İlk 183 satır.
Sebelumnya di Vikings
Hidup, Earl Ragnar!
Hidup, Earl Ragnar!
Sang peramal melihat
ayahmu akan memiliki banyak putra.
Aku hamil lagi.
Aku tahu kau lelaki, putraku.
Tuan Ragnar, aku bersumpah untuk setia kepadamu
dan keluargamu.
Leif, kau temanku.
Aku ingin menjadi orang bebas.
Apakah itu penting?
Semua orang di duniamu harus mematuhi hukum.
Kenapa kau bilang, "duniamu"?
Kau sekarang tinggal di sini. Ini duniamu.
Kau dulu menikah dengan Earl,
kau tak mau menikah dengan Earl lain?
- Siapa? - Aku.
Para Dewa ingin kau memiliki masa depan cerah,
tapi mereka bisa menarik itu kapan saja.
Hidup kita ditakdirkan, kita harus menerimanya.
Setiap sembilan tahun,
kami mendatangi kuil di Uppsala,
menunjukkan rasa syukur kepada para Dewa
dan menawakan pengorbanan untuk semua pemberian mereka.
Untuk melindungi kami, kesuksesan di pertempuran,
untuk hujan yang mereka turunkan yang bisa menumbuhkan bibit kami,
dan tentu saja atas anak-anak kami.
Tahun ini aku tak ke sana
karena banyak urusan di sini.
Kemudian calon putraku direnggut dariku dengan kejam
dan aku penasaran apa yang telah kulakukan,
sehingga membuat para Dewa murka.
Apa yang orang Nasrani lakukan dalam menghadapi penderitaan ini?
Di Alkitab disebutkan bahwa semua kesengsaraan akan berlalu.
Jika siapa tahu aku memutuskan untuk pergi.
Aku akan membawa anak-anakk untuk pertama kalinya,
karena penting bagi mereka untuk melakukan perjalanan.
Bagaimana denganmu?
Aku? Ada apa denganku?
Kau mau bergabung dengan kami?
Mungkin kau ingin tetap di sini...
...dan menyembah Tuhanmu sendiri.
Tidak, aku mau ikut.
Bagus.
Aku memang akan tetap mengajakmu.
Hadiah bagi para Dewa, bagi anak-anak.
Berdoa demi kesembuhan putriku.
Hadiah bagi para Dewa.
Berdoa demi kesehatan dan kemakmuran.
Hadiahku bagi para Dewa.
Aku meminta berkah mereka demi putraku.
Gyda, kau yang ambil persembahannya.
Bagi para Dewa, terima kasih untuk bayiku.
Terima kasih.
Ragnar...
Kau tak senang kita akan ke Uppsala?
Tentu saja senang.
Kenapa aku tak senang?
Saat kita mencapai Uppsala,
kita akan tanyakan para Dewa kenapa mereka beri di satu tangan,
tapi mengambil dengan tangan satunya?
Kenapa mereka menjadikanku Earl, tapi membunuh putraku?
Kita bisa memiliki putra lainnya.
Bukankah kita telah mencoba?
Arne.
Gyda, naiklah.
Hati-hati.
Ragnar.
Uppsala!
Floki!
Apakah dia tahu?
Tidak.
Hidup Aesir dan Vanir.
Hidup para Dewa dan Dewi.
Hidup Odin, Thor, dan Frey.
Hidup Vali, Sif, dan Heimdall.
Hidup Balder, Bragi, dan Eir.
Hidup Freja, Loki, dan Frigg.
Hidup Lin, Ifon, dan Mimir.
Hidup Njord, Ran, dan Tyr.
Hidup tombak Odin, palu Thor.
Hidup kemakmuran di Bumi.
Semua...
Hiduplah semua.
Hiduplah semua.
Hiduplah semua.
Kau tahu itu siapa, 'kan?
Tentu saja.
Ini Thor, memegang palu-Nya, Mjollnir.
Siapa yang tak pernah mendengar dentuman palunya saat badai?
Siapa yang tak memercayai Thor yang Agung,
sang penakluk es dan api?
Freja, Loki, dan Frigg.
Hidup Lin, Ifon, dan Mimir.
Hidup Njord, Ran, dan Tyr.
Hidup Odin...
Frey, Dewaku,
berilah aku benih dan berikan aku putra.
Lakukan apa saja kepada hamba-Mu,
buat aku buta atau tuli jika Kau mau,
tapi berikan aku putra sebelum terlambat.
- Hidup... - Hiduplah semua.
Hidup Freja, Loki, dan Frigg.
Odin, sang Ayah.
Hamba datang untuk meminta kasih-Mu.
Hamba ingin tumbuh dan menjadi makmur,
menjadi lebih hidup dan bijaksana. Dengarkan hamba, Dewa.
Hidup semua.
Hidup Aesir dan Vanir.
Hidup para Dewa dan Dewi...
Dewa dari segala Dewa,
sang Ayah, dengarkan doa hamba.
Buat hamba paham akan keinginan-Mu.
Benarkah aku akan punya banyak putra
seperti kata peramal?
Terimalah persembahan yang hamba ingin berikan kepada-Mu...
...lalu jawablah pertanyaan hamba.
Hidup Aesir dan Vanir.
Hidup para Dewa dan Dewi...
Hidup Odin, Thor...
Siapa yang akan mengaruniai aku dengan putraku?
Sif dan Heimdall.
Hidup Balder, Bragi, dan Eir.
Hidup Freja, Loki, dan Frigg.
Bukankah ini bagus, Rollo?
Terutama karena kita di sini bersama.
Ya, selagi kita di Uppsala
mari kita nikmati dan bersuka cita di setiap momennya.
Kau pernah ke sini sebelumnya, Helga?
Tidak.
Kau tahu yang terjadi di sini?
Aku telah mendengar beberapa cerita.
Semuanya benar.
Tapi mereka masih belum mempersiapkanmu
untuk semua yang akan terjadi di sini.
Aku tak sabar untuk melihatnya.
Kapan makanannya siap, Helga?
Aku lapar.
Kau selalu lapar.
Tentu saja. Tapi tak selalu akan makanan.
Kau bisa merasakannya, Gyda?
Kau bisa merasakan kehadiran para Dewa di sini?
Mereka telah meninggalkan aula untuk melihat kita.
Mereka jelas ada di sini.
Mereka beriringan bersama kita.
Juga membuat penilaian terhadap kita.
Kapan kita memberikan persembahannya?
Di akhir festival.
Untuk sementara waktu, kita merayakan para Dewa
dan menikmati kehadiran mereka sebisa kita.
Berikan Athelstan minum.
Pendeta, cangkirmu.
Ibu pernah ke sini sebelumnya?
Sekali.
Apakah Ibu minta sesuatu kepada para Dewa?
Ya. Mereka mengabulkan semuanya.
Apa ini?
Ini semua akan dibunuh sebagai persembahan.
Enam, tujuh, delapan, sembilan.
Tujuh, delapan, sembilan.
Sembilan kambing dan sembilan babi.
Semuanya ada sembilan!
Ya, sembilan untuk tiap jenis.
Lalu ini?
Ini bagi manusia yang terpilih.
Bergabunglah dengan kami, Pendeta.
Minum.
Minum untuk malam ini dan para Dewa.
Juga makan ini.
Kudengar ada rumor hari ini Raja Horik
mungkin akan mengikuti festival.
Itu bukan rumor.
Aku ingin bertemu dengannya.
Ada banyak cerita dan legenda hebat mengenainya.
Terima kasih.
Kau ingin pergi ke sana, 'kan?
Tinggallah.
Kenapa kau tak bisa tinggal?
Pendeta...
Kau jelas tak lelah, Athelstan.
tidak dalam perjalanan besar yang telah kau mulai
dan harus tuntaskan.
No comments yet. Be the first to leave one.