أول 200 سطر.
Orang tak perlu menjadi Kamar - untuk Dihantui Orang tak perlu menjadi Rumah - Otak memiliki banyak Koridor - jauh lebih banyak Tempat Jasmaniah
Kita di balik diri kita sendiri, tersembunyi - Seharusnya paling mengagetkan - Pembunuh bersembunyi di apartemen kita Sedikit Menakutkan. - Emily Dickinson
Aku memikirkan semua yang pernah diberitakan tentangku.
Bahwa aku iblis betina berhati kejam.
Bahwa aku korban tak berdosa seorang bajingan,
dipaksa di luar kehendakku dan nyawaku terancam bahaya.
Bahwa aku terlalu bodoh dalam bertindak,
dan dengan menggantungku akan menjadi pembunuhan peradilan.
Bahwa aku berpakaian bagus dan layak,
bahwa aku merampok jasad wanita agar berpenampilan demikian.
Bahwa aku berperangai ketus dan mudah emosi.
Bahwa penampilanku tak sebanding dengan lingkungan sederhanaku.
Bahwa aku gadis baik berhati polos
dan tak berbahaya.
Bahwa aku licik dan cerdik.
Bahwa aku berpikiran lemah
dan sedikit lebih baik dari seorang idiot.
Dan aku heran,
bagaimana bisa aku menjadi semua itu dalam sekaligus?
Aku dipenjara di Lapas Kingston selama 15 tahun.
Dihukum atas pembunuhan saat usiaku masih belia.
Meski saat itu kuanggap diriku wanita dewasa.
Setiap hari aku dibawa ke rumah gubernur.
Katanya di sana aku dipekerjakan sebagai pelayan.
Ayo, Nona-nona.
Meski pada dasarnya di sana aku menjadi objek keingintahuan.
Mereka menatap diam-diam dari bawah tudung topi mereka.
Mereka ingin melihatku karena aku wanita pembunuh terkenal.
Atau begitulah yang diberitakan di surat kabar.
Saat pertama kali melihatnya, aku terkejut,
karena yang mereka katakan "penyanyi terkenal,"
"penyair terkenal" dan "aktris terkenal,"
tapi untuk apa seorang pembunuh jadi terkenal?
Semua sama saja.
"Wanita pembunuh" adalah kata kuat yang dilekatkan pada dirimu.
Terkandung aroma dalam istilah itu.
Wangi dan menindas, seperti bunga layu dalam pot.
Kadang di malam hari, kubisikkan pada diri sendiri.
Wanita pembunuh. Wanita pembunuhan.
Berdesir seperti rok taffeta di sepanjang lantai.
Pembunuhan terdengar brutal.
Seperti palu atau sebongkah logam.
Aku lebih suka "wanita pembunuh" daripada "pembunuh",
jika cuma dua itu pilihannya.
Kedatanganmu ke Kingston membawa kegembiraan besar, Dr. Jordan.
Mereka yang ingin aku diampuni, yakin
laporan darimu bisa membebaskanmu.
Kau jauh lebih dipandang daripada dokter-dokter lain
yang datang memeriksaku bertahun-tahun.
Jangan bergerak, Grace. Dr. Smith harus mendapat ukuran tepat.
Tak perlu takut.
Mereka pikir kau bisa menemukan jawaban
yang tak bisa ditemukan dokter lain.
Aku akan waspada jika jadi kau.
Ia membunuh dua orang dengan keji.
Dia di sini untuk alasan tepat.
Selamat pagi, Grace.
Aku tahu kau takut dokter.
Terus terang, aku sendiri adalah dokter.
Namaku Dr. Jordan. Dr. Simon Jordan.
Kurasa kau ke sini untuk mengukur kepalaku.
Tak terlintas di pikiranku.
Kau orang Amerika?
Kau dokter yang ditugasi membuat laporan?/ Ya.
Kau punya tas berisi pisau bedah?/ Tidak.
Aku bukan dokter biasa. Tugasku bukan membedah.
Kau takut padaku, Grace?
Terlalu dini untuk mengetahuinya.
Ini untukmu.
Aku bukan anjing.
Bukan, Grace, aku tahu kau bukan anjing.
Ada apa, Grace?
Beraroma suasana di luar.
Kau tahu apa itu.
Buah apel./ Apel mengingatkanmu pada apa?
Siapa yang akan kami nikahi?
Maaf, Tuan. Aku tak mengerti./ Kurasa kau cukup mengerti.
Kue apel.
Ah. Sesuatu yang kau makan./ Kuharap kau pun begitu, Tuan.
Itulah gunanya apel.
Adakah apel jenis lain yang tak kau makan?
Yang busuk, kurasa.
Kau pendeta?
Tidak, aku bukan pendeta.
Aku dokter yang tak mengurusi fisik, melainkan pikiran.
Penyakit pikiran, otak dan saraf.
Tidak.
Aku tak mau kembali ke rumah sakit jiwa.
Fisik tak sanggup menanggungnya.
Mereka berbuat seenaknya, Tuan.
Mereka tak mau dengar alasan di sana, Tuan.
Itulah tujuanku di sini. Mendengarkan alasan.
Tapi untuk mendengar alasanmu, kau harus bicara padaku.
Kau takkan memercayaiku, Tuan.
Lagipula, semua sudah diputuskan,
apa yang kukatakan takkan mengubah apapun.
Tanyakan saja pada pengacara, hakim dan wartawan,
mereka tampak lebih tahu kisahku dibanding aku sendiri.
Dalam beberapa kasus, aku sepenuhnya tak ingat.
Kau pasti sudah diberitahu soal itu.
Aku ingin menolongku, Grace.
Jika kau mencoba bicara, aku akan mencoba mendengarnya.
Minatku sepenuhnya ilmu pengetahuan.
Tak cuma pembunuhan yang jadi perhatian kami.
Mungkin aku akan berbohong./ Mungkin saja.
Mungkin kau akan berbohong tanpa sengaja,
mungkin dengan sengaja. Mungkin kau pembohong.
Beberapa orang menyebutku pembohong.
Itu resiko yang harus kami terima.
Akankah aku dikembalikan ke rumah sakit jiwa?
Tidak!
Atau dikurung dalam ruang isolasi
tanpa makanan lain selain roti?
Pegang janjiku,
selama kau bicara denganku,
dan tak lakukan kekerasan, kau akan tetap seperti biasa.
Aku mendapat jaminan dari gubernur.
Sampai ketemu besok.
Apel dari pohon pengetahuan, itu yang kaumaksud, Dr. Jordan.
Baik dan jahat. Anak kecil pun bisa membedakannya
Kupikir, dia berharap bisa pulang dan berkata dalam hati,
"Kutancapkan ibu jariku dan kutarik keluar satu buah prem.
"Hebatnya diriku."
Tapi aku takkan jadi buah prem siapa pun.
Kini kau pelacur seorang dokter, bukan, Grace Marks?
Pelacur dokter./ Diam!
Apa yang kautemukan hari ini saat memeriksa Grace?
Yang akan kukejar adalah mimpi dan memori tersamarkan pada pasien.
Penting untuk membangun kepercayaan dengan pasien,
tapi takkan terjadi hanya dalam sekali pertemuan.
Banyak sekali dari kami, terutama di komite
yang memohon ampunan bagi Grace Marks,
dan ingin sekali melihat Grace dibebaskan secepatnya.
Ia mendekam terlalu lama di penjara
bagi seseorang yang begitu belia dan rapuh
pada saat menerima hukuman.
Kapan komite kita bisa melihat laporanmu?
Aku punya beberapa pertanyaan soal proses sidangnya sendiri.
Aku pergi untuk memompa, dan saat berbalik
Kulihat McDermott menyeret Nancy di sepanjang halaman
terus ke dapur belakang menuju dapur depan.
Saat di tahanan, Grace bilang
ia tak tahu keberadaan Nancy saat itu.
Tapi pada sidang itu sendiri...
Katanya, sebaiknya ini diselesaikan.
Kemari dan buka pintu dasar
akan kulempar dia ruang bawah tanah.
Ia mengaku melihat McDermott menarik rambut Nancy,
dan melemparnya ke bawah tangga.
Dia bilang begitu?
Aku tak ingat.
Katanya ia berduka atas kematian Nancy.
Siapapun bisa bilang begitu.
Mungkin saja.
Kami juga mendengar pernyataan McDermott
tak lama sebelum ia digantung.
Ia mengklaim Grace mencekik Nancy dengan kain kerudung.
Pria itu mengatakan beberapa cerita yang berbeda,
ia dikenal sebagai penipu dalam dunia dagang.
Grace Marks memaksaku melakukannya!
Dia pelacur.
Pembunuh!
Mengubah sanggahan...
Gantung dia!
Hanya karena seseorang dikenal menipu,
bukan berarti ia berbuat demikian.
Apakah penyelidikan semacam ini mengganggumu?
Sama sekali tidak, Dr. Jordan.
Tapi kami harap kau membuat laporan
yang menguntungkan Grace Marks.
Itu alasan kami membawamu ke sini.
Ya, kuhargai itu.
Jadi, kapan kami bisa menerima laporanmu?
Akan sangat membantu jika aku bisa menemui Grace
dalam suasana yang menumbuhkan kepercayaan.
Katamu ia bekerja sebagai pelayan untuk kepala lapas?
Bagaimana bisa terjadi?
Ia berperilaku baik di penjara
dan istri kepala lapas mengizinkan dia
menghabiskan hari-harinya di sana.
Tapi baru-baru ini ia mengamuk di sana,
membuat keluarga itu ketakutan.
Bisakah mereka diminta
untuk izinkan ia kembali ke rumah itu?
Aku bisa bertemu dengannya di sana./ Akan kuusahakan.
Wanita itu menyukai Grace,
dan tak diragukan lagi
ia menikmati rasa ingin tahu yang dirasakan Grace
dalam lingkar spiritual nyonya-nyonya.
Aku merasakan kedatangan sesuatu.
Kami akan menunggu putra tersayangmu, William.
Jadi, aku akan bertemu Grace besok di rumah kepala lapas?
Bisa diatur.
Bagaimana akomodasimu?/ Sangat memuaskan.
Terima kasih atas semua upayamu, Pak Pendeta.
Kami merasa yakin ini akan setimpal.
Kita bertemu lagi besok.
Ny. Humphrey. Selamat malam.
Kubuatkan teh untukmu./ Kau baik sekali.
Selamat malam, Dr. Jordan./ Selamat malam, Pak Pendeta.
No comments yet. Be the first to leave one.