প্রথম 158টি লাইন।
JUMAT, 10 JUNI 1983
Ada apa?
Tidak apa-apa! Nipah!
Sejak kita pindah ke Hinamizawa,
Keiichi akhirnya menyarap di pagi hari.
Sudah hampir waktunya menemui Rena, bukan?
Terima kasih makanannya!
Nikmati harimu.
Keiichi, halo!
Kau selalu bangun pagi sekali.
Kau harus coba bangun kesiangan sesekali.
Aku tak bisa biarkan kau menunggu, Keiichi.
Maka aku pergi lebih dahulu.
Aku selalu menunggumu.
Aku akan meninggalkanmu tanpa ragu.
Kenapa kau kejam sekali?
Hanya bercanda. Tentu aku akan menunggumu.
Terima kasih.
Aku akan menunggu sampai kau keluar, selalu.
Tak peduli apa pun.
Selalu…
Akhirnya datang juga.
Kalian terlambat.
Kau yang biasanya terlambat.
Selamat pagi, Mi.
Selamat pagi, Rena.
Lama tidak bertemu, Kei.
Sudah lama sekali.
Aku hanya izin dua hari.
Begitukah?
Bagaimana rasanya berada di kota lagi?
Aku hanya menghadiri pemakaman.
Kami cuma sebentar di sana.
Jadi, kau sudah menemukannya untukku? Katalog gim video Barat.
Kau tidak mendengarkan, bukan?
Aku tidak punya waktu untuk itu.
Apa ini saatnya kutunjukkan keahlianku?
Ada apa dengan kalian berdua?
Mundur, Rena.
Itu perbuatannya.
- Maksudmu… - Lihat!
Itu jelas perangkap Satoko Hojo.
Sepertinya pemenangnya sudah ditentukan.
Tidak, karena ini Satoko,
pasti masih ada lagi selain ini.
Sekarang, ini hanya penghapus papan biasa.
Kurasa dia tak menaruh batu.
Aku ingat saat kau baru pindah dan terkena perangkapnya,
kepalamu benjol berhari-hari.
Kau tak bisa buka pintunya dan membiarkan penghapusnya jatuh?
Benar, itu rencana Satoko!
Penghapus itu hanya umpan.
Itu artinya…
Kombinasi yang bagus.
Sakit.
Astaga.
Selamat pagi, Keiichi.
Kau tampak bersemangat pagi ini.
Perangkapmu semakin spesial, Satoko.
Aku tidak mengerti maksudmu.
Sial.
Sakit.
Rasa sakit, pergilah.
Rika, selamat pagi.
Selamat pagi, Rena.
Selamat pagi, Semuanya.
Rika gadis baik.
Lebih baik daripada gadis ini.
Apa yang kau tuduhkan?
Bukti apa yang kau miliki?
Sentilan jariku cukup kuat untuk mematahkan kayu.
Jangan mendekat, dasar buas!
Jangan membuatku terdengar seperti orang mesum!
Jangan menangis, Satoko.
Kau harus kuat!
Lain kali, buatlah perangkap lebih baik untuk mengalahkan Keiichi.
Nipah!
Tunggu sebentar.
Satoko menangis.
Gemas sekali. Aku ingin membawanya pulang!
Tidak bisa.
MINGGU, 12 JUNI 1983
Maaf, Kei.
Aku masih mengajakmu di hari Minggu.
Kau akan mengajakku berkeliling Hinamizawa, bukan?
Aku yang harus berterima kasih.
Di mana Rena?
Tidak biasanya dia terlambat.
Dia amat antusias, berkata akan membuatkan bekal makan siang untukmu.
Kuharap dia tidak terlalu bersemangat.
Terima kasih mau menunggu!
Kei, jadilah pria yang bertanggung jawab.
Baik.
Aku pria, jadi, akan bertanggung jawab.
Tanggung jawab apa?
Ini dia. Kuil Furude.
Ada festival hari Minggu depan.
Festival musim panas? Bukankah itu terlalu cepat?
Tidak, Festival Watanagashi untuk merayakan akhir musim dingin.
Makanlah yang banyak.
Habiskan.
Jika Rena sedih, aku tidak akan memaafkanmu.
Sebagai pria, aku akan melakukan yang terbaik!
Tapi ini terlalu banyak.
Ada apa ini?
Halo.
Kami baru akan menikmati bekal Rena.
Tentu saja, aku bisa melihatnya.
Tapi kenapa kalian piknik di lahan orang lain?
Kuil ini adalah tempat umum.
Ini bukan milik siapa pun.
Keiichi benar.
Anggap ini halaman semua orang.
Rika benar-benar anak baik!
Ayo, kita makan bersama.
Terima kasih.
Tunggu sebentar!
Di mana aku harus duduk?
Karena tak ada tempat, tidak ada makanan untukmu juga.
Tidak apa-apa. Aku juga membuat untuk Satoko.
Tidak, ini semua milikku.
Rika.
Ini sumpitnya.
Kei pandai memulai perang.
Jika tidak makan sekarang, mereka akan menghabiskan semuanya.
Kau benar.
Baik, mari ikut perang juga!
Ini milikku!
Hei, itu curang!
Aku tak akan memberimu steik hamburgerku!
Satoko Hojo adalah pecundang!
Bakso!
Ini sangat gurih dan lezat!
Kalau begitu, aku akan mengambil telur gulung!
Terasa lumer di dalam mulutmu!
Masakan Rena sangat lezat!
Enak!
Yang terbaik!
Baiklah. Sampai jumpa besok.
Mion, terima kasih untuk hari ini.
Sampai jumpa.
Keiichi, terima kasih sudah menemaniku.
Kau bersenang-senang?
Ya, aku senang.
Aku bahkan belum ingin pulang.
Kalau begitu, bagaimana jika kita jalan memutar?
Jalan memutar?
DILARANG MASUK
Apa yang akan kita dapat?
Jadi, kau mau mengajakku ke tempat pembuangan?
Ini bukan tempat pembuangan. Ini gunung harta karun bagiku.
Apa ada yang lucu hari ini?
Ini sangat menarik!
Hei, tunggu.
Tidak apa-apa. Tunggu aku di sana.
Yang benar saja.
Kau membuatku takut.
Harusnya itu kata-kataku!
No comments yet. Be the first to leave one.