The Three Musketeers (Samchongsa / 삼총사)

The Three Musketeers (Samchongsa / 삼총사)

Tải xuống Phụ đề Indonesian

Thông tin phát hành

Indo The Three Musketeers E01 - E12 END AIRENs357 net
Bình luận bởi GoldenEto
not mine, just upload

Tags

other
Được xuất bản vào: 2014-11-08
Lượt tải xuống: 18
Khiếm thính: No

Xem trước phụ đề Indonesian

200 dòng đầu tiên.

Di tahun ke-4 pemerintahan Raja Jongjo...

...*Park Ji Won mengunjungi Kota Yun Kyung sebagai utusan

Dia melihat-lihat perpustakaan besar di dalam Kota Terlarang.

Dan secara tak terduga dia menemukan sebuah buku.

Kehidupan Park Dal Hyang...?

Nama belakangnya adalah Park, dia dari Joseon.

Kau masih disini?

Kau harus pergi sekarang.

Apa mungkin...

...kau tahu seorang Jenderal bernama "Park Dal Hyang?"

Park Dal Hyang?

Ya.

Dia Jenderal Tingkat Tinggi selama pemerintahan Raja Sukjong.

Dia juga dekat dengan Putra Mahkota So Yun.

Jenderal Park Dal Hyang...

Memoar Park Dal Hyang...

...ditulis sekitar 100 tahun yang lalu.

Kau belum tidur?

Kau masih membaca itu?

Itu buku yang kau pinjam hari ini, 'kan?

Kau tahu Putra Mahkota So Yun, putra pertama Raja Imjo...

...dan kakak dari Raja Sejong...

Ada apa dengannya?

Bagaimana jadinya Dinasti Joseon...

...jika dia yang menjadi raja?

Bukankah banyak hal yang akan jauh berbeda?

Mungkin Joseon sudah akan...

...menyusul Dinasti Qing 100 tahun yang lalu.

Jika orang yang menjadi raja, adalah orang yang mendahului zamannya.

Kenapa tiba-tiba kau membicarakan dia?

Apa ada sesuatu di buku itu?

Itu semua mitos.

Mereka bilang, tidak ada orang yang bernama "Park Dal Hyang."

Itu hanya novel.

Novel fiksi.

Banyak yang harus kita lakukan besok.

Jadi tidurlah sekarang.

Mungkin itu hanyalah sebuah novel fiksi...

...karena tidak ada catatan sejarah mengenai dia.

Tapi instingnya mengatakan...

...ini bukanlah novel fiksi.

Dia kenyataannya adalah seorang Jenderal di era itu.

Tapi karena ceritanya terlalu mengejutkan....

...dia mungkin menggunakan nama palsu.

Kita tidak tahu bagaimana cerita kehidupan Jenderal Joseon...

...berakhir di Dinasti Qing.

Tapi karena itu tertulis dengan baik, bahwa semua orang di Joseon...

...akan setuju, jadi Ji Won memutuskan untuk mencatatnya.

Cerita yang akan dia ceritakan mulai sekarang...

...adalah tentang seseorang...

...dan teman-temannya, kita tidak tahu nama aslinya...

...tapi mereka pasti ada, dan memiliki kehidupan yang legendaris.

Serang!

Pria ini adalah Park Dal Hyang yang berusia 22 tahun.

Selamat tinggal semuanya!

Aku pergi ke Hanyang sekarang!

Buku kehidupannya dimulai dari sini.

Dari hari dia meninggalkan kampung halamannya...

...untuk mengikuti ujian dinas militer di ibukota.

Ayah Dal Hyang memberinya sebuah surat...

...bukannya uang untuk perjalanan panjang.

Saat kau sampai di Hanyang...

...cari kediaman menteri.

Jika kau menemuinya, semuanya akan diurus.

Kau yang lebih tahu...

...hubungan seperti apa Ayah dengannya.

Siapa Ayah?

Ayah adalah sepupu kakak ipar...

...pamannya Menteri Choi.

Benar, benar.

Kita punya hubungan spesial seperti itu.

Dia tidak akan menolakmu.

Jika kau menunjukkan surat ini padanya...

...dia akan menerimamu dengan tangan terbuka.

Jadi sampai kau lulus ujian...

...tinggal saja di rumahnya, mengerti?

Apa kau benar-benar berpikir begitu?

Terima kasih, Ayah.

Ayolah.

Dal Hyang.

Ya, Ibu.

Bawa ini.

Uang?

Aku tidak membutuhkannya.

Bawalah, Ibu mohon.

Perjalanannya jauh, kau mungkin butuh sedikit.

Jangan khawatir.

Jika aku cepat, aku akan tiba dalam sebulan.

Dan seperti kata Ayah, aku bisa tinggal di rumah Menteri.

Jadi aku tidak membutuhkannya.

Bagaimana bisa kau mempercayai Ayahmu seperti itu?

Lalu siapa lagi yang bisa kupercaya?

Dia satu-satunya orang yang pernah ke Hanyang.

Ya, benar.

Apa?

Tidak apa-apa.

Bawalah.

Kau tidak akan pernah tahu.

Aku tidak apa-apa.

Apa dia masih disini?

Aku pergi!

Sampai jumpa!

Ibu, tunggulah berita bagusnya.

Sampai jumpa lagi. Ayo pergi!

Aku tidak yakin apakah kuda itu bisa bertahan sampai ke Hanyang...

Dia bahkan bisa sampai ke Ming.

Kau pikir itu masuk akal?!?

Apa kau tahu berapa usia kuda itu?!?

Dia seumuran dengan putra kita!

Kuda hidup selama 22 tahun?

Sungguh ajaib dia masih hidup!

Ming apanya!

Wow.

Cuaca yang bagus hari ini.

Apa kau benar-benar pernah ke Hanyang?

Tidak, 'kan?

Tidak pernah, 'kan?

Dia tidak pernah lulus ujian disini.

Bagaimana bisa dia pergi ke Hanyang?

Dia memulai perjalanannya dengan...

...seekor kuda tua yang bisa mati kapan saja...

...dan sepucuk surat untuk kerabatnya yang sangat jauh.

Dia mempercayai kata-kata Ayahnya...

...tapi kenyataannya jauh dari itu.

Ayo pergi!

Ada apa? Hei!

Bangun!

Kudanya terjatuh di hari ke-4 perjalanan mereka.

Dia menunda 10 hari untuk merawat kudanya.

Dia tinggal di Pyungtak selama 20 hari...

...karena badai menghadang jalan.

Kembalilah!

Tidak boleh lewat!

Apa yang terjadi?

Aku sedang buru-buru.

Seekor harimau sudah membunuh 4 orang.

Kau tidak boleh pergi sampai kami menangkapnya!

Permisi.

Aku dalam perjalanan ke Hanyang untuk mengikuti ujian.

Aku akan terlambat jika aku tidak lewat sini.

Tolong biarkan aku lewat.

Kau tidak dengar?

Ini seekor harimau!

Jika dia sudah makan 4 orang...

...dia sudah kenyang, dia tidak akan muncul.

Kurasa kudamu lebih pintar.

Apa kau masih akan pergi?

Dia menunda...

...5 hari lagi karena untuk berjalan memutari gunung.

Jadi dia sampai 2 bulan setelah meninggalkan rumah...

...1 hari sebelum ujian.

Tapi...

Keluarlah!

Apa ini rumah Menteri Choi?

Ya.

Aku dari Kangwon-do, Park Dal Hyang.

Ayahku mengirimkan surat untuknya...

Menteri sedang perjalanan bisnis, jadi dia tidak ada.

Lalu kapan dia akan kembali...

Dalam 10 hari.

Kembalilah nanti./ Tunggu!

Ijinkan aku masuk terlebih dulu.

Sebenarnya aku akan mengikuti ujian besok.

Aku ingin tinggal disini.

Kau kesini untuk ikut ujian?

Kami tidak punya kamar.

Tidak ada?

Ada banyak orang yang akan mengikuti ujian.

Tidak ada kamar sama sekali?

Tapi rumah ini besar.

Kubilang tidak ada.

Kau seharusnya datang lebih awal.

Saat seperti ini, semua orang datang untuk ikut ujian.

Jadi sangat sulit untuk mendapatkan kamar di Hanyang sekarang.

Permisi.

Dimana penginapan?

Apa ada tempat untuk tinggal?

Kamar?

Dimanapun?

Terima kasih.

Minggir! Minggir!

Tidak!

Ini punyaku.

Satu.

Dua.

Tiga.

Empat.

Lima.

Berbarislah!

Atau tidak ada kamar!

Hei!

Enama.

Tujuh.

Ini cukup!

Tidak ada lagi.

Berapa?/ 10 Nyang.

Untuk semalam?

Iya, tentu saja.

Itu tidak masuk akal!

Kudengar hanya 1 Nyang untuk semalam...

Bình luận

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left