Running Out of Time

Running Out of Time (暗戰)

Indonesian Altyazısını İndir

Sürüm bilgisi

Running Out Of Time 1999 BluRay 720p Ganool com
Şunun yorumuyla Gaijin
All BluRay Ganool Perfect Timing

Etiketler

BluRay
720p
720
ganool
Yayınlandı: 2015-08-10
İndirmeler: 106
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 200 satır.

Gawat, menyebarnya cepat sekali.

Berapa lama lagi?

4 minggu.

Tapi kalau kau mengalami pendarahan di dalam, kau akan lebih cepat meninggal.

Jangan khawatir!

Cukup berikan aku penghilang rasa nyeri untuk 4 minggu.

Kelihatannya kita tidak akan bertemu lagi.

Hanya dikehidupan ini, dokter.

Ho, tersangkanya masih ada di dalam.

Pak Wong ada di mobil pengendali.

Pak Wong!

Apa?

Tersangkanya merusak kamera pengintai.

Kita tidak bisa melihat apa yang terjadi di dalam.

Bahkan kita tidak tahu, berapa jumlah korban dan pelaku yang ada di dalam.

Apakah kita sudah bicara dengan mereka?

20 menit yang lalu.

Kau yang bicara?

Kau pasti bilang padanya kau ini adalah Ketua Inspektur Wong.

Menyuruh mereka menyerah dalam waktu 3 menit, bukan?

Dengarkan!

Hei, aku adalah Ketua Inspektur Wong.

Kau negosiatornya?

Kelihatannya dia mengenakan topeng.

Aku yang menangani kasus ini.

Kalian sudah dikepung.

Lepaskan semua sandera dalam waktu 3 menit.

Letakkan senjatamu dan menyerahlah.

Apa yang baru saja kau katakan padaku membuat seorang sandera terbunuh.

Beritahu namamu dan jabatan pekerjaanmu.

Alice Lau, aku adalah teller di bank ini...

Tolong!

Kau mau apa?

Singkirkan semua penembak jitu dari gedung seberang sana.

Suruh mundur semua polisi penghalang.

Dan bawakan aku mobil anti peluru yang berisi bahan bakar penuh.

Aku mau mobil itu.

Kenapa tidak sekalian saja kau minta helikopter?

- Baiklah! Aku mau helikopter! - Diam! Kau tidak mengerti.

Berhentilah membuang-buang waktuku, Aku tidak mau bicara lagi.

Setengah jam, waktunya terus bergerak.

Hei, aku tidak bermaksud begitu...

Aku tidak mau bicara denganmu lagi, setengah jam.

Jangan coba-coba menghabiskan waktu... aku tidak ingin berbicara denganmu.

Setengah jam lagi, dan waktu itu di mulai dari sekarang.

Lupakan saja, Dia sudah gila! Dia bilang dia menginginkan helikopter.

Aku dengar dia sangat tenang dan profesional.

Nyalakan walkie-talkienya, aku ingin tahu apa yang kau bicarakan.

Ingat! Jangan katakan apa-apa.

Sebelah sana!

Kenapa?

Melamun saja.

Aku Inspektur Ho.

Helikopter tidak bisa parkir di luar sana.

Terlalu banyak lampu jalanan.

Aku sarankan kau meminta mobil saja.

Tapi aku ingin melihat apakah para sanderanya selamat atau tidak.

Mundurlah.

Kalau aku tidak melihat helikopter dalam waktu 5 menit.

Aku akan membunuh 1 sandera.

Aku di sini untuk menolongmu!

Tugasku adalah untuk menyelesaikan kasus ini dengan damai.

Aku tidak membawa senjata.

Mundurlah.

Kau sudah membunuh seseorang, Ken!

Kenapa kau memanggil namaku? Aku kan sudah bilang, jangan panggil nama!

Kalau kau takut, harusnya jangan ikut.

Kita pasti bisa keluar dari sini.

Hentikan!

Jangan menangis...

Hei kawan, kenapa tidak begini saja...

Kau ijinkan aku membawa sandera yang terluka.

Mereka sedang berdarah, mereka dalam masalah serius.

Aku berjanji akan menyiapkan mobil untuk mengantar kalian ke tempat helikopter.

Tidak ada yang boleh pergi.

Jika ada yang mati di sini.

Ini bukan lagi kasus perampokan, ini akan menjadi kasus pembunuhan.

Semua ini akan lebih parah.

Polisi-polisi tidak akan mau bernegosiasi jika seperti itu.

Lalu bagaimana kalau ini menjadi kasus pembunuhan.

Kenapa kau tidak segera melepaskan mereka?

Tidak!

Aku tahu kau tidak akan menembak.

Kau tidak kelihatan seperti orang yang akan menembak seseorang.

Aku akan menjadi saksimu.

Kalau hakim menjatuhi hukuman pada kalian selama 5 tahun.

Aku akan berjanji kalian akan dibebaskan hanya dalam 3 tahun.

Jangan bodoh. Dia sedang mempermainkanmu.

Kalau dia sampai menembak lagi. Tim khusus akan memaksa masuk ke sini.

Tidak perduli berapa jumlah sandera di sini.

Mereka tidak akan membiarkan kalian selamat.

Lagipula mereka bisa mendengar setiap pembicaraan kita.

Waktunya habis.

Kalau kau tidak segera pergi.

Hari ini akan menjadi hari terburuk bagi gadis ini.

Kau ingin membunuhnya?

Jangan lakukan itu, Ken.

Kau memanggil namaku lagi?

Ken, kalau kau membunuh sanderanya itu sama saja membunuhku.

Kau akan membuat kita terbunuh.

Kau percaya polisi itu?

- Sekarang kau takut, ya? - Ken!

Tidak ada seorangpun yang bisa kabur dalam situasi seperti ini.

Berengsek! Diamlah!

Ken egois sekali kau!

Kau ingin kami mati bersamamu.

- Kita lihat saja siapa yang mati duluan - Kalau berani lawan aku!

Tolong...

Para sandera sedang keluar. Diulangi, para sandera sedang keluar.

Petugas, aku juga polisi.

Hari ini aku sedang cuti.

Kelihatannya kasus ini rumit sekali ya?

Hari ini kau sedang sakit?

Aku bantu petugas keamanan ini dulu.

Tunggu!

Jangan takut... Bertahanlah!

Lebih keras...

Orang yang ditelpon itu kau, bukan?

Kau masih ingin membunuhku?

Kau terlalu bodoh.

Bagaimana orang yang mati bisa bicara?

Kalau kau menembakku dengan senjatamu sendiri.

Kau tidak mungkin bisa kabur, ayo.

Ho, ada apa?

Kenapa kau mematikan radio penyerantanya?

Aku hampir saja kehilangan nyawaku.

Ada 3 pelaku.

2 pelaku sudah mati ditangan orang kita.

- Orang itulah tersangka utamanya. - Apa?

Apa itu?

Bunuh diri!

Tuliskan laporannya!

Bukan cuma celananya, bajunya juga kesempitan.

Kami sudah mengikuti ukuran Bapak.

Tapi aku sudah memperbaiki kancingnya berkali-kali.

Kau sudah pernah lihat kancing baju petugas...

copot saat bertugas?

Memalukan sekali.

Siapa? Coba aku lihat. Biar aku yang ukur.

Baiklah, seragam yang baru pasti akan pas.

Kalau tidak, kau boleh kembali ke sini dan memukulku.

- Terima kasih! Pak! - Tidak perlu!

- Ukuran dada, 36 Inchi. - Ya, pak!

- Kau sudah memeriksa tiketnya? - Ya, pak!

Coba periksa lagi.

Sekarang banyak polisi yang buta huruf.

Kirimkan ini ke pengadilan, sekarang.

Kau ikut denganku untuk memeriksa surat kuasanya.

Kan sudah, memangnya mau berapa kali di periksa?

Kau sudah sering menangkap orang, kau juga bisa di tangkap.

Bersihkan gudangnya. Berantakan sekali.

- Ayo bersihkan sama-sama. - Pak... saya sudah membersihkannya minggu kemarin.

- Siapa yang menyuruhmu? - Bapak!

Pak Kepala Bantuan...

aku kan sudah bilang, si kakak cantik itu bilang dia sedang sakit.

Nanti saat dia kembali, aku akan menyuruhnya membersihkannya untukmu.

Untukku... Apa? Biar aku saja.

Ada kotoran yang menumpuk di lantai 4.

Tidak ada yang mau membersihkannya!

Hai gendut, pergi sana!

Kau ikut denganku.

Sepatunya sudah sampai belum?

Sudah ada di gudang.

Kau ingin mengajak Yun pergi memancing bersamamu?

Iya, dia memang sudah lama sekali ingin memancing.

Benarkah? Ayo kita pergi sama-sama.

Jadi...

Katakanlah!

Ya, Alice...

Ayah bilang, dia ingin memancing.

Bagaimana kalau hari minggu ini?

Kalau lebih lama pasti menyenangkan.

Pelayan!

Ada apa, Pak?

Tolong bonnya.

Sudah ada orang yang membayari.

Siapa!

Saya tidak tahu, tapi beliau meninggalkan pesan ini.

Di mana?

Tadinya beliau duduk di bar, sekarang sudah pergi.

Pria atau wanita?

Pria!

Pak, ada yang bisa saya bantu?

Saya ada janji dengan Tn. Lee.

Apakah anda sudah membawa surat akte rumah anda?

Terima kasih!

Ini tidak akan lama.

Kalau semua dokumennya sudah lengkap.

Paling hanya 15 menit.

Tuan, anda bercanda?

Kau menertawakan aku?

Terima kasih!

Keluar.

Lari, dia pegang pistol...

Tiarap

Tolong...

Ada perampok menyandera bos kami.

Berdasarkan kesaksian para pegawai, hanya ada satu tersangka.

Kelihatannya dia memegang senjata.

Mereka menahan manajer sebagai sanderanya.

More Indonesian subtitles for Running Out of Time

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left