Rasuk

Rasuk

Tải xuống Phụ đề Indonesian

Thông tin phát hành

Rasuk 2018 NF WEB-DL
Bình luận bởi Putra14
Netflix Retail.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Được xuất bản vào: 2020-08-12
Lượt tải xuống: 28
Khiếm thính: No

Xem trước phụ đề Indonesian

180 dòng đầu tiên.

BERDASARKAN NOVEL LARIS "RASUK" OLEH RISA SARASWATI

Aku Langgir.

Langgir Janaka lengkapnya.

Nama yang aneh. Seaneh jalan hidupku.

Sial, seperti nasibku.

Ambu membenciku dari dahulu.

Selalu salah di matanya.

Sejak dia menganggap aku sebagai pembunuh Abah.

Terima kasih. Selamat siang.

Terima kasih, Pak.

Langgir.

- - Gir!

-Abah! -Abah!

Langgir! Abah!

-Abah! -Abah!

Abah!

Abah!

- Sayang. Bakula. -

Buat susu dahulu, ya. Ambu buatkan. Sama Ambu dahulu, Sayang.

Sama Ambu, ya.

Sekalipun Ambu menikah lagi dengan Om Udin,

laki-laki baik yang mencintai Ambu dan berusaha merebut hatiku,

Ambu tetap tidak pernah mau memaafkan aku.

Langgir.

Kau kenapa dengan adikmu, Bakula Borneo?

Nama Bakula Borneo itu, untuk mengingatkan perjuangan Ayah dahulu.

Maksudnya, perjuangan Om Udin dahulu waktu di Kalimantan.

Sebelum bertemu dengan Ambu dan kau.

Aku benci Ambu.

Aku benci Om Udin.

Sekarang, kebencianku bertambah satu.

Bakula Borneo. Nama yang lebih aneh.

Tidak ada yang mengerti perasaanku.

Tidak juga teman-temanku.

Sekar Tanjung, Lintang Kasih, dan Francisca Inggrid.

Abah pernah bilang,

"Naik gunung

adalah cara yang tepat untuk melepaskan rasa kecewa dan marah."

"Di puncaknya,

kita bisa melepas rindu.

Seakan kita bisa bertemu lagi dengan orang yang kita sayang."

Abah...

aku rindu Abah.

Abah!

- Sekar. - Guys,

sebelum aku liburan ke Singapura, bagaimana kalau kita ke sini?

Karma Rinjani?

Namanya mirip pedepokan silat?

Mentang-mentang anak silat.

Ini kompleks vila proyek pamanku.

Dia beli tanah sepuluh hektare di sana.

- -Tunggu.

Berarti kita berkemah di sana?

Tentu tidak, Inggrid.

Contoh vilanya sudah jadi.

Kita menginap di sana.

Benar begitu.

Inilah Putri Sejagat.

Hidup mereka enak. Nasib mereka beruntung.

Berada di antara mereka, kadang terasa menyiksa.

Aku sayang mereka.

Tetapi aku juga benci.

Benci pada kesempurnaan yang mereka punya.

Gir, kau ikut, bukan?

Tidak. Tak menarik.

Aku balik, ya? Ada urusan penting.

Mau momong adik baru, ya?

Ini, buat permohonan.

Oke.

Mudah-mudahan Langgir diberi umur yang panjang,

dan setop berpikir mau mati.

-Kenapa begitu permohonannya? -Biar saja.

Ya.

Terima kasih.

-Ini, cobalah. -Baiklah.

Ya, tak apa-apa.

Sekali-sekali buat permohonan untuk teman baik.

Kalau hidupmu seperti aku, Bi, kau juga tak akan tahan.

Langgir.

Aku tak akan bosan mengatakan ini kepadamu.

Aku cuma mau kau bersyukur dengan semua anugerah yang kau miliki sekarang.

Anugerah apa? Putri sejagat?

Lama-lama aku tak yakin kalau kami benar-benar berteman.

Mereka semua menyayangimu.

Aku tak mau kau kehilangan semua itu karena kau tak pernah menghargai mereka.

Anugerah Tuhan dalam hidup itu seharusnya adalah kau, Abimanyu.

Bagaimana aku bisa berterima kasih?

Kalau aku tak pernah tahu apa perasaanmu juga sama seperti perasaanku.

Bi, ayo ikut liburan.

Liburan ke mana? Ke Singapura seperti Lintang?

Kalau aku seperti Lintang, bukan cuma kuajak ke Singapura.

Kalau bisa keliling dunia.

Sensitif. Ya, sudah, mau liburan ke mana?

Ke Karma Rinjani. Katanya paman Lintang punya vila di sana.

Sepertinya aku tak bisa. Soalnya tugas kampus masih banyak.

Yah...

Tanpa Abah, kurasa tak ada lagi yang istimewa, tiap pulang ke rumah ini.

Abah, aku pulang!

-Abah! - Langgir!

Ayo!

UNTUK SANG PENCINTA ALAM OM UDIN

Abah!

Abah!

Abah.

Abah.

Langgir rindu dengan Abah.

- -

Bakula berisik sekali.

Bakula!

Aku itu bukan kakakmu! Aku tak akan pernah menyayangimu!

Aku serius, Bakula! Aku tak menyayangimu.

Aku tak akan pernah jadi kakakmu! Mengerti?

Malah meledek.

Bagus rumahnya.

- - Terima kasih, Pak.

Semoga Bapak cocok dengan rumah ini. Untuk masalah harga, masih bisa turun.

-Ya, bukan? -Ya, Bu.

Baiklah, kalau begitu saya pamit dahulu.

-Terima kasih, Bapak. -Sama-sama. Terima kasih.

-Juga terima kasih, Ibu. -Terima kasih, Pak.

-Sampai ketemu lagi. -Ya.

Bu,

sebaiknya Ibu bicara dahulu dengan Langgir.

Soal niat Ibu ingin menjual rumah ini.

Percuma, Pak.

Dia tak akan mengerti. Kita punya banyak keperluan untuk Bakula.

- -

-Bakula, Bu. -Bakula.

-Bakula! -Bakula!

Ya, Allah! Sayang!

-Kau tak apa-apa, Nak? -Kenapa bisa jatuh?

-Ibu lupa mengunci pembatas ranjangnya? -Tidak.

Langgir.

Kau di sini?

Apa kau sengaja membiarkan adikmu jatuh?

Ambu tak boleh jual rumah ini.

Rumah ini rumahku dan Abah.

Kau jangan mengalihkan pembicaraan.

Jadi, kau sengaja menjatuhkan adikmu?

Ambu jangan alihkan pembicaraan!

Ambu lupa ini rumah siapa?

Rumah ini rumah mantan suami Ambu.

Tempat aku dilahirkan.

Ini bukan masalah kenangan.

Ini masalah kebutuhan hidup.

Kau juga harus mengerti persoalan di rumah ini.

Sudah, cukup.

Kita bisa bicara baik-baik.

-Kita ini keluarga. -Bukan!

Lebih baik aku mati, daripada punya keluarga yang penuh kebencian seperti ini!

Sudah rapi?

Barangnya sudah semua?

-Sudah. -Yakin tak ada yang ketinggalan?

-Ya, Pa, yakin. -Begitu kau sampai,

langsung kabari Papa, ya?

-Oke. -Jangan buat Papa khawatir.

-Ya, Pa. -Obat-obatanmu sudah semua?

-Sudah, Papa. -Inhaler ?

- Aman. - Oke.

Ayo.

-Love you, Sayang. -Love you too, Pa.

-Baik-baik, ya? -Dah.

-Kami pergi dahulu, Om. - Oke. Om titip Lintang.

Suruh dia jangan terlalu cape. Perjalanan kalian masih jauh.

Loh, katanya dekat.

Papa berlebihan. Perjalanannya cuma dua jam.

Tenang, Om. Lintang aman dengan kita.

Jalan dahulu, Om.

-Jalan dahulu, Om. -Dah.

Yang dapat Joker, lulus kuliah lebih dahulu.

Tak seru sekali.

Kenapa tidak, "Yang dapat Joker bakal mati lebih dahulu?"

Seram sekali, tak mau!

Itu baru seru!

Nanti tak usah dilihat kita dapat kartu apa.

Simpan saja buat diri sendiri. Ya?

Ya, sudahlah.

Ini.

- -Ini.

Aku tak mau mati dahulu!

Rasuk subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Rasuk

Bình luận

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left