200 dòng đầu tiên.
Ini kisah nyata, tapi aku tak percaya ini sungguh terjadi.
Ini juga kisah pembunuhan.
Sukar kupercaya takdirku.
Dan kisah cinta dari semua keanehannya.
Aku tahu pembunuhnya...
Aku tahu korbannya.
Aku tahu waktunya.
Aku tahu tempatnya.
Aku tahu motif dan caranya.
Aku tahu siapa yang jadi pengalih perhatian dan kambing hitamnya.
Aku tak bisa menghentikan mereka meski aku mau.
Kau.
Selalu kau.
Kau tak bisa menghentikan orang saat mereka sudah mulai.
Kumohon.
Kau tak bisa hentikan orang saat mereka sudah mulai menciptakan.
Ini dimulai 3 pekan yang lalu saat aku terbang dari New York.
Tak ada orang waras yang mau ke London saat ini.
Mereka takut krisis mencapai puncaknya...
Dan semuanya menjadi kacau.
Kukira aku akan dapat sesuatu untuk ditulis.
Pekerjaanku menulis cerita fiksi, tapi novelku...
Tidak sepenuhnya fiksi.
Kau sudah sampai di tujuan.
Tidak banyak orang yang ingin ke London saat ini.
Aku menjawab iklan pribadi di New York Review of Books.
Penulis terkenal Mark Asprey menawarkan bertukar apartemen.
Pasti akan banyak orang yang mau seandainya tak ada krisis sekarang.
Tapi Mark akhirnya keapartemenku yang jelek di Hell's Kitchen.
Astaga.
Dan aku dapat kunci apartemen 3 kamarnya di London.
Tn. Samson Young, Ini Mark Asprey.
Aku ingin memastikan kau selamat dari penerbanganmu, Sobat.
Anggap saja rumah sendiri. Jangan sungkan menyentuh apa pun.
Semua yang ada di rumah itu telah menginspirasi buku-bukuku...
Sampai terjual jutaan kopi.
Kuharap kau juga bisa terinspirasi. Sungguh.
Maaf rumah itu belum rampung.
Aku sedang merenovasi gedung itu, tapi kepanikan di mana-mana...
Membuatku tak bisa mendapatkan apa yang kubutuhkan...
Tak peduli berapa banyak uang yang kukeluarkan.
Aku meninggalkan novel ketigaku di meja...
"Crossbone Waters."
Membaca ulang kisah klasik tak ada salahnya.
Menghidupkan kembali inspirasi.
Rumahmu sangat luar biasa.
Aku tak mengira tempatnya begitu bersahaja.
Kau tahu, karakter terbaruku tinggal di Hell's Kitchen...
Kurasa aku akan membuat dia semakin miskin.
Ini akan luar biasa dan rasa terima kasihku tak akan cukup.
Kuharap kau bersenang-senang.
Hai, Harimau.
Dan lagi.
Kuharap kau bisa menikmati cerminnya.
Sungguh.
Sampai jumpa, Sobat.
Jika London adalah pub dan kau ingin keseluruhan cerita...
Kau akan ke mana?
Ke pub London.
Perkenalkan Samson Young.
Temanku yang terkenal dari Amerika.
Perkenalkan temanku Thelonius.
Dean, Zbig, Zbig2, Big Dread.
- Shakespeare. - Shakespeare.
Norvis, Fucker, Bogdan, Juniper.
Lalu ada Pepsi, Pongo, dan God.
Dan rekanku, Guy Clinch.
Dia kaum bangsawan, sepupu raja atau ratu atau entah siapa.
Dia agak bermasalah saat baru datang ke Black Cross.
Kemudian dia kukenalkan pada beberapa orang.
Sekarang dia sudah akrab di sini.
Guy Clinch, Samson Young.
- Senang bertemu kau, Samson. - Panggil saja Sam.
Sam baru saja sampai, orang Amerika, penulis.
Sial.
- Kau baik-baik saja? - Ya. Itu lintah darat.
Lintah darat? Keith, harusnya tak kau lakukan itu.
Sudah kucoba. Setiap kupinjam uangmu, aku selalu bayar, 'kan?
Kau tidak pernah membayarnya.
- Senang bertemu kau, Sam. - Ya, aku juga.
Kau tidak meminjamkan uang, Sam?
Tidak, aku hanya penulis yang bangkrut.
Itulah sebabnya mereka harus pinjamkan aku uang, 'kan?
Aku harus bayar sewa.
Dua minggu.
Terima kasih sudah percaya padaku.
Aku harus pinjam uang dari lintah darat, Kirk Stockist.
Masalahnya aku sudah berutang latihan dart dan biaya lainnya.
Aku mengenali baunya, tapi wajahnya tidak.
Lalu aku harus pinjam uang Ashley Royal untuk bayar Kirk.
Waktumu seminggu.
Lalu kau menderita.
Itu akan bagus jika aku tak berinvestasi dengan tak bijak.
Jadi aku harus pinjam uang dari orang bernama Chick Purchase.
Masalahnya di antara kami ada rasa benci.
Kau tahu sesuatu?
Sebenarnya aku senang meminjamkan sebanyak mungkin.
Jadi aku bisa menghajarmu habis-habisan jika kau tak bayar.
Tolong jangan gelitiki aku dengan itu.
Siksaan itu tak akan berakhir dengan cepat.
Aku janji kau tak akan menikmatinya.
Jadi saranku...
Rayakan selama kau bisa...
Jangan disia-siakan.
Sekarang utangku akan dibayar lunas secepatnya.
Jaga dirimu.
Kau tidak suka dart, Sam?
Akan kuajari jika kau mau.
Dart...
Adalah takdir.
Ya Tuhan.
Ada rokok Gauloise?
Kami tidak menjual produk Prancis, Sayang.
Carlyle, kemari.
Sekarang juga.
Belikan rokok Prancis untuk perempuan ini.
Pergilah.
Gadis malang yang sedang berduka.
Apa tak ada yang sesuai rencana?
Aku sudah tinggal di dekat sini lebih dari setahun...
Ini pertama kalinya aku kemari.
Aku selalu penasaran pada tempat ini.
Tapi aku tak pernah berani.
Kutebak, kau dari pemakaman?
Dia bukan keluargamu, 'kan?
- Bukan orang yang akrab denganku. - Tetap saja kau ke pemakamannya.
Itu untuk menghormati almarhum.
Di sinilah kami, di ambang sebuah lubang hitam.
Semuanya termasuk materi dan foton...
Yang melewati ambang ini, tak bisa melarikan diri.
Kerudung hitam, maknanya sangat ironis.
Kurang banyak kesempatan bagiku untuk berbusana serba hitam.
Harusnya orang-orang lebih sering meninggal.
Siapa namamu, Sayang?
Nicola Six.
Kau mau seks?
Namaku S-I-X.
Pergi.
Terima kasih.
Suatu kehormatan bisa melayanimu.
Kau tak apa-apa?
Maaf. Terima kasih.
Aku harus pergi sekarang.
Kalian sangat baik.
Keith, menurutmu bagaimana...
- Gadis seperti itu? - Seperti apa?
Bung, dia memimpikannya. Tidak, dia memohon.
Dia baru saja dari pemakaman.
Dia akan berdoa untuk itu.
Kehidupan terus berjalan, 'kan?
Dengan Keith dan Guy, aku punya dua karakter bagus di novelku.
Dua pria yang menunjukkan perbedaan sosial.
Tapi kisah ini tak akan dimulai tanpa gadis itu.
Tak ada novel tanpa gadis itu.
Kata orang yang pertama musnah karena pemanasan global...
Adalah bunga.
Tak akan ada bunga lagi.
Tapi gadis sepertimu, obyek keindahan.
Kau pasti bisa terus menonjol.
Sedangkan aku pria yang bisa mengurus semua kebutuhanmu.
Berapa nomor teleponmu, Nick?
Dari semua kemungkinan, sepertinya dia tinggal di gedungku.
Menakjubkan.
Obat-obatan dari Dokter Slizard tiba di waktu yang tepat...
Seperti sekotak permen.
Kenapa aku tak bisa melakukannya?
Kenapa aku tak bisa menulis?
Pekerjaanku menulis.
Aku seorang penulis.
Sejak pemikiran Nicola menjadi konsekutif...
Dia mengetahui dua hal aneh.
Aku selalu tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Yang kedua, dia tak boleh memberi tahu pada siapa pun yang pertama.
Dia seperti peramal.
Nicola melihat kematian banyak hal.
Dia tahu temannya, Dominique, akan terjatuh dan mati.
Menyakitkan. Aku bersiap untuk kematian Ayah dan Ibu.
Dia tahu orang tuanya akan tewas dalam kecelakaan pesawat.
Orang tuaku meninggal bersamaan...
Seperti yang selalu kuketahui.
Jadi, kenapa harus mencintai seseorang?
Aku bertemu pilot yang selamat dan tidur dengannya.
Jika kecelakaan tak membunuhnya, cinta yang membunuhnya.
Dia melihat lingkaran kehancuran konsentris...
Dengan London sebagai target sasaran di tengah papan.
Dia tahu hal itu datang.
Nicola juga tahu kapan kisahnya akan berakhir.
Beberapa menit setelah tengah malam.
Saat ulang tahunnya yang ke-30.
Perayaan Guy Fawkes...
Jalan masuk terakhirnya...
Di pub Black Cross.
Aku menemukan pembunuhku.
- Aku menemukan pembunuhku. - Aku bertemu dengannya.
Hari ini.
- Ya? - Halo.
Namaku Samson Young. Aku tinggal di lantai bawah.
Kau tidak mau duduk?
Terima kasih.
Baiklah.
No comments yet. Be the first to leave one.