প্রথম 174টি লাইন।
Baiklah.
Aku tak akan memberi tahu siapa pun.
Sebagai gantinya…
Aku mau kau…
Membuat kontrak denganku.
Kontrak?
Ya…
Kontrak… denganku.
Ada orang!
NAKAMURA
Hei!
- Apa yang… - Begitu rupanya.
Apa?
Rupanya begini bau tangan mesum yang meraba baju olahraga Saeki.
Aku tak merabanya!
Jangan menutupinya.
Aku akan menjaga rahasiamu tentang baju olahraganya,
sebagai gantinya, kau harus memberitahuku semuanya.
Itu kontraknya.
Tapi aku tidak meraba…
Hei, mau coba cium?
- Belakangan ini tanganku wangi. - Tidak usah.
- Kenapa? Coba cium. - Tidak…
Tidak usah. Hentikan!
Aku tidak mau!
Ayolah, coba cium!
- Tidak usah! - Coba cium.
Tidak perlu!
Apanya yang tidak perlu?
Siapa yang mencurinya?
Sudah kubilang kami tak tahu.
Kenapa kau menuduh kami para lelaki? Benar, 'kan, Kasuga?
Sudah pasti baju olahraga Nanako dicuri anak lelaki!
Hei, Nakamura.
Kau sedang di mana saat baju olahraga Nanako hilang?
Apa? Nakamura juga tersangka?
Benar juga. Kurasa aku melihatnya kembali ke sini.
Serius?
Apa? Tidak. Bukan Nakamura.
Minggir, sampah sialan.
Apa?
Beraninya kau…
Kau pelakunya, 'kan?
- Minggir. - Sakit!
Pasti kau pelakunya! Kalian lihat, 'kan?
Itu kekerasan. Kekerasan! Yang benar saja.
Lihat, pelakunya anak perempuan. Mencuri itu gila.
- Itu tindakan kriminal. - Benar, 'kan?
Hei, kau dengar?
- Bukan. - Bicaralah.
Kasihan Nanako!
Bukan, kau salah.
- Kau dengar? - Bukan.
Bukan dia!
Maksudku… Tidak ada buktinya.
Apa?
Apa-apaan ini?
Kasuga, apa kau menyukai Nakamura?
- Bukan begitu… - Kasuga, tak mungkin! Serius?
- Kasuga. - Bukan!
- Astaga, selera macam apa itu? - Bukan begitu. Hentikan!
- Pikirkan secara objektif! - Ceritakan saja.
- Hentikan. - Objektif?
- Hentikan! Duduklah. - Apa yang kau suka darinya?
Nakamura? Dia luar biasa.
Sialan! Kenapa jadi begini?
Padahal aku tak menyukai Nakamura…
Hei, mau coba cium?
Belakangan ini tanganku wangi.
Bukan begitu!
Aku…
Venus-ku adalah…
Kasuga.
Apa?
Gawat! Apa? Dia bicara kepada siapa? Kepadaku? Saeki?
Saeki?
Kasuga…
Tak kusangka kau mengatakan hal seperti itu.
Bukan. Anu… Itu…
Kau sangat keren.
Apa?
Kenapa kau senyum-senyum?
Apa kau sedang sakit?
- Sepertinya tidak. - Ini masa muda.
Bukti bahwa dia tumbuh dengan sehat.
Matamu bagai prisma transparan.
Kau sangat keren.
Begitu mudahnya kau menghapus dosa jahanam dalam diriku.
Kau sangat keren.
SAEKI
Aku tak akan mengeluarkan ini lagi.
Terima kasih, Saeki,
kau telah membersihkanku dari dosaku.
BUNGA-BUNGA IBLIS
THE FLOWERS OF EVIL
EPISODE 2
Terakhir, soal baju olahraga Saeki…
Kami dapat laporan ada pria mencurigakan berkeliaran di dekat sekolah hari itu.
Polisi akan menanyai kalian, jadi jam pertama belajar mandiri.
Tenang. Jangan berisik.
Baik.
Hei, Kasuga.
Kemarin kau kukuh membela Nakamura.
Kau pasti tahu sesuatu
tentang pria mencurigakan ini.
Lagi-lagi kau membaca buku itu.
Padahal kau tak paham isinya.
Melapor dari TKP,
kami akan menanyakan Pak K tentang penampakan pria mencurigakan.
- Pak K! - Apa ini?
Apa yang Anda tahu tentang pria itu?
Apa hubungan Anda dengan Nona Nanako Saeki, sang korban?
- Pak K! - Apa-apaan ini? Pulang sana!
Dah!
Pak K!
Setelah bersih-bersih, temui aku di belakang sekolah.
Hei, Kasuga.
Sudah selesai bersih-bersih?
- Ya. - Terima kasih.
Mau kubantu?
Apa?
Bukankah kau sedang buru-buru?
Tidak.
Tiga burung gagak.
Empat burung gagak.
Lama sekali!
Omong-omong,
aku lupa mengatakan ini kemarin, tapi…
Ada apa?
Jangan-jangan dia tahu?
Waktu itu…
Maaf.
Maaf… Kenapa?
Saat kau menabrakku di perpustakaan,
padahal kau tidak sengaja,
tapi aku panik dan langsung lari ke luar.
Maaf.
Tidak apa…
Anu,
Kasuga,
apa kegiatanmu saat luang?
Aku pergi ke toko buku bekas di jalan pertokoan.
Kata ayahku, di sana ada buku langka yang tak ada di Tokyo.
Sepertinya menarik.
Benarkah?
Toko buku bekas…
Aku belum pernah ke sana.
Aku jadi penasaran.
Mau ke sana?
Hari Minggu nanti?
Apa?
Maksudku, kau tidak perlu…
Kita tak perlu pergi bersama.
- Lupakan saja. - Apa?
Apa katamu? Katakan lagi.
Maaf…
Mau pergi?
Hari Minggu nanti?
Apa?
Kasuga!
Kasuga!
Hei!
Bagaimana perasaanmu?
Kau akan pergi kencan pertama bersama Saeki.
Kau bersemangat?
Ada apa?
Kenapa kau membawaku ke sini?
Apa kau membawa…
Barang yang kusuruh?
DATANG LEBIH CEPAT. BAWA BAJU OLAHRAGA SAEKI.
Aku bersumpah tak akan membukanya lagi…
BUNGA-BUNGA IBLIS
Aku bawa, tapi…
Baiklah, ganti bajumu.
No comments yet. Be the first to leave one.