প্রথম 200টি লাইন।
Ampunilah aku, Peddamma.
Tolong jangan sakiti aku. Aku tidak akan kabur lagi.
Aku akan di sini sampai aku mati.
Ketahuilah kebenarannya, Shankara.
Begitu kau menginjakkan kaki di Bhairavakona, tidak bisa pergi lagi!
Bawa dia pergi!
Aku tidak akan pergi kemana pun.
Lepaskan aku!
Lepaskan aku! Aku akan tetap di sini!
Jangan sakiti aku.
Aku tidak akan pergi ke mana pun. Aku akan tetap di sini!
Lepaskan aku!
A L I H B A H A S A K U D A L U M P I N G
Pak, kenapa kau tidak memberi kami sekilas gambar-gambar itu?
Dasar bodoh! Ini bukan majalah mesum yang kau beli diam-diam di toko paan.
Ini bahasa suci. Bahasa Inggris!
Bahasa suci?
Halo.
- Kantor polisi? - Ya.
Pak, aku bicara dari Sri Krishnapuram. Mereka akan membunuh orang di sini.
Apa?!
Kapan?
Kenapa?
Seorang pencuri tertangkap sedang mencuri perhiasan di tempat pernikahan.
Saat orang-orang memojokkannya, dia mengunci diri di dalam kamar.
Sepertinya orang-orang akan membunuhnya, Pak.
Tolong datang cepat, Pak.
Kenapa kau khawatir pada nyawa pencuri itu?
Kalian kebetulan partner?
Aku bukan partnernya, Pak. Aku pengantinnya.
Sebagai seorang pengantin, kenapa kau berusaha menyelamatkan pencuri itu?
Setiap nyawa itu berharga, Pak. Tolong cepat.
Ayo, kawan-kawan! Dia tidak bisa lolos!
Pukuli bajingan itu sampai mati.
Aku akan menangani masalah hukumnya.
Halo. 1..2..3.. test.
Perhatian, semuanya!
Aku mau menyajikan keju cottage untuk kalian di pesta pernikahan saudaraku.
Tapi pencuri berdarah itu membuat air mata di matanya.
Barangsiapa memberiku lengannya...
akan memenangkan kepemilikan ladang tebuku di Sarvepally.
Wah! Ladang tebu! Ayo, kawan-kawan!
Keluarlah kau, bajingan!
Ayah, suruh mereka berhenti. Kita serahkan dia ke polisi.
Kumohon.
Itu perhiasan yang dibuat ayah untuk putrinya dengan penuh cinta.
Bagaimana aku bisa membiarkan dia pergi begitu saja?
- Kalian pergi ke arah sana! - Oke, saudara!
- Kau jalan ke arah sini! - Oke, saudara!
Hei! Angkat dudukannya.
Terima kasih, Pak.
Lihat itu? Polisi harus jeli.
Aku memindainya.
Memindai.
Dia licik sekali, Pak. Dia merendam dalam minyak tanah untuk kabur.
Pak, ada bekas ban di sini.
Yang berarti dia mengganti pakaiannya dan meninggalkan tempat kejadian dengan motor.
Pak, orang yang kau teriaki agar menarik dudukan itu pencurinya.
- Apa pendapatmu? - Diamlah!
Maaf Pak.
- Pak... Pak... Pak... - Halo. Halo. Halo.
- Halo. - Pak, SI sedang menelepon.
Halo.
- Halo. - Halo, Pak.
Ada pencuri datang, mengenakan kemeja abu-abu dan kartu identitas.
- Jangan biarkan dia lolos. - Plat nomor, Pak?
TS...
Motor pulsar hitam dan merah.
- Plat nomornya TS 09 EJ 3642. - Oke, Pak.
Kau memperhatikan dudukannya.
Aku memindai plat nomor itu.
Pindai. Pindai.
- Pak John... - Ya?
Apa yang kau lihat?
Aku sudah berencana melakukan perjalanan sejak pagi ini, Pak.
Jika kau mengizinkan, aku akan memberitahumu.
Kita lurus dari sini dan belok kiri.
Ada pusat nugget ayam di sana.
Kita harus makan nugget ayam dan melanjutkan perjalanan.
Lalu kita belok kanan dan lurus.
Setelah sekitar 230 kilometer,
kau akan menemukan Punjabi Dhaba di sebelah kanan.
Lolipop ayam mereka adalah...
terbaik dari dunia!
- Boleh aku minta petanya, Pak John? - Itu peta aslinya, Pak. Hati-hati.
Pak John, peta pelarian dimaksudkan untuk memeriksa pos pemeriksaan polisi.
Silakan, Pak John.
- Halo, Basava. - Ya, ada apa.
Kau di mana sih? Kenapa tidak angkat teleponku?
- Ada apa? - Ada film Mahesh Babu.
Mereka mencari pemain untuk aksi api. Bayarannya 50.000 rupee.
- Pemandu akrobat baru menelepon. - Aku sibuk. Nanti kutelepon lagi.
Kau masih mengejar perempuan itu?
Kapan kau akan belajar?
Bagaimana aku bisa membuatmu mengerti?
Lupakan saja. Kau akan baik-baik saja dalam hidup.
Biar kuberitahu sesuatu padamu.
Jika kau mau hidupmu lebih baik, kau harus berhenti memikirkan Bhumi...
dan fokus pada masa depanmu.
Katakan apa pun tentangku. Tapi jangan libatkan Bhumi dalam hal ini.
Cut! Cut! Cut!
- Guru... - Basava, berapa kali harus kukatakan?
Jangan sampai wajahmu terlihat saat aksi. Kau aktor pengganti.
Orang-orang datang ke teater untuk melihat sang pahlawan, bukan kau.
Panggil pahlawannya.
- Tidak ada gula dalam jusnya. - Itu air kelapa, Pak.
Terserah. Payung itu bukan untukmu. Itu untukku.
Suting sudah siap. Ayo mulai!
Sang pemeran pengganti sungguh bertingkah!
Kita harus melakukan ini sekarang?
Dengarkan aku. Ayo kita kembali ke pamanmu di desa.
Tinggal bersama paman berarti uang, bir, biryani, dan lain sebagainya.
Ada semuanya!
Ingat siapa yang mengambil foto saat kita bekerja dengan paman?
Polisi.
- Siapa yang mengenali dan mengambil foto kita sekarang? - Penggemar.
Foto memang biasa, Pak John. Tapi profesi ini memberi kita rasa hormat.
Jangan cengeng, Pak John.
Dipukul sekali-sekali juga dihitung sebagai kepahlawanan.
Basava, Guru menyuruhmu menaruh tempat tidur ini di unit penyimpanan.
Sebentar.
Ayo! Ayo! Ayo!
- Hei! Matamu di mana? - Enyahlah!
Hei!
Dia mencuri tasku. Ikuti dia.
Minggir! Kubilang minggir!
Kau lagi lihat apa? Lihat ke sana.
Ayo!
Berkendara cepat!
Berkendara cepat. Tidak bisakah kau lebih cepat lagi?
- Berapa banyak uang di dalam tas? - Tidak ada uang sih.
- Kalau begitu, perhiasan? - Tidak. Sesuatu yang lebih penting.
Jangan berhenti di lampu merah. Teruslah melaju.
Lompati sinyalnya! Ayo!
Kubilang jangan berhenti! Dia akan lolos!
Hei, berhenti!
- Kau sudah buta? - Maaf, saudara.
Kenapa kau minta maaf?
Mobilmu rusak? Tidak, kan?
Aku akan mematahkan tulangmu, sialan!
Hei, berhenti!
Lurus.
Dia belok kiri. Ikuti dia di sebelahnya.
Hei! Hei!
- Kembalikan tasku! - Teruskan!
Kembalikan tasku!
Hei, lepaskan!
Berhenti atau aku akan membunuhmu!
Ya, benar!
- Kembalikan! - Teruslah, Bung!
Ini milikku.
- Teruskan! - Hei!
Nona, kau tegang sekali. Apa kau punya kokain di tasmu?
- Ayo, potong di tikungan! - Berhenti!
Hei!
Apa yang kau lihat? Ayo!
Halo.
Halo.
Apa yang kau lihat? Ayo!
Masuk ke jalur. Ayo, cepat!
Ayo! Ayo!
- Hei! Jangan pergi sendirian. Tidak aman. - Pelan-pelan. Awas. Jalan! Jalan!
Pindahkan kendaraanmu! Ayo!
Sudah sore. Pindahkan kendaraan sekarang!
Halo!
Ayo!
Hei!
Ayo cepat!
Hei, kau bajingan!
Berhenti! Ayo. Sampai jumpa. Ayo! Ayo!
Kenapa dia mengejarku, sialan?
Hei!
Kukasih 500 rupee untuk tasnya. Dia bakal nangis, nih.
- Ayo ambil uangmu. - Pak...
2008 batch. 2000+ pencurian.
Tapi aku belum pernah melihat yang seperti ini.
Jika kau sudah mengenalnya sebelumnya, lepaskan aku.
Kalau tidak, singkirkan saja dia. Dia akan memakanmu hidup-hidup!
Hei!
Terima kasih banyak.
Oh, aku lupa aku harus membayar.
Biar kuambilkan.
Basava, kau mulai bekerja dengan nama-nama besar dan melupakanku.
Jika kau tetap bersamaku, kau pasti sudah mencapai puncak sekarang.
Sekarang kau dihajar habis-habisan oleh para pahlawan.
Aku punya tugas kecil untukmu. Anak buah saudaramu ada di penjara.
- Aku tidak akan melakukannya, Pak. - Hei... Hei... Dengarkan!
Aku memberimu semangat saat kau minta teh, dan biryani saat kau minta roti.
- Skuter saat kau meminta motor. - Kau pernah memberi apa yang kubutuhkan?
- Aku membawamu dari jalanan dan membesarkanmu. - Hei, hentikan!
Diam!
- Seberapa besar masalah yang kau hadapi? - Masalah yang amat besar.
Tolong bantu aku ini.
Ada perempuan di bagasi.
Jaga dia tetap aman malam ini.
Orang-orang kita akan datang dan membawanya besok.
Tolong selesaikan pekerjaannya.
Biar aku bicara, bro. Aku saja.
Biarkan aku bicara.
Dia dibius.
No comments yet. Be the first to leave one.