The Legend of Kitchen Soldier

The Legend of Kitchen Soldier (취사병 전설이 되다)

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 1

রিলিজ তথ্য

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗧𝗛𝗘 𝗟𝗘𝗚𝗘𝗡𝗗 𝗢𝗙 𝗞𝗜𝗧𝗖𝗛𝗘𝗡 𝗦𝗢𝗟𝗗𝗜𝗘𝗥 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟭𝟬 𝗛𝗠𝗔𝗫-𝘁𝘃𝗡 𝗪𝗘𝗕
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟓𝟒:𝟏𝟖 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑯𝑴𝑨𝑿 || *ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
official_release
hbo_max_synced
প্রকাশিত: 2026-06-10
ডাউনলোড: 55
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

- Hormat! - Hormat!

Lipatan serbetnya sepertinya agak berantakan.

- Akan kuperbaiki. - Jangan lupa, penataan meja

sama pentingnya dengan masakan saat makan.

- Baik, Chef! - Waktu kita sedikit. Cepat bergerak!

- Selesaikan persiapan dengan benar. - Baik, Chef!

Aku berencana melakukan pelayuran sampai tingkat ini.

Menurutmu, apa yang cocok untuk hiasannya?

Daging ini tidak matang merata.

Akan kutunjukkan sekali, jadi perhatikan baik-baik.

- Apa ini sulit? - Kau memang hebat, Chef.

- Hei. - Sersan Yoon Dong-hyun!

- Kau tidak bisa mencuci piring? - Maafkan aku.

Kenapa? Apa kau merasa menyedihkan

karena mencuci piring, padahal sudah menjadi Sersan?

- Tidak. - Kerjakanlah dengan lebih baik.

- Ya? - Sersan Yoon Dong-hyun!

Kang Seong-jae.

- Seong-jae. - Astaga.

- Kang Seong-jae. - Apa?

- Kang Seong-jae. - Apa?

Tamtama Kang Seong-jae.

Kau mimpi apa sampai tersenyum seperti itu?

Dasar pemalas.

- Bangun, sudah waktunya berangkat. - Baik, aku mengerti.

Cepat bersiap.

Baik, aku mengerti.

SEDANG ADA OPERASI.

EPISODE 10

Jumlah personel Pos Jaga Ganglim saat ini

ada 29, cuti tiga, hadir 26.

Personel yang kembali dari cuti tak melaporkan ada masalah.

- Baik. Berikutnya. - Hasil pemeriksaan peralatan

perangkat TOD beroperasi dengan normal.

- Berikutnya. - Patroli pos jaga, tidak masalah.

Namun, CCTV di pos jaga tiga menciptakan titik buta

sehingga perlu penyesuaian.

Permintaan sudah diajukan ke bagian fasilitas.

Seharusnya melapor kepadaku dahulu sebelum mengajukan permintaan.

Karena ini masalah yang harus diperiksa dengan cepat

aku mengambil tindakan terlebih dahulu.

Sekalipun masalahnya harus diselesaikan dengan cepat

kau seharusnya melapor padaku terlebih dahulu.

Apa kau sengaja melakukannya

agar Komandan Kompi seolah tidak tahu apa-apa?

Maafkan aku. Lain kali, aku akan melapor terlebih dahulu.

Astaga.

Kita dikumpulkan untuk rapat sejak pagi

tapi kenapa begini? Kenapa suasananya seperti ini?

Wakil Komandan Pos Jaga, segera laporkan jadwal pelatihannya.

Aku mengerti. Terkait topik hak asasi prajurit

sebelum tengah hari pada Selasa pekan depan

program pelatihan...

- Hormat, Komandan Kompi! - Ada apa? Kami sedang rapat.

Ada apa?

Ada apa?

Kau sebaiknya segera pergi ke ruang makan.

Kapan kalian membersihkannya?

Aku melakukannya semalam.

Benarkah kulkas yang dibersihkan semalam

bisa sebanyak ini bunga esnya?

Saat masak di dapur, suhunya menjadi tinggi...

Bunga es tetap terbentuk, meskipun sering dibersihkan.

Apa itu yang kau sebut sebagai alasan?

Mengelola kulkas saja tidak becus

tapi mengeluhkan kondisi pasokan makanan.

Saat menjadi warga sipil, kau berpikir bisa asal bicara

tapi di militer, kau harus tahu betapa beratnya bobot perkataan

sebelum kau mengucapkannya, bukan?

Kau sudah datang.

Sesuai keinginanmu, kami melakukan inspeksi menyeluruh

di bawah perintah Komandan Resimen.

Aku minta kerja sama kalian.

Sudah waktunya truk pasokan datang, mari kita periksa.

Betapa buruknya kondisi pasokan itu.

Daun bawang kelas A dari Jindo, Provinsi Jeolla Selatan.

Bawang bombai kelas A dari Muan, Provinsi Jeolla Selatan.

Kondisinya terlihat bagus tanpa ada cacat.

Bagian mana yang membuatmu berkata kondisi pasokan ini buruk?

Kondisinya tampak sangat berbeda dari sayuran yang datang selama ini.

Sebelumnya, banyak bagian busuk

sehingga kami sering terpaksa membuangnya.

Jadi, apa ini terlihat dalam kondisi yang sangat buruk sekarang?

Ini foto pasokan yang bermasalah selama proses inspeksi.

Bukan hanya sekali atau dua kali, kondisinya terus buruk.

Jika kau sengaja hanya menunjukkan foto-foto seperti ini

masalah yang tidak ada pun akan terlihat seolah ada.

Daripada seratus lembar foto

aku lebih percaya pada perbekalan yang kulihat di depan mataku.

Aku ingin mengajukan keberatan atas proses inspeksi menyeluruh ini.

Sebagai penanggung jawab atas perusahaan pemasok

apa benar jika kau menanganinya secara langsung...

Hei!

Ucapanmu aneh sekali.

Jadi, maksudmu aku punya niat lain

saat melakukan inspeksi menyeluruh ini?

Bukan hanya ruang makan

aku akan melaksanakan inspeksi seluruh personel Pos Jaga Ganglim.

Aku akan menyelidikinya secara objektif dan saksama

jadi bekerja samalah dengan serius.

Dia benar-benar sudah berniat. Benar-benar berniat.

Kenapa kau perbesar masalah yang bisa diselesaikan diam-diam?

Sampaikan inspeksi ini pada prajurit yang tersisa di Pos Jaga.

- Cepat! - Baik.

Astaga. Karena berada di Pos Jaga, kalian hidup sesuka hati, ya?

- Ini barak berapa? - Kopral Kim Kwan-cheol, Barak Dua.

Seluruh personel Barak Dua dikenai poin pelanggaran.

- Wakil Komandan Pos Jaga, - Tunggu, bereskan semuanya dahulu.

Apa yang sedang kau lakukan?

Sesuai keinginan Komandan Pos Jaga

aku menyelidiki semua faktor yang menghambat

peningkatan ransum militer para prajurit.

Ternyata masalahnya bukan hanya satu atau dua, ya?

Kau pikir aku senang memeriksa orang-orangku sendiri?

Namun, para petinggi harus tahu apa saja masalahnya.

Seorang prajurit harus tahu

betapa berat dan pentingnya perkataan mereka

sebelum membuka mulut.

Aku harap kau belajar sesuatu dari kesempatan ini.

Baiklah.

Kau harus ikut dengan kami.

POS JAGA GANGLIM

Ada apa? Komandan Pos Jaga pergi ke mana?

Sepertinya dia dalam masalah besar.

Celaka. Sepertinya cuti kita akan dibatasi untuk sementara waktu.

- Sial. - Hei, dingin. Ayo masuk.

Aku sudah berbicara secara tegas dengan pihak pemasok

agar urusan perbekalan berjalan lancar

dan Cho Ye-rin sedang diperiksa oleh tim inspeksi.

- Min-gu. - Ya, Komandan Batalion.

Karena kau tidak menangani dengan benar

hal yang seharusnya menjadi tanggung jawabmu

- kerugiannya bukan main. - Maafkan aku.

Aku sudah berusaha maksimal guna hentikan rumor dari Ganglim...

Betapa tidak becusnya kau menangani pekerjaanmu

sampai rumornya dari Ganglim, bukan dari tempat lain.

Kau tahu, bukan?

Karena orang-orang tidak berguna seperti Cho Ye-rin dan Kang Seong-jae

terus mengganggu...

- Maafkan aku. - Angkat kepala, tegakkan punggung.

Apa seorang prajurit boleh menundukkan kepala?

- Tidak. - Min-gu.

Jika sampai prajurit biasa pun mengajukan keberatan

ini bukan masalah yang bisa diselesaikan diam-diam, bukan?

Kurasa Kang Seong-jae tidak benar-benar tahu apa pun.

Hanya saja, dia beberapa kali melihat Cho Ye-rin

mengajukan keluhan tentang kondisi perbekalan

lalu sepertinya membicarakannya.

Lalu, seberapa banyak yang tampaknya diketahui Cho Ye-rin?

Saat menyelidiki pihak Bonggil Trading

dia menemukan di alamat pabriknya

ada pengepul barang bekas, bukannya pabrik.

Apa maksudmu?

- Aku hendak melaporkannya... - Kenapa kau tidak melapor kepadaku?

Karena dia hanya memastikan pengepul barang bekas itu dan pergi

aku menilai tidak akan ada masalah besar.

Sudah kukatakan, aku yang membuat penilaian!

Cho Ye-rin berusaha keras jika itu menyangkut Mayor Im.

Kalau kau sebodoh ini, apa Cho Ye-rin akan diam saja?

LETNAN SATU CHO YE-RIN.

Aku menemukan barang yang dia miliki dan mengambilnya.

Aku akan bertanggung jawab dan membereskan masalah ini.

Lakukanlah dengan benar.

Dahulu

aku suka betapa kau

seperti tikus yang terpojok dan berani melawan balik.

Namun, akhir-akhir ini semangat juangmu hilang.

Kumohon.

Tolong percaya padaku untuk kali terakhir.

Aku tidak ingin kecewa lagi.

Mayor Lee Min-gu.

IM SEUNG-BIN

Apa alasanmu menyelidiki perusahaan pemasok makanan?

- Seperti yang sudah kukatakan... - Adakah atasan yang memerintahkanmu?

Aku melakukannya sendiri. Namun...

Apa yang kau selidiki dengan meninggalkan area operasi

selama jam kerja tanpa melapor?

Melihat kalian mengetahui pergerakanku

- sepertinya kalian menyelidikiku. - Letnan Satu Cho.

Kau di sini untuk diinvestigasi.

Kalau begitu, jangan hanya menyudutkanku

tapi lakukanlah investigasi yang semestinya.

Lantas, siapa yang menyuruhmu meninggalkan area operasi?

Hanya karena ada sedikit bunga es di kulkas.

Sial.

Astaga.

Orang itu memang datang untuk mencari-cari kesalahan.

Percuma saja bicara dengannya.

Dia bahkan mengkritik

untuk apa ada kompor portabel di Kantor Administratif Kompi.

Sungguh, aku sampai tidak bisa menahan tawa.

Sersan Kepala, maafkan aku. Ini semua karenaku.

Sudahlah. Kau tidak tahu apa-apa, bukan?

Dia datang dengan niat untuk menghancurkan Pos Jaga ini.

Semoga Komandan Pos Jaga baik-baik saja.

Kepala Bagian Bantuan itu bertindak seenaknya.

Melihatnya diam saja saat diserang, aku jadi sangat marah.

Di saat seperti ini, Komandan Kompi seharusnya maju

dan mengatakan sesuatu dengan tegas.

Orang yang biasanya suka bicara itu

More Indonesian subtitles for The Legend of Kitchen Soldier

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left