প্রথম 200টি লাইন।
Jujur dalam pikiran dan perbuatan...
...baik dalam kehidupan pribadi maupun resmiku,
Saya akan menjadi teladan untuk mematuhi hukum...
...serta peraturan departemenku.
Kode Etik Aparat Hukum
Tunggu.
- Polisi! - Apa salahku?
Kau membawa senjata?
Menghadap dinding. Tangan di belakang, buka telapak tanganmu.
Kau ditangkap.
Kau berhak untuk tetap diam.
Semua yang kau katakan bisa dan akan digunakan melawanmu di pengadilan.
Satu, dua, tiga, satu. Satu, dua, tiga, satu.
Satu, dua, tiga, satu. Satu, dua, tiga, satu.
Lukey!
Baiklah, katakan, "Selamat Tahun Baru, Lucas."
- Hei! - Pergilah ke dia...
- Hei, semua. - Selamat Tahun Baru, Lucas!
Perang bola salju!
Hei. Aku dengar Bibi Marie membuat kukis lemon.
Hei! Kau pikir sedang bicara dengan siapa?
- Aku bicara denganmu. - Charlie, Charlie. Hei, lihat aku.
- Ya? - Aku akan patahkan rahangmu.
Pukul aku!
Lain kali. Dasar bocah berandalan! Berandalan sok pintar!
- Jangan bicara seperi itu denganku. - Hei, hei.
- Itu cara ibumu bicara. - Berhenti. Hei. Berhenti.
Aku ayahnya! Tunjukkan rasa hormatmu.
- Dasar banci! - Hei, ayolah. Berhenti!
Hei! Apa yang kau lakukan?!
- Cukup! - Aku selesai.
- Dia selesai. - Aku selesai dengan kalian.
Hei. Hei, hei, hei.
- Baiklah. - Dia sudah selesai.
Paulie, kembali...
Cara yang menarik untuk menutup tahun.
Aku memintamu untuk semalam.
- Senang melihatmu. - Ya, kau juga.
- Malam tanpa pertengkaran. - Maaf, Marie.
- Kau mau aku berkata apa? - Hei, Ibu.
Hei, Paman Paul.
- Maaf. - Baiklah. Dengar, ini dingin.
Kenapa kita tidak masuk ke dalam?
Dan Lucas, kita harus mulai siapkan sup lentil.
- Itu lebih baik saat duduk. - Ya.
- Kita harus pergi. - Ya, aku segera ke sana.
Sebentar.
- Ini. Masuklah. - Terima kasih.
Apa?
Aku kehilangan sesuatu. Aku membawa surat. Amplop?
- Kau yakin? - Ya.
Aku simpan itu di kantongku. Oke?
...87, 88, 89, 90,
91, 92, 93, 94, 95,
96, 97, 98, 99!
Jadi setelah kau kembali ke kantor,
Kau akan membuat laporan seperti ini.
Bagaimana kita akan membuat mereka mengekspos dirinya?
Kami memiliki peraturan untuk rincian ini...
Satu pertanyaan sama dengan 20 pendaki gunung.
- Brennan, mau menjawab itu? - Itu adalah pertanyaannya.
Aku cukup melihat ke dia dan mengangguk.
Anggukan bisa membantu.
Kau harus hati-hati untuk tidak mengatakan apa-apa.
Dia tahu. Tanpa bicara. Lalu tanpa memasuki bilik.
Apa orang ini akan meminta banting atau melawan dakwaan itu?
Itu tiga pertanyaan. Itu 60 pendaki gunung.
Dia harus datang ke sidang bersama pengacara...
...untuk melawan dakwaan perbuatan tidak senonoh,
Dan tak ada yang mau melakukan itu.
- Kenapa tidak? - 80. Astaga.
- Membersihkan catatan kriminalnya. - Mereka harus datang ke sidang.
Kebanyakan dari orang-orang ini memiliki keluarga.
Dengan begini, mereka hanya didenda. Atau jika hakimnya keras...
- Dan itu takkan terjadi. - ...maka dia akan terdaftar...
...sebagai pelaku tindak asusila, dan dia tetap akan rahasiakan itu.
Jika kau tidak berani, kau bisa tetap di patroli.
Tidak, bung, aku bisa...
- Ya, aku bisa melakukan ini. - Bagus.
Dan jangan khawatir.
Petugas Brennan akan tetap melakukan rincian ini hingga kau nyaman.
...85, 86, 87,
88, 89, 90,
91, 92, 93,
94, 95, 96,
97, 98, 99, 100!
Baiklah.
Ya!
Kau harus squat, kawan.
Kalian tidak tahu betapa bagusnya situasimu.
Kau bisa makan semua yang kau mau, olah raga selama 20 menit,
Dan masih terlihat seperti itu.
Aku makan seporsi kentang goreng, dan aku celaka.
Penangkapan Petugas Brennan semakin jauh berkurang, pak.
Mengapa?
Aku sudah melakukan tugas ini cukup lama, pak,
Jadi wajahku sudah familier.
Aku ingin tempatkan orang yang berbeda di luar sana.
- Seseorang yang lebih... - Menggoda?
Ya, pak.
Kami sedang melatih anak baru berparas tampan.
Opsir Goldrick.
Dia melakukan pelatihannya sedikit terlambat.
Tak jauh lebih muda dari Brennan, tapi sedikit lebih tampan.
Mencoba wajah baru untuk melihat jika kita bisa dapat daya tarik lebih.
Orang-orang yang kita hadapi...
...mungkin menyukai yang jauh lebih muda, bukan begitu?
Benar, pak.
Kita lihat bagaimana perkembangan minggu ini,
Lalu melapor kembali.
Jika tak ada yang baru, kita akan tugaskan anak baru.
Aku harus cari ide terbaru.
Terima kasih, pak.
- Halo. - Hei, Ibu.
Aku sedang bekerja. Apa semuanya baik?
Kau tak harus langsung hubungi ibu.
Ibu hanya ingin tahu jika Emily datang untuk makan malam minggu depan.
Ibu, aku bilang hanya seranta aku jika darurat.
Ini darurat.
Dengar, aku sedang bekerja.
Aku sayang ibu.
- Apa Ayah baik saja? - Ya. Ayahmu baik.
- Dia sedang tidur. - Oke. Baiklah.
Aku akan mampir sepulang kerja. Aku sayang Ibu.
Ibu juga menyayangimu.
Bagaimana kabarmu?
Tidak? Oke.
Maaf.
Oke.
Apa?
Hei. Hei.
Aku rasa kau menjatuhkan ini.
Apa yang dia berikan padamu?
Aku menjatuhkan sesuatu. Dia kembalikan itu padaku.
Jangan khawatir soal itu.
Bukan apa-apa.
Ibu rasa ayahmu terkena flu.
Ibu tidak tahu bagaimana dia kena flu. Ibu bersih-bersih setiap hari.
Sudah berapa lama dia tidur?
Beberapa jam.
Dia pergi keluar lagi. Ibu sudah beritahu padamu?
Ya. Dia bilang mau beri makan burung.
- Burung. - Ya.
Nenekmu melarang ibu menikahi orang Irlandia.
Ibu harusnya mendengarkan.
Pamanmu membuat ibu gila. Halo?
Paulie, jangan membentakku. Aku mencoba membantumu.
Tidak. Gus sedang sakit. Ya. Dan aku mulai gila.
Tidak. Kau takkan tidur di loteng seseorang.
Lukey. Lucas, lihat ke sini.
Kau sedang apa, tukang melamun?
Paman Paul yang buat ibu stres lagi?
Hati-hati. Dia saudara ibu.
Ibu hanya menyalakan rokok saat dia menelepon.
Itu tidak baik untukmu.
Dia hanya akan berada di sini untuk beberapa malam.
Apa, dia akan tinggal di sini? Baru saja minggu lalu ibu bilang,
- "Aku selesai dengan dia..." - Oke. Biar ibu yang pikirkan itu.
- Ibu. - Dia saudara ibu!
Ibu tak bisa biarkan dia tidur di jalanan,
Meski itu mungkin akan berikan dia pelajaran.
Seandainya ibu tahu kau selingkuhi istrimu...
Dan dia selalu memulai sesuatu.
Jika itu membuatmu stres, itu juga juga buat kami stres.
Itu tidak baik untuk Ibu. Atau untuk Ayah.
- Ayolah! - Ibu, aku...
- Tak ada lagi yang menari bersama ibu. - Ibu, aku serius.
- Aku bahkan tak dengar musiknya. - Baiklah, ini.
Apa ini?
Ayahmu suka lagu ini.
Beri aku waktu untuk membalas panggilanmu.
Bung, Lucas, suratmu tak ada di luar sini.
Ayo ke dalam. Aku mau minum.
Hei!
Apa ini rumahnya Paulie DeRegio?
Ini rumahnya Marie Brennan, tapi Paul di dalam.
Itu yang aku maksud.
Astaga.
Siapa yang mau minuman Jell-O?
Hei, jika suratku ditemukan, bisa kau berikan itu padaku?
Ada tulisan "Gus" di depannya.
- Itu milik ayahmu? - Ya.
Hei. Bisa kau lepas sepatu di sini?
- Oke. - Aku bisa bawakan ini.
- Oke. - Terima kasih.
- Hei. Selamat Tahun Baru. - Selamat Tahun Baru.
- Lucas! - Nenek.
- Sayangku! - Maaf.
- Selamat Tahun Baru. - Selamat Tahun Baru, malaikatku.
Bagaimana kabarmu? Kau baik saja?
- Aku baik. Kau? - Ya, oke. Aku baik.
- Nanti kita bicara lagi. - Ya.
- Hei. - Ya.
- Hai. Hai. - Hai!
Aku bertemu Jessie di luar.
Dia membawa minuman Jell-O.
Kita harus apa dengan itu?
- Aku tidak tahu. - Hei.
- Hai. - Hai.
Jessie.
No comments yet. Be the first to leave one.