İlk 200 satır.
Dan bila kau tersenyum
Dunia lebih cerah
Kau menyentuh tanganku, dan aku raja
Ciumanmu sangat berharga
Cintamu untukku adalah segalanya
Halo, Tukang Tidur. Lapar?
Dan itulah keajaibannya
Keajaibanmu
Kau tak suka Ayah menyanyi?
Apa kau tahu Elvis punya peliharaan simpanse?
Serius.
Namanya Scatter,
dan biasa pakai kemeja Hawaii dan minum wiski.
Kau tunggu di taksi, ya? Ayah segera kembali.
Apa Anastasia akan pergi?
Ya, Kitty.
Anastasia akan pergi ke rumah barunya.
Apa dia akan baik-baik saja?
Tentu.
Dia akan sangat baik-baik saja.
Kau pasti "King".
Ayo kita lakukan.
Jangan dekat-dekat.
Wah! Dia galak.
Aku suka.
Kau memang galak.
Bukankah begitu, Sayang?
Ini tak cukup.
- Itu sepuluh. - Kita setuju 15.
Bukan. Katamu 15.
Kataku sepuluh.
Sedang apa kau?
Harganya 15.
Apa kau tahu siapa aku, Tn. King?
Kau harus ambil sepuluh ini.
Halo, Nona.
Itu putrimu?
Kitty, sudah kukatakan tunggu di mobil.
Maaf, Ayah.
Ambil sepuluh itu.
Kitty.
Anastasia akan bersama kita lebih lama.
Setiap kasus kejahatan seperti buku sendiri
dengan tokoh dan alur utama serta alur tambahan sendiri.
Menyelidikinya seperti mengumpulkan halaman dari buku.
Di sini petunjuk, di sana informasi, yang akhirnya harus ditempatkan
secara teratur hingga masuk akal.
Kita tak pernah tahu apa sudah menemukan semua halamannya.
Atau apakah memang ada halaman
dari buku yang lain yang tercampur di dalamnya.
Ya, mungkin kita tak tahu apakah buku itu tentang
putri yang hilang
atau tentang monster di hutan.
Atau mungkin keduanya?
Tetapi tetap saja, kita harus membuat kisah masuk akal dari yang ada
tempat semua unsur alur dan tokohnya terkait dengan rapi.
Kisah yang bagus.
Dan itu lebih mudah dikatakan daripada dilakukan.
HARI KE-98
Baiklah. Sampai di mana kita?
Apa dia melihatmu?
Entahlah!
- Sial. - Berhenti katakan sial!
Dia di rubanah, Wanda! Dia akan melihat semua barang gadismu!
Barang gadis?
- Kenapa dia ada di sana? - Nenekku menghubunginya.
Sesuatu tentang lampu mati?
Itu ulahmu?
Hei, jika aku tak mengeringkan rambutku dengan benar, jadi aneh.
Astaga. Wanda!
Bukan tugasku
untuk tak menarik perhatian bahwa aku dikurung di rubanahmu.
Baiklah.
Baik, tenanglah. Ya?
Jangan panik. Hanya...
Ya ampun.
Kau harus jawab.
- Aku tak mau jawab. - Ya.
Kau harus bicara kepadanya.
Tidak. Kenapa kita berbisik?
Tidak.
Chris?
Hei, Sepupu!
Apa kabar?
Hei.
Aku di rubanah Nenek.
Kau sedang menghias, ya?
Ya, sedikit. Kurasa...
Begitulah, hanya agar lebih nyaman.
Nyaman?
Kau merahasiakan sesuatu dariku?
- Apa maksudmu? - Jangan bohong,
Sepupu.
Apa kau punya pacar?
Ya. Benar.
Aku ketahuan. Aku bersalah!
Kau memang pria nakal!
Baik, siapa dia?
Begitulah...
Hanya gadis cantik yang kutiduri.
Tak serius.
Lebih berupa hubungan santai.
Kau paham?
Astaga.
Keren. Ini harus dirayakan.
Kukira kau akan jadi perjaka selamanya.
Ya.
Ya, lucu sekali. Lelucon.
Jadi, kapan aku bisa bertemu wanita misterius itu?
Segera.
Jelas segera, tentu.
Dia cantik?
Ya.
Ya? Jangan jadi pengecut dan dijadikan teman.
Kau tahu sifatmu.
Akan kuhubungi besok.
Aduh!
Hei, ini Berita Pagi di Sundersheim-FM,
- dan ada informasi seram untukmu. - Ya.
Semalam, guru olahraga dari SMA setempat
tampaknya diserang semacam makhluk buas di hutan!
Tampaknya, dia tak apa,
tetapi menderita beberapa tulang patah. Aduh.
Serius! Makhluk buas di hutan Sundersheim?
Benar? Kau tak berpikir itu mungkin
- Nuppelwocken! - Nuppelwocken!
Aku tak boleh pergi ke hutan hari ini.
Baik, kini ayo simak nomor tiga di tangga lagu hari ini.
Hei, Pria Besar.
Tidurmu nyenyak?
Mau panekuk?
Kau membuat panekuk?
Tentu, aku membuat panekuk.
Apa pria tak bisa membuat panekuk untuk keluarganya kadang-kadang?
Bagaimana pesta permainan komputermu?
Ya.
Kata Ibu kau menginap di rumah keluarga Vinson?
Ya.
Mungkin kita harus ambil penyadap mereka. Aku tak tahu kau akrab dengan mereka.
Kalian menyadap rumah mereka?
Kapan?
Sekitar sepekan lalu, kurasa.
Selamat pagi.
Wah, kau membuatkan sarapan!
Hei, Jagoan.
Bagaimana Games World?
Baik.
Bagus.
Apa kabar Alex?
Kau harus undang kapan-kapan. Kami ingin bertemu dengannya.
Tentu. Dia disambut kapan saja.
Ayah berkata rumah mereka disadap?
- Ini untukmu, ma chérie. - Terima kasih.
Baik. Ada apa?
Kenapa semua orang jadi aneh?
Ada yang terjadi?
Apa ada yang sekarat?
Tidak. Tak ada yang sekarat.
Tidak. Jadi...
Kami senang
baru-baru ini kami membiarkan hal-hal menjadi agak...
Agak menyimpang, mungkin.
Ya. Agak menyimpang.
- Tak apa. - Tidak, itu tak bagus.
Kita semua sangat merindukan Wanda, tetapi...
Tetapi kau masih di sini, dan kami masih orang tuamu.
Jadi, kami berjanji akan berusaha menjadi lebih baik.
Untukmu, dan untuk satu sama lain.
Kami cuma ingin kau tahu
kami sangat menyayangimu dan akan selalu mendukungmu.
Kau bisa mengandalkan kami, ya?
Jadi, kita menyerah?
Tidak.
Kita tak akan pernah menyerah.
Kita hanya akan berusaha lebih giat
agar tak ditangkap, dibunuh, atau diserang hewan liar.
Kita harus melindungi keluarga ini.
Karena Wanda akan menghajar kita jika tak begitu.
Ya.
Kalian mau pelukan bersama, bukan?
- Ya! - Ya!
Chris?
Kau sudah bangun. Kukira kau akan tertidur selamanya.
Ada apa?
Tak ada. Aku cuma tak tahu kau di mana.
Apa kau baru mau...
Tidak.
- Serius? - Apa? Tidak!
Ayolah.
Kau pikir setelah segalanya, aku akan kabur?
Semoga tidak.
Karena kau menyadari,
jika kau lari, bukan aku yang harus kaucemaskan.
Kau tahu itu, bukan?
Segera setelah King tahu kau masih hidup,
sasarannya menjadi kita berdua.
Menurutmu di mana tempat pertama mereka mencarimu?
Kau sungguh ingin orang seperti Lukas datang ke rumah orang tuamu?
Apa kau bisa tidur?
Tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.