Private Network: Who Killed Manuel Buendía?

Private Network: Who Killed Manuel Buendía?

Red privada: ¿quién mató a Manuel Buendía?

Tải xuống Phụ đề Indonesian

Thông tin phát hành

Private Network Who Killed Manuel Buendia 2021 1080p NF WEB-DL DDP5 1 H 264-TEPES
Bình luận bởi Putra14
Netflix Retail.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Được xuất bản vào: 2021-07-14
Lượt tải xuống: 10
Khiếm thính: No

Xem trước phụ đề Indonesian

200 dòng đầu tiên.

BARANG SIAPA MENGENDALIKAN MASA LALU, MENGENDALIKAN MASA DEPAN.

BARANG SIAPA MENGENDALIKAN MASA KINI, MENGENDALIKAN MASA LALU.

DOKUMENTER NETFLIX ORIGINAL

CIA DI MEKSIKO

KEAMANAN NASIONAL

PRIVATE NETWORK

Inilah harinya.

Ini hari terakhir Private Network diterbitkan.

Di satu sisi, ini adalah perpisahan antara saya,

yakni kolumnis, Manuel Buendía, dengan para pembaca saya.

Saya yakin ini kabar gembira bagi beberapa pihak,

sementara yang lain akan sedikit meratapinya.

Meski agak bertentangan, seperti biasanya,

sejujurnya tak satu pun dari kedua pihak yang akan benar.

Namun, yang penting hari ini,

saya punya hadiah perpisahan kecil untuk semua pembaca saya, kedua pihak.

Akhir dari cerita yang babak pertamanya dirilis di sini

pada tanggal 16 Juli 1963.

Saat seorang jurnalis mengakhiri fase kehidupan profesionalnya,

dia pasti menyerah pada godaan untuk mengingat kembali

dan menanyai diri sendiri,

"Informasi apa yang paling penting,

yang paling menghibur,

atau paling penting yang pernah kuterbitkan?"

Private Network oleh Manuel Buendía.

Kita harus berhati-hati agar tidak naif

dan mudah terpengaruh propaganda.

Ingat, seperti ungkapan seseorang dahulu,

"Korban pertama dari peperangan adalah kebenaran."

Saya berpendapat…

Silakan masukkan ini jika Anda mau.

Sejarah tak punya pemilik .

WAKIL MENDAGRI, 1982-1998

Sejarah bukan milik siapa pun.

Kami semua yang menulis tentang topik ini

harus mendekati mereka yang kami pelajari…

JURNALIS

untuk paham sudut pandang dan cara berpikir mereka.

Bagaimana agar kami tetap bebas menulis dan menjaga jarak?

Saya masih belum tahu.

Suatu hari, Manuel memberi tahu saya,

"Aku pernah mengulas penyelundup senjata,

kelompok sayap kanan Guadalajara, yakni Tecos,

dan seorang tiran seperti Rubén Figueroa.

Namun, jika aku melawan gembong narkoba,

bukan cuma mengambil risiko, itu menyerahkan nyawa."

ANALIS POLITIK

Suatu hari saya menyadari bahwa ada yang tak beres.

Sepatunya sedang disemir di depan restoran Bellinghausen.

"Hei, itu Manuel!" Saya mengejutkannya dari belakang.

"Manuel!" Dia terperanjat.

"Jangan mengagetkan seperti itu!" Dia tampak gelisah.

Manuel datang dan memberi tahu kami,

"Kalian akan terkejut dengan topik yang sedang kutulis.

PENULIS

Ini akan menggemparkan."

Dia tampak pucat, berkata, "Virgilio, mereka akan membunuhku."

"Apa maksudmu?"

JURNALIS

"Lihat semua yang terjadi. Mereka akan membunuhku."

Dengar, jika saya akan dibunuh,

tetapi bisa mengucapkan kata-kata terakhir,

saya hanya akan bilang, "Itu sudah risiko."

KOTA MEKSIKO - RABU, 30 MEI 1984

Sore ini, di Kota Meksiko, jurnalis Manuel Buendía dibunuh.

Penyerang kabur. Polisi sedang menyelidiki.

Hanya ada dua saksi mata,

akuntan publik bernama Rogelio Barrera, yang bekerja di dekat TKP.

Saksi lainnya adalah rekan kerja Buendía, Juan Manuel Bautista.

Juan Manuel Bautista.

- Anda rekan Buendía? - Ya.

- Apa pekerjaan Anda? - Asistennya.

Mengurusi pengarsipan.

Sekitar pukul 6.30 petang…

JURNALIS

saat saya sedang bekerja di tengah,

Juan Manuel menelepon saya, lalu memberi tahu tentang kejadian itu.

Kami sedang menuju ke tempat parkir.

Dia menuju ke mobilnya dan saya hendak membuat salinan.

Dia menanyakan tujuan saya dan saya jawab. Ternyata itu kata-kata terakhirnya.

Saat itulah terdengar tembakan.

Saya berbalik, dia sudah terkapar.

- Berapa kali tembakan? - Dia ditembak empat kali.

Apakah dia masih hidup setelah ditembak?

- Atau dia tewas seketika? - Tewas seketika.

Saya melihat dua orang mencoba kabur.

Mereka berlari ke Jalan Liverpool, lalu berbelok ke kiri.

Saya melihat seorang pemuda mencoba membantunya.

Rupanya, itu asistennya.

Dia mencoba mengejar para penembak.

Saya melihat salah satunya, dia coba menembak saya,

tetapi saya menghindar.

Dia menabrak seseorang saat melarikan diri.

Saya kejar, tetapi dia sudah kabur.

Saya kembali untuk memeriksa Buendía dan menelepon.

Dia jelas sangat kalut, sangat cemas.

Dia langsung menelepon saya.

Saya menyuruhnya kembali ke kantor untuk mencarikan nomor seseorang

agar saya bisa meminta orang itu untuk datang ke TKP.

Dia teman Buendía.

Saya tidak diberi mandat resmi sebelumnya.

Zorrilla menelepon saya.

DIREKTUR DFS 1982-1985

Dengan cara bicaranya yang aneh, katanya,

"Pak, Anda tahu bahwa Buendía dibunuh?"

Kata-katanya seperti itu.

"Tidak, Antonio, jika bukan dari Anda, dari mana saya tahu?"

Tak lama, saya tiba di sana…

JURNALIS

bus yang berhenti masih ada, orang-orang masih ada.

Saya kenal Juan Manuel Bautista dan Luis Soto.

Saya mulai bertanya.

Sopir busnya mengatakan

dia melihat dua orang.

Salah satunya, pria kurus tinggi,

adalah penembaknya.

Saya lari dari Jalan Varsovia…

JURNALIS

ke Jalan Insurgentes.

Ketika saya melihatnya di sana, tergeletak di trotoar mengenakan mantel…

Bayangkan saja.

Saya berutang segalanya padanya

dalam perkembangan dan karier saya sebagai wartawan.

Saya tak jauh dari situ,

makan di sebuah restoran.

JURNALIS

Saat tahu, kami meninggalkan makanan,

lalu menuju ke TKP.

Sudah ada wartawan di sana.

Kami melaporkan peristiwa itu karena kami adalah kantor berita.

MANUEL BUENDÍA DITEMBAK EMPAT KALI DI PUNGGUNG

MANUEL BUENDÍA 1926-1984 OLEH CARLOS MONSIVÁIS

PEMBUNUHAN

DIBUNUH DUA ORANG TAK DIKENAL

Pagi ini…

Pagi tadi. Entah pukul berapa.

Kami mengobrol.

Dia tenang dan bercanda seperti biasa.

Saya kira dia pulang lebih awal.

Ternyata saya yang harus menjemputnya. Hanya itu yang bisa saya katakan.

PRESIDEN MEKSIKO, 1982-1988

Dia di samping istrinya. Sangat dekat.

JANDA MANUEL BUENDÍA

Sebenarnya, sapaan itu tampak sangat munafik

karena, tentu saja, Manuel adalah korban kekuasaan.

Beberapa orang yang hadir pernah dikritik Buendía.

Terkadang, kritiknya sangat pedas.

Dalam hati saya berkata,

"Mereka datang untuk memastikan dia sudah meninggal."

Saya sangat mengutuk kejadian ini.

Kekerasan tak membuahkan apa-apa.

JURNALIS DIBUNUH

JURNALISME BERKABUNG

Kami bertemu hampir 40 tahun lalu di Jalan Bucareli.

Dia wartawan kriminal saat itu.

Setelah itu, dia meliput presiden.

Kami berkeliling dunia bersama.

Dalam banyak kesempatan, kami memakai mesin tik yang sama.

Itu memengaruhi seluruh dunia jurnalisme.

Tak hanya kemarahan,

banyak juga ketakutan di kalangan jurnalis.

JURNALIS

Kami berkata, "Banyak orang membaca tulisannya.

Jika mereka bisa membunuhnya, mereka akan berbuat apa pada kita?"

Saya mohon izin untuk undur diri

dan selanjutnya saya serahkan kepada pembawa acara kami,

Manuel Buendía,

pemenang Penghargaan Jurnalisme Nasional tahun 1977 dan 1978,

dalam segmen What's Said Is Said .

Kamis lalu…

di kolom saya, yang diterbitkan

di sekitar 30-an surat kabar…

Kita semua tahu CIA adalah lembaga pengintai dan subversi.

CIA adalah alat imperialisme Amerika Utara

untuk mengiringi kita selama masa-masa sulit,

sekaligus memperburuk situasi.

Jadi, baca kolom saya besok bila Anda berkenan.

Sekian dari saya dalam What's Said Is Said .

Anda pasti mendengar pembacanya bertanya, "Sudah membaca kolom Buendía?"

Dia tidak mengulang-ulang atau pun mengarang.

Dia tak berbohong.

Semua ini memberi bobot pada informasi yang dia berikan.

TAK ADA PETUNJUK

Dia pria yang terlihat galak.

Dia cocok dijadikan sebagai pengawal pribadi.

Jika melihatnya, Anda akan mengira dia bekerja untuk DFS.

Dia selalu membawa senjata, entah di sabuk

atau, dia pernah menunjukkan,

di wadah yang tampak seperti buku tebal,

saat itu dibuka, ada pistol di dalamnya.

Dia jarang tersenyum.

Tak pernah mencolok.

Dia selalu sadar akan situasi sekitar dan siapa saja di sana,

meski dia tampak tak memperhatikan.

Pertama kali melihatnya,

saya berkata, "Astaga, siapa pria pemarah itu?"

Saya ingat dia sering mengejar politisi.

PENULIS

Dia sering memberitakan korupsi.

Dia tahu banyak hal karena dia kenal pejabat kepolisian.

Private Network: Who Killed Manuel Buendía? subtitles in other languages

Bình luận

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left