The Bear

The Bear

Indonesian সাবটাইটেল ডাউনলোড করুন

সিজন 5

রিলিজ তথ্য

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗧𝗛𝗘 𝗕𝗘𝗔𝗥 𝗦𝟬𝟱𝗘𝟬𝟮 𝗗𝗦𝗡+ 𝗪𝗘𝗕 𝗜𝗗
ভাষ্য লিখেছেন Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟐𝟓:𝟏𝟒 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑫𝑺𝑵+ || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘛𝘳𝘪𝘴𝘩𝘢 𝘈𝘳𝘵𝘪𝘴𝘵𝘺 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ট্যাগ

webdl
প্রকাশিত: 2026-06-26
ডাউনলোড: 35
শ্রবণপ্রতিবন্ধীদের জন্য: No
FPS: 25

Indonesian সাবটাইটেল প্রিভিউ

প্রথম 200টি লাইন।

Ini gawat.

Bagus. Setelan dan semua seragam rusak.

Begitu juga kain putihnya. Marcus, dehidratornya rusak total.

Apron pinggang aman. Semua bir random ini aman.

Kenapa ada ini?

MUDAH PECAH

Oke, syukurlah.

Barang edisi terbatas selamat, Semuanya.

Pastikan saja kita mengoptimalkan semuanya, ya?

- Astaga. - Apa?

Baiklah. Maksimalkan. Ayo.

Nanti kita beli lagi.

Ini menjijikkan.

Tempat ini jadi kacau.

Kerusakan airnya cocok dengan pola di dinding.

Itu keuntungan.

Neil Geoff, di mana tukang ledingnya?

Ya, Syd sedang meneleponnya.

- Tapi kenapa di sini banjir? - Satu saluran dengan basemen.

Saluran air kedua melewati ruang loker dan bar.

Oke, ini yang akan kita lakukan.

Kita harus segera mengeringkan ini, jadi kita akan pakai semua handuk

dan kipas angin.

- Ya, Chef. - Terima kasih, Chef.

- Kita benar-benar tak akan tutup? - Ya.

Jika kita tutup satu hari, uang kita tak akan cukup untuk bayar tenaga kerja.

Saluran air di ruang makan utama dan area cuci piring harus dimatikan

30 detik lalu.

Tapi Nat sedang beli vakum dan kipas, jadi kita akan baik-baik saja.

- Kita baik-baik saja. - Ya.

Aku bisa bantu apa?

Tidak ada. Kita aman.

- Semua aman. Ya. - Baiklah. Bagus.

Carm, banyak piring panas dan dus di bawah.

Mau kuapakan?

Syd, bagaimana menurutmu?

Kurasa…

Ini seperti…

Maaf, aku hanya… Seolah semua orang mulai menatapku bersamaan.

- Kau mau kami… - Mungkin sebentar saja.

- Agar aku bisa… - Ya.

Baiklah. Ya, maaf.

Baiklah, dusnya. Tolong taruh dusnya di dekat pintu belakang.

Jangan sampai basah lagi.

Lalu piring panasnya taruh di pantri.

Carm, bisa tolong pasang penutup di atas saluran airnya?

Tapi kau tak perlu apa-apakan.

- Biar tukang leding yang urus. - Ya, aku punya sesuatu.

- Ya. Bagus, terima kasih. - Terima kasih, Chef.

Semuanya aman.

- Baiklah, Chef! - Chef.

Kita tak punya produk kertas,

ada satu wastafel dengan air panas yang masih berfungsi di ruang loker,

dan separuh pembeli kita petugas jalanan dan sanitasi,

jadi Beef tak akan buka hari ini, tapi tak masalah.

- Angel, Manny. - Chef.

Bisa buat area cuci piring di ruang loker dalam 20 menit?

Baik, Chef.

Hei, aku butuh tempat. Satu orang, 19.30.

Sepupu. Itu waktu terburuk.

Aku tahu, tapi aku membutuhkannya.

Aku hanya ingin ayahku melihat apa yang kita bangun.

- Sebelum… - Kita dapat bintang pertama?

Baiklah.

Gene, hai, ini Natalie.

Aku hanya ingin tahu apa perkiraan itu masih berlaku,

soal kedatangan kalian ke sini.

Baik, itu bukan jawaban.

Gene, aku benar-benar bersikap sopan.

Tidak, aku hanya ingin kau membantuku.

Apa maksudmu 45? Bisa sebutkan saja angkanya?

Oke, kini kau mulai bahas hal personal.

Kumohon. Katakan saja satu jam. Aku akan datang ke kantormu, Gene.

Aku akan ke sana.

Sial.

- Delapan puluh enam kaviar. - Serius?

- Tak ada sama sekali? - Tidak, Pak.

Harus ganti haluan.

Itu menu terbaik kita. Kita butuh yang hebat.

- Kita buat The Candle? - Itu belum siap.

Kita buat siap.

Ayahku akan datang nanti malam.

Sial.

Kau memilih malam yang buruk untuk datang.

Ya, aku berniat memperbesar peluang.

Kau tak akan mengecewakannya.

Kami tak terlalu dekat untuk bisa kecewa. Anggap tamu biasa saja.

Benar.

Mari kita sempurnakan.

Kau sedang apa?

Hei, aku sudah memasang terpal, lalu…

Ya, tidak.

Tapi aku sudah melarangmu melakukan itu.

Aku tahu. Sampah di mana-mana.

Ya, aku tahu, tapi aku tak mau memperburuknya

karena airnya akan turun, lalu salurannya akan makin rusak

dan jadi makin banjir.

Aku takkan membuatnya makin banjir.

Apa ini?

- Apa? - Puntung rokok.

- Ada daun juga. - Dan puntung rokok.

Makanya jangan merokok.

Rokok menyebabkan banjir dan kematian.

Aku tak merokok lagi.

- Justru itu. - Apa?

Chef, wagyunya belum tiba, tapi saat tiba, kita akan punya 105 daging sapi,

180 udang, 145 simping, dan 72 domba.

Mau kuulangi?

- Ya. - Tidak.

Ada 180 udang, 140…

Jangan merendahkan begitu.

- Kalau pastri? - Apa… Stop.

Kalau pastri?

Kita kehabisan kaviar. Mereka akan ganti menu.

- Ganti menu itu ide buruk. - Benarkah?

Bisakah kau memastikan persiapanmu aman?

Ya, begitu gedung ini berhenti runtuh.

Oke, terima kasih.

- Terima kasih. - Hati-hati.

Wagyunya seharusnya sudah tiba sejam lalu.

Bagus.

- Semuanya akan baik-baik saja atau… - Atau hancur total.

Ya, tak ada jalan tengah.

Tak pernah ada.

Bagus. Urus ini, lalu urus dombanya.

Ya, Chef.

Aku akan melakukan apa pun.

Aku akan menyapu, bekerja malam, apa saja.

Aku tak punya pekerjaan sekarang.

Tolong kabari aku.

Terima kasih.

- Hei. - Hei, kau baik-baik saja?

Ya, aku baik-baik saja.

- Kita bisa. - Ya.

- Kita pasti bisa. Ya. - Kita bisa.

Chef Syd, kau di sini?

Bagus.

- Semua baik-baik saja? - Ya, sangat baik.

Hei, kau punya waktu?

Maksudku…

Kau tahu terkadang aku kesulitan bersantai di malam hari?

Itu bukan masalah.

- Bukan… - Aku sudah terbiasa.

Jadi, semalam, aku menggunakan waktu itu untuk meneliti pajak,

dan aku menemukan program pajak yang menurutku bisa menguntungkan kita.

Baik, tapi restorannya

benar-benar banjir sekarang.

Tidak, aku tahu,

tapi besok restorannya akan kering dan beroperasi,

dan kita harus membayar pajak.

Restoran ini tidak stabil.

Kita maksimalkan. Jika stagnan, tamat.

Baik, jadi yang kucari tahu adalah program ini,

dan menurutku ini akan sangat menarik

bagi seseorang dari generasimu,

di mana kita menyumbangkan minyak dan lemak bekas ke perusahaan ini,

lalu mereka ubah menjadi lilin.

- Baiklah. - Ya.

Lalu mereka daur ulang lilinnya, kita dapat keringanan pajak

dan keberlanjutan.

- Ya, baiklah. - Jadi, kau suka?

- Ya. - Baiklah, aku akan laksanakan.

Baiklah, tentu, mungkin.

Apa aku harus tanya Jimmy? Tolong jangan bilang begitu.

Aku tak tahu secara spesifik

apa yang terjadi di sana.

Apa yang mau kau tanyakan?

Maksudku, bagaimana sebenarnya cara kerja kemitraan kalian?

Jika ada situasi yang berimbang,

- apa kita butuh penentu? - Entah.

Apa pembagiannya 50-50-50-50?

- Itu totalnya 200. - Benar. Itulah maksudku.

Baik, mari bahas detailnya nanti karena kurasa

program ini bagus dan aku mau memikirkannya dulu.

- Oke. - Tapi aku menyukainya. Simpan saja.

Maaf, satu hal lagi dan aku janji tak akan mengganggumu.

Siapa di antara kita yang punya kuasa hukum?

- Halo? - Ya, hai.

Ini Tina, menelepon dari The Bear untuk memeriksa pesanan kami.

Tolong tunggu.

Hei, maaf, tapi aku harus minta bantuan salah satu dari kalian.

Persiapan Syd terlambat, dan dia sedang sibuk, jadi…

- Siapa yang mengurus domba? - Carmy, tapi dia sedang mengurus saluran.

Biar kubantu.

Oke, terima kasih, Chef.

- Hei, pelan-pelan. - Kami harus melihat pipa-pipa ini.

- Tidak. Kenapa? - Banjir menurunkan nilai properti.

Pipa yang membusuk juga sama. Kami harus tahu masalahnya.

- Maaf, siapa kau? - Cheese.

Terry Cheddario, keponakan Komputer.

Aku Terry. Jangan panggil aku Terry.

Tidak akan. Dengar, Paman.

Jadi, tukang ledingnya mungkin baru bisa datang besok.

Baik, tunggu. EPA mengincar penambang ASIC-ku.

Aku akan segera kembali. Kondisi ini berbahaya.

Terima kasih.

Tidak, tunggu. Apa?

Pesanan wagyu untuk The Bear dibatalkan.

Tak ada apa-apa untuk kalian. Maaf.

Permisi, maaf.

মন্তব্যসমূহ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left