200 dòng đầu tiên.
Saat rubah berusia 100 tahun,
dia bisa berubah menjadi wanita cantik,
atau menjadi pria untuk kawin dengan wanita.
Rubah yang hidup 1.000 tahun
mendapat berkah langit dan menjadi Rubah Ilahi.
Kemampuannya setara dengan dukun hebat.
Dia bisa melihat sesuatu sejauh lebih dari 1.000 ri.
Tadinya ingin ibu berikan di rumah.
Lihat. Ini hadiah ulang tahunmu.
Kau suka hadiahnya?
Ya. Aku sangat menyukainya.
TAHUN 1999, BUKIT RUBAH
Ji-a.
Tolong aku.
Tolong aku.
Tuan putri ayah sudah bangun rupanya.
Syukurlah.
Semuanya hanya mimpi.
Ini buahnya.
Buahnya sudah datang.
Ibu, aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu.
Apa yang terjadi dengannya saat tidur?
Ayah, aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu.
Astaga.
Ayah juga sangat mencintai Ji-a.
Omong-omong, apa Ji-a bermimpi buruk?
Aku tak mau mengingatnya.
Banyak sekali korban berjatuhan dalam kebakaran
di Pasar Seongjin, Samho 2-dong, malam ini.
Api muncul sekitar pukul 19.00
dan baru berhasil dipadamkan setelah melahap tiga gedung.
Total korban saat ini dilaporkan mencapai 22 orang.
Api membakar barang-barang yang menumpuk di ruang kosong…
Ibu.
Aku lapar.
Mau makan buah?
Tidak. Aku ingin makan
camilan kacang kenari.
Camilan kacang kenarinya ada di mana?
Sepertinya camilan kacang kenarinya habis.
Bolehkah ibu membelikannya besok?
Tak ada camilan kacang kenari di rumah.
Karena alergi kacang, aku pernah dilarikan ke rumah sakit.
Benar. Ibu lupa.
Tidak mungkin lupa.
Ibuku adalah seorang dokter.
Karena lelah, ibu melakukan kesalahan.
Kau bukan ibuku.
Ji-a.
Di mana ibuku?
Aku ini ibumu!
Suamiku!
Ji-a, buka pintunya.
Bicaralah dengan ayah.
Kau anak baik, 'kan?
Ji-a.
Lihat dia.
A-eum.
Apa kau A-eum?
Ternyata bukan.
Kau bukan A-eum.
Lupakan semua yang kau lihat hari ini.
Kalau tidak…
Jalan 144, Bukit Rubah,
sebuah mobil sedan terbalik.
Ada noda darah di kursi pengemudi dan kursi penumpang depan.
Darah yang mengalir sangat banyak.
Namun, tidak ada mayatnya.
Ibu.
Ayah.
Ya. Ada satu anak perempuan selamat.
Ibu. Ayah.
Kau tidak apa-apa?
Ibu dan ayahku hilang.
Tolong cari ibu dan ayahku.
Aku pasti mencari ibu dan ayahmu. Jangan khawatir.
Omong-omong, apa kau ingat saat terjadi kecelakaan?
Apa sejak awal kau sendirian?
21 TAHUN KEMUDIAN
PERNIKAHAN 29 AGUSTUS 2020, SABTU
Kumohon makan es krimnya setelah sarapan.
Kenapa tiba-tiba hujan?
Tidak tahu. Padahal hari ini aku menata rambut.
- Aku kebasahan. Astaga. - Rambutmu basah.
- Celaka. - Astaga.
Itu karena hari ini seekor rubah menikah.
Apa?
- Ayo kita berfoto! - Ayo.
Ayo foto!
Satu, dua, tiga.
- Coba kulihat. - Ayo lihat.
- Apa fotonya bagus? - Bagus sekali.
Kau tidak mengirimiku undangan.
Bisakah kalian keluar sebentar?
Siapa dia? Mantan pacarmu?
Perkenalkan kami.
Kubilang keluar.
Lee Yeon, kenapa kau datang?
Aku tidak datang untuk menangkap buket bunga.
Bagaimana kau menemukanku?
Bagaimana kau bisa sembunyi dengan sempurna?
Kau pikir setelah mengubah wajah dan identitas
masa lalu berdarahmu bisa berubah?
Namun, berganti kehidupan itu
tidak semudah berganti jalur kereta bawah tanah.
Selamatkan aku.
Sudah terlambat.
Aku sudah berubah, tak lukai manusia lagi…
Dasar rubah betina.
Setelah makan hati para orang tua angkat dan saudara laki-lakimu,
bagaimana bisa kau memimpikan akhir bahagia?
Aku punya seseorang yang kucintai.
Aku ingin hidup sebagai manusia. Kumohon.
Sangat romantis.
Namun, hari ini kau mati.
Kau juga pernah mencintai manusia.
Kau memahamiku, 'kan?
Ada hal yang tidak kau ketahui.
Pertama. Hal yang paling kubenci
kau membahas tentang skandalku.
Kedua. Di depanku, beraninya kau
mengeluarkan cakarmu.
- Selamat tinggal. - Sekali saja.
Untuk terakhir kali, biarkan aku lihat dia sekali saja.
Kuberikan saran sesuai pengalamanku.
Itu ide buruk.
Kumohon. Ini permintaan terakhirku.
Sudah waktunya upacara pernikahan.
Baiklah.
Sekarang kau harus masuk ke sana.
Mari segera ke sana!
Hanya sampai upacara pernikahan selesai.
"Di dunia ini, makhluk-makhluk yang tidak kita ketahui
mungkin saja hidup bersama dengan kita.
Sejumlah legenda urban yang beredar luas,
mungkin saja kisah tentang mereka."
Bagaimana?
Kau mengubah naskah lagi? Penulisnya akan pingsan.
- Apa dia akan kesal? - Tentu saja.
Meski begitu, lebih baik diperbaiki, 'kan?
Tentu saja.
Kalau begitu, pakai ini.
Seorang produser acara harus punya keberanian.
Kau tahu apa yang aneh?
Aku sama sekali tak percaya dengan mitos atau hantu.
Namun, aku merasa takut.
Aku sama sekali tidak takut,
tapi aku percaya.
Kau?
Kenapa? Apa kau pernah melihatnya langsung?
Ibu.
Ayah.
- Ya. - Benarkah?
Kau sengaja menakutiku, 'kan?
Anggap saja begitu.
Kenapa cuacanya seperti ini?
Katanya hujan di hari pernikahan pertanda akan hidup bahagia.
- Ini kupon makannya. - Tidak usah.
Berikan padaku.
Setidaknya kita bisa makan. Kita sudah beri banyak uang.
Anehnya, aku tidak suka makan di acara pernikahan.
Penyebabnya apa?
Mungkin bau kebahagiaan yang menyebar di udara membuatku sesak.
Terkadang suntikan kebahagiaan itu juga perlu kau terima.
Siapa tahu kau bertemu orang yang ditakdirkan untukmu di sini.
Terserah.
KITA BUTUH CERITA BARU SECEPATNYA
Aku harus cari kisah yang ditakdirkan untukku dahulu.
Wawancaranya dibatalkan.
Sialan.
Ruang Pyebaek di sebelah sini.
Silakan ke sebelah sini. Ikuti aku. Ya.
Mantan penguasa Gunung Baekdu.
Memangnya apa hakmu menghukum kami?
Coba lihat dirimu.
Jika bukan karenamu, aku sedang menonton drama sambil makan es krim.
Kau hanya Rubah Ekor Sembilan yang melanggar larangan dan diusir.
Karena itu, aku sedang membayarnya seperti ini.
Selamatkan aku.
Selamatkan aku.
Siapa kau?
Kau pikir penampilanmu ini bisa menyembunyikan dirimu?
Siapa kau?
Siapa kau?
Kau benar-benar tak patuh.
Tidak boleh.
- Jangan. - Jangan lihat! Kumohon.
Dasar bodoh.
Seharusnya kau kabur saat punya kesempatan.
Aku ingin menjadi pengantin wanita.
Kalau lahir kembali, jangan jatuh cinta lagi.
Aku punya permintaan terakhir.
Tolong hapus
kenangan indah tentangku saja dari orang itu.
Setuju.
Dengarkan ucapanku baik-baik.
Mempelai wanitamu…
Dia bukan gadis yang kau kencani dulu.
Hei, diamlah.
Jangan bicara omong kosong.
No comments yet. Be the first to leave one.