İlk 178 satır.
Jika Bumi yang bergerak,
nalar dan keindahan menjadi satu.
Kosmos disatukan dalam satu tatanan.
Jika teori yang diterima oleh Gereja adalah model geosentris,
teoriku adalah Heliosentrisme. Bagaimana menurutmu?
Helio... sentrisme?
Pemikiran seperti itu...
mungkin...
Tidak.
Itu sangat salah.
Ada tiga alasan.
Pertama, terlalu banyak kontradiksi.
Jika Bumi bergerak...
kenapa aku mendarat di tempat yang sama saat aku melompat?
Kedua.
Jika kita setuju bahwa Bumi bergerak,
apa masyarakat akan mendukung?
Bumi adalah pusat alam semesta
karena Tuhan ingin rumah umat manusia ini istimewa.
Menolak hal itu akan sebabkan kekacauan.
Dan ketiga.
Mempertaruhkan hidupmu demi intuisi
adalah hal bodoh.
Argumen yang masuk akal.
Tapi aku tak setuju dengan poin ketiga.
Justru karena hidupku dipertaruhkan
aku jadi percaya pada intuisi.
Bagaimana jika kau salah?
Itu tak penting.
Jawaban yang salah bukanlah jawaban yang sia-sia.
"Jawaban yang salah bukanlah jawaban yang sia-sia?"
Kau gila?
Aku tak merasa teori heliosentrismu indah.
Aku juga tak mau masuk ke dalam api untuk membuktikannya.
Aku tak mau datang besok.
Benarkah?
Apa?
Kalau begitu, sampai jumpa besok.
Langit diam, dan Bumi bergerak?
Bukan hanya itu, Bumi melakukan rotasi dan revolusi?
Mana mungkin hal sekonyol itu nyata.
Lihat saja.
Bahkan sekarang, bintang bergerak sedikit demi sedikit.
Perhatikan selama satu jam, dan semuanya jelas.
Bahkan gagasan rotasi itu mustahil.
Aduh!
Aku ceroboh sekali.
Sejenak tadi, rasanya pegunungan seperti berputar.
Pegunungan berputar?
Tapi itu hanya karena
aku yang bergerak.
Bukan pegunungan yang bergerak.
Itu fenomena yang jelas.
Tapi jika aku kembangkan logika yang jelas itu...
Jika aku Bumi dan pegunungan adalah Matahari...
Jika pengamat bergerak...
Benda diam di kejauhan
juga akan tampak bergerak.
Mungkinkah itu... rotasi?
Tunggu!
Bahkan jika aku menerima teori rotasi,
tak mungkin Bumi melakukan revolusi.
Anggap saja Bumi memang benar bergerak.
Untuk menerapkan teori heliosentris ke dalam model Ptolemaeus,
aku hanya perlu memperluas atau mempersempit radius episiklik
dari planet yang dianggap di luar Matahari untuk menyamai radius
revolusi Matahari saat ini.
Planet di dalam batas Matahari juga diperluas
pusat radius episikliknya untuk menyamai radius Matahari.
Jika jalur induksinya sama dengan orbit Matahari saat ini,
dan Bumi mengikuti jalur yang sama saat berputar mengelilingi Matahari...
Ini adalah penistaan yang konyol.
Ini omong kosong dan sangat salah.
Bukan hanya itu, aku bisa ditangkap.
Tak ada alasan untuk menelitinya.
Tiap planet bergerak secara berurutan,
dan kosmos disatukan dalam satu tatanan.
Semuanya bergerak dalam urutan yang harmonis?
Seluruh alam semesta bergerak dalam satu tatanan?
Ini bohong!
Planet-planet bergerak secara terpisah.
Pasti begitu.
Karena jika tidak...
Jika langit yang luas
bergerak dalam kesatuan
dengan cara yang rasional...
Mau tak mau aku melihat...
teori ini indah!
BUMI
MATAHARI, BUMI
Teori ini mungkin... benar.
ON THE MOVEMENTS OF THE EARTH
Pengamatanmu makin tepat akhir-akhir ini.
Apa terjadi sesuatu?
Boleh bertanya?
Hubert,
kenapa membahayakan dirimu
dan melepaskan tempatmu di surga hanya untuk ini?
Kau mau menyangkal keberadaan Tuhan?
Justru sebaliknya.
Aku melakukannya karena aku percaya Tuhan.
Kebanyakan orang percaya
dunia ini tempat buruk yang penuh keserakahan dan korupsi,
sedangkan akhirat itu suci dan indah.
Tapi aku
tidak bisa menerima itu.
Dunia ciptaan Tuhan ini
pastilah yang paling indah.
Orang tak butuh keyakinan, uang, atau status untuk mengetahui itu.
Akan kutunjukkan
dengan kecerdasan di tengkorak kecil ini,
hanya itu yang kubutuhkan untuk memahami karya Tuhan.
Itu sebabnya aku tak membaca kitab suci.
Aku membaca alam.
Tapi apa hidup seperti itu
tak membuatmu takut?
Aku takut.
Meski begitu,
kehidupan yang tidak menakutkan berarti kehilangan maknanya.
Ada satu hal lagi.
Ini hari terakhir pengamatanmu.
Apa?
Aku temukan cara untuk meneliti sendiri.
Lalu apa yang harus kulakukan mulai besok?
Pertanyaan bagus. Kau bebas memilih.
Namun,
terus teliti astronomi.
Itu demi dirimu sendiri.
Tapi itu hanya saran.
Terima kasih untuk semuanya.
Sudah selesai.
Begitu saja.
Apa maksud semua ini?
"Terus teliti astronomi," katanya?
Aku tak bisa melakukannya.
Potocki? Kenapa dia di depan rumah?
Hai!
Apa?
Halo.
Apa kau Rafal?
Aku Inkuisitor, Nowak.
Aku mau menanyakan tindakan Hubert sejak pertobatannya.
Begitukah?
Hubert telah sepenuhnya berubah dan dia hidup sederhana.
Aku senang mendengarnya.
Sebab pria yang ditangkap dua kali karena sesat akan dihukum mati.
Kaki tangannya juga akan menjalani hukuman berat.
Pekerjaan tambahan itu tak menyenangkan bagiku juga.
Kedengarannya merepotkan.
Para orang sesat pengecut itu membuatku gusar.
Aku senang kau mendukungku.
Jadi, katakan padaku...
Apa ini?
Aku menemukannya di rak bukumu.
Aku belum memberi tahu Potocki,
tapi sepertinya ini berisi catatan detail tentang penelitian penistaan.
Apa ini?
Itu...
Apa ini?
Itu milikku.
Hubert!
Kukira akan lebih sulit ditemukan jika kusembunyikan di kamar anak itu,
tapi sepertinya ketahuan.
Jadi, begitu, ya?
Tapi sebaiknya pikirkan baik-baik, Hubert.
Apa kau sadar
konsekuensi dari pernyataanmu itu?
Aku kembali untuk menyelesaikan yang kumulai.
Tolong, jujurlah.
Apa ini benar-benar milikmu?
Tentu saja itu milikku.
Kaulah yang harus berpikir dengan saksama.
Apa kau pikir seorang anak kecil bisa membantu penelitianku?
Kurasa itu benar.
Maaf soal itu, Rafal.
- Kalau begitu, tangkap Hubert. - Apa?
Tunggu!
Langsung begitu saja?
No comments yet. Be the first to leave one.