প্রথম 138টি লাইন।
Tiap pagi, pada jam yang sama,
bunyi bel yang sama bergema di seluruh lorong.
Indahnya simbol harmoni ini.
Gedung sekolah yang kosong ini menyapaku dengan kesunyiannya.
Itu satu-satunya kebahagiaanku.
Baiklah. Rumahku ke arah sini.
Sebentar lagi, mereka semua akan melihatnya…
Ruang kelas itu.
Saeki juga akan melihatnya.
Aku tak sabar lagi.
Dah.
Acar ini dibuat dengan baik. Enak sekali.
Hentikan.
Apa maksudmu? Itu beli di toko.
Benarkah? Aku tak tahu.
Kau ini bicara apa?
Takao, cepat habiskan telurnya.
Ya.
Hei, Nanako…
Kemarin aku melihat sesuatu…
Kasuga dan Nakamura sedang bersama.
Pasti ada hal aneh yang terjadi di antara mereka, Nanako.
Ai, sebenarnya…
Kemarin aku bicara dengan Kasuga.
Katanya dia tak menyembunyikan apa pun dariku.
Jadi…
Tak apa-apa.
Kasuga!
Dasar kau…
Minggir!
Nanako, kau tak apa-apa?
Kasuga, kau pacarnya, 'kan?
Seharusnya kau menemani Nanako!
Hei, Kasuga, lihat ini!
Orang mesum itu kembali.
- Seram! - Berisik, Yamada!
Pikirkan perasaan Nanako!
…AKU MANUSIA YANG HINA…
Namaku…
Dihapus…
BUNGA-BUNGA IBLIS
Sudah, sudah. Tenang!
Hari ini ada pertemuan darurat di gim, ayo cepat ke sana!
Ayo cepat!
Ayo, semuanya wajib ikut. Ayo!
Segera ke gim.
Cepat.
Hei.
Ayo cepat.
Cepat.
Ayo ke gim.
THE FLOWERS OF EVIL
EPISODE 4
Kami mengadakan pertemuan darurat ini
karena ruang kelas 2-1
diacak-acak pagi ini. Aku mau menjelaskan apa yang kami ketahui.
Semalam, di dekat sekolah…
Baju olahraga itu…
Orang mesum itu pasti menggunakannya untuk memuaskan nafsunya.
Hei, Kasuga! Di wajahmu ada bekas tinta!
Apa?
Tapi bohong!
Bohong!
Toilet…
Kasuga…
Apakah kau lega karena rahasiamu aman?
Sudah lama aku tak merasa selega ini!
Kau lihat ekspresi mereka?
Kau harus bangga.
Akhirnya kau mengupas satu lapis dirimu.
Kasuga…
Sebaiknya kita putus.
Tunggu!
Ruang kelas itu…
Dan baju olahragaku.
Itu perbuatanmu, 'kan?
Aku tahu karena…
Di lantainya…
Ada lukisan bunga ini…
Kasuga!
Aku memberi tahu Kasuga mewakilimu.
Aku mengatakan bahwa kau mau bercinta dengannya.
Apa maksudmu?
Apa hubunganmu dengan Kasuga?
Aku membuat kontrak dengannya.
Kasuga adalah orang mesum tanpa harapan, jadi kami membuat kontrak
agar aku mengupas seluruh lapisan dirinya sampai jati dirinya terungkap.
- Kasuga tidak mesum! - Apa?
Jelas-jelas dia mesum.
Kau tak peduli dengan jati dirinya, ya, Saeki?
Sudah kuduga.
Kau cuma peduli kepada dirimu sendiri.
Aku tidak…
Takao,
Saeki datang mencarimu.
- Tidak! - Apa?
Aku tidak bisa…
Kumohon.
Bilang aku belum bisa menemuinya.
Maaf. Sepertinya dia masih sakit.
Baik… Aku mengerti. Terima kasih.
- Terima kasih sudah datang. - Aku permisi.
Kasuga!
Aku tak akan putus denganmu!
Maaf.
Aku tak tahu kenapa kau melakukan itu, Kasuga.
Aku tak mengerti…
Aku tak peduli soal baju olahraganya…
Aku justru senang!
Kau melakukan itu karena menyukaiku, 'kan?
Daripada itu, aku…
Aku harap kau tak menyembunyikan apa pun dariku!
Jadi, tolong beri tahu aku!
Bukan beri tahu Nakamura, tapi aku!
Bantu aku memahami isi pikiranmu!
Aku akan menunggumu.
Aku akan menunggumu di taman tempatmu menyatakan perasaanmu.
Ada apa?
Apa ini?
Apa yang telah kau lakukan?
Hei, jelaskan dulu!
Lama sekali, Kasuga.
Tak ada tempat…
Untukku kembali lagi.
Aku…
Aku tak bisa berada di kota ini lagi.
Tidak di rumahku,
di sekolah,
atau bersama Saeki…
Baiklah.
Takao!
Jawablah jika kau dengar!
Takao!
Apakah itu ibumu, Kasuga?
Menyedihkan sekali.
Baiklah, ayo pergi.
Ke balik gunung itu.
Untuk apa kita menetap lebih lama di kota yang tercemari muntah ini?
No comments yet. Be the first to leave one.