala hal itu cukup pantas untukku.

Sidney, aku bukannya lagi berusaha beritahukan apa yang harus dilakukan. Ini...

Ini sungguh buatku merasa sedih ketika Mr. Hunsecker merugikanmu.

Tiap orang bakal punya puncak kesuksesannya. Bila itu untukku, matikan.

Kantor Sidney Falco. Ambillah mantelmu.

Lalu tinggalkan tip di setiap tempat penitipan pakaian di kota?

1, 2, 3, 4, ya.

Kau tak dengarkan pesanku, Bulu Mata? Aku sudah hubungimu dua kali.

Hey, bung, aku sudah sampai sini.

Dengar, kau tahu Susie Hunsecker, adiknya J.J.?

Dia ke sini? Maksudku akhir-akhir ini. Dalam beberapa hari terakhir.

- Aku rasa tidak. - Kau yakin? Cari tahulah untukku.

Sidney? Sidney, bisa aku bicara denganmu sebentar?

- Kau lihat Frank D'Angelo di sini? - Di bar. Sidney...

Aku dalam masa...

Joe, kasih keponakanku minum.

Keponakanmu tak butuh minum.

Itu bagus, anak itu. Bocah yang benar-benar hebat.

Dengan 10 persen dari masa depannya, kau hebat juga, Frank.

Frank, kupikir mungkin kau telah berbohong padaku.

Dengar, Sidney...

kau anak adikku sendiri...

tapi di mana itu yang memberimu hak untuk memanggilku pembohong?

Kupikir kau bilang anakmu itu sudah putus dengan Susie Hunsecker.

Ya, dan itu kebenarannya, sepengetahuanku...

dan terus terang, aku senang... demi kebaikan Steve, bukan kau.

Aku menangani anak-anak ini berdasarkan keinginan besar mereka.

Steve tak seharusnya menjalin hubungan dengan wanita di usianya.

Dengar, Frank, sebaiknya kau beritahukan kebenarannya.

Aku tak suka sikap yang mengancam ini.

Aku sudah beritahu yang aku tahu. Sekarang pergilah dapatkan dirimu sebuah liburan.

Baru terpikirkan, apa urusannya ini buatmu apa yang mereka lakukan, anak ini dan gadisnya?

Bila kau tahu Hunsecker sebaik sepertiku...

kau bakal mengerti kenapa ini itu urusanku.

Kau berjalan ke mana-mana buta, Frank, tanpa tongkat.

Dan jika kau tak mengetahuinya...

Susie Hunsecker ada di belakang sekarang juga.

Hadirin sekalian, terima kasih banyak atas perhatiannya terhadap kuintet: Chico Hamilton, Fred Katz...

Paul Horn, Carson Smith, dan aku sendiri.

- Hai, Susie. - Hai, Chico.

Hey, Paul, tenangkan gadis manis ini selagi aku pergi memanggil Steve.

Ini sungguh bentuk fusion tradisional yang menarik dengan gaya progresif baru.

Aku hanya ingin tanya bagaimana kalian sampai membentuk grup.

Kami hanya kumpul-kumpul bersama.

Dengar, kenapa kau tak tanya Fred Katz? Dia menulis segala hal.

- Huh? - Mr. Katz...

Aku sangat tertarik akan musik, akan jazz.

Jawabannya apa?

Steve...

aku akan berusaha buatmu mendapatkan istri yang baik.

Mana pemuda itu?

- Siapa? - Dallas. Dia di sini?

Dia di sini di suatu tempat. Di atas...barangkali.

Terima kasih.

Lekas keluar nanti. Ayo, aku akan panggil anak-anak.

Steve, aku lebih memilih kau tak mengatakan apa-apa ke siapa-siapa sampai aku bilang kakakku.

Oh...kau belum bilang dia?

Aku akan bilang besok pagi saat sarapan.

Susie, kau tak ingin aku bersamamu waktu kau bilang padanya?

Tidak.

Steve, kakakku tidak sejahat seperti yang dikira. Dia tak sempurna...

Tapi dia tak bakal seperti ini, dan dia buatmu gelisah, tidak denganku.

Tidak, aku tarik itu kembali. Dia buatku gelisah juga.

Oh, Steve, mari jangan bicarakan tentang kakakku.

Aku merindukanmu beberapa hari terakhir.

Aku ada pesan untukmu.

Aku mencintaimu.

Boleh aku dedikasikan lagu berikutnya untukmu, berikutnya, dan berikutnya?

- Dan tiap Minggu aku akan belikan kau bonet baru. - Kalau tokonya buka.

Dan Seninnya aku akan melepasnya lalu membelai rambut coklat mudamu.

Dan Selasanya, Hasenpfeffer?

Kapan menurutmu aku menyadari aku mencintaimu?

Kapan aku membantumu membuatkan lagu indah?

Kau telah memintaku memakan makanan China.

Hai.

Boleh lebih dari dua menikmati ini?

Mana pakaian mengkilap yang kau janjikan padaku? Kau tahu, aku tak bisa kenakan selain malam ini.

Terima kasih banyak bagaimanapun juga. Mari lupakan soal ini, huh?

Ayo, Susie. Dingin di sini.

Perkenankan aku meminta maaf karena akan menjadikanmu santapan pers.

Sebuah kehormatan menyajikan dirimu secara gratis!

- Kau tahu, Falco, aku punya firasat kau selalu memata-matai. - Kau tahu...

Anak-anak, kalian berantem tentang apa?

Bunuh aku! Dorong aku dari jendela mana saja!

Aku masuk ke tempat yang disucikan ini tanpa mengetuk.

Kau tahu, aku merasa terlalu baik untuk berantem denganmu, tapi itu bukan yang kubilang.

Aku bilang kau memata-matai.

Contohnya A: Apa yang kau lakukan di hotelku pada malam sebelumnya?

- Maafkan aku. Aku tidak di Bowery sudah bertahun-tahun. - Ayo, anak-anak, akhiri.

Tapi lain kali kau cari suatu informasi, jangan mengaisnya seperti anjing.

Tanyakan saja itu layaknya manusia.

Bila kau mau pulang, Susie, aku akan menurunkanmu.

Steve, ini waktunya buat kita untuk tampil lagi.

- Sebentar lagi, Chico. - Oke.

- Sakit kepala? - Ini sepenuhnya demam.

Aku akan pulang lalu tidur lebih awal, dan kau pergilah bekerja.

Oke. Hanya jangan tinggalkan aku dengan diam-diam?

Jangan bilang kau menjalin asmara dengan Leo Bartha.

Tidak, itu yang kumaksud. Aku bakal dipecat atas apa yang tidak aku perbuat.

Dia datang minggu kemarin pada malam yang hujan dan benar-benar membosankan.

Aku tahu dia siapa, tapi aku tidak ungkapkan.

Dia terus memandangku semalaman. Kau mendengarkan?

- Pastinya, pastinya. Dia memandang. - Memandang.

Makanya, waktu dia mendekatiku pada saat dia mau keluar, aku tidak terkejut.

Dia menyanyikan sebuah lagu Minggu spesial pada...

Gadis penjual rokok. Dan pastinya...

Kau berdebar akan hendak diwawancarai.

Dan kau... "diwawancarai?"

Di apartemennya.

- Di mana istrinya? - Aku tak tahu. Itu apartemennya besar.

Tapi aku tak diwawancarai.

Sebenarnya, aku sepenuhnya tak siap atas apa yang terjadi.

Oh, ayo, cantik. Kita teman sudah lama.

Kolumnis besar datang ke klub ini tanpa istrinya...

sedang kau jadi seperti seorang kasir toko makanan.

Apa yang kau harapkan yang akan dia lakukan di apartemennya?

Tapi, Sidney, sayang, orang itu pasti sudah gila.

Itu baru pukul 11:00 di pagi hari.

Aku begitu ketakutan, aku mengatakan apa saja yang terlintas di pikiranku yang sudah lelah.

Kalau aku tak salah, kupikir aku malah disuruh orang itu keluar dari rumahnya sendiri.

Dia geram sekali. Pada saat itu aku bisa saja menempatkan dalam suasana hati yang bahagia...

aku di luar di jalan.

Malam itu Van Cleve memanggilku ke kantornya.

Dia tak punya apa-apa terhadapku, dia bilang...

hanya saja dia tak bisa mengupayakan memusuhi para kolumnis.

Juga aku bilang padanya betapa aku masih punya Sonny di akademi militer.

Sidney, menurutmu kau bisa berbuat sesuatu?

More Indonesian subtitles for Sweet Smell of Success

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left