è–闘士星矢 THE LOST CANVAS 冥王神話
İlk 168 satır.
Ku ingin tau apakah takdir-ku
Menangkan semua pertarungan
Belum pernah ku rasakan
Kebenaran akan terungkap
Tanpa harus ada korban
Tak perlu hidup begini
Cinta kan penuhi dunia
dan berjaya selamanya!
Saint Seiya, kami memanggil-mu
Saint Seiya, bantu kami melewati
Kabut kebingungan
Gugusan ketakutan
Pusaran keraguan
Bawa kami ke dunia Athena
Kenangan lama kehilangan warna
Saat kulihat lukisan usang itu
Teman masa kecil-ku disana,
dengan senyuman yang sama.
Impian kami tenggelam
dalam selembar canvas
Warna yang tak pudar.
Saling berpegangan,
kita lalui hangat masa lalu...
Mengapa ada cinta & benci
Dalam kehidupan kita?
Bahagia & derita saling terjalin,
selamanya arungi masa muda.
dalam ikatan bunga~
nakushita iro wa tooi hi no kioku
furui e no gu no hako sotto akereba
osanai tomo ga itsumo ita yo ne
kawaru koto nai ano egao
futari de yume wo egaita
kokoro no CANVAS
mada iro asenai
kimi no te to boku no
te wo kasaneta hino nukumori
hito wa naze itoshisa to nikushimi wo
awase motte itsumo ikiru no darou
yorokobi to kanashimi wo karama setsumuida
seishun no towa no kizuna
hana no kusari yo
Sisyphos, berkat pertolongan El Cid,
aku akhirnya dapat menemui-mu.
Nona Athena, berhati-hatilah.
Episode 23 Excalibur
Inikah Mimpi Sisyphos?
Sisyphos, kau masih saja...
...memikirkan Hari Itu?
Tunggu!
Ayo kesini!
Kau terlalu cepat!
Hey! Hati-hati dong.
Kau tau itu penting kan?
Maaf ya.
Baik saja, kak?
Akhirnya aku menemukan-mu, Dewi kami, Nona Athena.
Dewi?
Athena?
Benar.
Tempat-mu bukan disini.
Kembalilah ke Tempat-mu...
untuk bersiap Perang Suci, dan Tuntunlah kami.
Perang Suci...
Tempat-ku?
Siapa kau?
Sasha mau dibawa kemana?
Aku mengerti perasaan kalian.
Namun sudah tidak ada waktu lagi.
Hades menunjukan Tanda-tanda akan Kebangkitan-nya,
yang Mengancam Bumi.
Disini juga Tidak Aman untuk-mu.
Kumohon...
Kumohon.
Sasha!
Tenma!
Hey, tunggu!
Alone!
Kau baik saja?
Apa kau terluka?
Jika aku tidak membawa-nya,
mungkin ia akan Hidup Bahagia.
Namun ini Tugas-ku sebagai Saint.
Ini benar.
Untuk melindungi Bumi.
Tidak, justru Sebalik-nya.
Kau telah melawan Kehendak Dewa,
dengan lakukan ini.
Sisyphos, apa yang kau lakukan ini...
adalah Pemicu-nya.
Yang aku lakukan...
Kau juga melihat dia, kan?
Saudara-ku, Alone, yaitu Hades.
Kau...
Aku...?
Penyebab dari Perang Suci!
Benar...
akulah Penyebab-nya.
Tak pantas menjadi Saint.
Kau setuju kan, Sagittarius?
Kalau begitu...
Panah-lah Jantungku!
Sisyphos!
Dia tidak bangun...
karena dia Menyangkal-nya.
Dan mengalami ini, berulang-ulang kali,
terus Menyalahkan Diri-nya!
Panah Kakak-ku yang memicu rasa itu...
Maafkan aku, Nona Athena.
Pegasus... Alone...
Teman-teman...
Penduduk Bumi!
Tidak, Sisyphos!
Surplice membungkus tubuh Sisyphos!
Sisyphos!
Kau jangan Kehilangan Diri-mu!
Nona Athena...
Aku...
Lupakan-lah aku!
Aku Pendosa Penyebab Perang Suci.
Tidak pantas menjadi Saint.
Aku bukan Orang Suci (Saint).
Dia menolak-ku...
Tidak... Semuanya, termasuk Diri-nya.
Namun ketahuilah...
Sisyphos, Perang Suci bukan kau yang Memulai-nya!
Itu karena...
Sudah hentikan...
...tak perlu berkata-kata!
Kau adalah orang yang Lembut & Baik Hati...
Jika kau jatuh sedalam ini pada Kegelapan,
maka, aku-pun juga akan bersikap!
Sebagai "Dewi Perang"!
Sisyphos, lepaskan Panah-mu!
Lakukan!
Ini adalah Sakit yang kau rasakan.
Menderita karena membawa-ku pergi...
Maafkan aku, Sisyphos.
Nona Athena...
Keputusan-ku untuk pergi, telah membuat-mu menderita.
Aku...
...telah Menyakiti-mu.
Sial.
Aku memang tidak pantas menjadi seorang Saint!
Hari dimana aku masih menjadi Manusia Biasa, bersama Kakak-ku Alone & Tenma,
itulah yang Paling Menyenangkan.
Bagiku itu adalah saat Terpenting.
Namun kau tak perlu Menderita karena memikirkan itu semua.
Aku Terlahir untuk Menghadapi Perang Suci.
"Bintang Kejahatan" telah muncul,
dan "Dewa Kembar" mulai bergerak.
Jika kau tidak datang, mungkin aku sudah mati.
Kau telah Melindungi-ku.
Aku telah Melindungi-mu...
Ya.
Jadi yang aku lakukan Tidak Salah?
Tentu saja tidak.
Kami membutuhkan Kekuatan-mu untuk Melindungi Bumi.
Kau juga tidak lupa akan Janji...
yang kau buat dengan Tenma pada hari itu kan?
"Janji"...
Berhenti!
Tenma...
Kami memang Hidup Miskin.
Tak ada Uang untuk Berobat.
Dan akan Bahagia jika ada yang Melindungi.
Tapi... benarkah kau bisa membuat Sasha Bahagia?
Jika tidak, aku tak akan biarkan kau membawa-nya.
No comments yet. Be the first to leave one.