200 dòng đầu tiên.
Diterjemahkan Oleh : Galank87 AKA Battosai212
Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More
Dengar, dan akan kuceritakan kisah tentang cinta pertamaku.
Ini dia. Namanya Jo Hani.
Apa kalian percaya dengan cinta pertama?
Akupun dulu percaya.
Dan aku juga ingin agar dia menjadi cinta terakhirku.
Mungkin itu sebabnya hal yang pertamakali itu sangat penting.
Kau sulit melupakan orang yang kau cintai.
Saat perjalanan pertama kalinya.
Ciuman untuk pertama kalinya.
Aku percaya kalau itu akan bertahan selamanya.
Aku akan ikut di ajang pencarian bakat.
Wow, benarkah?
Aku akan bernyanyi cuma untuk satu orang...
...untuk Malaikat favoritku.
Saat di pertengahan musik, aku akan memanggil namamu...
Saat dia memanggil namaku...
...aku akan menghampirinya...
Aku dedikasikan lagu ini cuma untuk satu orang spesial bagiku.
Tapi, saat dia memanggil sebuah nama...
Han Song-yi!
Namaku adalah Na Jeong-ju.
Tolong beri sambutan kepada Jo Hani!
Sekarang saatnya membicarakan yang lebih mendalam.
Pertanyaan pertama, siapa cinta pertamamu, kapan dan di mana terjadinya?
Cinta...
...kurasa aku tak beruntung.
Aku tak pernah tahu apa artinya cinta.
Cintailah bokongku. Mati, matilah!
Hei! Apa yang kau lakukan?
Hei berhenti di sana! Berhenti!
Aku tak percaya pada cinta.
-=Project Makeover=--
Halo, Tn. Jang. / Ada di mana kau?
Aku sudah hampir sampai, sebentar lagi.
Cepatlah!
Baik, sampai ketemu nanti.
Na Jeong-ju.
Na Jeong-ju!
Hei, Na Jeong-ju!
Na Jeong-ju!
Kau Na Jeong-ju, kan?
Batman!
Tae-hoon?
Dia ini teman SMA-ku dan juga...
...cinta pertamaku.
Aku baru tahu, ternyata dia orangnya.
Oh ya, Seon-mi.
Kau masih ingat Tae-hoon?
Tae-hoon?
Ya, Oh Tae-hoon. Yang pidato di acara perpisahan SMA kita.
Si Kutu Buku itu? Bukankah dia pergi ke Amerika?
Dia sudah kembali.
Dia adalah pemilik,...
...Hitec? Nama jenis perusahaan apa itu?
Apa kau pernah dengar?
Hitec? Suatu perusahaan yang bergerak di bidang ponsel?
Yang lucunya, dia bilang kalau aku adalah cinta pertamanya.
Jeong-ju!
Coba lihatlah ini,...
...Industri Teknologi yang sedang naik daun. Oh Tae-hoon, pemilik dari perusahaan Hitec.
Dia memulainya kecil-kecilan sampai menuju perusahaan dengan penghasilan jutaan dolar.
Jutaan dolar?
Berapa kira-kira jumlahnya dalam uang Korea?
Sikapmu selalu terobsesi dengan masalah materi.
Dia orang yang hebat!
Apa maksudmu? Aku tak begitu yakin...
...kau coba saja sendiri.
Pedang bermata tiga.
Kau masih menyimpan dendam pada cinta pertamamu.
Hei, dia benar sekali! Dia pasti sedang membicarakan Jo Hani.
Dia luar biasa!
Kenapa, apa kau ingin mengajaknya kencan?
Kau membuatku takut! Lepaskan baju itu sekarang!
Kau adalah cinta pertamaku.
Na Jeong-ju,...
...kau tahu sudah jam berapa sekarang?
Tn. Jang, Nn. Kim Jeong-eun sudah datang.
Aku akan mengurusmu nanti.
Maaf atas penundaan acaranya.
Kau tak merasa kalau gaun itu terlalu ketat?
Sebenarnya, ini sedang tren...
...karena akan terlihat kuat, ditambah warna yang agresif.
Bahkan produksi ternama kini banyak yang melakukannya.
Jadi konsep utama di acara kita adalah...
Konsepnya apa?
Kill Bill.
Na Jeong-ju?
Bisa kau kencangkan bros ini padanya?
Tentu saja.
Jaga sikapmu pada tamu istimewa kita ini, oke?
Ya, Nyonya, di mana kau saat ini?
Akan kupasangkan bros-mu.
Baiklah.
Kau punya mata yang indah.
Siapa namamu? Aduh!
Maafkan aku.
Apa yang kau lakukan, Nn. Na!
Jangan khawatir, aku baik saja... aku tak apa-apa.
Traktir aku secangkir kopi nanti, oke?
Tadi kau lihat wajahnya yang tersipu-sipu itu?
Itulah yang kusebut dengan "Di luar jangkauanmu"
Kenapa Tn. Jang tak menyuruhku yang melakukannya?
Na Jeong-ju sudah membuat citra perusahaan kita terlihat buruk.
Itu pasti sangat menyakitkan Hani-ku yang malang.
Nn. Na, giliran kita yang selanjutnya.
Baiklah.
Aku harus pergi.
Tunggu... / Aku harus pergi.
Tunggu!
Aku belum selesai, tunggu!
Kau pikir kau mau ke mana?
Tunggu! Aku belum selesai, lepaskan aku!
Lepaskan aku dulu!
Kau baik-baik saja?
Na Jeong-ju!
Mungkin harusnya aku bunuh diri saja...
Jeong-ju, berikan nomor teleponnya Tae-hoon!
Apalagi sekarang?!
Jeong-ju, kenapa kau tak meneleponku?
Oh, apa ini kau, Tae-hoon?
Ya, apa yang akan kau lakukan malam ini?
Tunggu, aku harus periksa dulu jadwalku.
Ya, aku sedang bebas malam ini...
Dekat Gwanghwamun?
Baik, sampai ketemu nanti.
Je voudrais une salade de tomate...
...et un steak avec frites.
Et comment boit en?
Kau ingin pesan anggur khusus?
Apa? Baiklah, Majuang?
Anggur ini rasanya kuat sekali!
Permisi, aku ingin ke toilet wanita dulu...
Kau pasti bisa!
Anggur ini rasanya kuat sekali!
Tae-hoon, apa wajahku mulai memerah?
Aku malu sekali.
Pyeongchang-dong dekat sekali dengan tempat tinggalku.
Apa kau membawa mobilmu?
Tidak.
Bagus sekali! Aku akan memberimu tumpangan.
Kau tak boleh mengendarai mobil dalam keadaan mabuk.
Baiklah.
Hei, kau sudah dengar tentang kecelakaan yang menimpa Jo Hani di fashion show?
Bukankah itu karena ulahmu?
Apa?
Jo Hani?
Ya, kau pasti ingat saat dulu dia selalu mengejar cintanya?
Dia sangat menggilainya.
Dan pergi ke Chuncheon dengannya...
Hei, apa yang kau bicarakan?
Siapa bilang aku pergi ke mana dan dengan siapa...
Bukannya dulu kau pergi ke Chuncheon dengan Hani?
Sudah hentikan.
Kau pergi selama 3 hari...
Hei, Tae-hoon, apa kau masih ingat?
Sepertinya aku sudah lupa...
Bagaimana kalau kita pergi? Aku tahu sebuah bar yang bagus.
Bukankah itu di musim panas? Saat itu benar-benar panas.
Tanggal 17 Juli. Di hari kelulusan dan ulang tahun sekolah kita...
Benar sekali! Kau punya ingatan yang bagus sekali.
Kupikir kau sudah lupa...
Nakal sekali, kau selalu ingat pada semua hal!
Ya, aku pergi ke Chuncheon dan tidur dengannya. Puas?
Itukah yang kau ingin dengar?
Kau memang menyebalkan! Kenapa harus pura-pura tak ingat!
Jeong-ju!
Hei, Na Jeong-ju! Na Jeong-ju!
Ayo kita kembali ke dalam.
Sudah lupakan saja.
Kau saja yang kembali dan bersenang-senang dengan Tae-hoon.
Dasar cewek matre.
Ya, aku memang cewek matre. Lantas kenapa?
Lalu kenapa kau berpakaian rapih dan memakai makeup yang cantik?
Apa kau sangat bersemangat ingin bertemu dengan jutawan? Aduh!
Kau jahat sekali.
Kakak...
Kakak...
Kakak!
Maafkan aku, oke? Aku takkan pernah melakukannya lagi, aku janji!
Kuharap kau tak lupa dengan peringatan di hari ini.
Ayah selalu merasa bersalah padamu dan Young-woong.
Yang selalu bekerja, dan pergi untuk menyamar.
Oh ya, apa kau menyadarinya?
Salju selalu saja turun di hari peringatan ini.
Dulu Ibumu sangat menyukai salju.
Ya, Detektif Kim.
Detektif Na, dia terlihat di Incheon.
Apa? Big Head sudah muncul?
Kurasa sebaiknya kau ke sini.
Baik, di mana kau saat ini?
Tidak, aku akan segera ke sana.
Dasar jalang yang tak tahu berterima kasih.
Sudah melupakan hari peringatan Ibunya sendiri.
Hei, Na Jeong-ju. Bagaimana kau bisa pergi begitu saja?
Itu membuatku tak enak.
Seon-mi, butuh berapa pil tidur yang harus kuminum agar aku bisa mati?
Kau mulai lagi.
Kau jangan pernah berpikir untuk meminum pil apapun.
No comments yet. Be the first to leave one.