প্রথম 200টি লাইন।
MAD CONCRETE DREAMS
MUSIM PANAS 2020
TOLONG PAKAI MASKER WAJAH
BERSAMA KITA BISA MENGATASI INI!
POSKO TES COVID-19 TAMAN SEJEONG DI BELAKANG PUSKESMAS
KAFE JINSIM
KAMPANYE TUAN TANAH BAIK!
DISKON HARGA SEWA 30 PERSEN!
ASOSIASI GEDUNG KOMERSIAL SEJEONG-RO 11
ALBUM FOTO
KAFE JINSIM
KAU TELADAN BAGI PARA TUAN TANAH
KAU PRIA BERKARAKTER, PAK GI!
Pak Gi.
- Minumlah kopi dingin yang enak. - Pak Oh.
Terima kasih.
- Kenapa rasanya enak sekali? - Benar, 'kan?
Kau tidak tahu late kami peringkat kedua di seluruh dunia?
Lalu siapa yang pertama?
Kami juara pertama
tapi aku berusaha rendah hati.
Aku turut prihatin pandemi terjadi
tepat saat kau membuka kafemu.
Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk melaluinya.
Aku cukup beruntung bertemu tuan tanah hebat
yang memangkas biaya sewa, dan itu sangat membantu.
Sebenarnya, kau yang membantuku.
Aku mendapatkan penyewa yang luar biasa sepertimu
dan kafemu sendiri membuat Gedung Se-yoon jadi pusatnya.
Aku merasa sangat tenang.
- Jujur saja. - Aku akan memberi diskon
kepada semua penyewa di gedung ini.
Terima kasih banyak.
- Kau melihat gudang basemen kami. - Ya.
Kau bebas menggunakan ruangan itu.
Jika ada fasilitas yang bermasalah atau menghambat bisnismu
kau bisa datang kepadaku kapan saja.
Aku akan mengurusnya untukmu sebelum kau bahkan menarik napas
Astaga, tuan tanahku yang terbaik.
Maju, Gedung Se-yoon!
Maju.
- Ayo ambil foto kenangan. - Boleh?
Coba lihat.
Kau tampan.
Baiklah. Satu, dua, tiga.
- Fotonya bagus. - Akan kukirimkan kepadamu.
- Baiklah. - Perlu dipajang di dinding kafe?
- Sungguh? - Mau jadikan suvenir?
Menurutmu spanduknya terlalu kecil?
Haruskah kubuat lebih besar?
Tidak, ini cukup besar.
Hanya orang bodoh yang akan melewatkannya.
- Benar, 'kan? - Ya.
- Semoga itu menarik perhatian. - Pasti.
Gedungmu akan menjadi pusat kawasan ini.
MAD CONCRETE DREAMS
EPISODE 5
Aku memakai ini untuk Pak Oh sekarang.
Suntikan ini akan membuatnya tertidur selama beberapa jam.
Sekarang giliranmu.
Beres.
Baiklah.
- Enak sekali. - Selamat menikmati.
- Bersulang, Semuanya. - Bersulang.
- Biar kutuangkan. - Terima kasih.
KAFE JINSIM
- Kau harus mencuci tanganmu. - Baik.
Apa Dong-ki akan baik-baik saja?
Pendarahannya tidak lama
dan lukanya tidak dalam, jadi, dia akan baik-baik saja.
Kenapa semuanya kacau bagiku?
Sekarang bagaimana?
Bagaimana jika dia tahu semuanya?
Misalnya apa?
Tentang penculikan Yi-gyeong.
Mari kita pikirkan ini baik-baik.
Lalu bicara.
Bicara soal apa?
Kenapa kau tidak membayarnya untuk tutup mulut?
Bagaimana jika dia mulai bicara setelah menerima uang?
Haruskah kita membuatnya tanda tangan perjanjian kerahasiaan?
Aku akan mencari cara untuk membicarakan ini
dengan tenang dan diam-diam dengannya.
Kau seperti orang lain.
Apa kau seperti ini saat tidur dengan Hwal-sung?
Kau tidak ingat pembicaraan kita, 'kan?
Kita bahas nanti saja. Waktunya tidak tepat sekarang.
Alasan yang bagus.
Lalu apa yang ingin kau lakukan?
Bercerai?
Ayo pergi dari sini.
Ayolah, cepat.
TIM JATANRAS 1
KAFE JINSIM, ROBUSTA, BRASIL, YONGDAEMUN-GU SEJEONG-RO 52
YONGDAEMUN-GU SEJEONG-RO 52
LAPORAN KASUS PENCULIKAN JEON YI-GYEONG
KEPOLISIAN YONGDAEMUN SEOUL
CATATAN
DETAIL PRIBADI
"Jung Chang-su."
MOBIL YANG DITUMPANGI BU JEON MILIK GEDUNG CHANGSHIM
"Gedung Changshim."
KASUS KN-260315AT
REKAMAN CCTV DAN KAMERA DASBOR
REKAMAN CCTV KN-260315AT
AREA PEMBANGUNAN ULANG SEJEONG-RO 4 LOKASI GEDUNG CHANGSHIM
GEDUNG CHANGSHIM
SEJEONG-RO 247, YONGDAEMUN-GU, SEOUL
PERMOHONAN LIHAT ATAU CETAK REGISTRASI PROPERTI
SEJEONG-RO 247
"Real Capital."
PEMILIK REAL CAPITAL AND GLOBAL PARTNERS
Tolong tanda tangan di samping nama Anda.
TANDA TERIMA BARANG PRIBADI
DITRANSFER DARI KOH JU-RAN DITRANSFER KEPADA JEON YI-GYEONG
BARANG PRIBADI PONSEL, KUNCI MOBIL, MIN HWAL-SUNG
Maaf soal tempo hari.
Apa?
Saat kau menanyai Su-jong.
Kau hanya melakukan tugasmu.
Kurasa reaksiku berlebihan.
Tak perlu sungkan.
Aku terlalu cepat menyimpulkan.
Kau bisa
menangkap pelakunya, 'kan?
Kami akan melakukan yang terbaik, tapi dalam kasus seperti ini
jika kami tidak bisa menangkap pelaku dalam 48 jam
kasus ini mungkin tidak akan terpecahkan.
Astaga. Halo.
Kau datang lebih awal.
Baiklah...
Bagaimana keadaan Pak Min?
- Masih sama saja. - Begitu rupanya.
Bagaimana jika kau membuatkannya teh atau kopi?
Tidak usah, terima kasih. Aku harus pergi.
Ibuku makan di luar dengan komisaris polisi hari ini.
Ya, aku sudah dengar soal itu.
- Tiga miliar won. - Apa?
Ibuku belum menyerah.
Dia orang yang tak bisa menerima kerugian.
KANTOR POLISI YONGDAEMUN SEOUL
BARANG PRIBADI PONSEL, MIN HWAL-SUNG
Halo?
Halo?
REKOMENDASI PINJAMAN
PINJAMAN MENDESAK BISA, SURGA PINJAMAN
"Surga Pinjaman"?
Halo?
Ini Surga Pinjaman?
Kami tidak menerima pelanggan umum.
Kami hanya menerima klien privat.
Apa ada persyaratan tertentu?
- Aku ingin berkonsultasi. Di mana... - Ayolah.
Nona.
Kami hanya menerima klien lewat rekomendasi.
Hubungi tempat lain.
Min Hwal-sung.
Aku dapat nomor ini dari Pak Min.
Kalau begitu, dengan senang hati.
Bisakah kau datang ke tempat kami?
KHUSUS PETUGAS BERWENANG
JUNG CHANG-SU
WAKIL BIDANG KEBIJAKAN NAM SANG-HO
"Nam Sang-ho"?
Kurasa dia masih di dalam saat tempat itu dirobohkan.
Dia pasti minum-minum.
Sersan.
Kepemilikan gedung Chang-su
dipindahkan ke Real Capital.
Sekitar waktu kematiannya.
Jika kau memberiku surat penggeledahan...
Hei.
Kau mengandalkan firasatmu lagi, ya?
Apa ini karena Gyun?
Kau menambah masalahku saat aku sedang banyak pikiran.
Hei.
Tutup saja kasusnya sebagai kecelakaan.
Kau menyuruhku membawa jasad Jung Chang-su, jadi, kulakukan.
Kenapa kau tak membiarkanku menyelidikinya?
Kau masih dendam kepadaku karena aku melaporkanmu
- ke Provos? - Berengsek! Itu...
- Itu sudah lama sekali! - Lalu apa?
Ju-ran.
Mari kita ikuti arus.
Kau harus menyelesaikan beberapa kasus dan dipromosikan.
Terserah.
Lupakan itu.
Kau kenal Wakil Nam Sang-ho?
WAKIL BIDANG KEBIJAKAN NAM SANG-HO
Dia bekerja di Balai Kota.
Tidak.
Siapa dia?
Aku menemukan itu pada jasad Jung Chang-su.
Hei, kemarilah.
Lihatlah.
Lihat kartu nama yang kudapat dari politikus, besar dan kecil.
Lihat ini?
Peneliti kebijakan.
Inspektur.
Aku akan mengatakan ini karena mencemaskanmu.
No comments yet. Be the first to leave one.