İlk 167 satır.
Hey, tunggu.
Kamu kok kelihat pincang?
Oh, aku keseleo waktu terpeleset tadi.
Tapi gak apa kok. Aku bisa pulang sendiri.
Oh, ampun deh...
Tunggu! Ngapain kamu?
Turunkan aku!
Okay.
Tak satupun dari kita berbicara sepatah katapun saat perjalanan pulang.
Kira-kira apa yg ada dalam pikirannya
dan apa dia memang ingin mengeluarkan semua permasalahan dalam pikirannya.
Apa sebaiknya aku jadi pendengar buatnya.
Kalau diingat-ingat,
hal itu mungkin saja kesempatan terakhirku untuk bisa menolongnya.
P
Pe
Pen
Pene
Pener
Penerj
Penerje
Penerjem
Penerjema
Penerjemah
Penerjemah:
Penerjemah: D
Penerjemah: D e
Penerjemah: De n
Penerjemah: Den n
Penerjemah: Denn y
Penerjemah: Denny H
Penerjemah: Denny H a
Penerjemah: Denny Ha j
Penerjemah: Denny Haj i
Penerjemah: Denny Haji m
Penerjemah: Denny Hajim e
Penerjemah: Denny Hajime I
Penerjemah: Denny Hajime I D
Penerjemah: Denny Hajime ID F
Penerjemah: Denny Hajime IDF L
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.
Penerjemah: Denny Hajime IDFL. U
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.U S
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US S
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US S u
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Su b
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Sub s
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs c
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subsc r
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscr e
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscre w
Penerjemah: Den ny Hajime ID FL.US Subscrew
Penerjemah: Den ny Hajime ID F L.US Subscrew
Penerjemah: Denny Ha jime IDF L .US Subscrew
Penerjemah: Denny Ha ji me IDFL. US Subscrew
Penerjemah: Denny Haji me IDFL.US Subs crew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs crew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Ha jime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subscrew
SANKAREA
Rea...
Rea.
Kamu mengecewakan ayah.
Apa kamu pikir ayah tak akan tau?
Kamu tak boleh kemana-mana!
Kamu tak boleh ke sekolah!
Kamu tak boleh menemui siapapun keluar!
Kamu tak perlu teman!
Aku sudah tak sanggup lagi untuk hidup.
Akulah segala yg kamu butuhkan!
Akan kupakai ramuannya...
untuk mengakhiri ini semua.
Oh.
Jadi aku masih tidak diperkenankan untuk mati.
Selamat pagi, Ayah, Ibu!
Selamat pagi, Rea.
Ayah sudah cerita padaku.
kamu melanggar janjimu dan menyelinap keluar dari rumah?
Apa-apa'an itu?
Maafkan aku, Ibu.
Aku pergi berjalan-jalan ke hutan-hutan karena melihat bulannya begitu indah.
Demi Tuhan, yg benar saja kamu.
Perbuatanmu itu bisa berpengaruh buruk pada reputasiku!
Cukup.
Kamu seharusnya tak berbicara dengan anak gadismu seperti itu.
Iya, iya tau.
Bagaimana dengan sarapanmu, Ibu?
Aku tak lapar.
Rea,
Ayah minta maaf sudah menamparmu kemarin.
Tidak, aku memang salah.
Aku kan memang tidak diperkenakan keluar.
Aku sangat berterima kasih pada ayah.
dan sebaliknya juga ayah.
Pengertianmu dalam hal ini sungguh-sungguh dihargai.
Rea.
Cuma Ayahlah satu-satunya yg bisa melindungimu.
Aku tau.
Ngomong-ngomong, Rea.
Kenapa kamu memakai baju seragam sekolahmu?
Bukankah sudah kubilang kalau mulai sekarang kamu homeschooling saja.
Homeschool=Sekolah di rumah
Aku... Iya sih.
Maafkan aku.
Dan'ichiro-sama.
Rea,
kamu ganti pakaian dulu.
Baiklah.
Apa kamu sudah dapat info?
Iya. Saya sudah mengetahui identitas anak yg kemarin malam itu.
Dia adalah murid SMA Shiyou, dan dia adalah putra seorang pendeta dari distrik kedua.
Begitu ya.
Apa mereka membicarakan tentang Furuya-kun?
Untuk memberinya peringatan supaya tidak lagi menemui Rea,
potong kemaluannya..
Apa? Apa mereka serius!
Furuya-kun ada dalam bahaya!
Apa?
Kamu tuh sinting ya?
Kamu membuat ramuan pembangkit dan memasukkannya ke dalam mulut Babu-chan?
Padahal kamu anak beragama.
Benar-benar...
Iya kan, Mero?
Dia dah parah sampai ke intinya, huh?
Iya, sampai ke intinya.
Aku memang tau kalau kakakku suka hal-hal tentang zombie,
dan bukanlah hal baru kalo hobinya tuh benar-benar gak waras,
tapi ini mengambil kuenya.
potnya memanggil teko hitam!
Kamu benar.
Mungkin aku sudah melakukan sesuatu hal yg buruk.
Tapi peduli amat ah, Babu kan benar-benar hidup kembali!
Hey, apa kamu gak senang?
Babu hidup lagi!
Aku... juga senang.
Tapi, soal... Pembangkitannya... Kayaknya Itu hal yg sulit dipercaya.
Lalu apa itu tadi barusan?
Kamu benar-benar tuli kalau yg tadi itu kamu sebut bukan suara meongnya Babu!
Mungkin sih... Tapi ada yg sedikit aneh darinya.
Matanya terlihat kosong,
dan... aku gak yakin sih, tapi dia terlihat lebih berekspresi ketimbang sebelumnya.
Tapi dia tetaplah Babu yg dulu!
Kurasa ini bukan ide yg bagus.
Yaa, aku kan sudah memberitahukan alasannya padamu!
Dengar, mari kita asumsikan kalo Babu memang hidup kembali.
Apa kamu bisa meyakinkan kalo dia tak akan menyerang orang,
dan mengubah orang-orang yg digigitnya menjadi zombie?
Oh, yg bener aja. Itu kan cuma di komik.
Bisakah kamu memberi jaminan kalau itu tak akan terjadi?
Hey, tunggu!
Tunggu!
Hey, ini tasmu!
Aku gak butuh!
Aku mau bolos hari ini!
hadeehh.
Ada apa ini?
Oh, Kakek.
No comments yet. Be the first to leave one.