İlk 200 satır.
Apakah kau...
menaksir dia juga?
Mustahil. Benarkah kau?
Apa masalahnya? Aku tak boleh menyukai dia atau apa?
Kau tak perlu bantuanku.
Kau cerdas,
aktif dan cantik.
Kau juga cantik.
Apa?
Kalian berkencan?
Kenapa kau mengira begitu?
Kau terkenal di antara para pria juga karena kau cantik.
Kukira...
suatu berkah menjadi cantik, bukankah begitu?
Orang secara alami menyukaimu.
Bagi mereka yang tak beruntung
jalani operasi plastik untuk menikmati keuntungan tersebut.
Akhirnya melukai mereka yang terlahir memang cantik.
Melukai?
Maksudku, wajah cantik jadi jarang karena operasi plastik.
Kukira aku salah...
dan aku salah menilaimu buruk.
Tapi aku tidak salah.
Kau membenciku...
dari awal.
Jangan salah paham.
Terlalu banyak gadis cantik hari ini. Itu maksudku.
Maafkan aku jika aku menyinggungmu.
Aku sadar kau harus operasi plastik untuk keluar dari kesengsaraan.
Aku bukan membicarakan soal dirimu.
Itu bohong.
Dalam hal apa pun, maksudmu adalah
kau tak suka gadis yang operasi plastik.
NAMAKU SI CANTIK GANGNAM
Itu konyol.
Dia tak membahas soal dirimu?
Dia bisa membenciku. Yang mengangguku dia kira aku ini bodoh.
Sudah kubilang gadis itu aneh.
Park Yong-cheol juga.
Dia jelas sengaja melakukannya padamu.
Hei, kau tak membantu dia
jadi dia bisa kencani Kyung-seok, 'kan?
Tidak mau. Aku bilang aku tak mau bantu dia.
Apa yang harus kulakukan?
Chan-woo tahu jika kami berkencan.
Apa?
- Bagaimana bisa terjadi? - Apa?
Mengencani seseorang?
Sebenarnya...
- Halo. - Hai, Mi-rae.
Jadi siapa pria yang kau kencani?
Hei, kenapa kau begitu lamban berpikir?
Ada apa?
Kenapa Kim Chan-woo dari semua orang?
Aroma ini.
Aku bisa mencium pacar Tae-young ada di ruangan ini.
Itu tak lucu.
Tae-hee, betulkah?
Kau sungguh melakukan ini dengan Tae-young?
Ayolah. Kau dalam hubungan yang tak pantas?
Kenapa sembunyikan? Semua akan mengucapkan selamat padamu.
Lihat kami sekarang.
Begitu caramu mengucapkan selamat?
Kukira itu tipe Tae-young.
Karena dia kurus dia mau pacar yang seperti...
Hentikan.
- Kalian bilang apa? - Aku bilang apa?
Tidakkah kalian dengar soal festival?
Kami tak akan biarkan jika kau menghina rupa orang lagi.
Aku tak bilang apa pun. Apa yang kubilang?
- Aku tak yakin. - Kami mendengarnya.
Aku bisa mendengarnya dari sini.
Pendengaranmu terlalu tajam.
Aku pelankan suaraku. Kita bicara pelan.
Pecundang itu tak perlu dihormati.
Apa?
- Hei. - Apa?
Lancangnya kau pada senior?
- Kau tak apa? - Ya, tak apa.
Minta maaf padanya.
Hei, ayolah.
Apa katamu?
Kau harus minta maaf karena menghina junior dari pada jadi tak jelas soal itu.
Jika aku beri tahu orang-orang aku suka seseorang,
dan jika seseorang itu Kyung-seok...
Tidak.
Mereka jelas akan mencemooh aku.
Kau pasti lapar.
Aku akan beri lagi lain kali.
JANG WON-HO
Sua.
Maafkan aku...
soal laporan dan fotomu.
Tidak, tak apa.
Aku merasa tak enak karena bereaksi sangat sensitif padamu.
- Maafkan aku juga. - Kau sangat baik.
Kau lebih baik meminta maaf untuk hal semacam itu.
Cuacanya bagus hari ini.
Aku bawa kameraku.
- Kau mau aku ambil fotomu? - Tentu.
Tolong hubungi aku segera jika kau melihat dia.
Baik, Pak.
Semoga harimu menyenangkan.
JUNG YOUNG-MO
Kau terlihat seperti Kyung-seok.
Hei, kau tak merasa sedih memakai baju yang sama persis?
Ini terlalu mahal bagiku untuk merasakan itu.
Kenapa jadi penting? Apa masalahnya jika Sua tak lagi marah.
Hei, Won-ho.
Ya?
Di mana kau dapat kemeja itu?
Menurutmu dari mana? Aku membelinya.
Apa itu palsu?
Tawaran pasti.
Itu dari koleksi S/S 2018.
Aku akan kirim segera setelah kau kirim uangnya.
Baik.
PANGGILAN MASUK KYUNG-SEOK
Halo?
Kau menjual bajuku?
Ya, aku perlu uang.
Tapi bagaimana kau tahu?
Uang? Ada sesuatu yang terjadi?
Itu cukup mengesankan.
Kenapa kau tak bersikap seperti itu sebelumnya?
Terima kasih barusan.
Aku tahu aku selalu kasar padamu.
Tidak, itu karena Chan-woo kelewat batas.
Aku salah memperlakukanmu, 'kan?
- Tidak. - Jangan bohong.
Kau tak pernah.
Aku selalu mengkritik dan mengabaikanmu.
Aku sudah mengira banyak hal.
Makan saja makananmu.
Ye-na.
Ya?
Kau tahu aku menyukaimu, 'kan?
Akan lebih baik jika aku beri tahu kau lebih cepat.
Aku masuk militer.
Apa?
- Kapan? - Segera setelah selesai ujian akhir.
Hei.
Aku mau memberi tahumu
bagaimana perasaanku sebenarnya padamu sebelum pergi.
Aku...
sangat...
menyukaimu.
Hei.
Apa?
Kenapa kau bilang ini padaku sekarang?
Kenapa kau bereaksi begitu?
Astaga.
- Ini sangat menyebalkan. - Hei.
Ye-na, ada apa?
Itu yang seharusnya aku tanya. Ada apa denganmu?
Kenapa dia menangisi pria seperti itu?
Dia pasti sangat kaya.
Baik, jangan menangis.
Ada apa?
Saat orang-orang mengacu pada pasangan rupawan,
yang artinya "cantik memikat rupawan."
Kyung-seok tampan.
Tapi aku tak cantik.
Kami tak terlihat bagus bersama.
Kau sudah makan?
Ya.
Sua terlihat lebih baik bersama Kyung-seok dari pada aku.
Kyung-seok ambil kelas ini. Kenapa dia belum datang?
Kyung-seok, kaukah itu?
Ya.
Bagaimana kau bisa?
Apa?
- Kemasi barangmu. - Kenapa? Kau juga pindah.
Kubilang, kemasi barangmu.
Butuh waktu melakukan program bersama dengan sekolahmu dan beri bea siswa.
Sementara, kami sarankan Profesor Park
jika kita bisa pilih beberapa siswa yang tertarik
dan biarkan mereka lakukan tur di sekita laboratorium.
Itu sangat bagus.
Bagus bagi siswa untuk memiliki pengalaman.
Mereka takkan bisa belajar banyak dalam waktu pendek,
tapi lebih baik melihat secara langsung.
- Aku takkan pulang. - Jalan.
- Tidak. - Kataku, jalan.
Tidak, aku tak akan pulang ke rumah.
- Kau akan tinggal di sana selamanya? - Tentu tidak. Aku dungu?
Lalu kenapa kau pindah?
Kau sangat kejam dan egois.
Kau minggat setelah tahu, kenapa aku tak bisa?
Apa aku harus tinggal di rumah karena aku lebih muda?
Kenapa kau tak beri tahu aku apa pun?
Aku benci kalian semua.
Aku benci Ayah, aku benci kau,
aku benci wanita itu,
dan aku benci diriku.
Aku benci semuanya.
Apa yang harus kulakukan sekarang?
Hanya aku yang tak tahu apa pun.
Aku bilang banyak hal buruk padanya.
Ayo pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.