200 dòng đầu tiên.
Pada suatu ketika, di alam, di bawah ombak...
hidup penguasa paling menakutkan yang pernah ada di lautan.
Hiu putih besar.
Selama berabad-abad, mereka dikira sebagai pemburu penyendiri.
Tapi di Selandia Baru, sedang terbentuk legenda baru.
Kisah tentang klan yang saling berperang.
Memperebutkan supremasi.
Saling menghantam!
Beberapa orang percaya ada tiga klan di perairan ini.
Masing-masing punya wilayahnya sendiri...
KLAN BLUFF, KLAN HADES, KLAN EDWARDS
...area dan penguasanya sendiri.
Hidup sang Ratu!
Tapi belum ada yang menyelidiki legenda ini...
hingga sekarang.
Tiap klan ini punya ciri khasnya sendiri.
Ayo, Kina!
Jadi, misi kami adalah mendapatkan...
sebanyak mungkin sampel DNA.
Lihat itu.
Di kerajaan ini, hiu-hiu ini takkan mudah menyerahkan rahasianya.
Kami akan menciptakan perang...
antara semua hiu di area ini.
Mari lihat siapa yang datang untuk makan malam!
Lepaskan bom umpannya!
Ya!
Apa itu?
Tidak!
Hiu putih di seluruh dunia berkumpul di lokasi tertentu...
di Selandia Baru ada tempat bernama Pulau Edwards.
Mengelilingi Pulau Edwards, sebuah daratan kecil...
dekat pantai Selandia Baru, ada kerajaan di bawah air.
Di sini, ada semua hal yang dibutuhkan hiu putih besar.
Perairan dalam yang dingin, banyak ikan dan anjing laut...
yang menarik...
salah satu populasi hiu putih besar terbanyak...
di belahan Bumi bagian selatan.
Aku beruntung bisa kembali ke Pulau Edwards...
selama empat tahun terakhir.
Setiap tahun kami melihat individual yang kembali bersama.
Kita bisa tahu ada beberapa hiu...
yang saling mengenal...
dari cara mereka yang tak saling menakuti.
Tak ada agresivitas.
Mungkin lokasi ini hanya digunakan oleh keturunannya.
Aku sudah bekerja dengan hiu-biu putih ini...
selama lebih dari 20 tahun.
Entah mereka teman atau kakak-beradik...
dan bersaudara atau tidak, aku tahu...
setiap tahunnya, aku melihat hiu tertentu...
dan akan ada kumpulan hiu lain yang mincul.
Jadi, teori di balik klan hiu ini...
adalah kemungkinan adanya hubungan sosial...
antara hiu-hiu ini atau masing-masing klannya...
yang berisi beberapa grup hiu.
Mungkin mereka bersaudara, tapi cara membuktikannya...
adalah mengambil DNA dari semua hiu itu.
Memimpin misi ini, Dr. Tristan Guttridge...
di sisinya ada Kina Scollay...
dan biolog kelautan, Melissa Marquez.
Misi ini memaksa kita mengkaji ulang perilaku sosial hiu putih.
Mungkin mereka tak sepenyendiri yang kita duga.
Selama empat tahun terakhir...
tim ini telah membuat basis data pengenalan dengan foto...
di sekitar Pulau Edwards.
Setiap hiu dan penampakannya, ditandai waktu dan posisinya.
Ini Pulau Edwards...
hal yang menarik di sini adalah ini pulau yang kecil.
Panjangnya sekitar satu kilometer?
Tapi di dalam pulau ini ada habitat mikro.
Di sisi timurnya, ada hutan rumput laut.
Di bagian barat, ada bagian tepian pasir.
Di sisi utara, ada bagian bebatuannya...
dengan tepian yang dramatis...
dan kanal yang melewatinya.
Ini hiu betina terbesar yang pernah kami lihat.
Namanya Cleopatra.
Panjangnya hampir 5,4 meter.
Cleopatra adalah hiu besarnya di sini.
Dia seperti ratu dari Klan Edwards...
menguasai sisi timur pulau.
Dia bukan monster, melainkan induk kawanan.
Hiiu-hiu ini bisa jadi pengikut setianya.
Di sisi barat pulau, Klan Hades.
Di antara hiu-hiu di sini ada satu yang menonjol, Lorenzo.
Pejantan dewasa, panjangnya lebih dari 4,5 meter.
Kalau Cleopatra adalah penguasa di timur...
Lorenzo mungkin rivalnya di barat.
Di bagian utara pulau, ada Klan Bluff.
Selama dua tahun kami di sana...
kami bisa mengenali dua hiu...
Chomp dan Posh.
Pertama kali terlihat di bagian utara pulau itu...
dua hiu putih ini amatlah kompetitif...
dengan hiu-hiu lainnya.
Chomp dan Posh muncul...
beberapa kali, baik di timur dan barat.
Jadi, muncullah pertanyaan.
Apakah mereka berteman?
Apakah mereka bermain bersama di pulau lain?
Ada apa ini?
Dalam legenda ini, mereka para penjarah kerajaan.
Selalu siap bertarung.
Bagaimana rencanamu?
Bagaimana kita akan ke sana dan mendapatkan sampelnya?
Cara terbaik adalah menjadi salah satu dari mereka.
KLAN EDWARDS
Ada apa ini?
Siap?
Lihat itu.
Bagus.
Ini kandang hiu terbaik, Rover.
Ini tampak seperti hiu.
Rover dibuat menyerupai hiu putih betina sepanjang 5,2 m.
Dilengkapi dengan kokpit akrilik setebal 2,5 cm.
Kalau hiu menyerang, katup keamanan bisa diaktifkan...
untuk mengembungkan kantung darurat...
membuat Rover naik ke permukaan.
Warna yang bagus, bahkan ada pintu untuk keluar-masuk.
Ini luar biasa.
Kadang sulit mendapatkan sampel dari hewan-hewan itu...
yang berada di dasar laut.
Alat ini membuatku tampak seperti hiu putih.
Mereka mungkin akan memeriksaku...
dan aku bisa dapatkan biopsi yang penting.
Bagus. Kadang di atas...
hanya setengahnya yang akan naik, bukan?
Jadi, bagus kalau bisa ke bawah.
Tapi bagaimana menurutmu soal warnanya, Melissa?
Kau takkan bisa mengenakan baju selam hitam...
dan menjadi bagian dari kumpulan hiu itu.
Pewarnaannya adalah soal warna gelap di atas...
dan warna cerah di bawah...
jadi, ini harus diperbaiki.
Ya, dan aku akan mengenakan baju selam putih.
Aku akan kenakan BCD hitamku...
tapi aku memikirkan itu, karena aku akan ada di perutnya...
yaitu bagian putih dari tubuhnya.
Jadi, kau menyatu dengan hiu dalam dirimu...
dan kau menjadi hiu.
Aku ingin menjadi hiu dan akhirnya aku bisa.
Seperti baju pahlawan super warna putih.
Benar.
Masih ada titik buta besar dari semua ini...
yang membuatmu tak bisa melihat...
jadi, pandanganmu akan lebih ke arah bawah.
Jadi, komunikasi dengan kami akan penting...
untuk memastikan kau tahu apa yang ada di atasmu...
- tempat yang tak bisa kau lihat. - Benar.
Jadi, kalau ada yang menggigit siripku...
aku takkan mengetahuinya.
- Ketidaktahuan itu bagus. - Benar.
Itu bagus. Dari segi manuvernya...
bagaimana kau akan bisa...
mengambil sampelnya?
Atau itu akan agak menyulitkan karena ada tiang...
Ini hiu yang besar...
seharusnya akan cukup lapang. Ruangnya cukup.
Aku bisa membukanya kalau perlu dan membuka ini.
Baiklah.
Tapi kurasa aku takkan senang saat melakukan itu...
jadi, kita lihat saja nanti.
Tapi kerennya, aku bisa melihat ke bagian bawah...
jadi, tak hanya bagian depannya.
Aku bisa lihat ke bawahnya juga.
Semua ini, saat masuk...
akan memberiku kesempatan bagus...
untuk tak hanya mengamati hewan-hewan itu...
dan mendekat kepada mereka...
lalu melihat interaksi di antara mereka...
tapi juga mengambil sampelnya.
Hebat, Kawan.
Aku sungguh tak sabar menggunakannya...
dan mengalami bagaimana rasanya menjadi hiu.
Siapa tahu?
Itu keren. Aku tak sabar melihatnya.
- Hiu. - Hiu.
Mari masukkan kau ke air.
Ayo.
Ini hari pertama.
Kami siap memasukkan hiu ini ke dalam air...
untuk pertama kalinya.
Aku ingin tahu cara kerjanya...
Karena aku belum pernah melihat ini.
Jadi, di sini...
ada ruang di bawah hiu ini...
tempat Tristan berbaring, dan coba mengamati hiu-hiu itu...
bertingkah sealami mungkin...
dengan sesuatu sebesar ini...
lalu coba mendapatkan biopsi DNA...
dari hiu dengan alat itu.
Tristan akan memakai pakaiannya...
kami masukkan alat ini ke air...
untuk melihat apakah akan berhasil.
Kami sedang menyiapkan posisi hiunya.
Aku akan masuk ke Rover.
Semoga aku bisa mendekat...
terutama ke hiu yang berada di dasar laut...
dan mengambil sampelnya.
Atas. Ini Tristan. Kau dengar?
No comments yet. Be the first to leave one.