The first 200 lines.
Aku akan membunuh Nancy dengan kampak.
Aku kan menembak Tn. Kinnear saat ia kembali.
Kau akan membantuku jika kau tahu apa yang baik bagimu.
Selain itu, kau akan tetap disalahkan.
Dihukum mati dengan digantung.
Kesaksian Jamie memberatkanku.
Tak ada yang terjadi, jadi tak ada yang perlu dihentikan.
Tidak, tidak, tidak.
Mungkin kita perlu pertimbangkan percobaan neuro-hipnosis Jerome DuPont.
Pernah dihipnotis?/ Kumohon.
Kuharap tak pernah, Tuan.
Cepat atau lambat, kita akan mencapai dasarnya.
Akan membuatku lega jika mengetahui seluruh kebenarannya.
Kurasakan Celah dalam Pikiranku - Seolah otakku terbelah - Kucoba mencocokkannya - Rajut demi Rajut - Tapi tak bisa membuatnya sesuai. - Emily Dickinson
Dr. Jordan, senang bertemu.
Baik sekali kau mau luangkan waktu untukku.
Kau telah selamatkan nyawa Grace Marks,
melawan berbagai kemungkinan besar.
Aku ingin tahu persisnya caramu menanganinya.
Kami pengacara selalu senang hati untuk menyombongkan diri.
Tapi, sebelum kita membahasnya...
Sherry?/ Tidak, terima kasih.
Kau bertindak untuk Grace Marks maupun James McDermott.
Ya, meski itu salah, jika ditinjau lagi,
karena kepentingan mereka bertentangan.
Tapi praktek hukum memang begitu lemah.
Kenapa McDermott perlu waktu lama untuk menuding Grace?
Hingga di saat-saat terakhir,
ia berharap dapat keringanan, seperti yang diterima Grace.
Ia tak bisa menuding Grace tanpa ada jerat gantungan di lehernya,
karena ia sudah mengaku gunakan kampak dan sebagainya.
Sebaliknya, Grace bisa menudingnya di luar penghukuman./ Begitulah.
Ia pun tak mengikarinya di waktu yang tepat.
Wanita itu bernyali besar. Jika ia pria, ia bisa jadi pengacara hebat.
Kau sudah bertemu Our Lady of the Silences?
Itu sebutanmu untuknya?
Ya, aku banyak menghabiskan waktu dengannya,
mencoba menentukan.../ ...Apakah ia tak bersalah?
Apakah ia gila.
Atau gila di saat terjadi pembunuhan.
Yang kurasa, itu dianggap tak bersalah.
Kulihat Grace yang menabjudkan
membawamu pada pengejaran yang menyenangkan.
Tak begitu menyenangkan.
Harus kuakui, aku dibuat bingung.
Yang ia katakan terdapat lingkar kebenaran.
Sikapnya tulus, tapi aku tak boleh menghilangkan kecurigaan
bahwa dalam hal tertentu...
aku tak bisa menudingnya telah berbohong./ Bohong?
Istilah kasarnya, tentu.
Ia pernah membohongimu, tanyamu?
Begini saja:
Apakah Scheherazade berbohong? Baginya, tidak.
Memang, yang ia ceritakan
mestinya jangan dikategorikan sebagai Kebenaran atau Kebohongan.
Mungkin Grace Marks hanya bercerita dengan tujuan memikat.
Untuk apa?
Membuatmu tetap terhibur.
Untuk mencegah kepergianmu, memastikan kau
tetap seruangan dengannya selama mungkin./ Apa gunanya?
Menghiburku tak membuatnya lepas dari penjara.
Bukankah jelas?
Gadis malang itu jatuh cinta padamu.
Pria lajang, masih muda, tampan,
dihadapkan pada orang yang lama terasing, tanpa ditemani pria.
Kau jelas sosok impiannya.
Tentu tidak./ Menurutku, begitu.
Aku sendiri punya pengalaman serupa.
Aku pernah bersamanya berjam-jam dalam sel penjara di Toronto,
Ia merajut kain sepanjang mungkin untukku.
Ia tergila-gila padaku.
Sekali sentuh, ia akan jatuh dalam pelukanku.
Benar.
Terus terang, aku tergoda. Ia begitu belia dan lembut.
Meski kehidupan di penjara berlaku keras padanya.
Hal itu tak pernah terpikir di benakku.
Aku sungguh beruntung.
Begitu juga Grace,
karena kasus pembunuhan Kinnear disidangkan sebelum kasus kedua.
Mereka sudah diputus hukuman mati atas pembunuhan Kinnear.
dan dianggap tak perlu memeriksa kasus kedua.
Jadi, Grace tak pernah disidang atas pembunuhan Nancy Montgomery.
Bagaimana jika ia disidangkan?
Maka aku takkan bisa menyelamatkannya.
Opini publik terlalu kuat bagiku. Ia pasti akan digantung.
Tapi menurutmu, ia tak bersalah.
Sebaliknya. Menurutku, ia jelas bersalah.
Apa yang kaukerjakan di Toronto, Dr. Jordan?
Bicara pada orang-orang, mencari tahu bahwa aku bersalah?
Kau takkan menemukannya dengan cara itu.
Kau belum memahami,
kesalahan yang mendatangimu, bukan dari apa yang kauperbuat,
tapi dari apa yang diperbuat orang lain terhadapmu.
Kau semakin kurus.
Aku yakin kau jadi sasaran gerutuan yang berduka.
Dr. Jordan.
Grace. Apa yang mereka perbuat?
Mereka lakukan apa pada rambutmu?
Banyak yang tak suka karena aku buka mulut.
Aku berpikir selagi kau pergi.
Berpikir apa yang harus kuceritakan padamu.
Aku juga berpikir, Grace.
Sudah saat kita coba metode lain untuk mengakses ingatanmu.
Dr. DuPont ingin mencoba hipnosis.
Yang kau lakukan hanya duduk di kursi
dan jatuh tidur saat diperintah Dr. DuPont.
Bagaimana...
Bagaimana cara Dr. DuPont membuatku tertidur?
Ia akan jelaskan semuanya besok.
Kuharap...
dengan cara ini, ingatanmu bisa pulih.
Aku tak yakin menginginkan ingatan itu pulih.
Tapi jika itu bisa membantu, akan kulakukan sesuai inginmu.
Lihat.
Lydia meninggalkan album kenangannya.
Kurasa ia ingin kau menemukan ini.
Apa yang kausimpan dalam album kenangan, Grace?
Secarik kain dari gaun tidur napiku.
Sobekan segitiga dari rok bernoda darah.
Sehelai saputangan,
bunga biru berlatar putih.
Cinta-dalam-kabut.
Kita berjumpa lagi besok, Grace.
Aku akan mengamati dan menyimaknya.
Ya, Dokter. Aku yakin begitu.
Bagaimana jika aku dinamai dengan nama lagu pujian itu.
Kuharap begitu.
Aku ingin ditemukan.
Aku ingin melihat.
Atau terlihat.
Aku bertanya-tanya, apakah di mata Tuhan,
terlihat hal yang sama.
Seperti yang tertulis di Alkitab,
"Karena kini kita melihat ke cermin gambaran yang samar-samar,
"tapi nanti kita akan melihat muka dengan muka."
Jika memang muka dengan muka,
pasti ada dua tatapan.
Baiklah.
Inilah saatnya.
Kulihat kalian sudah berkumpul.
Dan aku sangat bersyukur atas minat dan kepercayaan kalian.
Grace, silakan duduk sini.
Kau cukup nyaman?
Grace, tak ada yang perlu ditakuti.
Di sini tak ada yang ingin menyakitimu.
Sudah kujelaskan pada Grace, ia hanya perlu dengarkan suaraku,
dan jatuh tidur.
Mengerti, Grace?
Bagus sekali.
Ini sesuai prosedur ilmiah.
Jadi kumohon, buang pemikiran tentang mesmerisme,
atau penipuan semacamnya.
Tolong tetap hening sampai Grace sepenuhnya tertidur,
di saat itu kalian boleh bercakap pelan.
Dimengerti? Bagus.
Mari kita mulai.
Grace, kau merasa kian berat.
Sangat, sangat berat.
Semua anggota tubuhmu menjadi berat,
menarikmu ke dasar.
Kau tak bisa bergerak.
Kelopak matamu kian berat.
Kau merasa mengantuk.
Sangat, sangat mengantuk.
Kini, anggota tubuhmu mengambang, terapung.
Perlahan kau tenggelam ke bawah, ke bawah,
ke bawah, seolah di dalam air.
Grace, kau masih bisa mendengarku?
Ya.
Bagus.
Kau tertidur, Grace?
Ya./ Bagus sekali.
Saat terbangun, kau takkan mengingat semua ini.
Sekarang, Grace, aku ingin kau pergi lebih dalam.
Lebih dalam lagi.
Lebih dalam lagi.
Sekarang, angkat tangan kananmu.
Tanganmu sebatang besi yang tak bisa dibengkokkan.
Ada yang ingin mencoba?
Tak ada?
Tak apa.
Kukerahkan seluruh tenaga.
Bagus sekali, Grace. Silakan turunkan tanganmu.
Matanya terbuka.
Itu normal dan tak masalah.
Dalam kondisi ini, subjek bisa melihat banyak hal,
bahkan dengan mata tertutup.
Kita lanjutkan?
Ia terlihat aneh sekali.
Ini membantu konsentrasi.
Pandangan batin lebih tajam saat disembunyikan dari pandangan luar.
Dr. Jordan,
silakan telusuri masa lalunya dengan aman.
Kau ingin aku bertanya apa padanya?
Tanyai tentang kediaman Kinnear.
Bagian yang mana? Harus spesifik.
Bagian serambi./ Serambi.
Grace...
Kau kini berada di serambi rumah Kinnear.
Apa yang kau lihat?
No comments yet. Be the first to leave one.