প্রথম 200টি লাইন।
FILING FOR LOVE
Hak sepatumu patah?
Ya.
Kau sekretaris Direktur Oh, 'kan?
Berapa ukuranmu? Kita memakai sepatu yang sama.
GRUP HAEMU RAPAT DEWAN TAHUNAN 2022
Hati manusia
terkadang plin-plan.
Aku sangat berterima kasih.
Tapi fakta bahwa sepatunya merek desainer
dan sepatuku barang tiruan murah
membuat hatiku dilema.
- Halo. - Ya, halo.
Apa Bu Joo In-a tidak masuk hari ini?
Dia dipindahkan ke luar negeri.
Dia tidak akan kembali untuk sementara.
Dia membawa sepasang sepatu tiruanku.
Entah bagaimana perasaannya.
Permintaan ini dari Tim Keuangan.
Semuanya biaya rutin.
Kau hanya perlu memeriksa sekilas sebelum menyetujuinya.
Aku akan membacanya.
Tidak semua yang rutin itu perlu.
Benar.
Kau bisa menandatangani formulirnya dengan ini...
Sepatumu bagus.
Apa?
Lupakan saja.
Andai
aku tahu apa artinya
aku tidak akan jatuh cinta kepadanya.
Mereka bilang cinta yang besar sama dengan kebencian mendalam.
MELAPORKAN BU JOO IN-A
Apa aku mencintai Jeon Jae-yeol?
DENGAN ATASANNYA YANG SUDAH MENIKAH
Atau aku membenci Joo In-a?
KIRIM
SUREL BERHASIL TERKIRIM
IRREVERSIBLE
PESAN BARU
PESAN BARU
Rumor tentang Bu Joo itu benar?
Bagaimana suasana di kantor?
Kau tahu sesuatu tentang ini?
KAU BAIK-BAIK SAJA?
Halo?
Ya, Pak.
Baik.
Aku baik-baik saja
tapi kurasa atasanku tidak.
Aku harus naik.
Dengar. Pasti banyak yang ingin kalian bicarakan.
Pasti menyebalkan terus berkirim pesan.
Aku akan pergi untuk rapat.
Gunakan suara kalian dengan bebas dan bicara sebanyak yang kalian mau.
Tapi begitu aku kembali
kalian harus fokus pada tugas kalian.
Kalian mengerti?
RUMAH SAKIT PEMULIHAN J
Ibu begitu menyukai acara ini?
Putra Ibu datang.
Ibu sudah menatap TV selama berjam-jam.
PANGGILAN TAK TERJAWAB
PESAN BARU
MELAPORKAN BU JOO IN-A
HUBUNGAN TIDAK PANTAS DI TEMPAT KERJA
Bagaimana bisa kepala audit menerima tuduhan seperti itu?
Tuduhan apa?
Itu hanya klaim sepihak dari pengirim surel.
Tapi ada bukti foto.
Apa yang sebenarnya terjadi di sini?
Aku menyapa orang itu dengan hangat.
Ini bukan AS. Tidak ada yang menyapa seperti ini di sini.
Kenapa ucapanmu begitu kikuk?
Lupakan semua itu dan langsung ke intinya saja.
Jadi, siapa?
Siapa pria dalam foto yang kau sapa itu?
Jae-yeol.
Lama tidak bertemu.
Kau duduk di kursiku.
Apa ini sidang pendisiplinan Bu Joo?
Bukan begitu, Pak.
Jadi, seluruh dewan direksi menginterogasi seorang staf
karena satu surel spam?
Kalian tidak ada pekerjaan?
Ini lebih dari cukup untuk mengadakan rapat darurat.
Seluruh perusahaan gempar.
Kita menerima satu surel negatif tanpa detail yang jelas
dan seluruh dewan direksi rapat karena itu.
Bukankah itu konyol?
Laporan ini bukan tentang sembarang orang.
Ini tentang kepala audit kita.
Kau membelanya karena begitu peduli padanya?
Segera panggil kepala HR ke ruanganku.
Kebetulan sekali.
Berhari-hari kau menolak kembali
tapi kau muncul begitu mendengar Bu Joo dalam masalah.
Maksudku, aku senang melihatmu kembali.
Aku akan segera menghubungi HR.
Aku yakin surelnya dikirim ke akun semua pegawai.
Intensitas pencarian soal Bu Joo
juga sebagian besar eksekutif pria meningkat tajam.
Aku yakin itu berkaitan dengan insiden ini.
Bu Boo.
Surel atau unggahan seperti ini yang mengomentari privasi orang...
Ya, Pak.
Tidak akan menjadi masalah jika orang itu mengikuti protokol
dan menghubungi Tim Audit.
Tapi aku yakin penyebarluasan semacam ini
bisa ditanggapi dengan langkah hukum.
Benar, 'kan?
Ya.
Pelaku mengirim ke seluruh kantor. Terlepas itu benar atau tidak
itu bisa menjadi dasar hukum pencemaran nama baik.
Jika surel itu dikirim dari luar kepada semua pegawai
mungkin saja daftar surelnya bocor.
Demi keamanan, kita harus melacak pengirimnya.
Benar. Aku akan meminta Tim IT dan kantor informasi
melacak alamat IP pengirimnya.
Hubungi aku begitu kau mendapatkan sesuatu.
Baik, Pak.
Kau mau pulang, Bu Joo?
Apa makanannya sesuai seleramu?
Tentu saja.
Nasi adalah makanan pokok kita.
Kau mudah tersenyum.
Lalu kenapa kau kaku sekali di foto itu?
Kau bilang itu sapaan hangat.
Jangan langsung menyimpulkan
berdasarkan foto yang diambil dalam sekejap.
Aku bisa dan akan membuat kesimpulan apa pun yang kumau.
Statusku mengizinkannya.
Entah ini akan berakhir sebagai insiden biasa
atau menjadi skandal
semua tergantung pada ucapanmu selanjutnya.
Aku mengawasimu, Bu Joo.
Aku menyadari di lokakarya bahwa kau tak akan pernah memihakku.
Tapi sepertinya kau juga tidak memihak Jae-yeol.
Bukankah ini saatnya memperjelas niatmu?
Jika aku menerima gelas ini
apa itu artinya aku bersumpah setia kepadamu?
Aku ingin punya kakak sepertimu.
Jika kau tahu aku lebih tua
jangan mengancamku seperti ini.
Kau menganggapnya sebagai ancaman. Sayang sekali.
Aku berharap kau menganggapnya sebagai saran.
Kalau begitu...
Ini saran yang harus kutolak.
Sayang sekali. Minumannya tampak lezat.
Sebagai gantinya
aku akan membayar makan malam kita.
Dia
tidak menganggapku serius.
KEPALA AUDIT
KEPALA TIM AUDIT JOO IN-A
Ada yang bisa kubantu?
Permisi, Bu Joo.
Apa yang kau lakukan?
Kau tak bisa melakukan ini. Dia Kepala Audit.
Peraturan perusahaan mengatakan ini tugas timku.
Ini perubahan yang menyegarkan.
Kami mendapat perintah Wakil Presdir Jeon Sung-yeol
untuk menyelidiki secara menyeluruh surel yang kami terima tentangmu.
Seperti yang disampaikan lewat surel
kantor Wakil Presdir Jeon Sung-yeol akan melakukan penyelidikan.
Apa?
Apa yang terjadi?
Kurasa aku menjadi korban politik perusahaan.
Wakil Presdir Jeon Sung-yeol membenciku.
Dia bilang takkan melepaskanku kecuali aku memihaknya.
Tentu saja aku menolak.
Jangan cemberut. Nanti wajahmu berkeriput.
Kau akhirnya tahu ini semua politik, 'kan?
Tak ada logika atau fakta yang akan berguna.
Gertakkan gigimu dan bertahanlah. Saat kau merasa tak bisa...
Saat kau tak bisa...
Saat itu...
Apa?
Apa kau akan menyelamatkanku seperti kesatria berbaju zirah?
Kau mau itu?
Aku takut kau akan melakukan itu.
Jangan khawatir. Karierku sudah bertahun-tahun.
Jika dia bersikap seperti ini
aku harus memikirkan sesuatu yang lebih strategis.
Strategi apa?
Kau bilang ini caramu menyapa seseorang.
Ya, itu benar.
Lihatlah foto itu baik-baik dan katakan
siapa orang itu.
Astaga. Aku tidak yakin.
Siapa ini?
Maksudmu, kau tak ingat
siapa yang kau sapa sehangat itu?
Bukannya aku tidak ingat.
Aku menyapa banyak orang seperti ini.
Aku tak bisa membedakan semua orang.
Aku baru kembali dari tugas panjang di luar negeri.
Aku menyapa semua orang yang kutemui seperti ini.
Seperti sapaan ala Barat.
Kau pasti tahu
No comments yet. Be the first to leave one.