182 dòng đầu tiên.
IBU KOTA TEPUBLIK FEDERAL GIAD SANKT JEDER
Akhirnya minggu depan, kita akan merayakan Natal.
Kota kita tengah bersiap menyambutnya dengan kebahagiaan.
KALENDER BINTANG, 18 DESEMBER 2148
Mari kita salurkan semangat tersebut!
Di sini terdapat set ornamen yang hanya tersedia di pasar ini.
Imutnya!
Benar sekali!
Apa? Namun, agak mahal.
Ya, padahal aku menginginkannya.
Ya ampun! Tolong dibungkus!
- Hebat! - Terima kasih!
Teresa, di mana Shinei?
Aku lelah!
Apa? Benarkah?
Kau tangguh juga, ya.
Kau mengangkut kulkas itu sendirian, 'kan?
Kalau sudah biasa, mudah saja.
Tidak, bukan begitu.
Namun, mengangkutnya ke lantai tujuh tanpa naik lift sangat menyiksa, 'kan?
Ya, anggap saja sedang tampil di sirkus megah dengan penuh ketegangan.
Apa-apaan itu?
Mau coba ke toko itu?
Boleh juga.
Hei, setelah ini, kita mau ke mana?
Kalau itu, bagusnya ke mana, ya?
Mau melihat pakaian?
Tentu!
Astaga!
Sentuhan seni yang indah.
Terima kasih banyak.
KELAS MEMASAK
Hei!
Anju, sepertinya kau hanya mengambil kursus kue, ya.
Kalau kau tidak belajar masakan biasa, di masa depan kau bakal kesulitan.
Di masa depan?
Misalnya, saat ingin memasak untuk anakmu.
Anak? Tidak, itu belum akan terjadi!
PERPUSTAKAAN PUSAT KOTA KEKAISARAN
Dia datang!
Hari ini pun dia juga tampan!
- Halo! - Halo!
Hei, tunggu.
Nina, saat seseorang membantumu,
atau memberimu sesuatu, kau harus berterima kasih.
Maaf, adikku kurang sopan.
Tidak apa-apa.
Lagi pula, aku tak sedang membacanya.
Maksudku bukan itu.
Hal seperti ini harus diajarkan sejak kecil.
Ayo.
Terima kasih…
Apa?
Hei, tunggu!
Astaga. Ya ampun.
Terima kasih.
Maaf, kau jadi harus melihat itu.
Tidak apa-apa. Menjadi seorang kakak pasti berat, ya.
Aku tidak tahu siapa yang ditirunya, tetapi dia benar-benar pemalu.
Permisi, mungkin pertanyaanku agak lancang,
tetapi di jam segini kau sering di sini, 'kan?
Apa kau tidak bersekolah?
Bagaimana denganmu?
Apa?
Kalau sering melihatku di sini,
berarti di jam segini kau juga sering ke sini, 'kan?
Ya, benar.
Aku tidak bersekolah.
Lebih tepatnya, tidak mampu.
Keluargaku tidak begitu berada.
Maaf tiba-tiba mengajakmu ngobrol.
Namaku Eugene Rantz.
Senang berkenalan denganmu.
Aku Shinei Nouzen.
Aku Frederica Rosenfort.
Aku Nina Rantz.
Apa yang kau lakukan?
Usai kubacakan buku bergambar sebentar, dia langsung menurut.
Ceritanya tentang Pangeran dan Tuan Putri.
Biasalah, cerita anak-anak.
Kelanjutannya lain kali saja, ya.
- Ya! - Maaf.
Apa dia adikmu?
Yang benar saja.
Shinei!
Kau punya banyak waktu luang, 'kan?
Temani aku sebentar.
Memang sedikit lebih awal,
tetapi apa kalian berminat membeli hadiah Natal?
Nanti kuberi bonus. Untuk adikmu yang imut.
Yang benar saja.
Kakak!
Aku ingin itu…
Aku ingin…
Ternyata kau gampang luluh, ya.
Dari mana kau belajar muslihat seperti itu?
Aku ingin pulang lebih awal besok,
jadi, hari ini, aku akan lembur sebentar.
Itu karena besok malam Natal.
Sepertinya di Republik juga ada tradisi bertukar hadiah, ya.
Hadiah, ya?
Bagusnya beli hadiah apa, ya?
Sudah satu bulan semenjak mereka datang ke sini.
Sepertinya mereka sudah memiliki teman baru,
dan mulai terbiasa dengan kesehariannya.
Benar.
Kemampuan mereka mendapatkan teman adalah pertanda bagus.
Sekarang aku bisa tenang.
Aku harus mulai bersiap untuk musim semi nanti.
Aku tahu kalau ini permintaan yang kejam.
Kalian telah berhasil sampai ke tujuan terakhir.
Dan kalian membawa kami hingga ke sana.
Jadi, sekarang adalah saat yang tepat bagi kalian untuk melupakan kami.
Meskipun kami tahu itu,
tetap saja terasa perih.
Terlalu berat untuk terus berada di sini.
Kami sudah mati, jadi, kami ingin berpulang.
Jadi, Shin…
Dewa Kematian kami…
Bisakah kau menyelamatkan kami juga?
Shin.
Meskipun hangatnya mentari menyejukkan,
tetapi kalau tidur di sini, nanti pustakawannya marah.
KALENDER BINTANG, 24 DESEMBER 2148
Apa kau bergadang?
Bukan begitu.
Sebentar lagi dimulai. Mau ikut menonton?
Menonton apa?
Tentu saja, Pawai Militer. Sekarang malam Natal.
Tahun ini Divisi Lapis Baja ke-24 dari Front Barat akan kembali,
jadi, seharusnya kita akan melihat Vánagandr generasi ketiga sekarang.
Apa? Apa kau tidak berminat?
Bukan begitu, aku tidak mengira kau akan tertarik.
Soal itu? Aku berencana masuk militer.
Aku mendaftar ke Divisi Lapis Baja.
Karena itulah aku belajar.
Awalnya, kukira kau sama sepertiku.
Karena kemarin, dan bahkan sebelumnya, kau membaca buku militer.
Makanya kukira kau teman seperjuangan denganku.
Di sini memanglah damai,
tetapi peperangan terpecah di perbatasan.
Kita tidak tahu kapan tempat ini akan terdampak.
Demi mencegah itu terjadi…
Demi melindungi adikku dan kota ini, aku akan melakukan segala yang kubisa.
Aku ingin memperlihatkan lautan pada adikku suatu saat nanti.
Karena itulah aku harus mengakhiri peperangan ini.
Kau benar.
Kalau begitu, aku pergi menonton.
Datanglah kalau tertarik.
Aku beristirahat terlalu lama…
KESATRIA TANPA KEPALA PERPUSTAKAAN PUSAT KOTA KEKAISARAN
KALENDER BINTANG, 24 DESEMBER 2148
Kau di sini rupanya.
Tadi kau bilang ingin pergi ke Taman Republik,
jadi, aku menduga kau ada di sini.
Ya. Ada apa?
Aku ingin minta tolong.
Aku tidak kuat membawa barang bawaanku sendiri.
Baiklah.
Perlu kupanggil yang lainnya?
Kurasa Shin sedang luang.
Shi…
Ya ampun, benda ini sungguh praktis, ya.
Harus di tangan setiap saat.
Kalau ponsel penerimanya mati, tak akan bisa terhubung.
Dan nomornya harus diketik manual setiap kali mau dipakai!
Jadi, kau lebih suka perantinya diimplan di sini?
Aku heran mereka menginginkan peranti itu. Federasi memang aneh, ya.
Meskipun sudah menggunakannya sejak lama,
tetapi aku masih tidak tahu cara kerjanya.
Ya, tetapi di medan tempur benda itu sangat berguna, 'kan?
Benda ini justru tampak lebih rawan diretas.
Kalau soal Juggernaut itu, aku juga heran kenapa mereka memeriksa peti berjalan itu.
Lagi pula, aku sudah tidak punya sesuatu yang berharga lagi.
Aku juga.
Tidak dijawab!
Omong-omong, Shin ingin syal dan pistolnya dikembalikan,
tetapi pistolnya disimpan oleh Ernst.
Karena itu pistol yang dia gunakan untuk mengakhiri rasa sakit temannya.
Shin tak akan membebankan tugas tersebut pada siapa pun.
Astaga…
Dia bisa mendengar berbagai suara itu, jadi, apa boleh buat.
No comments yet. Be the first to leave one.