İlk 200 satır.
Sebelumnya di Shadowhunters ...
Clarissa Fairchild, Anda dengan ini dihukum mati.
Berhenti!
Lilith memanfaatkan Jace untuk mengeluarkan Clary dari Gard.
Kehidupan yang kau tahu sudah tidak ada.
Kau milik Lilith sekarang.
Selama kau hidup, begitu juga putraku.
-Magnus, kau harus menyembuhkannya. -Aku tak bisa.
Aku menukar sihirku untuk melepaskan cengk e raman Lilith padamu.
Kau tidak boleh membiarkan dia membangkitkan kembali kakakku.
-Apa rencanamu malam ini? -Lilith takut pada tanda itu.
Tidak!
Clary!
Di mana dia? Di mana Clary?
Aku membunuhnya.
-Dia lebih kuat dari kelihatannya. -Dan mematikan.
Dia membunuh dua penjaga Clave dalam pelarian.
Di belakangmu.
Itu perangkap.
Sihir Seelie.
Jatuhkan tombaknya!
Jatuhkan tombaknya.
Atau ambil peluangmu. Itu pilihanmu.
Aku sebelumnya berharap kau melakukan itu.
Jace!
-Apa yang dia lakukan? -Jace, tunggu.
Jace!
Dengan wewenang dari Clave, kau ditangkap.
-Kau bisa terbunuh. -Hei.
Dia tanggung jawabku.
Ini semua tanggung jawabku.
Apa yang kau pikirkan?
Jika bukan karena aku, Clary pasti masih hidup.
Selamat pagi.
Siapa kau?
Apa kau tak lihat kemiripan keluarga?
Jonathan.
Secara langsung.
Kebangkitan mengembalikan wajah asliku.
Di mana Lilith?
Kembali ke Edom, ke tempatnya.
Kau sudah tertidur berhari-hari. Kau pasti lapar.
Bagaimana kalau kubuatkan sarapan dan secangkir teh?
Aku punya teh Earl Grey, favoritmu.
Apa yang dia lakukan padaku?
Seperti lambang keluarga kita.
Itu yang bisa menghidupkanmu kembali.
Tidak lebih.
Itu simbol dari ikatan kita.
Aku takkan hidup tanpa adik perempuanku.
Jika itu terserah kepadaku, itu tak akan pernah terjadi.
Di mana kita?
Siberia.
Apartemennya bisa bergerak?
Keren, 'kan?
Dari semua tempat, kenapa Siberia?
Lilith mengirim kita ke sini.
Agar kita tetap aman.
Kau tahanan yang kabur, Clary.
Jika Clave tahu kau masih hidup, mereka akan membunuhmu dalam sekejap.
Jangan khawatir.
Mereka tak akan menemukanmu.
Aku akan memastikannya.
Jika kau mengharapkan terima kasih, kau takkan mendapatkannya.
Kau tak perlu berterima kasih padaku.
Kau adik perempuanku.
Akan kulakukan apa pun untuk melindungimu.
Hanya kau keluargaku.
Aku bisa katakan yang sama padamu.
Kau tahu,
aku sebenarnya agak lapar.
Mau sarapan?
Tentu saja.
Segera datang.
Clary, ayo. Kau tak boleh pergi keluar.
-Kau tak akan pernah bisa bertahan hidup. -Lihat saja.
Entah kenapa orang-orang masih melakukan ini tiap hari.
Aku butuh keabadian untuk membuat diriku setengah layak.
Aku tidak tahu kenapa kau pikir kau membutuhkannya.
Kau cantik apa adanya.
Terima kasih, tetapi ini bukan tentang kecantikan.
Harimau itu punya belang.
Aku punya eyeliner.
Kau sedang menunggu seseorang?
Ya. Aku hampir lupa.
-Magnus! -Anak Manis!
Terima kasih banyak sudah mengizinkannya tinggal denganmu.
Terutama mengingat semua yang kau alami.
Jangan konyol.
Ini kegembiraanku yang tak terhingga.
-Hei! -Hei! Alec ada di sini!
Hai, Catarina.
Lihat siapa yang datang saat Catarina pergi ke konvensi keperawatan.
Kau belum melihat apa pun sampai kau melihat ribuan perawat mabuk
mengomel tentang dokter.
Baiklah, saat aku pulang kerja hari ini, kita akan bermain...
Hiu dan Ikan kecil.
Ya? Baiklah. Ayo.
Simon, ini bukan salahmu.
Jadi ini salah siapa, Maia?
Ledakan itu berasal dari dahiku.
Jika aku tak mencoba menjadi pahlawan, Clary pasti masih hidup.
Begitu juga dengan Lilith.
Apa yang terjadi pada Clary karena Ratu Neraka,
bukan karena kau.
Kau tak tahu betapa aku ingin meneleponmu.
tetapi aku pikir kau ingin ruang.
Tadi kau pergi ke mana?
Kembali ke Kota Ocean.
Menemui keluargamu?
Aku memikirkan itu.
Namun aku tak punya nyali.
Aku cuma perlu berpikir.
Tentang Jordan?
Tentang banyak hal.
Aku tahu betapa sulitnya itu bagimu,
tetapi itu waktu yang tak tepat untuk pergi.
Mengingat, kau tahu,
segalanya.
Aku tahu.
Maaf.
Kau tahu,
aku punya ide yang luar biasa.
Biarkan dirimu keluar.
Kita bisa berjalan-jalan. Menikmati sinar matahari.
Aku tak bisa.
Simon, mereka tak menyebutmu Daylighter tanpa alasan.
Kau tak akan bisa menjadi lebih baik jika tetap di dalam--
Kau tak mengerti. Aku berbahaya.
-Hanya saat seseorang mencoba menyerangmu. -Clary tak mencoba menyerangku.
Dia di belakang orang yang melakukannya.
Aku tak mau ambil risiko itu. Paham?
Aku tak bisa.
Aku baru bicara dengan Alicante.
Mereka mengatur kendaraan untuk Seelie.
Bagus. Kita tak bisa menyingkirkannya segera.
Alec, selama interogasi,
tahanan mengatakan dia disiksa di Gard.
Disiksa? Clave melarang penyiksaan lebih dari 100 tahun lalu.
Dia seorang Seelie. Dia tak bisa bohong.
-Itu akan melanggar Persetujuan. -Benar sekali.
Downworlder punya hak, bahkan jika mereka tahanan.
Kau harus membahas ini dengan Jia.
Konsul Penhallow bukan teman kita setelah perjalanan kecil kita ke Alicante.
Kau kepala Institut. Dia akan mendengarkanmu.
Akan kupertimbangkan.
Hei, kau lihat Jace?
Tidak sejak semalam.
Jace.
Astaga.
Apa yang kau lakukan?
Tak ada.
Aku juga merindukannya.
Sangat.
Tak ada menit berlalu tanpa memikirkannya.
Aku hanya bisa membayangkan apa yang akau kau lalui.
-Hal-hal yang sudah kulakukan-- -Itu bukan dirimu, tetapi Owl.
Benar.
Ya, aku tahu. Namun aku punya ingatan dia.
Menyerang orang-orang biasa itu...
Membunuh Imogen...
Aku mengerti rasa sakit yang kau rasakan, Jace.
Tidak, kau tak mengerti.
Maafkan aku, kau tak mengerti.
Kau benar.
Aku tak pernah mencintai siapa pun seperti kau mencintai Clary.
Namun berjanjilah padaku kau tak akan menyakiti dirimu sendiri.
Aku berjanji.
"Jadi, jadilah namamu Buxbaum atau Bixby atau Bray
atau Mordecai Ali Van Allen O'Shea,
kau pergi ke tempat-tempat bagus.
Hari ini harimu.
Gunungmu menunggu, jadi pergilah. "
Satu lagi.
Kita bisa membaca sebanyak yang kau suka di pagi hari.
Bisakah kau buat lampu malam seperti terakhir kali?
Aku tak bisa sekarang, Madzie,
tetapi aku bisa nyalakan lampunya jika kau mau.
Tidak, terima kasih.
Baiklah, ayo.
Mimpi indah.
Sampai nanti, Buaya.
Sampai nanti, Buaya.
-Kau baik-baik saja? -Ya.
Kurasa kenyataan tak berdaya baru ini akan butuh waktu untuk terbiasa.
Hei.
Tentu saja.
Namun aku selalu ada untukmu. Kau tahu itu, 'kan?
-Apa? -Dia persis di belakang kalian.
Jadi aku tak mencium kekasihku?
Kau tahu bagaimana usaha kita.
Bagaimana jika kita menonton film?
Aku bermaksud mengenalkanmu pada karya temanku, Baz Luhrmann.
-Baz? -Sutradaranya.
Dari...?
Kau benar-benar perlu mengasah selera sinematikmu.
Nenek!
Nenek, tidak!
Tak apa-apa, Sayang. Nenek di sini untuk membawamu pulang.
Iris!
No comments yet. Be the first to leave one.