প্রথম 200টি লাইন।
Diterjemahna neng: NDASERUAG
-- Selamat Mendeleng ---
Biarkan aku menonton.
Ayolah.
Tidak apa-apa.
Tidak, hentikan. Hentikan.
Lepas!
Kubilang kita hanya teman!
Hei!
Tidak ya tidak, bung.
Tonton filmnya, pak tua.
Sialan brengsek.
Pergi ke mana kamu?
Hei! Hei, duduklah!
Jalang!
BENGIS
Hei, bocah ganteng.
Apa kita punya masalah?
Aku tidak punya masalah.
Rupanya, kamu punya masalah pendengaran.
Selamat malam, sob.
Kurasa kamu mencoba macam-macam denganku.
Tidak, aku tidak mencoba macam-macam...
hanya ingin pulang. Kamu mustinya juga.
Barangkali kamu ingin ngambil waktu 6 bulan sebelum kamu coli...
kecuali kamu kidal.
Anjrit!
Lihat, sekarang kamu tidak bisa coli lagi.
Senoga kamu punya teman.
Kamu harus menerima kalau ditolak.
Kalau ada yang bilang tidak, mundurlah, oke?
Oke!
Ronald, kamu punya asuransi kesehatan?
Ya.
Tahukah kamu dimana UGD terdekat?
Ya.
Apa kamu butuh tumpangan ke sana? / Tidak.
Kamu bisa menyetir sendiri? / Ya.
Oh. Hei, sayang.
Aku melihatmu menelepon tadi, tapi aku sedang menonton film lama...
dan tak mau mengangkatnya.
Tapi kini aku meneleponmu balik.
Hei, sudah lama ingin ngasih tau,
salah satu anak didikku berhasil ke Olimpiade.
Aku bisa kembali sebagai pelatih kali ini.
Itu luar biasa, ya?
Baiklah, telepon aku kembali kapan saja.
Ayo makan siang.
Ini ayahmu, btw.
Hai, sayang. Kamu menerima pesan suara Ayah?
Harry Sumner?
Ini Chuck Monaghan.
Aku detektif di Departemen Kepolisian Los Angeles.
Akulah yang meneleponmu beberapa jam lalu dari ponsel putrimu.
Kenapa ponsel putriku ada padamu?
Maaf, Pak Sumner.
Ponsel putrimu ditemukan di TKP.
Dia dalam kondisi serius di rumah sakit.
Pria yang melakukan ini pada putrimu baru saja ditahan.
Kami mendapatkannya.
Namanya Johnny McCoy.
Kamu kenal dia?
Apa nama itu terdengar familiar?
Tidak.
Menurut kami dia mungkin mengencani putrimu.
Aku akan memberimu waktu sebentar.
Tuan McCoy, menurut saya saudara adalah orang yang dingin dan sinis,
dan saya hanya bisa berharap selama sisa hidup saudara,
saudara akan memikirkan Jennifer Sumner dan apa yang saudara renggut darinya.
Saya harap saudara akan memikirkan tentang keluarga...
yang dia takkan pernah miliki,
mimpi yang takkan pernah dia capai,
anak-anak yang takkan pernah bisa dia besarkan.
Anda berbahaya bagi masyarakat, dan kami harus menjaga predator
seperti saudara agar tidak menyakiti Jennifer Sumner lainnya di dunia.
Atas kejahatan penculikan dan pembunuhan tingkat dua,
dengan ini saya hukum saudara untuk menghabiskan...
sisa hidup saudara di Penjara Negara Bagian California.
Selamat tinggal, Tuan McCoy.
Tolong keluarkan Tuan McCoy dari ruang sidang.
Ya?
Pak Sumner, aku baru selesai kerja,
dan aku hanya ingin tahu kabarmu.
Aku baik saja.
Aku tahu kamu menolak konseling,
tapi aku ingin menganjurkanmu untuk menemui seseorang.
Tidak perlu.
Keadilan ditegakkan, bukan?
Tentunya rasanya tidak seperti itu, bukan?
Kerjamu bagus, Detektif.
Itu saja yang bisa kamu tanyakan.
Aku tidak yakin kenapa aku meneleponmu.
Aku mungkin hanya memperburuk keadaan.
Semoga hidupmu menyenangkan, Detektif.
Terima kasih atas semua kerja kerasmu.
Selamat tinggal, Pak.
Baiklah. Oke.
Ayo lakukan lagi. Ayo.
Ayo!
Baiklah.
Istirahat.
Bagaimana menurutmu?
Menurutku kamu harus mempertimbangkan lari.
Jadi, aku butuh lebih banyak stamina atau apa?
Lebih mirip lari daripada gulat.
Sial.
Pelatih Sumner?
Ada apa, Nona Matson? / Bolehkah aku bicara denganmu?
Ya, apa?
Aku berpikir kalau...
aku tidak ingin berlatih dengan semua rekan yang lemah lagi.
Rekan lemah?
Ya.
Aku ingin berlatih dengan Esparza atau Harris...
jadi aku benar-benar bisa tertantang.
Kenapa aku ingin anak-anak itu berlatih...
dengan orang seukuranmu?
Hanya menggunakan logikamu.
Kalau begitu, bagaimana aku bisa menjadi lebih baik?
Mungkin pikirkan kembali kegiatan ekstrakurikuler-mu.
Lakukan itu untuk tim.
Atau cobalah larinya.
Banyak gadis di tim lari.
Wow.
Apa kamu harus jadi babi seksisme seperti mereka semua?
Setidaknya lihat ke bawah saat kamu berak!
Apa?
Ya. Semua orang melihat ke kotoran mereka, kan?
Setidaknya kamu melihatku saat kamu membuangku!
Kamu tau? Persetan ini.
Dan persetan denganmu!
Ayolah, Ayah.
Hajar aku.
Kamu sombong.
Bangun!
Kamu baik saja, Pelatih?
Ya, beri waktu sebentar.
Tidak, kamu sudah selesai.
Kubilang aku perlu waktu sebentar.
Dan kubilang kamu sudah selesai.
Aku membayarmu buat satu jam. Ini baru setengah jam.
Tidak. Kamu membayarku per jam.
Itu tidak berarti aku harus menghajarmu satu jam penuh.
Akan jadi orang seperti apa aku?
Biar kubantu membungkam lagak songongmu itu, Putri.
Kamu tidak berguna bagi siapa pun.
Uh, aku suka kamu bicara kotor padaku.
Ya. Kamu adalah pecundang dari barisan panjang para pecundang.
Jab, jab. Jab.
Satu dua. Satu dua.
Oke. Ayo. Satu dua. Bagus.
Bagus. / Baguslah masa ngga?
Cakep! / Ya.
Hai, Bu.
Hai, sayang.
Kenapa tidak duduk bareng kita?
Tidak, terima kasih.
Kamu tidak bawakan aku makanan?
Tidak.
Sayang, dia baru saja pulang sekolah.
Ada Tukang Bakso dua blok dari sekolahnya!
Beb, dia cape.
Aku kelaparan!
Apa? Kaki kecilmu tidak berfungsi?
Memang aku ngomong apa?
Apa kamu pernah mendengar tentang mengetuk?
Hei, kenapa kamu harus selalu berbicara seperti itu padaku?
Jangan sentuh aku.
Aku berbicara padamu.
Apa?
Kamu tahu, semua ini tidak gratis, kan?
Kamu mustinya bersikap lebih baik padaku sesekali.
Atau apa?
Astaga.
Sumpah, jika aku adalah ayahmu...
Tapi bukan, oke?
Karena ibuku takkan pernah menikahi pecundang menyedihkan seperti...
Jaga mulutmu!
Jalang!
Ada apa ini?
Dia baru saja memukulku!
Kamu meninjuku, brengsek!
Karena kamu yang memukulku lebih dulu!
Dua kali!
Bu, dia tak bisa melakukan ini!
Aku laporkan polisi kamu! / Kamu memukul putriku?
Aku hanya mau berbicara dengannya dan dia mencaciku di rumahku sendiri!
Ini bukan rumah. Kami bahkan tak punya susu!
Kalau tidak suka, kamu bisa enyah dari sini!
Pasti! / Tom!
Itu juga berlaku untukmu, jalang!
Apa yang kulakukan?
Ajari jalang ini sopan santun!
Anjrit!
Apa yang kamu lakukan, Catia?
Apa yang aku lakukan? / Berhenti bertengkar dengan Tom.
Berapa kali kubilang padamu?
Kenapa kamu lakukan ini padaku?
Apa menurut ibu aku suka hidup seperti ini?
Menurutmu ibu suka? / Aku tidak melihatmu berbuat apa-apa.