200 dòng đầu tiên.
Oh, itu bagus.
- Okay. Baiklah, Phoebe? - Okay, okay.
Jika aku punya kekuatan maha kuasa utk sehari, aku ingin, um, perdamaian dunia...
...tak ada lagi kelaparan, perbaikan pada hutan hujan.
Dan payudara yg lebih besar.
Well, kau mengambil punyaku, jadi...
Chandler, bagaimana denganmu?
Jika aku maha kuasa utk sehari, aku akan memberikan kekuatan itu padaku untuk selamanya.
Heh. Lihat, selalu ada satu orang.
"Jika aku mendapatkan 1 permohonan, aku akan memohon 3 permohonan lagi."
Hey, Joey. - Hey, sobat.
Apa yg akan kau lakukan jika kau maha kuasa?
Mungkin bunuh diri.
Maaf?
Hey, jika si Joey kecil mati maka aku tak punya alasan untuk hidup, kan?
Joey, uh, maha kuasa (omnipotent).
Kau?
Ross, aku...
Bagaimana dia melakukan itu?
Aku tak bisa tidur di tempat umum.
Kau lihat dia?
- Dia begitu damai. - Yeah.
Apa? Apa? Hai.
Tak apa, kau tahu. Kau hanya tertidur lagi.
- Oh. - Ada apa denganmu?
- Aku tdk tidur semalam. Mengapa?
Nenekku punya pacar baru...
...dan mereka tidur berdua...
Dan tuli.
Jadi mereka terus2an meyakinkan satu sama lain bahwa mereka merasa senang.
Kau tak tahu betapa ributnya mereka.
- Kau bisa menginap denganku dan Rachel malam ini. - Makasih.
95, 96, 97.
Lihat, sudah kubilangkan. Kurang dr 100 langkah dr tempat kita kesini.
Kau sungguh kurang kerjaan, bung.
Hey, ini dia si anak yg berulang tahun.
Ross, coba lihat. Tiket hockey.
Rangers-Penguins malam ini di the Garden. Kami akan mengajakmu nonton.
- Selamat ulang tahun, sob. - Kami menyayangimu, bung.
Lucu sekali, ulang tahunku sudah lewat 7 bulan yg lalu.
- Jadi? - Jadi kurasa kau punya kelebihan tiket...
...dan tak dapat memutuskan siapa diantara kalian yg harus mengajak teman? Huh?
Well, kau seperti tuan Gelas-Setengah-Kosong.
Oh, Tuhan. Oh.
Hari ini tanggal 20? 20 Oktober?
- Aku berharap kau tak lupa. - Oh.
Ada apa di tanggal 20?
11 hari sebelum Halloween? Semua kostum yg bagus2 telah habis?
Hari ini adalah hari Carol dan aku...
...pertama kalinya kami melakukan...
...hubungan fisik.
Kami berhubungan sex.
Kau tahu? Sebaiknya aku tak ikut main.
Kurasa aku pulang saja dan memikirkan mantan istriku dan kekasih lesbiannya.
Persetan dengan hockey. Mari kita semua ikut melakukan itu.
Ayolah, Ross. Kau, aku, Joey, es?
Acara malam para pria? Ayolah, bagaimana menurutmu, sobat?
Huh? Huh? Huh?
- Apa yg kau lakukan? - Aku tak tahu.
Ayolah, Ross.
Baiklah, Baiklah. Mungkin ini bisa menenangkan pikiranku.
- Kau janji membelikanku big foam finger? Pasti.
- Baiklah. - Lihat, lihat, lihat. Gaji pertamaku.
Lihat ke jendela. Ada namaku disana. Hai, aku.
Aku ingat saat pertama kalinya mendapat gaji pertamaku.
Ada cave-in di salah satu tambang (mines), dan 8 orang tewas.
Wow, kau pernah kerja di tambang?
Tidak, aku kerja di Dairy Queen. Kenapa?
Tuhan, tidakkah ini menyenangkan? Aku mendapatkannya.
Aku mengelap meja, memanaskan susu untuk ini.
Dan ini sungguh...
...tidak cukup.
Siapa FICA? Mengapa dia mengambil semua uangku?
Maksudku, apa...? Chandler, coba lihat.
Oh, ini tak terlalu buruk.
Oh, kau baik2 saja, yeah, untuk pekerjaan pertama.
- Kau sungguh, sungguh dapat hidup dr ini. Oh, yeah, yeah.
Ngomong2, servis yg baik hari ini.
- Ooh. - Oh, yeah.
Hebat. - Ini sangat bagus.
tak dapat dipercaya. Dan semua susu dan yg lain2nya itu? Hebat.
Hockey. - Hockey. Hockey.
Hockey. - Hockey. Hockey. Hockey.
Rachel?
Oh, Tuhan!
Sumpah aku pernah melihat burung2 melakukan ini di acara Wild Kingdom.
Apa yg kalian lakukan disini?
Well, kami sedang berbelanja di kota dan ibumu bilang kau kerja disini...
...ternyata benar.
Yeah.
Lihatlah kau, memakai celemek. Kau seperti sedang bermain drama.
Tuhan, lihatlah kau. Sungguh besar. Aku tak percaya.
Aku tahu, Aku tahu. Aku duplex.
Jadi, apa yg terjadi pada kalian?
Well, tebak siapa yg ditunjuk menjadi partner di perusahaannya.
Dan sementara kita masih membahas berita...
Lihat, lihat. Aku punya siku.
Oper ke Leetch.
Leetch dihadang Messier. Dioper.
Oh. Oh.
Time-out sementara Messier berhenti untuk melihat sepatu para wanita.
Carol memakai boot semacam itu dimalam ketika kami pertama kalinya...
...kau tahu.
Malah, dia, uh...
Dia tak pernah melepaskannya. Ha, ha.
Itu karena kami... Sorry. Sorry.
Aku tak percaya...
- Apa? - Peach pit.
Ya, kelinci?
Peach pit.
- Malam itu, kami, uh, memanfaatkan... - Persik?
Sebenarnya, madu, tapi pada dasarnya.
- Bisa saja sebuah persik. - Lalu kami, uh...
Lalu kami berpakaian dan kuantar dia ke...
...ke halte bis.
Aku baik2 saja.
Hey, wanita itu memiliki bokong seperti punya carol.
Apa? Kukira kita sedang mencari sesuatu seperti itu.
Oh, Ayolah, teman2. Ceritakan ada gosip apa.
Well, berita terheboh masih tetap tentang kau meninggalkan Barry di altar.
- Baiklah, mari bicara kenyataan sebentar. - Okay.
- Kapan kau akan pulang? - Apa?
Teman2, aku tak akan pulang.
- Heh. Ayolah. ini kami. - Tak akan.
Ini yg kulakukan sekarang. Aku punya pekerjaan ini.
Jadi waitress?
Heh. Aku bukan sekedar waitress.
Maksudku, aku...
Aku, um...
Aku mencatat hal2 yg spesial di papan tulis spesial.
Dan aku membuang bunga2 yg mati dari vas nya.
Um, oh, dan kadang2 Arturo membiarkanku memberi coklat blobbies kecil di atas kue.
Well, ibumu tak bilang apa2 tentang blobbies.
Hey, Rach. Bagaimana dengan kawan2mu?
Okay, Kalian mau Tiki Death Punch?
Apa itu?
- Well, campuran rum dan... - Okay.
Kami pikir karena Phoebe akan menginap kita akan mengadakan pesta piyama.
Kita punya majalah2 sampah, kita punya adonan kue, kita punya Twister.
Ooh, ooh. Dan aku akan bawa permainan Operasi.
Tapi aku kehilangan pinset, jadi kita tak bisa operasi.
Tapi kita bisa melakukan pra-operasi.
Rach, ini dari kartu Visa.
Oh, Tuhan. Tanya mereka apa yg mereka mau.
Bisakah anda katakan tentang apa ini?
Ya, tunggu sebentar.
Um, mereka bilang ada aktifitas di luar kebiasaan pada kartumu.
- Tapi aku tak pernah memakai kartuku berminggu2. - Itulah maksudnya aktifitas yg tidak biasa.
Mereka hanya ingin tahu apakah kau baik2 saja.
Mereka ingin tahu apakah aku baik2 saja?
Okay, mereka ingin tahu keadaanku. Okay, coba lihat.
Well, coba lihat. Orang FICA mengambil semua uangku.
Semua yg kukenal kalau tidak menikah atau mengandung atau naik pangkat...
...dan aku mendapatkan kopi.
Dan itu bahkan bukan untukku.
Jadi jika itu kedengarannya baik2 saja, bilang ke mereka kalau aku baik2 saja. Okay?
Uh, Rachel sudah keluar.
- Bisa kau hubungi lagi nanti? - Baiklah. Ayolah.
Ayo kita main Twister.
- Sorry. - Sorry, sorry, sorry.
Uh-oh.
Apa? Ada es juga di sana di malam saat berduaan dengan Carol?
Bangku plastik? 4000 fans Pittsburgh yg marah?
Tidak, sebenarnya, aku hanya bilang kelihatannya kita tidak duduk bareng.
Tapi karena kau sudah menyinggungnya malam itu memang ada es.
Malam itu turun salju pertama.
- Kami... - Duduk. Duduk saja.
Kau seharusnya merasa senang.
Kau sedang melakukan sesuatu dengan mandiri sekarang.
Monica, apanya yg luar biasa?
Aku menyerahkan semuanya. Dan untuk apa?
Kau persis Jack.
Jack yg di lantai bawah?
Tidak, Jack dan Pohon Kacang.
- Ah, Jack yg itu. - Yeah, right.
Lihat, dia merelakan sesuatu, tapi kemudian dia mendapat kacang ajaib.
Dan lalu dia bangun dan dia menemukan tanaman raksasa ini...
...tepat diluar jendela, penuh dengan kemungkinan dan lain2.
Dan dia tinggal di desa, dan kau juga tinggal di desa.
Okay, tapi, Pheebs, Pheebs, Jack merelakan seekor sapi.
Aku merelakan seorang dokter gigi.
Okay, aku tahu aku tak mencintainya, tapi...
Oh, lihat, Jack mencintai sapinya.
Tapi, dengar, itu direncanakan, kau tahu? Itu jelas sekali.
Segalanya telah direncanakan, dan sekarang semua menjadi semacam...
- Flupie? - Yeah.
Kau bukan satu-satunya. Kita tak tahu kita akan kemana.
Kau harus mencobanya, di satu titik, semua akan lengkap...
...dan menjadi "unflupie."
Yeah, seperti itu sebuah kata saja.
Okay, tapi, Monica, Gimana kalau semuanya tidak lengkap?
Pheebs?
Well, karena kau cuma... Aku tak suka pertanyaan ini.
Okay, lihat? Kalian lihat? Bagaimana jika kita tak mendapatkan kacang ajaib?
Maksudku, Gimana jika yg kita dapatkan...
...hanya kacang biasa?
Sikat dia! Sikat dia! Sikat dia!
Sikat... Yes! Tak bisa tertawa lagi sekarang kau ya sobat?
Ini yg kau butuhkan, sekelompok pria tanpa gigi saling memukul dengan tongkat.
Oper. Oper.
No comments yet. Be the first to leave one.