As primeras 200 linias.
Hei.
Aku tahu kau takut dan marah,
tapi percayalah, kami mau menolongmu.
Hei, Derek.
Kalau terus begitu, kau bisa terluka.
Tenang dulu, ya, supaya kita bisa bicara.
Kau tahu siapa aku?
Penculik anak yang jahat.
Aku paham kenapa kau berpikir begitu,
tapi aku tak jahat.
Aku cuma seorang ibu biasa.
Itu putraku, Will.
Si bocah zombi.
Tahu kenapa julukannya begitu?
Karena pernah mati dan hidup lagi.
Tapi yang orang-orang tak tahu, saat dia menghilang,
dia diculik oleh monster yang menyeramkan dan kejam.
Sekarang, monster itu mengejarmu.
Aku tahu. Pak Whatsit sudah bilang, makanya lepaskan aku.
Tidak. Pak Whatsit bukan seperti yang kau kira.
Dia berbohong padamu. Semua monster itu anak buahnya.
Makanya kami bawa kau ke lumbung ini. Kami pikir aman,
tapi kita ketahuan.
Kami harus memindahkanmu lagi ke tempat tersembunyi.
Kalau kulepaskan ikatanmu, kau mau menurut dan ikut kami?
Kumohon?
Baiklah.
Kau anak yang sangat pemberani, Derek. Kau harus tahu itu.
Sangat...
- Ibu! - Bohong!
- Lepaskan aku! Minggir! - Derek. Tolonglah!
- Tutup pintunya! - Tolong aku!
Lepaskan! Minggir!
- Tetap berbaring! - Awas!
Tolong! Aku diculik!
Awas! Lepaskan aku!
Bu, aku butuh talinya!
Lepaskan aku! Rasakan ini!
Sini, lawan kami, Bodoh!
Sial!
Bocah! Dia tak berbohong padamu.
Pak Whatsit itu sangat jahat. Dia mengirim monster untuk mengejarmu.
Persetan kau!
Astaga! Apa?
Kau cari mati, Bodoh!
Kau gila dan akan dipenjara!
- Monster akan datang! - Kami mau menolongmu.
Derek, tolonglah!
Kau harus turun.
Aku tak dengar.
Mundur!
Kalau kau menginginkannya, hadapi aku dulu!
Hore, dia kena!
Dia berbalik! Ke arah kita lagi!
Kau sedang apa? Ayo putar balik!
Gerbangnya seperti Peanut Butter Bopper.
- Apa? - Luarnya renyah dan agak keras.
Begitu digigit, dalamnya lembut dan lumer.
Kau ini bicara apa?
Kalau ngebut, mobil ini bisa menembus gerbang itu,
lalu kita kejar Demo di wilayahnya di Upside Down.
- Ikuti ke sarangnya. - Sinyal melemah!
Tak bisa diikuti jika kita menabrak!
Tidak akan jika seperti Bopper!
Hampir hilang!
Lakukan.
- Astaga! - Astaga.
- Astaga! - Aku bisa!
Astaga, tidak!
- Pasti gagal. - Takkan bisa!
- Itu bukan Bopper. Stop! - Pelankan! Astaga!
- Sial! Astaga! - Pegangan!
Kita berhasil!
Sinyal?
- Kuat! - Astaga!
Kami akan menangkapmu, Keparat!
Will? Will!
Ibu di sini, Will.
Tak apa-apa.
Ibu melindungimu.
Ibu melindungimu, Sayang.
PENYIHIR
Hoketi-poketi?
Ya, benar.
Hoketi-poketi woketi-wek Sana sini dan tetek bengek
- Sebentar, ya, Nak. - Apa?
Aku hampir selesai berkemas!
Sut!
Jelly!
Alan Miller?
Maaf, ada apa ini?
Putri Anda, Pak.
POLISI MILITER
PERMAKAMAN ROANE HILL
Demo ambil jalan pintas lewat Permakaman Roane.
- Hampir sampai perbatasan. - Dia tak lelah?
Sayangnya, justru sebaliknya. Dia makin cepat.
- Apa? - Sinyal melemah.
Yang benar saja!
- Ayo kebut. - Kucoba.
Henderson, katakan. Apa yang kau dapat?
- Henderson, apa... - Ada gangguan.
- Memang kenapa? - Sinyalnya tak terdengar.
- Dengar yang benar. - Apa maksudmu?
- Mau pakai ini? - Aku menyetir!
Kau menyetir. Aku mengarahkan.
- Apa itu? - Kau yang cari ribut.
Steve, pelan-pelan.
Dia di depan atau tidak?
- Steve! - Steve, awas!
- Steve, awas! - Sial!
Jonathan, ini Ibu. Tolong jawab. Ganti.
Jonathan, tolong jawab.
Jonathan, Nancy, Dustin, ini Joyce. Tolong jawab.
Hei.
Ada jawaban?
Sisi positifnya, mereka berhasil melewatinya.
Mau lihat tujuan mereka?
Apa itu?
Aku tak tahu,
tapi aku bisa merasakan itu penting untuknya.
Untuk Pak Whatsit?
Nama aslinya Henry.
Alias Vecna.
Alias One.
Namanya banyak sekali.
Kau diam saja dan dengarkan, Bodoh.
Aku merasa dia tak mau aku di sana.
Aku tak seharusnya melihatnya.
Kau tak pernah sedekat ini ke pikiran satu kesatuan.
Makhluk itu sangat dekat.
Terkadang di The Squawk, saat sinyal masuk terlalu kuat,
itu membebani seluruh sistem.
Kurasa yang tadi itu kelebihan beban.
Kau bukan cuma masuk ke pikiran itu.
Kau langsung terhubung ke pusat kendalinya.
Dan Holly. Di mana dia?
Holly. Dia...
Dia terjebak di pilar ini.
Entah kenapa, dia menyatu dengannya, seolah itu memengaruhinya.
Ada yang lain.
Ada tiga orang lainnya.
Kukira Vecna cuma mengincar si bodoh ini.
Sama. Tapi aku baru tahu Derek karena dia berjalan melewatiku.
Kebetulan yang mujur.
- Dengar itu? Mujur. - Aku tak paham artinya.
Aku tak suka semua pilar tambahan ini.
Malam pertama, Vecna menculik Holly. Malam kedua, dia menculik tiga lagi.
Dia makin ganas dan akan menculik lagi.
Delapan lagi, jika ini akurat, berarti totalnya 12.
Apa yang dia inginkan dari mereka? Kenapa anak-anak?
- Kenapa 12? - Entah.
Kita harus hentikan dia menculik lagi
dan memberi Dustin dan yang lain waktu untuk menemukan Holly.
Kalau tahu targetnya, kita bisa keluarkan mereka dari Hawkins.
Tak terjangkau Vecna.
Lupa kita dikarantina?
- Bukan cuma itu. - Ada masalah lain.
Saat ke sini, kami lihat tentara memasukkan Debbie Miller
ke bus bersama anak-anak lain.
Kami ikuti dua blok lagi dan mereka bawa anak lainnya.
Kurasa mereka tak membawanya ke sekolah.
Bukan cuma Vecna yang ingin anak-anak ini.
Eleven ada di rumah Wheeler di malam Holly diculik.
Dua puluh empat jam kemudian, tiga anak lagi hilang.
Ada 73 anak di Hawkins berusia antara sembilan dan sepuluh tahun.
Jika polanya sama, target berikutnya pasti dari kelompok ini.
Dan kau yakin Eleven yang menculik anak-anak ini?
Tujuannya apa?
Membunuh atau melindungi mereka. Alasannya tak penting.
Anak-anak ini di mana sekarang?
Akan segera tiba di MAC-Z, aku mau kau di sana.
Aku harus cari Letnan Akers. Jika kutemukan Akers, kutemukan...
Kau akan menemukan mayat.
Lapor ke MAC-Z, Kolonel. Itu perintah.
Mayor Jenderal.
Mohon maaf,
anak-anak ini dalam bahaya.
Menjadikan mereka umpan terkesan...
Terkesan apa, Sersan?
Ceroboh.
Baru bisa dibilang ceroboh jika kau gagal melindungi mereka.
Kau mau bilang tak bisa melindungi mereka, Sersan?
Tidak, Bu.
Bagus.
Maaf sudah menakutimu.
Sudah lama aku tak bertemu siapa pun.
Kurasa aku terlalu semangat.
Untungnya, lukamu tak terlalu dalam.
Tak perlu dijahit.
Tapi pasti perih, ya?
Kau bisa bicara padaku.
Aku tak jahat, kok.
Kau ingat aku, 'kan?
Aku pernah ke rumahmu.
Sering.
Kau Max. Max Mayfield.
Suka main papan seluncur dan selalu pakai Walkman.
Betul.
- Tapi... - Kenapa aku di sini,
No comments yet. Be the first to leave one.