Men on a Mission

Men on a Mission (아는 형님)

Tải xuống Phụ đề Indonesian

Thông tin phát hành

아형---Knowing---Brothers---E502 WEB-DL VIU
Bình luận bởi Kim_Heemi
Knowing Bros episode 502. Bintang Tamu : Park Joon-hyung, Kim Ji-hye, Kim Ga-yeon, Lim Yo-hwan. Durasi : 01:26:45 | Download video Knowing Brothers sub Indo lengkap di https://www.knowingbrothers.web.id

Tags

webdl
Được xuất bản vào: 2025-10-06
Lượt tải xuống: 48
Khiếm thính: No

Xem trước phụ đề Indonesian

200 dòng đầu tiên.

Tidak apa-apa.

Jangan malu. - Apa yang terjadi?

Cepatlah datang.

Ayolah. Tidak apa-apa. - Itu tidak penting.

Percayalah kepadaku. - Ada apa?

Ini hari libur nasional pertama

sejak Sang Min menikah. - Benar juga.

Hari libur nasional pertama? - Begitu rupanya.

Chuseok sebentar lagi.

Astaga. - Bukankah seharusnya dia di rumah?

Aku ingin bertanya.

Berapa uang yang harus kuberikan sebagai uang saku

kepada keponakanku yang berusia 13 dan 15 tahun?

Sebesar kamu mencintai istrimu.

Aku tidak tahu. Berikan nasihatmu. Cukupkah 300 dolar?

Kurasa itu kebanyakan. - Terlalu banyak?

Kurasa uangnya banyak sekarang. - Kurasa itu berlebihan.

Aku tidak tahu berapa yang cukup.

Ya? - Dari sudut pandangku,

jika kamu memberi masing-masing sekitar 100 dolar,

mereka akan berpikir jumlah itu cukup banyak.

Aku setuju. Itu sudah banyak. - Kalau begitu,

berapa tambahan yang akan kamu berikan kepada yang lebih tua?

Jumlah untuk mereka kusamakan. - Benar.

Perbedaan usia mereka tidak jauh. - Perbedaan usia mereka dua tahun.

Yang kudengar,

anak zaman sekarang makan malatang dengan teman-teman mereka.

Bukankah ini Chuseok pertama? - Dia datang.

Bukankah ini Chuseok pertama? - Dia datang. Syukurlah.

Sang Min! - Kukira dia Yeong Cheol.

Kuharap kamu tetap bahagia seperti kami.

"Kuharap kamu tetap bahagia seperti kami!"

Joon Hyung, ada apa ini?

Selamat datang, Joon Hyung. - "Ada apa ini?"

"Ada apa ini?" - Ada apa ini?

Ada apa ini? - Dia menjadikannya slogan populer.

Joon Hyung... - Joon Hyung menjadikannya slogan.

Kami sudah menggunakannya sebagai slogan selama lima tahun.

Luar biasa. Ada apa ini?

Joon Hyung yang populerkan, bukan? - Ya, benar.

Maksudku, apa... - Mari kita bahas itu nanti.

Omong-omong, kalian pindah dari sekolah mana?

Benar. Beri tahu kami sekarang. - Benar juga.

Kami dari SMA Pasutri

Yang Lebih Seksi dari Labubu.

Aku membesarkan putra berusia lima tahun ini.

Aku ibu dan istrinya, Kim Ji Hye.

"Kim Ji Hye, istri yang seperti seorang ibu"

Aku suaminya yang hidup seperti putranya, Joon Hyung.

Dia seperti putra sulungnya. - Benar.

Aku Ka Yeon, juga dikenal sebagai Dayang Kim dari dapur kerajaan.

"Kim Ka Yeon, ratu masakan rumahan"

Kenapa gamer profesional di sini? - Ka Yeon...

Aku Lim Yo Hwan, - Postur berdiri Ka Yeon bagus.

kaisar yang dikuasai Dayang Kim.

Selamat datang, Semua! - Lim Yo Hwan datang!

"Pukul!" - Karena itu dapur kerajaan.

Kenapa mereka di sini bersama?

Kali terakhir Joon Hyung dan Ji Hye pindah ke sekolah ini,

Joon Hyung menceritakan kisah saat aku bilang, "Apa yang terjadi?"

dan itu ramai dibicarakan. - Itu memang ramai dibicarakan.

"Kali pertama Joon Hyung dan Ho Dong bertemu di Episode 244"

"Ho Dong hanya memakai pakaian dalamnya"

"Dia berbalik untuk melihatku dan terlihat seperti harimau"

"Hal pertama yang dilakukan Harimau Kang yang tampak bermartabat"

"Adalah berkata, 'Apa yang terjadi?'"

"Semua orang tertawa"

"Itu menjadi slogan terlucu di Brother School"

Sejujurnya, - Ya?

kalian bilang aku menjadikannya slogan,

tapi itu yang dikatakan Ho Dong.

Kamu yang menjadikannya slogan. - Benar.

Kapan kali terakhirmu datang ke acara ini?

Empat atau lima tahun lalu. - Sudah lima tahun.

Lima tahun lalu? - Aku penasaran tentang sesuatu.

Hye Yi datang ke sini bersama kami dan dia kelas empat.

"Dia memamerkan selera humornya sebagai orang tua komedian"

"Hye Yi, putri Joon Hyung dan Ji Hye"

Sekarang dia kelas sepuluh.

Benarkah? - Waktu sudah lama berlalu.

Omong-omong, kami pindah kemari lima tahun lalu.

Tidak bisakah kalian mengizinkan kami tinggal di sini saja?

Kenapa kami dikeluarkan keesokan harinya?

Lalu, kami kembali ke sini. - Begini...

Karena kami pindah ke sekolah ini,

seharusnya beri kami tempat duduk. - Itu tema kami.

Saat ada murid pindahan,

kami memutuskan untuk menerima mereka atau tidak.

Jadi, kalian gagal masuk ke sini. - Kalian tidak diterima.

Apa itu evaluasi? - Itu evaluasi.

Sudah lima tahun sejak kali terakhir mereka di sini,

tapi rasanya baru kemarin. - Benar.

Kalau dipikir-pikir,

saat Joon Hyung dan Ji Hye datang ke sini,

episode itu sangat populer. - Benar.

Benar. - Banyak kisah kalian menegangkan.

Seperti tentang Yeong Cheol. - Benar sekali.

Itu semua karena Yeong Cheol.

Keluargaku hampir bertengkar hebat karena dia.

Benarkah? - Karena aku?

Astaga. - Cerita itu menarik perhatian.

Dia mencoba menciumnya. - Benar.

Tentang aku dan Yeong Cheol. - Dia mencoba menciumnya.

Suamiku melihatku menceritakan kisah itu.

Yeong Cheol merasa bersalah, padahal tidak perlu.

Itu membuatnya lebih aneh. - Dalam situasi itu,

fakta bahwa dua pria yang ada di saat krisis dalam hidupku

adalah Joon Hyung dan Yeong Cheol

membuatku merasa getir.

Aku merasa getir. - Kedua pria

yang terlibat dalam kompetisi sengit untuk Ji Hye

adalah aku dan Yeong Cheol. - Yeong Cheol dan Joon Hyung.

Karena pasti ada orang yang tidak menonton episode itu,

bagaimana jika beri tahu kami... - Ceritakan kisahnya lagi.

Benar. - Kamu naik taksi, bukan?

Kuceritakan lima tahun lalu. - Ceritakan seluruh ceritanya.

Itu sudah lama sekali... - Yo Hwan mungkin tidak tahu.

Benar. Kami tidak tahu ceritanya.

"Yang Terjadi di Taksi"

"Mari kita dengar cerita lengkapnya sekaligus"

Ceritakan kisahnya. - Beri tahu mereka apa yang terjadi

25 tahun lalu. - Yeong Cheol dan aku bergabung

dengan KBS dan memulai debut sebagai komedian di tahun yang sama.

Sebagai komedian pemula, kami rapat untuk memikirkan ide tiap hari.

Kami minum dan bersenang-senang bersama.

Suatu hari, kami berbagi taksi. - Kalian berdua berbagi taksi.

Kami berdua mabuk. - Kalian minum-minum.

Dia menatapku dengan mulut sedikit terbuka

dan berkata, "Ji Hye, mau berciuman?"

"Haruskah kita berciuman?"

"Terkejut"

Benarkah?

Berengsek, aku tidak akan membiarkanmu.

Bukankah aku meminta kecupan? - Berengsek!

Bukankah aku meminta kecupan? - Yeong Cheol, tetap duduk.

Aku menemukan sesuatu yang misterius.

Meski dia ingin menciumnya... - Dia tidak berani.

Saat kamu meminta ciuman kepada seseorang,

ada beberapa hal - Tentu saja.

yang terjadi sebelumnya. - Ada prosesnya.

Selalu ada proses. - Kedua pihak...

Contohnya... - Terjadi sesuatu di antara kalian?

Tidak terjadi hal romantis apa pun di antara kalian berdua?

Maksudku, mereka pasti memiliki

semacam hubungan. - Suasananya harus pas.

Dia pasti tidak meminta ciuman jika tak ada apa pun antara mereka.

Pasti ada sesuatu. - Pikirkanlah.

Bukankah fakta bahwa dia setuju berbagi taksi denganku

berarti dia menyukaiku? - Benar.

Berarti dia menyukaiku? - Benar.

Omong kosong apa itu? - Apa maksudmu?

Omong kosong apa itu? - Kalian cuma ke arah yang sama.

Kalian cuma ke arah yang sama. - Apa maksudmu?

Dia benar soal itu. - Tenang. Kenapa kamu kaku sekali?

Aku selalu duduk di sebelahmu di kelas ini.

Apa maksudmu?

Kamu mau dicium olehnya? - Apa maksudmu?

Astaga. Ayolah.

Omong-omong, ini kali kedua kalian di acara ini.

Namun, Ka Yeon dan Yo Hwan belum pernah tampil di acara ini.

Ya, ini kali pertama kami di sini. - Ini kali pertama kalian di sini?

Itu menarik. - Ini kali pertama kami di sini.

Hong Jin Ho datang ke acara ini dua kali.

Dia tidak bisa kembali ke acara ini lagi.

Itulah yang penting.

Jin Ho nomor dua.

Jadi, dia harus tampil di acara ini dua kali, apa pun yang terjadi.

Dia bisa kembali semaunya. - Dia tidak bisa datang sekali saja.

Dia harus datang ke sini dua kali. Namun, karena Yo Hwan nomor satu,

dia harus tampil di acara ini sekali saja.

Dia bilang ini kali terakhir tampil di acara ini.

Jadi, setelah ini, kita tidak bisa melihat Yo Hwan di acara ini.

Benar. - Astaga.

Ini waktu yang berharga. - Yo Hwan tampak bingung.

"Kenapa aku..." - Aku yang membuat keputusan.

Benarkah?

Aku pasti akan dikeluarkan?

Ya, kamu akan dikeluarkan apa pun yang terjadi.

Mereka bicara seolah-olah bisa memutuskan

Yang lucu dari mereka adalah... - akan kembali atau tidak saja.

Namun, suamiku hampir tidak bisa tampil di Men on a Mission.

Baru dua hari sejak dia kembali ke Korea.

Saat dia diundang ke sebuah acara setelah kembali...

Aku tahu dia lelah saat kembali.

Jadi, saat dia mendapat tawaran untuk tampil di sebuah acara,

aku sering menolak tawarannya. - Begitu rupanya.

Namun... - Begitu, ya. Kamu menolak tawaran.

anak bungsu kami bersamaku

saat aku ditelepon soal undangan ke acara ini.

Dia menggila.

Orang tuanya akan tampil di sini. - Kami akan tampil di acara ini.

Anak-anak suka acara ini. - Murid SD

Anak bungsunya suka acara ini. - akan menggila

saat orang tua selebritas mereka datang ke acara ini.

Dia bilang kami harus tampil. - Di acara kami?

Ya, acara ini.

Ini populer di kalangan anak-anak. - Di kalangan murid SD,

acara ini sangat populer. - Benar.

Benar. Acara ini sangat populer. - Dia kelas berapa?

Dia kelas empat. - Begitu rupanya.

More Indonesian subtitles for Men on a Mission

Bình luận

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left