Hell's Paradise

Hell's Paradise (地獄楽)

Indonesian Altyazısını İndir

Sezon 2

Sürüm bilgisi

Hells Paradise S02E02 Reality and Fantasy
Şunun yorumuyla jambuijo

Etiketler

webdl
Yayınlandı: 2026-03-29
İndirmeler: 50
İşitme Engelliler: No

Indonesian altyazı önizlemesi

İlk 178 satır.

Terima kasih.

Tekadku sudah bulat.

Itu cukup.

Dia saja cukup bagiku!

Ka… Kakak!

Aku

tumbang hancur…

Hancur…

Aku tumbang…

Teknik Ninja: Jembatan Api

Teknik Ninja: Biksu Api

Ini adalah…

Gabimaru!

Kakak!

Apa?

Tempat apa ini?

Ada apa dengan pusaran ini? Terlalu gelap untuk melihat apa pun.

Di mana ninja itu?

Di dalam pusaran?

Kupikir kami sedang bertarung. Aku tak mengerti.

Melihat pusaran ini hanya membuatku marah tanpa alasan.

Ini merusak pemandangan.

Itu merusak pemandangan. Minggir!

Aku akan membunuhmu!

Aku tak mengerti apa yang terjadi, tapi aku akan tetap membunuhmu!

Dia nyaris tinggal abu. Kenapa dia tak menggunakan Tao itu?

Gabimaru tak bisa menggunakan Tao.

Dia tak ingat. Tao lawannya sangat besar.

Gabimaru tak bisa menang.

Aku tak bisa menang seperti ini, tapi…

Hanya perlu Kobaran Api Petapa sekali lagi, aku tahu itu.

Meskipun aku mati, orang lain dari desa akan menggantikan posisiku.

Rintangan harus disingkirkan sebanyak mungkin.

Membunuh dia di sini menjadi prioritas.

Bahkan di atas nyawaku sendiri.

Hei, dia benar-benar akan mati. Apa yang dia coba lakukan?

Tujuannya seharusnya adalah dinyatakan tak bersalah,

tapi semua tak berarti jika dia mati.

Hal yang sama berlaku untuk lawannya.

Mereka berdua sudah kehilangan jati diri.

Tidak… Kakak.

Untuk apa kau bertindak sejauh ini?

Untuk alasan apa?

Tidak mungkin!

Dalam pertempuran sesungguhnya, kau mengandalkan kakakmu, bukan?

Aku bisa tahu dari wajahmu yang tanpa bekas luka itu.

Apa dia melakukannya untukku?

Kau pasti bercanda, Kakak!

Karena aku…

Aku tak berharga…

Kakak!

Aku akan membunuhmu!

Enyahlah…

Semua adalah musuh, kecuali kami!

Kami…

Aku…

Siapa aku?

Kakak.

Kakak…

Kakak.

Maaf.

Kupikir kita berjuang bersama.

Tapi kau berjuang sendiri sepanjang waktu.

Karena aku lemah, karena aku tak dapat diandalkan,

kau memaksakan diri sampai ke titik ini.

Bangunlah, Kakak.

Aku mungkin hanya sebagian dari dirimu,

tapi kau segalanya bagiku.

Ini kesempatanku.

Aku akan membakar mereka berdua hidup-hidup!

Gabimaru, jangan!

Nona, itu berbahaya!

Dia tak punya Tao lagi. Dia akan mati!

Teknik Ninja!

Apa ini?

Apa gadis itu yang melakukan ini?

Kakak!

Toma, tunggu saja.

Tunggu saja.

Nona! Aku tak tahu apa yang terjadi, tapi hentikan itu!

Nona!

Apa yang sebenarnya terjadi?

Apa ini juga Tao?

Kau menjadi lebih besar! Semua menjadi lebih besar!

Apa yang terjadi, Bodoh?

Dia imut, Bodoh!

Diam.

Kita akan tahu jika kita membedah dia.

Kau benar-benar bodoh.

Astaga.

Semua ini hanyalah misteri.

Seseorang tolong jelaskan ini padaku.

Melihatnya lagi pada pagi hari…

Ini benar-benar aneh.

Suara yang belum pernah kudengar…

Sebuah kehadiran…

Mungkin iblis bersembunyi di sini, atau kejahatan bermanifestasi.

Kalau semua misteri pulau ini hanya ilusi,

maka pertanyaannya adalah siapa yang membuat ini dan bagaimana caranya?

Ayo kita pergi.

Lahan percobaan untuk kehidupan…

Pulau buatan…

Aku akan bohong kalau aku berkata tak ada yang terlintas di pikiranku.

Perasaan ganjil menyelimuti seluruh pulau.

Tapi

manusia yang membunuh Tensen…

Mereka pasti akan mengubah pulau ini.

Apa aku akan tetap menjadi diri sendiri pada saat itu terjadi?

Astaga.

Sagi! Shio!

Tuan Fuchi.

Lalu, Gabimaru! Luka-luka itu…

Apa? Toma. Apa?

Apa? Lalu, yang lain? Di mana Ten dan Sen?

Lalu, ada apa dengan pakaian semua orang?

Soal itu…

Apa yang terjadi padamu?

Mei, apa kau menggunakan kekuatanmu?

Astaga, kayunya bicara! Makhluk apa itu?

Aku harus berterima kasih padamu.

Bisa berkumpul lagi dengan anak ini hidup-hidup…

Apa kau datang dari sungai? Itu sarang Soshin, bukan?

Maksudmu, para monster? Aku membunuh mereka semua.

Apa itu Doshi? Kau mengalahkannya?

Ya.

Kurang lebih ada dua lagi.

Kenapa kayunya bisa bicara dengan kepala saja?

Dalam seribu tahun,

ini pertama kali aku melihat orang-orang seperti ini.

Membunuh Soshin, membunuh Doshi.

Bahkan membunuh dewa.

Apa yang mereka bawa ke pulau ini, mungkin tak akan berakhir

dengan sekadar perubahan saja.

Awalnya, aku benar-benar benci ide itu, tapi…

Otaknya merepotkan, tapi segar.

- Makin didengar, makin masuk akal. - Tetap saja, hati bagian terbaiknya.

- Tidak, dari tadi memang sudah aneh. - Pokoknya, ini imut.

Pangsit.

Begitu rupanya.

Jadi, hanya delapan yang selamat.

Kurang dari separuh rombongan yang mendarat.

Wanita berbokong indah itu selamat, ya?

Ya. Luar biasa, bukan?

Kita harus mengungsi ke tempat yang jauh dari istana sesegera mungkin, tapi…

Kondisi Gabimaru tak memungkinkan untuk berjalan.

Lagi pula…

Mei…

Tetap saja,

begitu banyak kematian dalam tiga hari saja.

Meskipun itu perintah, tetap saja menyakitkan.

Perasaan yang sungguh tak berguna.

Sejak awal kita saling bunuh sampai hanya satu yang tersisa.

Apa kau sungguh berpikir kalian semua akan akur dan pulang bersama?

Aku sungguh berpikir begitu.

Apa dia juga temanmu?

Dia musuh dalam selimut.

Aku mengampuni nyawanya,

tapi dia tak mau bicara, hanya menghambat kita.

Kalau dia menghambatmu, mau aku singkirkan dia?

- Hentikan. - Apa?

Dia mungkin punya alasan.

Yang lebih penting, aku tak akan biarkan siapa pun mati di bawah pengawasanku.

Kecuali, mereka mencoba membunuh kita.

Begitu, ya? Jadi, kau tak hanya punya dada besar.

Maaf menyela, tapi…

Tidak apa-apa meninggalkan Gabimaru seperti ini? Dia sudah di ambang maut.

Ya…

Kita harus segera mengobatinya.

Dia terluka begitu parah, dia kehilangan kesadaran.

Tidak, itu bukan karena luka-lukanya.

Dia mengamuk, jadi aku memukul dia.

Dia jelas dalam kondisi buruk.

Dia pasti menggunakan terlalu banyak Tao.

Dia seolah bisa lenyap kapan saja.

Kami sudah melakukan semua yang kami bisa,

tapi lukanya tak mau menutup sama sekali.

Tuan Fuchi.

Seolah-olah bukan hanya tubuhnya, tapi sesuatu yang lebih dari itu.

More Indonesian subtitles for Hell's Paradise

Yorumlar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left